Modul AjarPertemuan 4Bab 6Fase ESemester 2

Modul Ajar Prakarya Pengolahan Kelas 10: Pengenalan dan Penggunaan Peralatan Bukan Gelas Laboratorium

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya Pengolahan kelas 10 dengan topik "Pengenalan dan Penggunaan Peralatan Bukan Gelas Laboratorium". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya Pengolahan Kelas 10: Pengenalan dan Penggunaan Peralatan Bukan Gelas Laboratorium

Prakarya Pengolahan - Kelas 10

Bab 6 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Prakarya Pengolahan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Pengenalan dan Penggunaan Peralatan Bukan Gelas Laboratorium

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya Pengolahan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPengenalan dan Penggunaan Peralatan Bukan Gelas Laboratorium
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengidentifikasi jenis-jenis peralatan bukan gelas laboratorium (neraca analitik, oven, pemanas listrik, tanur, autoklaf, dan lainnya) beserta spesifikasi teknis dan fungsinya.
  2. Murid mampu mengoperasikan peralatan bukan gelas laboratorium secara benar sesuai manual pengoperasian alat dan standar prosedur yang berlaku.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Tahukah kalian mengapa bahan pangan yang dipasarkan oleh suatu industri harus sudah lolos uji laboratorium?
  2. Apa yang mungkin terjadi jika kita salah mengoperasikan alat seperti oven atau autoklaf di laboratorium?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa bersama.
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan fisik serta psikis murid.
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik terkait pentingnya uji laboratorium pada produk pangan.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan alat laboratorium apa saja yang sudah diketahui murid selain yang berbahan gelas.
  • Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran (TP) dan alur kegiatan hari ini.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengamati berbagai peralatan bukan gelas di laboratorium (neraca analitik, oven, pemanas listrik, tanur, autoklaf) secara langsung atau melalui tayangan video.
  • Murid membaca spesifikasi teknis dan fungsi masing-masing alat dari Buku Siswa atau manual alat.
  • Murid berdiskusi mengidentifikasi perbedaan fungsi antara alat-alat tersebut secara berkelompok.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid menyiapkan dan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti jas laboratorium, sepatu, sarung tangan, dan masker sesuai standar K3.
  • Murid secara berkelompok mempraktikkan pengoperasian alat (misalnya neraca analitik atau oven) sesuai dengan Instruksi Kerja (IK) atau manual pengoperasian.
  • Murid mencatat data pengamatan dan langkah-langkah yang telah dilakukan pada lembar kerja.

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid mengevaluasi proses praktik yang telah dilakukan, mengidentifikasi kesulitan saat mengoperasikan alat.
  • Murid mendiskusikan pentingnya mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) dan K3 untuk mencegah kecelakaan kerja.
  • Murid menyimpulkan pengalaman belajarnya dan menentukan perbaikan untuk praktik laboratorium selanjutnya.

Penutup:

  • Guru memberikan umpan balik atas kegiatan praktik yang telah dilakukan.
  • Guru dan murid menyimpulkan materi tentang peralatan bukan gelas.
  • Guru melaksanakan asesmen akhir secara lisan/tertulis singkat.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan manual alat dalam bentuk teks (Instruksi Kerja) dan video tutorial pengoperasian bagi murid dengan gaya belajar visual.
  • Proses: Memberikan pendampingan intensif bagi murid yang kesulitan memahami SOP, sementara murid yang cepat paham dapat menjadi tutor sebaya dalam kelompoknya.
  • Produk: Murid dapat menyajikan laporan hasil identifikasi dan operasi alat dalam bentuk catatan tertulis, tabel ceklis, atau rekaman video singkat.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Sebutkan alat laboratorium yang kalian ketahui yang tidak terbuat dari kaca/gelas!' dan 'Apa fungsi alat tersebut?'

Proses:

  • Observasi guru menggunakan lembar ceklis saat murid melakukan praktik (fokus pada ketepatan langkah SOP dan penggunaan APD).

Akhir:

  • Murid mendemonstrasikan secara singkat cara menyalakan dan mematikan satu alat (misal neraca analitik) sesuai SOP, dinilai dengan rubrik unjuk kerja.

Formatif:

  • Observasi kepatuhan penggunaan APD dan K3 selama di laboratorium.
  • Penilaian unjuk kerja (rubrik) saat murid mengoperasikan peralatan sesuai Instruksi Kerja (IK).

Sumatif:

  • Tes tertulis/lisan mengidentifikasi nama, fungsi, dan spesifikasi 3 alat bukan gelas.
  • Laporan singkat hasil praktik pengoperasian alat.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Identifikasi Alat Bukan GelasBelum mampu menyebutkan jenis dan fungsi peralatan bukan gelas.Mampu menyebutkan 1-2 jenis alat bukan gelas beserta fungsinya dengan bantuan guru.Mampu mengidentifikasi 3-4 jenis alat bukan gelas beserta spesifikasi dan fungsinya secara mandiri.Mampu mengidentifikasi lebih dari 4 jenis alat bukan gelas, spesifikasi, fungsinya, serta membandingkan kegunaannya dengan tepat.
Pengoperasian Alat (Sesuai SOP)Belum mampu mengoperasikan alat dan mengabaikan Instruksi Kerja (IK).Mampu mengoperasikan alat namun masih melewatkan beberapa langkah penting dalam Instruksi Kerja (IK).Mampu mengoperasikan alat secara benar sesuai Instruksi Kerja (IK) dan manual pengoperasian.Mampu mengoperasikan alat dengan sangat tepat, efisien, sesuai IK, dan mampu mengatasi kendala ringan saat pengoperasian.
Penerapan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)Tidak menggunakan APD dan tidak memperhatikan keselamatan kerja.Menggunakan sebagian APD namun kurang disiplin menjaga area kerja.Menggunakan APD lengkap (jas lab, sepatu, sarung tangan, masker) dan bekerja dengan aman.Menggunakan APD lengkap, sangat disiplin, menjaga kebersihan area kerja, dan mengingatkan teman terkait K3.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instruksi kerja (IK) yang saya berikan mudah dipahami oleh murid saat praktik?
  • Apakah seluruh murid mematuhi standar K3 selama berada di laboratorium?
  • Bagaimana saya bisa meningkatkan efisiensi waktu saat murid bergantian menggunakan alat?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari pengoperasian alat laboratorium hari ini yang paling sulit menurutmu?
  • Mengapa kita harus sangat ketat mengikuti Instruksi Kerja (IK) dan memakai APD saat di laboratorium?
  • Apa yang akan kamu perbaiki pada praktik laboratorium di pertemuan selanjutnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Dasar-Dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian untuk SMK/MAK Kelas X (Wagiyono dan Mohamad Fadholi, 2022)
  2. Buku Siswa Dasar-Dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian SMK/MAK Kelas X Semester 2
  3. Peralatan laboratorium bukan gelas (neraca analitik, oven, autoklaf, dll)
  4. Manual pengoperasian alat / Instruksi Kerja (IK)
  5. Alat Pelindung Diri (jas lab, masker, sarung tangan, sepatu)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.