Modul AjarPertemuan 3Bab 4Fase ESemester 2

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Pengolahan Kelas 10: Membuat Produk Olahan Nonpangan dari Bahan Hewani

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Pengolahan kelas 10 dengan topik "Membuat Produk Olahan Nonpangan dari Bahan Hewani". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Pengolahan Kelas 10: Membuat Produk Olahan Nonpangan dari Bahan Hewani

Prakarya dan Kewirausahaan Pengolahan - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Prakarya dan Kewirausahaan Pengolahan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Membuat Produk Olahan Nonpangan dari Bahan Hewani

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Pengolahan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMembuat Produk Olahan Nonpangan dari Bahan Hewani
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempraktikkan pembuatan produk olahan nonpangan dari bahan hewani sesuai rancangan kelompok dengan memperhatikan prosedur K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
  2. Murid dapat menghitung modal bahan dan menentukan harga jual produk olahan nonpangan dari bahan hewani yang telah dibuat sebagai dasar perencanaan usaha sederhana.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara mengubah bahan nonpangan hewani seperti tulang, kulit, atau tanduk menjadi produk bernilai ekonomis yang aman diproduksi?
  2. Berapa modal minimal yang diperlukan untuk membuat satu produk olahan nonpangan dari bahan hewani dan bagaimana cara menentukan harga jual yang menguntungkan?
  3. Apa saja risiko K3 yang mungkin terjadi saat proses produksi dan bagaimana cara mencegahnya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama.
  • Guru memeriksa kehadiran murid dan memastikan kesiapan alat serta bahan yang telah disiapkan tiap kelompok.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: mempraktikkan pembuatan produk olahan nonpangan dari bahan hewani dan menghitung modal serta harga jual.
  • Guru melakukan asesmen awal (diagnostik) dengan bertanya: 'Sebutkan langkah-langkah utama dari rancangan produk kelompok kalian dan alat pelindung diri apa saja yang diperlukan?'
  • Guru mengingatkan kembali rancangan produk yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya dan menekankan pentingnya prosedur K3.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan video singkat (3-5 menit) tentang proses pembuatan produk olahan nonpangan dari bahan hewani beserta penerapan K3 di bengkel/workshop.
  • Murid dalam kelompok mengidentifikasi prosedur K3 yang relevan dengan rancangan produk mereka (penggunaan sarung tangan, masker, kacamata pelindung, dll.).
  • Setiap kelompok memeriksa kelengkapan bahan dan alat sesuai rancangan produk serta memastikan APD (Alat Pelindung Diri) tersedia.
  • Guru memberikan penjelasan singkat tentang komponen modal (bahan baku, kemasan, alat habis pakai) dan rumus sederhana penetapan harga jual (modal + laba yang diinginkan).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid bekerja dalam kelompok mempraktikkan pembuatan produk olahan nonpangan dari bahan hewani sesuai rancangan yang telah disusun dengan menerapkan prosedur K3 secara konsisten.
  • Guru berkeliling memantau proses kerja setiap kelompok, memberikan umpan balik langsung terkait teknik pengolahan dan kepatuhan K3.
  • Setelah produk selesai, setiap kelompok mengemas produk sesuai desain kemasan yang telah dirancang.
  • Murid menghitung modal bahan dan kemasan yang digunakan secara rinci dalam lembar kerja perhitungan modal.
  • Murid menentukan harga jual produk dengan mempertimbangkan modal, biaya tenaga, dan margin laba yang wajar.
  • Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan produk jadi dan hasil perhitungan harga jual di depan kelas, kemudian mengumpulkan produk kepada guru.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengisi lembar refleksi berisi: (1) emoji suasana belajar hari ini, (2) skor pemahaman diri terhadap proses produksi dan perhitungan harga jual (skala 1-5).
  • Setiap kelompok mendiskusikan kendala yang dihadapi selama proses produksi dan solusi yang diterapkan.
  • Murid menuliskan satu hal yang akan diperbaiki jika membuat produk serupa di masa depan.
  • Guru memfasilitasi diskusi singkat: 'Apa hubungan antara kualitas produk, kepatuhan K3, dan penetapan harga jual yang kompetitif?'

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi terhadap hasil kerja semua kelompok dan menyimpulkan poin-poin penting pembelajaran.
  • Guru menyampaikan umpan balik umum tentang kepatuhan K3 dan kualitas produk.
  • Guru menginformasikan kegiatan tindak lanjut pada pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan berdoa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Kelompok yang membutuhkan bantuan lebih diberikan lembar panduan bergambar (step-by-step visual) untuk proses produksi dan contoh perhitungan modal yang sudah terisi sebagian. Kelompok cepat diberikan tantangan menghitung BEP (Break Even Point) sederhana.
  • Proses: Guru memberikan pendampingan intensif pada kelompok yang kesulitan dalam teknik pengolahan. Kelompok yang sudah mahir diminta menjadi tutor sebaya untuk kelompok lain.
  • Produk: Kelompok yang membutuhkan waktu lebih boleh menyelesaikan produk dengan desain kemasan sederhana. Kelompok cepat diminta membuat variasi produk atau menambahkan label branding pada kemasan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya secara lisan kepada perwakilan tiap kelompok: 'Sebutkan bahan utama, alat yang digunakan, dan langkah pertama dalam rancangan produk kelompok kalian.'
  • Guru meminta murid mengangkat tangan jika sudah memahami prosedur K3 yang harus diterapkan, lalu menunjuk 2-3 murid untuk menjelaskan contoh penerapan K3.

Proses:

  • Observasi guru menggunakan lembar ceklis: (1) murid memakai APD, (2) mengikuti urutan langkah sesuai rancangan, (3) bekerja sama dalam kelompok, (4) menjaga kebersihan area kerja.
  • Guru memeriksa lembar kerja perhitungan modal saat kelompok mengisi dan memberikan umpan balik langsung jika ada kesalahan perhitungan.
  • Penilaian sejawat: antar kelompok saling menilai kerapian dan kesesuaian produk dengan rancangan menggunakan format sederhana.

Akhir:

  • Penilaian produk akhir menggunakan rubrik 4 level (kesesuaian rancangan, kualitas produk, kemasan, dan penerapan K3).
  • Penilaian lembar perhitungan modal dan harga jual menggunakan rubrik 4 level (kelengkapan komponen, ketepatan perhitungan, kewajaran harga jual, dan penyajian data).

Formatif:

  • Observasi langsung terhadap proses kerja kelompok: kepatuhan K3, kerja sama, dan kesesuaian dengan rancangan produk.
  • Penilaian lembar kerja perhitungan modal dan penetapan harga jual.
  • Tanya jawab lisan saat presentasi produk untuk mengecek pemahaman konsep.

Sumatif:

  • Penilaian produk akhir berdasarkan rubrik (kesesuaian dengan rancangan, kualitas finishing, kemasan).
  • Penilaian laporan perhitungan modal dan harga jual (ketepatan, kelengkapan komponen biaya, kewajaran harga jual).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Keterampilan Produksi dan Penerapan K3Produk tidak selesai dibuat atau tidak sesuai rancangan; murid tidak menggunakan APD dan mengabaikan prosedur K3.Produk selesai tetapi banyak bagian tidak sesuai rancangan; murid menggunakan sebagian APD namun beberapa prosedur K3 dilanggar.Produk selesai dan sebagian besar sesuai rancangan dengan finishing cukup baik; murid menerapkan prosedur K3 dengan konsisten meski ada sedikit kelalaian.Produk selesai sempurna sesuai rancangan dengan finishing rapi dan kreatif; murid menerapkan seluruh prosedur K3 secara mandiri dan mengingatkan anggota kelompok lain.
Perhitungan Modal dan Penetapan Harga JualTidak ada perhitungan modal atau perhitungan sangat tidak lengkap; harga jual ditentukan tanpa dasar perhitungan.Perhitungan modal mencakup sebagian komponen biaya; harga jual ditentukan tetapi margin laba tidak realistis atau tidak dijelaskan.Perhitungan modal mencakup sebagian besar komponen biaya (bahan, kemasan); harga jual ditentukan dengan margin laba yang wajar dan dapat dijelaskan.Perhitungan modal lengkap mencakup seluruh komponen (bahan, kemasan, alat habis pakai, biaya tenaga); harga jual ditentukan secara realistis dengan analisis kompetitor sederhana dan strategi penetapan harga yang jelas.
Kerja Sama Kelompok (Kolaborasi)Murid tidak berkontribusi dalam kelompok; pekerjaan dilakukan oleh satu atau dua orang saja.Murid berkontribusi minimal; pembagian tugas tidak merata dan komunikasi antaranggota kurang.Murid berkontribusi aktif dengan pembagian tugas yang cukup merata; komunikasi berjalan baik meski sesekali perlu diingatkan guru.Seluruh anggota berkontribusi aktif dan saling mendukung; pembagian tugas merata, komunikasi efektif, dan mampu menyelesaikan konflik secara mandiri.
Presentasi dan Komunikasi HasilMurid tidak mempresentasikan produk atau tidak mampu menjelaskan proses dan perhitungan.Murid mempresentasikan produk dengan penjelasan singkat tetapi kurang sistematis dan tidak menjawab pertanyaan dengan tepat.Murid mempresentasikan produk secara sistematis, menjelaskan proses produksi dan perhitungan harga jual, serta menjawab sebagian besar pertanyaan.Murid mempresentasikan produk secara sistematis dan percaya diri, menjelaskan proses produksi dan strategi harga jual secara rinci, serta menjawab seluruh pertanyaan dengan argumentasi yang kuat.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh kelompok berhasil menyelesaikan produk dalam alokasi waktu yang tersedia? Jika tidak, apa penyebabnya?
  • Apakah prosedur K3 diterapkan secara konsisten oleh murid selama proses produksi?
  • Apakah murid memahami hubungan antara modal, kualitas produk, dan harga jual?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk mendukung kelompok yang membutuhkan bantuan lebih?

Refleksi Murid:

  • Apa bagian tersulit dari proses pembuatan produk hari ini dan bagaimana kamu mengatasinya?
  • Apakah kamu sudah menerapkan prosedur K3 dengan baik? Apa yang perlu diperbaiki?
  • Apakah perhitungan harga jual kelompokmu sudah realistis untuk dijual kepada konsumen?
  • Apa yang akan kamu lakukan berbeda jika membuat produk ini lagi?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Prakarya dan Kewirausahaan: Pengolahan untuk SMA/MA Kelas X (Kemendikbudristek)
  2. Buku Siswa Prakarya dan Kewirausahaan: Pengolahan Kelas X
  3. Video tutorial pembuatan produk olahan nonpangan dari bahan hewani (YouTube/media digital)
  4. Lembar Kerja Perhitungan Modal dan Harga Jual
  5. Rancangan produk kelompok (hasil pertemuan sebelumnya)
  6. Alat dan bahan praktik sesuai rancangan kelompok (bahan hewani nonpangan: tulang, kulit, tanduk, bulu, dll.)
  7. Alat Pelindung Diri (APD): sarung tangan, masker, kacamata pelindung, celemek
  8. Alat tulis dan kalkulator untuk perhitungan modal

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.