Modul AjarPertemuan 2Bab 3Fase DSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 9: Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat dan Keterbukaan Informasi Publik

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 9 dengan topik "Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat dan Keterbukaan Informasi Publik". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 9: Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat dan Keterbukaan Informasi Publik

Pendidikan Pancasila - Kelas 9

Bab 3 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat dan Keterbukaan Informasi Publik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikBentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat dan Keterbukaan Informasi Publik
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan bentuk-bentuk penyampaian pendapat warga negara secara lisan maupun tulisan beserta etika yang harus diperhatikan dalam menyampaikan pendapat
  2. Murid dapat menjelaskan konsep keterbukaan informasi publik dan fungsinya sebagai sarana pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana etika penyampaian pendapat dengan cara yang benar?
  2. Apa bedanya menyampaikan pendapat secara lisan dan tulisan?
  3. Mengapa warga negara perlu mengetahui informasi publik dari pemerintah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran murid dan kesiapan belajar
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang cara menyampaikan pendapat di media sosial atau lingkungan sekolah
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: menjelaskan bentuk-bentuk penyampaian pendapat dan konsep keterbukaan informasi publik
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana etika penyampaian pendapat dengan cara yang benar?' dan 'Mengapa warga negara perlu mengetahui informasi publik dari pemerintah?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengamati berbagai contoh penyampaian pendapat (video, gambar, atau teks) yang menunjukkan penyampaian pendapat secara lisan (diskusi, orasi, debat) dan tulisan (surat, media sosial, petisi)
  • Murid secara individu mengidentifikasi perbedaan dan persamaan antara penyampaian pendapat lisan dan tulisan dari contoh yang diamati
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang etika dalam menyampaikan pendapat: sopan santun, menghormati perbedaan, menggunakan data yang valid, tidak menyebarkan hoaks
  • Guru menjelaskan konsep keterbukaan informasi publik berdasarkan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik
  • Murid membaca dan menganalisis fungsi keterbukaan informasi publik sebagai sarana pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (4-5 orang) untuk mengerjakan tugas kontekstual
  • Setiap kelompok memilih satu isu atau masalah di lingkungan sekolah (misalnya: kondisi kantin, fasilitas perpustakaan, atau kegiatan ekstrakurikuler)
  • Kelompok menyusun draft surat untuk kepala sekolah yang berisi penyampaian pendapat atau aspirasi terkait isu yang dipilih, dengan memperhatikan etika penyampaian pendapat
  • Kelompok lain mengidentifikasi jenis informasi publik yang dapat diakses warga negara melalui aplikasi LAPOR! atau website resmi pemerintah
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas
  • Kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan terhadap presentasi

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru memandu sesi refleksi dengan mengajukan pertanyaan: 'Apa yang kamu pelajari hari ini tentang cara menyampaikan pendapat yang bertanggung jawab?'
  • Murid secara individu menuliskan refleksi pribadi: hambatan yang dirasakan saat menyusun surat, pentingnya etika dalam berpendapat, dan manfaat keterbukaan informasi publik bagi warga negara
  • Beberapa murid diminta membagikan refleksinya secara lisan
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menyampaikan pendapat dengan bertanggung jawab dan memanfaatkan hak keterbukaan informasi publik sebagai warga negara yang kritis

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi pembelajaran tentang bentuk-bentuk penyampaian pendapat dan keterbukaan informasi publik
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan soal reflektif atau kuis singkat
  • Guru memberikan penugasan: murid diminta mencari contoh nyata praktik keterbukaan informasi publik di daerah masing-masing
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan tambahan diberikan contoh surat yang lebih sederhana dan terstruktur. Murid yang lebih cepat dapat mengeksplorasi contoh keterbukaan informasi publik dari berbagai negara
  • Proses: Murid dengan gaya belajar visual dapat menggunakan diagram atau infografis untuk menjelaskan konsep. Murid auditori dapat menyampaikan pendapat melalui rekaman audio. Murid kinestetik dapat melakukan simulasi dialog penyampaian pendapat
  • Produk: Murid dapat memilih untuk menyampaikan hasil kerja dalam bentuk surat formal, video singkat, atau poster digital sesuai kemampuan dan minatnya

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan pengalaman murid tentang cara menyampaikan pendapat di media sosial atau di lingkungan sekolah
  • Guru meminta beberapa murid menyebutkan platform atau media yang biasa mereka gunakan untuk menyampaikan pendapat

Proses:

  • Observasi saat murid mengidentifikasi bentuk-bentuk penyampaian pendapat dari contoh yang diberikan
  • Penilaian kerja kelompok saat menyusun draft surat atau mengidentifikasi informasi publik
  • Pertanyaan lisan selama diskusi untuk mengecek pemahaman murid tentang etika dan keterbukaan informasi publik

Akhir:

  • Penilaian draft surat untuk kepala sekolah menggunakan rubrik yang mencakup aspek kelengkapan struktur surat, kejelasan pendapat, dan penerapan etika
  • Kuis singkat (5-7 soal) tentang bentuk penyampaian pendapat dan fungsi keterbukaan informasi publik
  • Penilaian refleksi tertulis murid tentang pembelajaran yang diperoleh

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelas
  • Penilaian proses saat murid menyusun draft surat dalam kelompok
  • Tanya jawab selama kegiatan pembelajaran

Sumatif:

  • Penilaian hasil draft surat untuk kepala sekolah dengan rubrik
  • Kuis singkat tentang konsep keterbukaan informasi publik dan etika penyampaian pendapat
  • Penilaian refleksi tertulis murid

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman bentuk-bentuk penyampaian pendapatBelum mampu membedakan bentuk penyampaian pendapat lisan dan tulisanMampu menyebutkan bentuk penyampaian pendapat namun belum dapat menjelaskan perbedaannyaMampu menjelaskan perbedaan bentuk penyampaian pendapat lisan dan tulisan dengan beberapa contohMampu menjelaskan dengan lengkap bentuk-bentuk penyampaian pendapat lisan dan tulisan beserta contoh konkret dan relevan
Penerapan etika dalam penyampaian pendapatBelum menunjukkan pemahaman tentang etika penyampaian pendapat dalam draft suratMenunjukkan sebagian kecil etika penyampaian pendapat (sopan santun) namun belum lengkapMenerapkan etika penyampaian pendapat dengan baik (sopan, menghormati, menggunakan data) dalam draft suratMenerapkan seluruh prinsip etika penyampaian pendapat secara konsisten dan dapat menjelaskan alasannya
Pemahaman keterbukaan informasi publikBelum mampu menjelaskan konsep keterbukaan informasi publikMampu menyebutkan pengertian keterbukaan informasi publik namun belum dapat menjelaskan fungsinyaMampu menjelaskan konsep dan fungsi keterbukaan informasi publik sebagai sarana pengawasan publikMampu menjelaskan konsep, fungsi, dan memberikan contoh konkret praktik keterbukaan informasi publik di Indonesia
Kemampuan komunikasi dan presentasiBelum mampu menyampaikan pendapat secara jelas dalam presentasi kelompokMampu menyampaikan pendapat namun kurang terstruktur dan kurang jelasMampu menyampaikan pendapat dengan jelas, terstruktur, dan mudah dipahamiMampu menyampaikan pendapat dengan sangat jelas, terstruktur, persuasif, dan responsif terhadap pertanyaan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah metode pembelajaran yang saya gunakan efektif untuk membantu murid memahami bentuk-bentuk penyampaian pendapat dan keterbukaan informasi publik?
  • Bagaimana respons dan partisipasi murid selama pembelajaran? Apakah ada yang perlu diperbaiki?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah mengakomodasi kebutuhan belajar seluruh murid?
  • Apa tantangan yang saya hadapi dalam pembelajaran ini dan bagaimana solusinya untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang cara menyampaikan pendapat yang bertanggung jawab?
  • Bagaimana perasaanmu saat menyusun surat untuk kepala sekolah? Apa tantangan yang kamu hadapi?
  • Mengapa menurutmu keterbukaan informasi publik penting bagi warga negara?
  • Apa yang akan kamu lakukan di masa depan untuk menyampaikan pendapat dengan lebih baik dan bertanggung jawab?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas IX Kemendikbudristek 2023
  2. Buku Guru Pendidikan Pancasila Kelas IX Kemendikbudristek 2023
  3. UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum
  4. UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik
  5. Video contoh penyampaian pendapat (orasi, debat, diskusi)
  6. Contoh surat formal untuk penyampaian aspirasi
  7. Aplikasi LAPOR! atau website resmi pemerintah untuk contoh keterbukaan informasi publik
  8. Laptop/proyektor untuk menampilkan materi
  9. Kertas dan alat tulis untuk menyusun draft surat

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.