Modul AjarPertemuan 6Bab 6Fase ESemester 2

Modul Ajar Prakarya Pengolahan Kelas 10: Identifikasi dan Penanganan Bahan Kimia di Laboratorium Pengujian

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya Pengolahan kelas 10 dengan topik "Identifikasi dan Penanganan Bahan Kimia di Laboratorium Pengujian". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya Pengolahan Kelas 10: Identifikasi dan Penanganan Bahan Kimia di Laboratorium Pengujian

Prakarya Pengolahan - Kelas 10

Bab 6 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Prakarya Pengolahan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Identifikasi dan Penanganan Bahan Kimia di Laboratorium Pengujian

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya Pengolahan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikIdentifikasi dan Penanganan Bahan Kimia di Laboratorium Pengujian
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengidentifikasi klasifikasi dan grade bahan kimia (pro analis, farmasi, food grade) serta membaca Lembar Data Keselamatan Bahan (LDKB/MSDS) yang digunakan di laboratorium pengujian.
  2. Menangani dan menyimpan bahan kimia di laboratorium pengujian sesuai prosedur keselamatan dan standar yang berlaku.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian membaca label pada kemasan bahan kimia? Informasi apa saja yang kalian temukan?
  2. Apa akibatnya jika kita salah menyimpan bahan kimia di laboratorium?
  3. Bagaimana cara memastikan bahan kimia yang kita gunakan aman dan sesuai standar?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran serta kesiapan belajar murid.
  • Guru memberikan asesmen awal berupa tanya jawab singkat tentang pengalaman murid dengan bahan kimia dan laboratorium (misal: 'Apa yang kalian ketahui tentang bahan kimia berbahaya?').
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkan dengan manfaat praktis dalam kehidupan dan pekerjaan di laboratorium pengolahan.
  • Guru memaparkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu dan diskusi awal.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan klasifikasi bahan kimia berdasarkan grade (pro analis, farmasi, food grade) menggunakan slide dan contoh kemasan asli.
  • Murid mengamati Lembar Data Keselamatan Bahan (LDKB/MSDS) yang disediakan (contoh: HCl, NaOH) dan mengidentifikasi informasi penting: sifat fisik, bahaya, penanganan, penyimpanan.
  • Murid berdiskusi dalam kelompok kecil (2-3 orang) untuk mencocokkan bahan dengan grade yang tepat berdasarkan ciri label dan kemasan.
  • Guru memandu diskusi kelas untuk menyamakan pemahaman dan menekankan pentingnya membaca MSDS sebagai wujud tanggung jawab (keimanan/ketakwaan).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok menerima kartu kasus: skenario bahan kimia tertentu dengan informasi terbatas. Mereka harus menentukan cara penanganan dan penyimpanan yang benar berdasarkan MSDS yang tersedia.
  • Murid mempraktikkan langsung pengambilan, pemindahan, dan penempatan bahan kimia (simulasi dengan air berwarna dan wadah berlabel) sesuai prosedur: menggunakan APD, teknik menuang yang benar, penanganan tumpahan.
  • Murid mengisi lembar kerja yang berisi tabel: nama bahan, grade, bahaya utama, cara penanganan, dan lokasi penyimpanan yang aman.
  • Guru berkeliling memberikan umpan balik (asesmen proses) dan mengingatkan murid untuk bekerja secara mandiri namun tetap saling mengingatkan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil penanganan dan penyimpanan yang mereka pilih, disertai alasan berdasarkan MSDS.
  • Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan kritis (penalaran kritis).
  • Guru memfasilitasi refleksi: murid menuliskan di jurnal singkat tentang hal baru yang dipelajari, kesalahan yang mungkin terjadi, dan komitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan.
  • Guru menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan sesuai ajaran agama sebagai bentuk syukur atas tubuh yang sehat (keimanan/ketakwaan).

Penutup:

  • Guru memberikan asesmen akhir berupa kuis singkat secara lisan/tulis tentang klasifikasi, MSDS, dan prosedur penanganan.
  • Murid menyimpulkan materi bersama guru.
  • Guru memberikan apresiasi dan motivasi, serta menyampaikan materi pertemuan berikutnya.
  • Doa penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid cepat belajar: diberikan tambahan studi kasus MSDS bahan kimia yang lebih kompleks (misal: campuran). Untuk murid lambat: fokus pada bahan tunggal yang umum (HCl, NaOH) dengan bimbingan lebih intensif.
  • Proses: Murid cepat dapat bekerja mandiri dalam mengerjakan kartu kasus; murid lambat diberikan bantuan visual dan pendampingan satu-satu oleh guru.
  • Produk: Murid cepat diminta membuat poster digital/sketsa panduan singkat penyimpanan bahan kimia; murid lambat cukup melengkapi lembar kerja cetak dengan bantuan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru memberikan pertanyaan lisan: 'Sebutkan contoh bahan kimia yang kamu tahu dan bahayanya.' dan 'Apa yang kamu lakukan jika menemukan tumpahan cairan asing di lab?' untuk menggali pengetahuan awal.

Proses:

  • Observasi keterampilan membaca MSDS dan praktik penanganan menggunakan rubrik. Penilaian lembar kerja (kelengkapan identifikasi, ketepatan grade, alasan penanganan).

Akhir:

  • Kuis tertulis singkat (3 soal uraian) dan pengumpulan jurnal refleksi untuk menilai pemahaman konsep dan sikap.

Formatif:

  • Observasi partisipasi dan pemahaman selama diskusi dan praktik (menggunakan checklist).
  • Penilaian lembar kerja identifikasi bahan dan rencana penyimpanan.
  • Tanya jawab lisan saat pembimbingan kelompok.

Sumatif:

  • Kuis tertulis singkat (5 soal pilihan ganda/uraian) tentang klasifikasi, MSDS, dan prosedur penanganan.
  • Jurnal refleksi individu tentang pemahaman dan komitmen keselamatan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Identifikasi Klasifikasi & Grade Bahan Kimia serta Membaca MSDSTidak dapat menyebutkan klasifikasi/grade bahan kimia dan tidak mampu membaca informasi dasar MSDS.Dapat menyebutkan satu jenis grade tetapi masih keliru, serta hanya membaca satu bagian MSDS tanpa memahami maknanya.Dapat menjelaskan perbedaan pro analis, farmasi, food grade, dan mampu mengidentifikasi informasi bahaya dan penyimpanan dari MSDS dengan benar.Mampu mengklasifikasikan berbagai bahan dengan tepat, membaca MSDS secara menyeluruh, dan menjelaskan implikasi setiap informasi terhadap keselamatan kerja.
Penanganan & Penyimpanan Bahan Kimia Sesuai ProsedurTidak mengetahui langkah penanganan yang aman dan asal memilih tempat penyimpanan.Mengetahui beberapa langkah penanganan dasar namun tidak konsisten dan masih butuh banyak bimbingan.Mempraktikkan penanganan dan penyimpanan sesuai MSDS dengan benar, menggunakan APD, dan menjelaskan alasannya.Menangani dan menyimpan bahan dengan sangat hati-hati, efisien, serta mampu memberikan solusi jika terjadi penyimpangan (tumpahan) dan mengkomunikasikan prosedur kepada orang lain.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid aktif dalam diskusi dan praktik? Bagaimana saya memfasilitasi murid yang lambat?
  • Apakah penggunaan MSDS asli membantu pemahaman murid? Apa yang perlu diperbaiki untuk pertemuan berikutnya?
  • Bagaimana saya menghubungkan materi dengan nilai keimanan dan keselamatan diri?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari tentang bahan kimia dan MSDS?
  • Bagaimana perasaanmu saat mempraktikkan penanganan bahan kimia? Apakah ada kesulitan?
  • Apa yang akan kamu lakukan agar selalu bekerja aman di laboratorium? Tuliskan satu komitmen.

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru dan Buku Siswa Dasar-Dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian Kelas X (Kemendikbudristek 2022).
  2. Contoh fisik LDKB/MSDS bahan kimia (HCl, NaOH, asam sitrat, dll).
  3. Kemasan asli atau contoh label bahan kimia (pro analis, farmasi, food grade).
  4. Slide presentasi tentang klasifikasi bahan kimia dan MSDS.
  5. Alat peraga: gelas kimia, botol reagen, label, APD (sarung tangan, kacamata pelindung, jas lab).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.