MODUL AJAR Pendidikan Pancasila — Kelas 9 (Fase D) Topik: Praktik Kemerdekaan Berpendapat pada Era Keterbukaan Informasi INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 9 |
|---|
| Topik | Praktik Kemerdekaan Berpendapat pada Era Keterbukaan Informasi |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x40 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mempraktikkan kemerdekaan berpendapat secara bertanggung jawab pada era keterbukaan informasi, antara lain melalui penyampaan aspirasi secara tertulis kepada pemimpin sekolah atau kepala negara
- Murid dapat menunjukkan sikap bijak dalam memanfaatkan media sosial dan platform digital sebagai sarana menyampaikan pendapat yang sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana cara kalian menyampaikan pendapat atau aspirasi di sekolah selama ini?
- Apa saja platform digital atau media sosial yang kalian gunakan untuk menyampaikan pendapat, dan apakah ada etika khusus yang perlu diperhatikan?
- Mengapa penting menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab di era keterbukaan informasi?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama (2 menit)
- Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan murid (3 menit)
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari murid (3 menit)
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid dalam menyampaikan pendapat, baik secara langsung maupun melalui media digital (4 menit)
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu dan mengaitkan materi dengan kehidupan nyata murid (3 menit)
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Guru mengajak murid mengamati berbagai contoh penyampaian pendapat di era digital melalui tayangan video atau gambar (misal: komentar media sosial, surat aspirasi, aplikasi LAPOR!) (5 menit)
- Murid secara berpasangan mengidentifikasi perbedaan cara penyampaian pendapat yang bertanggung jawab dan tidak bertanggung jawab dari contoh yang ditampilkan (7 menit)
- Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang etika dan tanggung jawab dalam berpendapat di era keterbukaan informasi, mengaitkan dengan nilai Pancasila dan UUD 1945 (8 menit)
- Murid mencatat poin-poin penting tentang prinsip kemerdekaan berpendapat yang bertanggung jawab (5 menit)
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru menjelaskan tugas praktik: murid akan membuat 'Pesan untuk Kepala Sekolah' tentang kondisi lingkungan sekolah yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan (3 menit)
- Murid mengamati kondisi lingkungan sekolah (berdasarkan pengalaman dan pengamatan mereka) dan menentukan satu isu yang ingin disampaikan (5 menit)
- Murid menyusun pesan tertulis dengan memperhatikan: struktur penulisan yang baik, bahasa yang santun, isi yang konstruktif, dan etika penyampaian pendapat (15 menit)
- Beberapa murid mempresentasikan draft pesan mereka untuk mendapat masukan dari teman dan guru (7 menit)
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid melakukan refleksi tertulis singkat tentang pengalaman mereka dalam menyusun pesan: apa yang mudah, apa yang sulit, dan apa yang mereka pelajari tentang tanggung jawab berpendapat (5 menit)
- Guru memfasilitasi diskusi reflektif: bagaimana prinsip yang sama dapat diterapkan saat berpendapat di media sosial atau platform digital lainnya (5 menit)
- Murid menuliskan komitmen pribadi untuk mempraktikkan kemerdekaan berpendapat secara bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari (3 menit)
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini tentang praktik kemerdekaan berpendapat yang bertanggung jawab (3 menit)
- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menjawab pertanyaan refleksi tertulis (4 menit)
- Guru memberikan apresiasi kepada murid yang aktif dan memberikan motivasi untuk terus mempraktikkan nilai-nilai yang telah dipelajari (2 menit)
- Guru menyampaikan rencana tindak lanjut: pesan yang telah dibuat akan dimasukkan ke kotak saran atau disampaikan kepada kepala sekolah, dan murid akan mendapat respons (2 menit)
- Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam (2 menit)
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang cepat memahami, dapat diberikan tantangan tambahan untuk membuat surat aspirasi kepada presiden. Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih, guru menyediakan template struktur pesan dan contoh kalimat pembuka.
- Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih dapat bekerja dengan pendampingan guru atau teman sebaya. Murid yang sudah mahir dapat langsung menulis dengan bimbingan minimal dan fokus pada pengembangan argumentasi yang lebih mendalam.
- Produk: Murid dapat memilih format penyampaian: pesan tertulis tangan, diketik, atau dilengkapi dengan foto/gambar pendukung sebagai bukti. Murid juga dapat memilih menyampaikan lewat kotak saran atau langsung kepada kepala sekolah.
ASESMENAwal:- Guru menanyakan pengalaman murid: Pernahkah kalian menyampaikan pendapat atau aspirasi di sekolah? Bagaimana caranya?
- Guru menanyakan: Platform digital apa yang kalian gunakan untuk menyampaikan pendapat? Apakah ada aturan yang kalian perhatikan?
Proses:- Observasi saat murid mengidentifikasi perbedaan cara penyampaian pendapat yang bertanggung jawab dan tidak bertanggung jawab
- Penilaian proses penyusunan pesan: pemilihan isu, kelengkapan struktur, penggunaan bahasa santun
- Catatan anekdotal saat presentasi draft dan diskusi kelas
- Umpan balik formatif untuk perbaikan pesan sebelum diserahkan
Akhir:- Penilaian produk Pesan untuk Kepala Sekolah menggunakan rubrik (aspek: isi pesan, etika penulisan, bahasa dan struktur, serta relevansi dengan kondisi sekolah)
- Refleksi tertulis: Apa yang saya pelajari tentang tanggung jawab berpendapat? Bagaimana saya akan menerapkannya di media sosial?
- Penilaian komitmen pribadi yang dituliskan murid
Formatif:- Observasi partisipasi murid dalam diskusi dan identifikasi contoh penyampaian pendapat
- Penilaian proses penyusunan pesan: pemilihan isu, struktur penulisan, dan bahasa yang digunakan
- Umpan balik lisan saat presentasi draft pesan
Sumatif:- Penilaian produk: Pesan untuk Kepala Sekolah menggunakan rubrik (isi pesan, etika penulisan, bahasa, dan struktur)
- Refleksi tertulis tentang tanggung jawab berpendapat di era keterbukaan informasi
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Isi Pesan (relevansi dan konstruktif) | Isi pesan tidak jelas, tidak relevan dengan kondisi sekolah, atau bersifat mengeluh tanpa solusi | Isi pesan cukup jelas namun kurang spesifik, relevansi dengan kondisi sekolah masih lemah, atau belum menawarkan solusi yang konstruktif | Isi pesan jelas dan relevan dengan kondisi sekolah, menyampaikan aspirasi secara konstruktif dengan usulan perbaikan yang masuk akal | Isi pesan sangat jelas, spesifik, dan sangat relevan dengan kondisi sekolah, disertai analisis singkat dan solusi konstruktif yang aplikatif | | Etika Penulisan dan Bahasa | Bahasa tidak santun, terdapat kata-kata yang tidak pantas, atau tidak menghormati penerima pesan | Bahasa cukup santun namun masih ada beberapa kalimat yang kurang tepat atau terkesan emosional | Bahasa santun, hormat, dan sesuai dengan etika penulisan surat aspirasi, namun masih ada sedikit kekurangan dalam pemilihan kata | Bahasa sangat santun, hormat, tepat, dan mencerminkan etika penyampaian pendapat yang bertanggung jawab dengan sempurna | | Struktur dan Sistematika Pesan | Struktur pesan tidak jelas, tidak ada pembuka atau penutup, isi tidak terorganisir | Struktur pesan ada namun kurang lengkap (misal: tidak ada salam pembuka atau penutup), isi kurang terorganisir | Struktur pesan lengkap (pembuka, isi, penutup), isi terorganisir dengan baik dan mudah dipahami | Struktur pesan sangat lengkap dan sistematis, isi sangat terorganisir, logis, dan mudah dipahami dengan alur yang runtut | | Tanggung Jawab dan Kesadaran Kewargaan | Pesan tidak menunjukkan sikap tanggung jawab, cenderung menyalahkan pihak lain tanpa refleksi diri | Pesan mulai menunjukkan sikap tanggung jawab namun masih kurang kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga sekolah | Pesan menunjukkan sikap tanggung jawab, menyadari hak dan kewajiban, serta menyampaikan aspirasi dengan bijak | Pesan sangat mencerminkan tanggung jawab dan kesadaran kewargaan, menunjukkan pemahaman mendalam tentang hak dan kewajiban, serta komitmen untuk ikut menjaga kondisi sekolah |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah kegiatan pembelajaran hari ini berhasil membuat murid memahami tanggung jawab dalam berpendapat di era keterbukaan informasi?
- Bagian mana dari pembelajaran yang paling menarik minat murid dan bagian mana yang perlu diperbaiki?
- Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah memenuhi kebutuhan seluruh murid dengan keberagaman kemampuan mereka?
- Apa yang bisa saya lakukan agar pembelajaran lebih bermakna dan menggembirakan di pertemuan berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini tentang kemerdekaan berpendapat?
- Apa tantangan yang saya hadapi saat menyusun pesan untuk kepala sekolah, dan bagaimana saya mengatasinya?
- Bagaimana saya akan menerapkan sikap bertanggung jawab dalam berpendapat di media sosial atau platform digital lainnya?
- Apa komitmen saya untuk mempraktikkan kemerdekaan berpendapat secara bijak dalam kehidupan sehari-hari?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SMP/MTs Kelas IX, Kemendikbudristek 2023, Bab 3
- Buku Guru Pendidikan Pancasila untuk SMP/MTs Kelas IX, Kemendikbudristek 2023, Bab 3
- UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (Pasal 28, 28E tentang kemerdekaan berpendapat)
- UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik
- UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum
- Video contoh penyampaian pendapat yang bertanggung jawab dan tidak bertanggung jawab di media sosial
- Aplikasi LAPOR! sebagai contoh platform aspirasi warga negara
- Alat tulis, kertas surat, atau perangkat digital (laptop/HP) untuk menyusun pesan
- Kotak saran sekolah untuk menampung pesan murid
|