Modul AjarPertemuan 7Bab 4Fase ESemester 2

Modul Ajar Prakarya Pengolahan Kelas 10: Proses Kimia: Penggaraman dan Penggulaan pada Pengolahan Hasil Pertanian

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya Pengolahan kelas 10 dengan topik "Proses Kimia: Penggaraman dan Penggulaan pada Pengolahan Hasil Pertanian". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya Pengolahan Kelas 10: Proses Kimia: Penggaraman dan Penggulaan pada Pengolahan Hasil Pertanian

Prakarya Pengolahan - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Prakarya Pengolahan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Proses Kimia: Penggaraman dan Penggulaan pada Pengolahan Hasil Pertanian

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya Pengolahan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikProses Kimia: Penggaraman dan Penggulaan pada Pengolahan Hasil Pertanian
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan prinsip kimia penggaraman (mekanisme osmosis, kadar garam, pengaruh terhadap mikroba) dan teknik penerapannya pada produk hasil pertanian.
  2. Murid dapat menjelaskan prinsip kimia penggulaan (mekanisme dehidrasi osmotik, konsentrasi gula) dan teknik penerapannya pada pengolahan dan pengawetan hasil pertanian.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat ikan asin atau manisan buah? Mengapa makanan tersebut bisa awet berbulan-bulan meskipun disimpan di suhu ruang?
  2. Apa yang sebenarnya terjadi pada bahan makanan ketika kita menambahkan garam atau gula dalam jumlah yang sangat banyak?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran murid.
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik terkait ikan asin dan manisan buah untuk memancing rasa ingin tahu murid.
  • Guru melakukan asesmen awal secara lisan untuk memetakan pemahaman awal murid tentang pengawetan menggunakan garam dan gula.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang mengacu pada prinsip kimia penggaraman dan penggulaan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mengamati demonstrasi sederhana atau tayangan video tentang proses osmosis (misalnya kentang yang menyusut saat direndam air garam/gula pekat).
  • Murid mengeksplorasi literatur dari Buku Siswa dan sumber internet mengenai mekanisme osmosis pada penggaraman dan dehidrasi osmotik pada penggulaan.

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Murid dibagi ke dalam kelompok kecil untuk mendiskusikan studi kasus penerapan teknik penggaraman dan penggulaan pada komoditas pertanian lokal (misal: ikan, mangga, pepaya).
  • Setiap kelompok menganalisis kebutuhan kadar garam/gula, pengaruhnya terhadap mikroba pembusuk, dan menyusun alur teknik penerapannya.
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, sementara kelompok lain menyimak dan memberikan umpan balik positif.

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid mengevaluasi pemahaman mereka mengenai perbedaan mekanisme kerja garam dan gula dalam mengawetkan makanan.
  • Murid mengelola proses belajarnya dengan mengidentifikasi materi yang sudah dikuasai dan yang masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan konsep utama tentang osmosis dan dehidrasi osmotik.
  • Guru melaksanakan asesmen akhir (sumatif tertulis singkat) untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran.
  • Guru memandu murid mengisi angket refleksi pembelajaran.
  • Guru menyampaikan rencana kegiatan untuk pertemuan berikutnya (misal: proyek produksi pengolahan) dan menutup dengan doa.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dapat mempelajari materi melalui berbagai media: teks bacaan di Buku Siswa, infografis, atau video tutorial pengawetan makanan.
  • Proses: Murid yang kesulitan memahami konsep kimia (osmosis) diberikan bimbingan intensif oleh guru (scaffolding), sedangkan murid yang cepat paham diarahkan untuk mencari artikel jurnal tentang inovasi pengawetan.
  • Produk: Murid dibebaskan menyajikan hasil diskusi kelompok dalam bentuk peta konsep, poster digital, atau presentasi lisan.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 1) Sebutkan contoh produk hasil pertanian yang diawetkan dengan garam atau gula! 2) Menurut kalian, bagaimana cara kerja garam atau gula sehingga makanan tidak cepat busuk?

Proses:

  • Observasi menggunakan rubrik saat murid berdiskusi kelompok: menilai kemampuan menganalisis mekanisme osmosis/dehidrasi osmotik dan kolaborasi antar anggota kelompok.

Akhir:

  • Soal esai: 1) Jelaskan mekanisme osmosis pada proses penggaraman dan bagaimana hal tersebut menghambat pertumbuhan mikroba! 2) Jelaskan mekanisme dehidrasi osmotik pada proses penggulaan beserta peran konsentrasi gula di dalamnya!

Formatif:

  • Observasi aktivitas diskusi kelompok (penilaian sejawat dan rubrik guru)
  • Tanya jawab lisan selama tahap Memahami dan Mengaplikasi

Sumatif:

  • Tes tertulis (esai singkat) di akhir pertemuan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Prinsip Penggaraman (Osmosis)Belum mampu menjelaskan konsep osmosis dan pengaruh kadar garam terhadap mikroba.Mampu menjelaskan konsep osmosis secara sederhana namun belum mengaitkannya dengan penghambatan mikroba.Mampu menjelaskan mekanisme osmosis dan pengaruh kadar garam terhadap mikroba dengan cukup tepat.Mampu menjelaskan mekanisme osmosis, kadar garam, dan pengaruhnya terhadap mikroba secara komprehensif dan mengaitkannya dengan contoh nyata.
Pemahaman Prinsip Penggulaan (Dehidrasi Osmotik)Belum mampu menjelaskan konsep dehidrasi osmotik dan peran konsentrasi gula.Mampu menjelaskan konsep dehidrasi osmotik secara sederhana namun belum mengaitkannya dengan konsentrasi gula.Mampu menjelaskan mekanisme dehidrasi osmotik dan peran konsentrasi gula dengan cukup tepat.Mampu menjelaskan mekanisme dehidrasi osmotik, peran konsentrasi gula, dan penerapannya pada produk secara komprehensif dan logis.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah demonstrasi/video di awal pembelajaran efektif membantu murid memahami konsep abstrak seperti osmosis dan dehidrasi osmotik?
  • Apakah alokasi waktu untuk tahap Mengaplikasi (diskusi kelompok) sudah mencukupi?
  • Bagaimana tingkat partisipasi murid selama proses pembelajaran berlangsung?

Refleksi Murid:

  • Hal penting apa yang telah kamu pelajari pada hari ini tentang penggaraman dan penggulaan?
  • Apa yang membuatmu bingung atau penasaran pada pelajaran hari ini?
  • Apa rencana tindak lanjut yang akan kamu lakukan dalam mengatasi kebingungan pada pelajaran hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Dasar-Dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian Kelas X Semester 2
  2. Buku Panduan Guru Dasar-Dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian
  3. Video demonstrasi proses osmosis dan dehidrasi osmotik dari internet
  4. Contoh produk nyata (ikan asin, telur asin, manisan buah)
  5. Lembar Kerja Murid (LKPD)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.