Modul AjarPertemuan 5Bab 1Fase ESemester 1

Modul Ajar Prakarya Pengolahan Kelas 10: Proses Bisnis Sektor Jasa dan Manufaktur dalam Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya Pengolahan kelas 10 dengan topik "Proses Bisnis Sektor Jasa dan Manufaktur dalam Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya Pengolahan Kelas 10: Proses Bisnis Sektor Jasa dan Manufaktur dalam Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian

Prakarya Pengolahan - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Prakarya Pengolahan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Proses Bisnis Sektor Jasa dan Manufaktur dalam Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya Pengolahan (Dasar-Dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian)
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikProses Bisnis Sektor Jasa dan Manufaktur dalam Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membedakan karakteristik proses bisnis sektor manufaktur (produksi barang olahan) dan sektor jasa dalam lingkup agriteknologi pengolahan hasil pertanian dengan menyebutkan minimal 3 perbedaan utama secara tepat.
  2. Murid dapat menginformasikan tahapan proses bisnis pada salah satu contoh industri pengolahan hasil pertanian (nabati, hewani, atau ikan) dari penerimaan bahan baku hingga distribusi produk secara runtut dan akurat.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Ketika kamu membeli tempe goreng di warung, kira-kira perjalanan apa saja yang sudah dilalui kedelai sebelum sampai ke piringmu?
  2. Menurutmu, apa bedanya seseorang yang memproduksi keripik pisang untuk dijual dengan seseorang yang membuka jasa pengujian mutu makanan di laboratorium? Keduanya sama-sama berbisnis di bidang pertanian—tapi apakah cara kerjanya sama?
  3. Jika kamu ingin membuka usaha pengolahan ikan, langkah apa yang paling pertama harus kamu pikirkan dan mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa sejenak sebelum belajar (2 menit).
  • Guru memeriksa kehadiran dan mengondisikan murid agar siap belajar.
  • Asesmen awal diagnostik: Guru menampilkan dua gambar di layar — (1) pabrik tahu/tempe skala menengah dan (2) laboratorium pengujian mutu pangan. Murid diminta menuliskan di sticky note atau kertas kecil: 'Menurutmu, apa yang dilakukan di tempat ini dan apakah ini bisnis?' Hasil dikumpulkan sekilas oleh guru untuk membaca kesiapan awal murid (5 menit).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan dan memberi waktu murid berpikir sebentar sebelum satu-dua murid merespons secara sukarela (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat: 'Hari ini kita akan memahami perbedaan bisnis manufaktur dan jasa di bidang agriteknologi, serta menelusuri tahapan bisnis dari bahan baku sampai produk sampai ke tangan konsumen.' (3 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan infografis atau slide sederhana yang memuat definisi dan ciri-ciri sektor manufaktur (menghasilkan produk fisik/barang olahan: keripik, sari buah, ikan kaleng, dll.) dan sektor jasa (memberikan layanan: pengujian mutu, penyimpanan/cold storage, konsultasi teknologi pangan, transportasi rantai dingin, dll.) dalam konteks agriteknologi PHP (7 menit).
  • Murid membaca ringkasan materi satu halaman (hand-out atau ditampilkan di layar) tentang karakteristik kedua sektor tersebut. Guru meminta murid menggarisbawahi atau menandai: mana yang mereka sudah tahu, mana yang baru, dan mana yang masih membingungkan — ini melatih kesadaran belajar (berkesadaran) (5 menit).
  • Guru menjelaskan secara singkat tahapan umum proses bisnis manufaktur pengolahan hasil pertanian menggunakan contoh nyata yang dekat dengan keseharian murid, misalnya industri keripik singkong atau sari jeruk: (1) Penerimaan bahan baku → (2) Sortasi/seleksi → (3) Proses pengolahan → (4) Pengemasan → (5) Penyimpanan → (6) Distribusi/pemasaran. Penjelasan dikaitkan dengan alasan mengapa setiap tahap penting (bermakna) (8 menit).
  • Guru membuka sesi tanya-jawab singkat: murid boleh mengajukan pertanyaan klarifikasi tentang materi yang baru saja dijelaskan. Guru mendorong rasa ingin tahu dengan merespons setiap pertanyaan secara apresiatif (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapat satu Lembar Kerja (LK) dengan instruksi berikut (25 menit total untuk diskusi dan pengerjaan):
  • LK Bagian A — Membedakan Sektor: Kelompok diberikan kartu-kartu kecil (atau daftar tertulis) berisi 8–10 contoh kegiatan bisnis di bidang agriteknologi PHP (misal: pabrik sarden kaleng, koperasi susu pasteurisasi, jasa lab uji residu pestisida, cold storage udang ekspor, UKM keripik tempe, jasa sertifikasi halal produk pangan, pabrik tepung tapioka, jasa konsultasi HACCP). Kelompok mengelompokkan kartu-kartu tersebut ke dalam kolom 'Manufaktur' atau 'Jasa' beserta alasan singkatnya.
  • LK Bagian B — Menelusuri Tahapan Proses Bisnis: Setiap kelompok memilih SATU jenis industri pengolahan (nabati: misalnya keripik pisang / sari buah; hewani: misalnya nugget ayam / susu pasteurisasi; ikan: misalnya ikan asin / fillet ikan beku). Kelompok menggambar atau menuliskan diagram alur tahapan proses bisnis industri tersebut dari penerimaan bahan baku hingga distribusi produk, dengan menyebutkan kegiatan utama di setiap tahap.
  • Selama diskusi kelompok, guru berkeliling mendampingi, mengajukan pertanyaan menggali seperti 'Kenapa kalian memasukkan kegiatan ini di tahap ini?' atau 'Bagaimana jika tahap sortasi dilewati, apa akibatnya?' untuk mendorong penalaran lebih dalam.
  • Perwakilan 2–3 kelompok mempresentasikan hasil LK Bagian B (diagram alur proses bisnis) secara lisan di depan kelas (masing-masing 2–3 menit). Kelompok lain diberi kesempatan menanggapi atau melengkapi. Guru memfasilitasi diskusi kelas agar berlangsung positif dan produktif.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu refleksi konten secara singkat dengan mengajukan pertanyaan lisan: 'Setelah hari ini, apa satu hal baru yang kamu pahami tentang proses bisnis di bidang agriteknologi yang sebelumnya kamu tidak sadari?' Beberapa murid merespons secara sukarela (3 menit).
  • Murid secara individu mengisi kartu refleksi (bisa di kertas kecil atau lewat formulir digital): (1) Satu hal yang sudah saya pahami hari ini; (2) Satu hal yang masih ingin saya eksplorasi lebih lanjut; (3) Emoji yang menggambarkan perasaan saya selama belajar hari ini (senang / biasa / bingung / sangat antusias) (5 menit).
  • Guru mengumpulkan kartu refleksi sebagai bahan untuk mengetahui pemahaman murid dan merancang tindak lanjut pembelajaran berikutnya.

Penutup:

  • Guru merangkum poin kunci pembelajaran hari ini bersama murid: perbedaan sektor manufaktur dan jasa, serta alur tahapan proses bisnis pengolahan hasil pertanian (3 menit).
  • Asesmen akhir singkat: Murid secara individual menuliskan jawaban atas satu pertanyaan exit ticket yang diberikan guru: 'Sebutkan minimal 3 perbedaan antara sektor manufaktur dan sektor jasa dalam agriteknologi PHP, dan gambarkan secara singkat (3–4 tahap) proses bisnis industri pilihan kelompokmu.' Dikumpulkan sebelum keluar kelas (5 menit).
  • Guru menyampaikan keterkaitan materi hari ini dengan pertemuan selanjutnya agar murid memiliki gambaran utuh alur pembelajaran.
  • Guru menutup kelas dengan motivasi singkat tentang pentingnya memahami proses bisnis sebagai bekal menjadi pelaku atau pengamat industri agriteknologi yang cerdas, kemudian mengakhiri dengan salam (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan hand-out bergambar/infografis tahapan proses bisnis yang lebih visual dan terstruktur, serta daftar ciri-ciri sektor manufaktur dan jasa dalam bentuk tabel sederhana. Murid yang sudah lebih siap dapat diberikan bacaan tambahan tentang rantai pasok (supply chain) dan tantangan logistik produk pertanian.
  • Proses: Dalam diskusi kelompok, guru menyesuaikan jenis pertanyaan pendampingan: untuk murid yang kesulitan, guru mengajukan pertanyaan scaffold yang lebih terarah (misal: 'Apakah industri ini menghasilkan produk fisik yang bisa kamu pegang?'); untuk murid yang cepat, guru mendorong analisis lebih dalam (misal: 'Bagaimana sebuah perusahaan bisa menjalankan sektor manufaktur DAN sektor jasa sekaligus?'). Pengelompokan dapat dilakukan secara heterogen agar terjadi peer learning.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan dapat menyajikan diagram alur proses bisnis dalam bentuk bagan sederhana dengan 4–5 tahap. Murid yang sudah mahir dapat mengembangkan diagram alur lebih rinci dengan menyertakan pelaku bisnis di setiap tahap (pemasok, produsen, distributor, konsumen) dan mengidentifikasi di tahap mana sektor jasa berperan.

ASESMEN

Awal:

  • Diagnostik visual di pendahuluan: murid menuliskan persepsi awal mereka tentang dua jenis tempat bisnis (pabrik tahu vs. laboratorium pengujian) pada sticky note. Guru menggunakannya untuk mengukur pengetahuan awal dan menyesuaikan kedalaman penjelasan.
  • Pertanyaan pemantik lisan untuk menggali skema awal murid tentang perjalanan produk pertanian dari ladang ke meja makan.

Proses:

  • Observasi diskusi kelompok saat pengerjaan LK Bagian A (pengelompokan kartu bisnis): guru mencatat murid yang mampu memberi alasan tepat vs. yang masih ragu.
  • Pemantauan LK Bagian B (diagram alur proses bisnis): guru berkeliling dan menilai kelengkapan serta urutan logis tahapan yang dibuat kelompok.
  • Kualitas presentasi dan kemampuan menjawab tanggapan dari kelompok lain sebagai indikator pemahaman real-time.

Akhir:

  • Exit ticket individu: murid menuliskan (1) minimal 3 perbedaan sektor manufaktur dan sektor jasa dalam agriteknologi PHP, dan (2) diagram/uraian singkat 3–4 tahap proses bisnis industri pengolahan hasil pertanian pilihan mereka. Dinilai dengan rubrik 4 level berdasarkan ketepatan, kelengkapan, dan keruntutan.

Formatif:

  • Observasi aktif guru selama diskusi kelompok: kualitas argumentasi murid dalam mengelompokkan jenis bisnis (manufaktur vs. jasa) dan kelengkapan diagram alur proses bisnis yang dibuat.
  • Presentasi kelompok: guru menilai kemampuan murid menjelaskan tahapan proses bisnis secara runtut dan menjawab tanggapan kelompok lain.
  • Kartu refleksi individu: guru membaca isian murid untuk mengidentifikasi miskonsepsi dan tingkat pemahaman.

Sumatif:

  • Exit ticket individu di akhir pertemuan: murid menuliskan minimal 3 perbedaan sektor manufaktur dan sektor jasa, serta menggambarkan 3–4 tahap proses bisnis industri pengolahan hasil pertanian pilihannya. Dinilai menggunakan rubrik 4 level.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membedakan karakteristik sektor manufaktur dan sektor jasa [TP 10.1.5.1]Murid tidak dapat menyebutkan perbedaan antara sektor manufaktur dan sektor jasa, atau menyebutkan perbedaan yang tidak relevan/salah konsep.Murid dapat menyebutkan 1–2 perbedaan antara sektor manufaktur dan sektor jasa, namun penjelasan masih dangkal atau belum disertai contoh dari konteks agriteknologi PHP.Murid dapat menyebutkan minimal 3 perbedaan yang tepat antara sektor manufaktur dan sektor jasa disertai contoh relevan dari konteks agriteknologi PHP.Murid dapat menyebutkan lebih dari 3 perbedaan yang tepat, disertai contoh relevan dari konteks agriteknologi PHP, dan mampu menjelaskan mengapa perbedaan tersebut penting dalam pengambilan keputusan bisnis.
Menginformasikan tahapan proses bisnis industri pengolahan hasil pertanian [TP 10.1.5.2]Murid tidak dapat menyebutkan tahapan proses bisnis, atau menyebutkan tahapan yang tidak runtut dan tidak relevan dengan industri pengolahan hasil pertanian.Murid dapat menyebutkan 2–3 tahapan proses bisnis secara umum (misal: beli bahan → olah → jual) namun belum spesifik pada konteks agriteknologi PHP dan urutannya kurang tepat.Murid dapat menjelaskan 4–5 tahapan proses bisnis secara runtut (mulai dari penerimaan bahan baku hingga distribusi) untuk salah satu contoh industri pengolahan hasil pertanian (nabati, hewani, atau ikan) dengan penjelasan yang memadai di tiap tahap.Murid dapat menjelaskan seluruh tahapan proses bisnis secara runtut dan lengkap (penerimaan bahan baku → sortasi → pengolahan → pengemasan → penyimpanan → distribusi) untuk salah satu contoh industri, disertai penjelasan fungsi setiap tahap dan keterkaitan antar tahap secara logis.
Kolaborasi dan partisipasi dalam diskusi kelompokMurid tidak terlibat aktif dalam diskusi kelompok; tidak memberikan kontribusi ide atau pendapat.Murid sesekali terlibat dalam diskusi kelompok namun kontribusinya terbatas; lebih banyak mendengarkan daripada berpartisipasi.Murid aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok, memberikan ide dan pendapat yang relevan, serta mendengarkan kontribusi anggota lain dengan baik.Murid berpartisipasi sangat aktif dalam diskusi kelompok, menginisiasi ide, membantu anggota yang kesulitan, merespons pendapat orang lain secara konstruktif, dan berkontribusi signifikan terhadap hasil kerja kelompok.
Komunikasi lisan (presentasi hasil kerja kelompok)Murid tidak mau atau tidak mampu menyampaikan hasil kerja kelompok secara lisan; penjelasan tidak dapat dipahami.Murid dapat menyampaikan hasil kerja secara lisan namun penyampaian masih ragu-ragu, kurang jelas, atau sulit dipahami oleh pendengar.Murid dapat menyampaikan hasil kerja secara lisan dengan cukup jelas dan terstruktur; pendengar dapat mengikuti alur penjelasan dengan baik.Murid menyampaikan hasil kerja secara lisan dengan sangat jelas, terstruktur, dan percaya diri; mampu menjawab pertanyaan atau tanggapan dari kelompok lain dengan argumen yang tepat.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid sudah dapat memahami perbedaan sektor manufaktur dan sektor jasa? Adakah miskonsepsi yang muncul selama pembelajaran yang perlu ditindaklanjuti?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah seimbang dan cukup? Tahap mana yang membutuhkan penyesuaian di pertemuan selanjutnya?
  • Bagaimana kualitas diskusi kelompok? Apakah semua murid terlibat aktif, atau ada kelompok/individu yang membutuhkan strategi pendampingan berbeda?
  • Apakah pertanyaan pemantik yang digunakan berhasil memicu rasa ingin tahu murid? Pertanyaan seperti apa yang lebih efektif untuk kelompok murid ini?
  • Dari hasil exit ticket, berapa persen murid yang sudah mencapai level 'Berkembang' atau 'Sangat Berkembang'? Apa tindak lanjut yang perlu disiapkan untuk murid yang masih di level 'Belum Berkembang' atau 'Mulai'?

Refleksi Murid:

  • Satu hal baru yang saya pelajari hari ini tentang proses bisnis di bidang agriteknologi adalah...
  • Bagian yang paling menarik atau mengejutkan bagi saya dalam pembelajaran hari ini adalah... karena...
  • Saya masih ingin tahu lebih lanjut tentang... dan saya bisa mencari informasinya dari...
  • Setelah belajar hari ini, jika suatu saat saya ingin membuka usaha di bidang pengolahan hasil pertanian, hal pertama yang akan saya persiapkan adalah... karena...

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru: Dasar-Dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian SMK/MAK Kelas X, Kemdikbudristek.
  2. Buku Siswa: Dasar-Dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian SMK/MAK Kelas X, Kemdikbudristek.
  3. Infografis/slide presentasi tentang sektor manufaktur dan sektor jasa dalam agriteknologi PHP (dibuat guru atau diunduh dari sumber terpercaya).
  4. Kartu-kartu kegiatan bisnis untuk aktivitas pengelompokan (cetak atau digital — disiapkan guru).
  5. Lembar Kerja (LK) Bagian A dan B yang disiapkan guru.
  6. Kartu refleksi individu (cetak atau digital).
  7. Video pendek (opsional, 3–5 menit) tentang proses produksi di salah satu industri pengolahan hasil pertanian — dapat dicari di YouTube/sumber pendidikan terpercaya untuk memperkaya visualisasi.
  8. Proyektor/layar untuk menampilkan gambar, infografis, dan video.
  9. Papan tulis/whiteboard untuk mencatat poin-poin diskusi kelas.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.