MODUL AJAR Prakarya dan Kewirausahaan Pengolahan — Kelas 10 (Fase E) Topik: Membuat Produk Olahan Nonpangan dari Bahan Hewani INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Prakarya dan Kewirausahaan Pengolahan |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Membuat Produk Olahan Nonpangan dari Bahan Hewani |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mempraktikkan pembuatan produk olahan nonpangan dari bahan hewani sesuai rancangan kelompok dengan memperhatikan prosedur K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
- Murid dapat menghitung modal bahan dan menentukan harga jual produk olahan nonpangan dari bahan hewani yang telah dibuat sebagai dasar perencanaan usaha sederhana.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana cara mengubah bahan nonpangan hewani seperti tulang, kulit, atau tanduk menjadi produk bernilai ekonomis yang aman diproduksi?
- Berapa modal minimal yang diperlukan untuk membuat satu produk olahan nonpangan dari bahan hewani dan bagaimana cara menentukan harga jual yang menguntungkan?
- Apa saja risiko K3 yang mungkin terjadi saat proses produksi dan bagaimana cara mencegahnya?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama.
- Guru memeriksa kehadiran murid dan memastikan kesiapan alat serta bahan yang telah disiapkan tiap kelompok.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: mempraktikkan pembuatan produk olahan nonpangan dari bahan hewani dan menghitung modal serta harga jual.
- Guru melakukan asesmen awal (diagnostik) dengan bertanya: 'Sebutkan langkah-langkah utama dari rancangan produk kelompok kalian dan alat pelindung diri apa saja yang diperlukan?'
- Guru mengingatkan kembali rancangan produk yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya dan menekankan pentingnya prosedur K3.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menayangkan video singkat (3-5 menit) tentang proses pembuatan produk olahan nonpangan dari bahan hewani beserta penerapan K3 di bengkel/workshop.
- Murid dalam kelompok mengidentifikasi prosedur K3 yang relevan dengan rancangan produk mereka (penggunaan sarung tangan, masker, kacamata pelindung, dll.).
- Setiap kelompok memeriksa kelengkapan bahan dan alat sesuai rancangan produk serta memastikan APD (Alat Pelindung Diri) tersedia.
- Guru memberikan penjelasan singkat tentang komponen modal (bahan baku, kemasan, alat habis pakai) dan rumus sederhana penetapan harga jual (modal + laba yang diinginkan).
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid bekerja dalam kelompok mempraktikkan pembuatan produk olahan nonpangan dari bahan hewani sesuai rancangan yang telah disusun dengan menerapkan prosedur K3 secara konsisten.
- Guru berkeliling memantau proses kerja setiap kelompok, memberikan umpan balik langsung terkait teknik pengolahan dan kepatuhan K3.
- Setelah produk selesai, setiap kelompok mengemas produk sesuai desain kemasan yang telah dirancang.
- Murid menghitung modal bahan dan kemasan yang digunakan secara rinci dalam lembar kerja perhitungan modal.
- Murid menentukan harga jual produk dengan mempertimbangkan modal, biaya tenaga, dan margin laba yang wajar.
- Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan produk jadi dan hasil perhitungan harga jual di depan kelas, kemudian mengumpulkan produk kepada guru.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengisi lembar refleksi berisi: (1) emoji suasana belajar hari ini, (2) skor pemahaman diri terhadap proses produksi dan perhitungan harga jual (skala 1-5).
- Setiap kelompok mendiskusikan kendala yang dihadapi selama proses produksi dan solusi yang diterapkan.
- Murid menuliskan satu hal yang akan diperbaiki jika membuat produk serupa di masa depan.
- Guru memfasilitasi diskusi singkat: 'Apa hubungan antara kualitas produk, kepatuhan K3, dan penetapan harga jual yang kompetitif?'
Penutup:- Guru memberikan apresiasi terhadap hasil kerja semua kelompok dan menyimpulkan poin-poin penting pembelajaran.
- Guru menyampaikan umpan balik umum tentang kepatuhan K3 dan kualitas produk.
- Guru menginformasikan kegiatan tindak lanjut pada pertemuan berikutnya.
- Guru menutup pembelajaran dengan berdoa dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Kelompok yang membutuhkan bantuan lebih diberikan lembar panduan bergambar (step-by-step visual) untuk proses produksi dan contoh perhitungan modal yang sudah terisi sebagian. Kelompok cepat diberikan tantangan menghitung BEP (Break Even Point) sederhana.
- Proses: Guru memberikan pendampingan intensif pada kelompok yang kesulitan dalam teknik pengolahan. Kelompok yang sudah mahir diminta menjadi tutor sebaya untuk kelompok lain.
- Produk: Kelompok yang membutuhkan waktu lebih boleh menyelesaikan produk dengan desain kemasan sederhana. Kelompok cepat diminta membuat variasi produk atau menambahkan label branding pada kemasan.
ASESMENAwal:- Guru bertanya secara lisan kepada perwakilan tiap kelompok: 'Sebutkan bahan utama, alat yang digunakan, dan langkah pertama dalam rancangan produk kelompok kalian.'
- Guru meminta murid mengangkat tangan jika sudah memahami prosedur K3 yang harus diterapkan, lalu menunjuk 2-3 murid untuk menjelaskan contoh penerapan K3.
Proses:- Observasi guru menggunakan lembar ceklis: (1) murid memakai APD, (2) mengikuti urutan langkah sesuai rancangan, (3) bekerja sama dalam kelompok, (4) menjaga kebersihan area kerja.
- Guru memeriksa lembar kerja perhitungan modal saat kelompok mengisi dan memberikan umpan balik langsung jika ada kesalahan perhitungan.
- Penilaian sejawat: antar kelompok saling menilai kerapian dan kesesuaian produk dengan rancangan menggunakan format sederhana.
Akhir:- Penilaian produk akhir menggunakan rubrik 4 level (kesesuaian rancangan, kualitas produk, kemasan, dan penerapan K3).
- Penilaian lembar perhitungan modal dan harga jual menggunakan rubrik 4 level (kelengkapan komponen, ketepatan perhitungan, kewajaran harga jual, dan penyajian data).
Formatif:- Observasi langsung terhadap proses kerja kelompok: kepatuhan K3, kerja sama, dan kesesuaian dengan rancangan produk.
- Penilaian lembar kerja perhitungan modal dan penetapan harga jual.
- Tanya jawab lisan saat presentasi produk untuk mengecek pemahaman konsep.
Sumatif:- Penilaian produk akhir berdasarkan rubrik (kesesuaian dengan rancangan, kualitas finishing, kemasan).
- Penilaian laporan perhitungan modal dan harga jual (ketepatan, kelengkapan komponen biaya, kewajaran harga jual).
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Keterampilan Produksi dan Penerapan K3 | Produk tidak selesai dibuat atau tidak sesuai rancangan; murid tidak menggunakan APD dan mengabaikan prosedur K3. | Produk selesai tetapi banyak bagian tidak sesuai rancangan; murid menggunakan sebagian APD namun beberapa prosedur K3 dilanggar. | Produk selesai dan sebagian besar sesuai rancangan dengan finishing cukup baik; murid menerapkan prosedur K3 dengan konsisten meski ada sedikit kelalaian. | Produk selesai sempurna sesuai rancangan dengan finishing rapi dan kreatif; murid menerapkan seluruh prosedur K3 secara mandiri dan mengingatkan anggota kelompok lain. | | Perhitungan Modal dan Penetapan Harga Jual | Tidak ada perhitungan modal atau perhitungan sangat tidak lengkap; harga jual ditentukan tanpa dasar perhitungan. | Perhitungan modal mencakup sebagian komponen biaya; harga jual ditentukan tetapi margin laba tidak realistis atau tidak dijelaskan. | Perhitungan modal mencakup sebagian besar komponen biaya (bahan, kemasan); harga jual ditentukan dengan margin laba yang wajar dan dapat dijelaskan. | Perhitungan modal lengkap mencakup seluruh komponen (bahan, kemasan, alat habis pakai, biaya tenaga); harga jual ditentukan secara realistis dengan analisis kompetitor sederhana dan strategi penetapan harga yang jelas. | | Kerja Sama Kelompok (Kolaborasi) | Murid tidak berkontribusi dalam kelompok; pekerjaan dilakukan oleh satu atau dua orang saja. | Murid berkontribusi minimal; pembagian tugas tidak merata dan komunikasi antaranggota kurang. | Murid berkontribusi aktif dengan pembagian tugas yang cukup merata; komunikasi berjalan baik meski sesekali perlu diingatkan guru. | Seluruh anggota berkontribusi aktif dan saling mendukung; pembagian tugas merata, komunikasi efektif, dan mampu menyelesaikan konflik secara mandiri. | | Presentasi dan Komunikasi Hasil | Murid tidak mempresentasikan produk atau tidak mampu menjelaskan proses dan perhitungan. | Murid mempresentasikan produk dengan penjelasan singkat tetapi kurang sistematis dan tidak menjawab pertanyaan dengan tepat. | Murid mempresentasikan produk secara sistematis, menjelaskan proses produksi dan perhitungan harga jual, serta menjawab sebagian besar pertanyaan. | Murid mempresentasikan produk secara sistematis dan percaya diri, menjelaskan proses produksi dan strategi harga jual secara rinci, serta menjawab seluruh pertanyaan dengan argumentasi yang kuat. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh kelompok berhasil menyelesaikan produk dalam alokasi waktu yang tersedia? Jika tidak, apa penyebabnya?
- Apakah prosedur K3 diterapkan secara konsisten oleh murid selama proses produksi?
- Apakah murid memahami hubungan antara modal, kualitas produk, dan harga jual?
- Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk mendukung kelompok yang membutuhkan bantuan lebih?
Refleksi Murid:- Apa bagian tersulit dari proses pembuatan produk hari ini dan bagaimana kamu mengatasinya?
- Apakah kamu sudah menerapkan prosedur K3 dengan baik? Apa yang perlu diperbaiki?
- Apakah perhitungan harga jual kelompokmu sudah realistis untuk dijual kepada konsumen?
- Apa yang akan kamu lakukan berbeda jika membuat produk ini lagi?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Prakarya dan Kewirausahaan: Pengolahan untuk SMA/MA Kelas X (Kemendikbudristek)
- Buku Siswa Prakarya dan Kewirausahaan: Pengolahan Kelas X
- Video tutorial pembuatan produk olahan nonpangan dari bahan hewani (YouTube/media digital)
- Lembar Kerja Perhitungan Modal dan Harga Jual
- Rancangan produk kelompok (hasil pertemuan sebelumnya)
- Alat dan bahan praktik sesuai rancangan kelompok (bahan hewani nonpangan: tulang, kulit, tanduk, bulu, dll.)
- Alat Pelindung Diri (APD): sarung tangan, masker, kacamata pelindung, celemek
- Alat tulis dan kalkulator untuk perhitungan modal
|