MODUL AJAR Pendidikan Pancasila — Kelas 9 (Fase D) Topik: Bab 2 — Hak dan Kewajiban Warga Negara INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 9 |
|---|
| Topik | Bab 2 — Hak dan Kewajiban Warga Negara |
|---|
| Alokasi Waktu | 10 JP (10 x 40 menit = 400 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 5 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 9.2.1 Menggunakan hak sebagai warga negara secara bertanggung jawab di lingkungan sekolah
- TP 9.2.2 Menerapkan kewajiban sebagai warga negara secara seimbang di lingkungan sekolah dan masyarakat
- TP 9.2.3 Menggunakan hak sebagai warga negara sesuai jaminan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kehidupan bermasyarakat
- TP 9.2.4 Menerapkan kewajiban sebagai warga negara dalam menghormati hak sesama untuk mencegah perundungan di lingkungan sekitar
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Fasilitas atau hak apa saja yang kamu peroleh saat berada di sekolah setiap hari?
- Bagaimana cara kita menikmati hak di sekolah tanpa merugikan atau mengganggu teman lain?
- Mengapa pelaksanaan kewajiban harus berjalan seimbang dengan penggunaan hak di sekolah maupun di masyarakat?
- Apa akibat yang timbul jika seseorang hanya menuntut hak belajar atau fasilitas umum tetapi mengabaikan kewajiban merawatnya?
- Apa saja hak yang dijamin oleh UUD NRI Tahun 1945 saat kita beraktivitas di tengah masyarakat?
- Bagaimana cara kita menggunakan hak warga negara tersebut dalam situasi nyata kehidupan bermasyarakat tanpa melanggar aturan?
- Mengapa menghormati hak teman untuk merasa aman di sekolah merupakan kewajiban setiap warga negara?
- Bagaimana tindakan nyata kita dalam menerapkan kewajiban menghormati hak sesama agar perundungan tidak terjadi di lingkungan sekitar?
- Bagaimana kita membuktikan bahwa hak yang kita peroleh dan kewajiban yang kita laksanakan di sekolah berjalan secara seimbang?
- Mengapa jaminan hak warga negara dalam UUD NRI 1945 dan kewajiban mencegah perundungan penting kita buktikan lewat tindakan nyata sehari-hari?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Menggunakan Hak sebagai Warga Negara secara Bertanggung Jawab di Lingkungan Sekolah — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.2.1 Menggunakan hak sebagai warga negara secara bertanggung jawab di lingkungan sekolah
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, serta mengondisikan kelas agar kondusif untuk belajar (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menggunakan hak sebagai warga negara secara bertanggung jawab di lingkungan sekolah (2 menit).
- Murid mengerjakan asesmen awal diagnostik berupa kuis pemilahan cepat 3 contoh pemenuhan hak di sekolah: (1) Meminjam buku perpustakaan dan mengembalikannya tepat waktu tanpa robek; (2) Bermain bola di koridor depan kelas yang sedang belajar; (3) Menggunakan komputer laboratorium sesuai arahan dan mematikan setelah selesai. Murid diminta menentukan apakah tindakan tersebut menunjukkan penggunaan hak yang bertanggung jawab atau tidak bertanggung jawab (acuan kunci: nomor 1 = bertanggung jawab; nomor 2 = tidak bertanggung jawab; nomor 3 = bertanggung jawab) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid mencermati pemaparan guru dan bahan tayang mengenai ragam hak murid sebagai warga negara di sekolah (seperti hak belajar dengan tenang, hak menggunakan fasilitas perpustakaan dan laboratorium, hak menyampaikan pendapat di kelas, serta hak mengikuti ekstrakurikuler) dan arti penting menggunakannya secara bertanggung jawab agar tidak melanggar tata tertib atau hak orang lain (10 menit).
- Murid dalam kelompok kecil (3-4 orang) berdiskusi untuk menelaah 4 kartu skenario situasi penggunaan hak di sekolah: Kartu 1: "Andi meminjam buku ensiklopedia di perpustakaan untuk belajar, mencatat hal penting, lalu mengembalikan tepat waktu pada rak semula"; Kartu 2: "Beni memanfaatkan hak berpendapat dalam musyawarah kelas dengan memotong pembicaraan teman dan memaksakan kehendaknya"; Kartu 3: "Citra mencuci tangan di wastafel sekolah dengan mematikan kran air setelah selesai agar air tidak meluap"; Kartu 4: "Dodi menggunakan fasilitas komputer sekolah untuk bermain gim daring saat guru sedang menjelaskan materi pelajaran". Tiap kelompok menentukan penggunaan hak yang bertanggung jawab beserta alasannya (acuan: Kartu 1 dan Kartu 3 adalah penggunaan hak secara bertanggung jawab; Kartu 2 dan Kartu 4 adalah penggunaan hak yang tidak bertanggung jawab) (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid memainkan permainan kuis interaktif "Jejak Hak Bertanggung Jawab": perwakilan kelompok secara bergantian dan antusias maju ke papan untuk memilih dan menempelkan 4 kartu tindakan ke dalam kolom "Bertanggung Jawab" atau "Belum Bertanggung Jawab". Kartu yang dipilah: A. Menggunakan toilet sekolah dan menyiramnya hingga bersih; B. Menyimpan sampah di laci meja kelas saat jam istirahat; C. Meminjam bola olahraga dan menyimpannya kembali di gudang olahraga; D. Membaca majalah dinding sambil mencoret-coret lembar pengumuman (acuan: A dan C = Bertanggung Jawab; B dan D = Belum Bertanggung Jawab) (15 menit).
- Secara mandiri, setiap murid mengerjakan Lembar Kerja Tindakan Nyata: menuliskan 3 contoh tindakan nyata penggunaan hak diri sendiri di lingkungan sekolah yang dilakukan secara bertanggung jawab (contoh konteks: hak belajar dengan tenang, hak fasilitas kelas/perpustakaan, hak berpendapat) beserta wujud tindakan tanggung jawabnya (kriteria penerimaan: menyebutkan hak yang sah di sekolah dan menuliskan tindakan konkret yang tidak merusak fasilitas serta tidak mengganggu hak murid lain) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mereview kembali hasil pengerjaan mandiri dan menyimpulkan bersama bahwa setiap hak yang kita miliki di sekolah selalu dibatasi oleh hak murid lain dan peraturan yang berlaku sehingga wajib digunakan dengan penuh kesadaran (5 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan inti pembelajaran mengenai prinsip penggunaan hak yang bertanggung jawab di lingkungan sekolah (3 menit).
- Guru memberikan umpan balik atas komitmen tindakan nyata murid serta menyampaikan tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya tentang pelaksanaan kewajiban secara seimbang, kemudian menutup sesi dengan doa dan salam (7 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu skenario kasus bergambar konkret bagi murid yang membutuhkan bantuan visual dan teks skenario naratif bagi murid yang siap membaca teks.
- Proses: Memberikan bimbingan terfokus dan contoh pemodelan bagi murid yang masih kesulitan membedakan hak dan cara bertanggung jawabnya; memberikan tantangan bagi murid yang cepat untuk merumuskan 5 contoh tindakan nyata beserta dampaknya terhadap ketertiban kelas.
- Produk: Murid dapat menuliskan komitmen tindakan nyata dalam bentuk tabel tertulis, bagan daftar poin, atau peta pikiran sederhana.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Kuis diagnostik 3 butir pernyataan pemilahan tindakan pemenuhan hak di sekolah: (1) Meminjam buku perpustakaan dan mengembalikannya tepat waktu tanpa robek (Kunci: Bertanggung Jawab); (2) Bermain bola di koridor depan kelas yang sedang belajar (Kunci: Tidak Bertanggung Jawab); (3) Menggunakan komputer laboratorium sesuai arahan dan mematikan setelah selesai (Kunci: Bertanggung Jawab).
Proses:- Formatif pemilahan 4 kartu tindakan saat permainan "Jejak Hak Bertanggung Jawab": A. Menggunakan toilet sekolah dan menyiramnya bersih; B. Menyimpan sampah di laci meja; C. Meminjam bola olahraga dan mengembalikannya ke gudang; D. Mencoret-coret pengumuman di majalah dinding (Kunci: A dan C = Bertanggung Jawab; B dan D = Belum Bertanggung Jawab).
- Formatif penilaian Lembar Kerja Tindakan Nyata: Menilai kemampuan murid menuliskan 3 contoh tindakan nyata penggunaan hak di sekolah secara bertanggung jawab (kriteria: memuat nama hak di sekolah dan tindakan penjagaannya).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman singkat lisan/tulis di akhir sesi: Menyebutkan 1 hak yang paling sering digunakan di sekolah dan 1 bentuk tanggung jawab saat menggunakannya (kriteria: jawaban logis, sesuai konteks fasilitas/hak belajar di sekolah, dan menyebutkan perlindungan hak orang lain/kelestarian fasilitas).
Formatif:- Observasi unjuk kerja analisis kartu skenario penggunaan hak pada tahap Memahami
- Pemeriksaan Lembar Kerja Tindakan Nyata penggunaan hak secara bertanggung jawab pada tahap Mengaplikasi
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penggunaan hak secara bertanggung jawab di sekolah | Menuliskan kurang dari 2 contoh hak di sekolah atau contoh tindakan yang ditulis belum mencerminkan penggunaan hak secara bertanggung jawab. | Menuliskan 2 contoh penggunaan hak di sekolah, namun baru 1 tindakan yang tepat mencerminkan penggunaan hak secara bertanggung jawab. | Menuliskan 3 contoh hak di sekolah dan tindakannya tepat mencerminkan penggunaan hak secara bertanggung jawab sesuai tata tertib. | Menuliskan lebih dari 3 contoh hak di sekolah secara lengkap dan seluruh tindakannya mencerminkan penggunaan hak secara bertanggung jawab serta mandiri tanpa bantuan guru. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid aktif terlibat dalam permainan pemilahan kartu dan mampu memahami makna penggunaan hak secara bertanggung jawab?
- Bagian kegiatan mana yang dirasa paling efektif dalam menumbuhkan kesadaran murid terhadap hak orang lain di lingkungan sekolah?
Murid:- Hak apa di sekolah yang selama ini sudah saya gunakan dengan penuh tanggung jawab?
- Apakah ada hak yang pernah saya gunakan tetapi tanpa sengaja mengganggu kenyamanan teman lain?
Pertemuan 2 — Menerapkan Kewajiban sebagai Warga Negara secara Seimbang di Sekolah dan Masyarakat serta Observasi Unjuk Kerja Hak dan Kewajiban Giliran 14 Murid — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.2.1 Menggunakan hak sebagai warga negara secara bertanggung jawab di lingkungan sekolah
- TP 9.2.2 Menerapkan kewajiban sebagai warga negara secara seimbang di lingkungan sekolah dan masyarakat
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan mengondisikan kelas agar kondusif (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menerapkan kewajiban sebagai warga negara secara seimbang di sekolah dan masyarakat, serta melanjutkan penggunaan hak secara bertanggung jawab di sekolah (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui kuis lisan cepat mengenai pemilahan 3 tindakan: (1) 'Mendapatkan pengajaran di kelas' (acuan: Hak di sekolah), (2) 'Melaksanakan piket kebersihan kelas' (acuan: Kewajiban di sekolah), dan (3) 'Menjaga ketertiban dan kebersihan fasilitas umum desa/lingkungan' (acuan: Kewajiban di masyarakat) (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mencermati bagan perbandingan keseimbangan hak dan kewajiban warga negara di sekolah dan masyarakat serta membaca Lembar Panduan Unjuk Kerja (8 menit).
- Murid berpasangan mengikuti kuis kilat interaktif 'Timbang Hak dan Kewajiban' dengan mengidentifikasi pasangan kewajiban yang seimbang dari 2 hak: (1) Hak meminjam buku di perpustakaan sekolah -> pasangannya merawat dan mengembalikan buku tepat waktu; (2) Hak menikmati jalan lingkungan yang bersih -> pasangannya kerja bakti/membuang sampah pada tempatnya (7 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membagi alur unjuk kerja: giliran 14 murid diobservasi secara langsung dalam menerapkan kewajiban menjaga fasilitas kelas/sekolah dan mempraktikkan hak bertanya/berpendapat secara bertanggung jawab, sementara murid lainnya secara berkelompok mengisi Lembar Kerja Keseimbangan Kewajiban Sekolah dan Masyarakat yang berisi 4 skenario tindakan (19 menit).
- Empat belas murid yang diobservasi mendemonstrasikan secara bergiliran penerapan kewajiban menjaga ketertiban serta penggunaan hak menyampaikan saran/pendapat secara bertanggung jawab sesuai rubrik observasi (18 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mencocokkan hasil analisis lembar skenario terhadap kunci kesetimbangan: Skenario 1 (menuntut fasilitas lab komputer tetapi merusak kibor = tidak seimbang; solusinya merawat perangkat), Skenario 2 (menuntut jalan desa beraspal baik tetapi ikut merusak rambu = tidak seimbang; solusinya menjaga rambu dan fasilitas desa), Skenario 3 (menggunakan hak perpustakaan diimbangi mematuhi jam pinjam = seimbang), Skenario 4 (menikmati taman warga diimbangi membersihkan sampah sendiri = seimbang) (8 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap performa 14 murid yang diobservasi hari ini dan mengumumkan bahwa giliran murid berikutnya dilanjutkan pada jadwal pertemuan observasi mendatang (5 menit).
- Murid dan guru menyimpulkan prinsip utama keseimbangan hak dan kewajiban di sekolah serta masyarakat, kemudian menutup kelas dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan lembar skenario bergambar bagi murid yang membutuhkan penguatan visual konkret mengenai situasi di masyarakat dan sekolah.
- Proses: Memberikan bimbingan langsung pada kelompok murid yang belum lancar membedakan kewajiban di ranah sekolah versus masyarakat, sementara murid yang sudah mahir menyelesaikan 2 variasi skenario tambahan terkait fasilitas umum.
- Produk: Format penyelesaian analisis skenario dapat disajikan dalam bentuk tabel isian singkat berpasangan atau peta pikiran kesetimbangan tindakan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik pemilahan 3 tindakan lisan pada apersepsi: Butir 1 'Mendapatkan pengajaran di kelas' (acuan jawaban: Hak di sekolah), Butir 2 'Melaksanakan piket kebersihan kelas' (acuan jawaban: Kewajiban di sekolah), Butir 3 'Menjaga ketertiban dan kebersihan fasilitas umum desa/lingkungan' (acuan jawaban: Kewajiban di masyarakat). Kriteria kesiapan: murid siap jika tepat menjawab minimal 2 dari 3 butir.
Proses:- Lembar Observasi Unjuk Kerja Giliran 14 Murid dengan 2 indikator teramati: (1) Menggunakan hak bertanya/berpendapat secara bertanggung jawab (tidak memotong pembicaraan, menggunakan bahasa santun); (2) Menerapkan kewajiban menjaga fasilitas dan ketertiban kelas (merapikan meja/kursi, tidak membuang sampah sembarangan). Ketuntasan tercapai jika kedua indikator teramati konsisten.
- Pemeriksaan Lembar Kerja 4 Skenario Hak-Kewajiban: Butir 1 (menuntut lab komputer + merusak kibor -> Kunci: Tidak seimbang, kewajiban merawat alat), Butir 2 (menuntut jalan baik + merusak fasilitas jalan desa -> Kunci: Tidak seimbang, kewajiban menjaga fasilitas umum), Butir 3 (meminjam buku perpustakaan + mengembalikan tepat waktu -> Kunci: Seimbang), Butir 4 (bermain di taman warga + membawa pulang sampah sendiri -> Kunci: Seimbang). Kriteria: tepat minimal 3 dari 4 skenario.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup berupa perumusan 1 contoh kewajiban diri sendiri di sekolah dan 1 contoh kewajiban diri sendiri di lingkungan masyarakat tempat tinggal (Kriteria penerimaan: kewajiban di sekolah terkait aturan/kebersihan/ketertiban belajar; kewajiban di masyarakat terkait norma/kebersihan/ketertiban warga).
Formatif:- Observasi unjuk kerja penerapan kewajiban dan penggunaan hak secara bertanggung jawab di sekolah bagi giliran 14 murid menggunakan lembar amatan ketercapaian
- Penilaian lembar kerja kelompok pemilahan dan penyeimbangan 4 skenario hak-kewajiban di sekolah dan masyarakat
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penggunaan hak warga negara secara bertanggung jawab di sekolah | Menggunakan hak di sekolah (misal bertanya, menggunakan fasilitas) tanpa memperhatikan tanggung jawab dan mengabaikan ketertiban kelas. | Menggunakan hak di sekolah secara bertanggung jawab tetapi masih memerlukan teguran atau pengingat dari guru. | Menggunakan hak di sekolah secara bertanggung jawab (bertanya santun, merawat buku/fasilitas pinjaman) atas inisiatif sendiri. | Menggunakan hak di sekolah secara bertanggung jawab secara konsisten mandiri serta menjadi teladan dalam menjaga ketertiban penggunaan fasilitas sekolah. | | Penerapan kewajiban warga negara secara seimbang di sekolah dan masyarakat | Belum mampu menerapkan kewajiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat (mengabaikan piket dan kebersihan lingkungan). | Menerapkan kewajiban di salah satu lingkungan saja (hanya di sekolah atau hanya di masyarakat) dan belum menunjukkan keseimbangan dengan pemenuhan hak. | Menerapkan kewajiban secara seimbang baik di lingkungan sekolah (piket/tata tertib) maupun di masyarakat (kebersihan fasilitas/ketertiban warga) sesuai proporsinya. | Menerapkan kewajiban secara seimbang di sekolah dan masyarakat secara konsisten penuh tanggung jawab tanpa perlu diarahkan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah pengelolaan waktu selama giliran 14 murid diobservasi unjuk kerjanya berjalan efektif tanpa mengurangi keterlibatan murid yang mengerjakan lembar skenario?
- Bagian skenario manakah yang paling banyak memicu kebingungan murid mengenai batas antara hak dan kewajiban di masyarakat?
Murid:- Apakah saya sudah menjalankan kewajiban piket dan menjaga kebersihan kelas sebelum menuntut fasilitas kelas yang nyaman?
- Apa satu kewajiban di lingkungan masyarakat tempat tinggal saya yang sudah saya laksanakan secara sukarela minggu ini?
Pertemuan 3 — Menggunakan Hak sebagai Warga Negara sesuai Jaminan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam Kehidupan Bermasyarakat — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.2.3 Menggunakan hak sebagai warga negara sesuai jaminan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kehidupan bermasyarakat
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran mengenai penggunaan hak warga negara sesuai jaminan UUD NRI Tahun 1945 dalam kehidupan bermasyarakat (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui 2 pertanyaan lisan: (1) Sebutkan bunyi atau isi hak pada Pasal 28E ayat (3) UUD NRI 1945! (acuan: hak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat); (2) Sebutkan 1 contoh tindakan menggunakan hak tersebut di masyarakat! (acuan: menghadiri musyawarah warga/karang taruna atau menyampaikan usulan dalam rapat RT) (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Menggembirakan, Bermakna):- Murid mencermati 4 pasal UUD NRI Tahun 1945 yang menjamin hak warga negara di masyarakat: (1) Pasal 27 ayat (2) - hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak; (2) Pasal 28E ayat (3) - hak kebebasan berkumpul dan berpendapat; (3) Pasal 29 ayat (2) - hak memeluk agama dan beribadat menurut agamanya; (4) Pasal 31 ayat (1) - hak mendapat pendidikan (10 menit).
- Dalam format permainan 'Kuis Cepat Tanggap Hak Konstitusional', guru membacakan 4 situasi nyata di masyarakat secara bertahap dan murid mengangkat kartu pasal yang sesuai: Situasi 1 'Warga beribadah di rumah ibadah dengan tenang' (kunci: Pasal 29 ayat 2); Situasi 2 'Pemuda membentuk perkumpulan karang taruna' (kunci: Pasal 28E ayat 3); Situasi 3 'Warga mengikuti pelatihan wirausaha untuk mencari nafkah' (kunci: Pasal 27 ayat 2); Situasi 4 'Anak usia sekolah mendaftar program keaksaraan/sekolah terbuka' (kunci: Pasal 31 ayat 1) (15 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid secara mandiri menyelesaikan lembar penugasan penerapan hak warga negara dengan menentukan tindakan nyata penggunaan hak bermasyarakat berdasarkan 4 pasal rujukan: Kasus A (Pasal 27 ayat 2), Kasus B (Pasal 28E ayat 3), Kasus C (Pasal 29 ayat 2), dan Kasus D (Pasal 31 ayat 1) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengoreksi mandiri kesesuaian tindakan penggunaan hak yang telah ditulis terhadap acuan jaminan pasal UUD NRI 1945 bersama bimbingan guru (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pentingnya menggunakan hak warga negara secara tepat berdasarkan payung hukum UUD NRI Tahun 1945 dalam kehidupan bermasyarakat (5 menit).
- Guru melakukan cek pemahaman akhir dan menginformasikan fokus pembelajaran pertemuan berikutnya tentang kewajiban mencegah perundungan, lalu menutup pertemuan dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan lembar bantu teks pasal UUD NRI 1945 (Pasal 27 ayat 2, 28E ayat 3, 29 ayat 2, 31 ayat 1) bagi murid yang membutuhkan penguatan literasi.
- Proses: Bagi murid yang memerlukan pendampingan diberikan penuntun kalimat pemantik tindakan, sedangkan murid yang cepat diarahkan merumuskan 2 variasi tindakan penggunaan hak untuk setiap pasal jaminan.
- Produk: Format penulisan tindakan penggunaan hak dapat dituangkan dalam bentuk tabel matriks atau uraian poin terstruktur.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik kesiapan: (1) Sebutkan jaminan hak pada Pasal 28E ayat (3) UUD NRI 1945! (acuan jawaban: kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat); (2) Berikan 1 contoh menggunakan hak tersebut di lingkungan masyarakat! (acuan jawaban: ikut serta dalam musyawarah RT/RW atau perkumpulan pemuda karang taruna).
Proses:- Observasi ketepatan murid dalam Kuis Cepat Tanggap menjodohkan 4 situasi riil dengan 4 pasal UUD NRI 1945 (kunci: Situasi 1 - Pasal 29 ayat 2; Situasi 2 - Pasal 28E ayat 3; Situasi 3 - Pasal 27 ayat 2; Situasi 4 - Pasal 31 ayat 1).
- Pemeriksaan Lembar Penugasan Penerapan Hak Warga Negara: ketepatan merumuskan tindakan konkret menggunakan hak di masyarakat berdasarkan 4 pasal UUD NRI 1945 (acuan tindakan: Pasal 27 ayat 2 = melamar pekerjaan secara sah atau membuka usaha dagang; Pasal 28E ayat 3 = menyampaikan usulan perbaikan jalan dalam rapat warga; Pasal 29 ayat 2 = menjalankan ibadah keagamaan di masyarakat tanpa gangguan; Pasal 31 ayat 1 = memanfaatkan fasilitas taman bacaan masyarakat atau perpustakaan kelurahan untuk belajar).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir: Murid menyebutkan 1 tindakan nyata penggunaan hak atas pendidikan (Pasal 31 ayat 1) di lingkungan tempat tinggalnya (acuan jawaban: mengikuti kelompok belajar warga, mengakses program beasiswa/bantuan pendidikan, atau belajar di perpustakaan desa).
Formatif:- Kuis Cepat Tanggap Hak Konstitusional pada tahap memahami
- Lembar Penugasan Penerapan Hak Warga Negara Berdasarkan UUD NRI 1945
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penggunaan Hak Warga Negara Sesuai UUD NRI 1945 di Masyarakat | Menentukan tindakan penggunaan hak di masyarakat secara tepat hanya pada 1 dari 4 pasal jaminan UUD NRI 1945 yang ditentukan (daftar acuan pasal: Pasal 27 ayat 2, Pasal 28E ayat 3, Pasal 29 ayat 2, Pasal 31 ayat 1). | Menentukan tindakan penggunaan hak di masyarakat secara tepat pada 2 dari 4 pasal jaminan UUD NRI 1945 yang ditentukan (daftar acuan pasal: Pasal 27 ayat 2, Pasal 28E ayat 3, Pasal 29 ayat 2, Pasal 31 ayat 1). | Menentukan tindakan penggunaan hak di masyarakat secara tepat pada 3 dari 4 pasal jaminan UUD NRI 1945 yang ditentukan (daftar acuan pasal: Pasal 27 ayat 2, Pasal 28E ayat 3, Pasal 29 ayat 2, Pasal 31 ayat 1). | Menentukan tindakan penggunaan hak di masyarakat secara tepat pada seluruh 4 pasal jaminan UUD NRI 1945 yang ditentukan (daftar acuan pasal: Pasal 27 ayat 2, Pasal 28E ayat 3, Pasal 29 ayat 2, Pasal 31 ayat 1). |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah aktivitas kontekstualisasi pasal-pasal UUD NRI 1945 membantu murid mengidentifikasi hak konkret mereka di masyarakat?
- Apakah alokasi waktu 80 menit memadai untuk melatih penggunaan hak konstitusional secara aplikatif?
Murid:- Hak apa saja dalam UUD NRI 1945 yang sudah pernah kamu gunakan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari?
- Bagaimana kamu memastikan bahwa hak yang kamu gunakan di masyarakat sudah sesuai dengan aturan hukum yang berlaku?
Pertemuan 4 — Menerapkan Kewajiban sebagai Warga Negara dalam Menghormati Hak Sesama untuk Mencegah Perundungan di Lingkungan Sekitar — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.2.4 Menerapkan kewajiban sebagai warga negara dalam menghormati hak sesama untuk mencegah perundungan di lingkungan sekitar
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyiapkan suasana belajar yang kondusif (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ke-4, yaitu menerapkan kewajiban sebagai warga negara dalam menghormati hak sesama untuk mencegah perundungan di lingkungan sekitar (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui kuis cepat tanggap 3 butir pernyataan tindakan di layar/papan tulis: (1) Menyebarkan foto aib teman di media sosial; (2) Memanggil teman dengan nama julukan yang merendahkan fisiknya; (3) Mengajak teman yang menyendiri untuk bergabung dalam kerja kelompok. Murid mengangkat kartu hijau bila merupakan penerapan kewajiban menghormati hak sesama dan kartu merah bila bentuk pelanggaran hak (acuan: butir 1 = merah/pelanggaran, butir 2 = merah/pelanggaran, butir 3 = hijau/penerapan kewajiban) (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mencermati pemaparan guru tentang kewajiban warga negara dalam menghormati hak asasi sesama dan hak atas rasa aman sebagaimana dijamin dalam UUD NRI 1945, serta bentuk-bentuk tindakan perundungan (verbal, fisik, sosial, siber) yang melanggar hak tersebut (10 menit).
- Murid secara individu membaca Lembar Telaah Kasus yang memuat 2 situasi interaksi: Situasi A (sekelompok murid mengejek logat bicara murid baru di kantin) dan Situasi B (seorang murid menegur temannya yang menyembunyikan sepatu kawan sekelas dan mengembalikannya kepada pemiliknya), kemudian mengidentifikasi tindakan mana yang memenuhi kewajiban menghormati hak sesama (acuan: Situasi A = pengabaian kewajiban/pelanggaran hak; Situasi B = penerapan kewajiban menghormati hak atas rasa aman dan kepemilikan) (10 menit).
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru mengadakan aktivitas interaktif menggembirakan 'Tantangan Kartu Solusi Anti-Perundungan': murid berpasangan mengambil satu kartu skenario masalah perundungan dari 4 kartu yang disediakan dan saling berlomba merumuskan tindakan penerapan kewajiban warga negara yang konkret untuk mencegahnya (15 menit).
- Murid secara mandiri menyelesaikan Lembar Kerja Penerapan Kewajiban Anti-Perundungan yang berisi 4 skenario: (1) Skenario siber: melihat teman diejek di grup perpesanan kelas; (2) Skenario verbal: mendengar teman dipanggil dengan nama cacian saat jam istirahat; (3) Skenario sosial: melihat teman sengaja dikucilkan dan tidak diajak dalam kegiatan kelas; (4) Skenario fisik: melihat teman dihalangi jalannya saat hendak masuk ke toilet sekolah. Murid menuliskan 1 tindakan konkret penerapan kewajiban menghormati hak untuk masing-masing skenario (acuan tindakan benar: (1) menegur pelaku di grup/melapor pada wali kelas dan tidak ikut menyebarkan; (2) meminta pelaku berhenti mengejek dan memanggil teman dengan nama aslinya; (3) menyapa dan mengajak teman tersebut bergabung; (4) melerai/menegur pelaku agar memberi jalan dan melapor pada guru piket) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali hasil kerjanya secara mandiri dan membandingkannya dengan acuan kunci penerapan kewajiban yang ditayangkan guru di depan kelas (8 menit).
- Murid merefleksikan sikap pribadinya selama ini dengan menjawab pertanyaan refleksi terbimbing: 'Apakah perkataan dan tindakan saya sehari-hari sudah menghormati hak teman untuk merasa aman dan dihargai di sekolah?' (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan bahwa memenuhi kewajiban menghormati hak sesama adalah kunci utama menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari perundungan (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik atas penyelesaian lembar kerja dan menyampaikan informasi persiapan asesmen sumatif bab pada pertemuan berikutnya (pertemuan 5), lalu menutup pelajaran dengan doa dan salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu skenario dengan pilihan opsi tindakan terbimbing, sedangkan murid yang mahir diberikan kartu skenario terbuka.
- Proses: Murid yang masih kesulitan merumuskan tindakan pencegahan diberikan scaffolding berupa pertanyaan penuntun (apa hak korban, apa kewajiban orang di sekitarnya), sedangkan murid yang cepat langsung merumuskan langkah mandiri.
- Produk: Semua murid menghasilkan respons tindakan tertulis pada 4 skenario dengan tingkat kedalaman solusi yang disesuaikan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik cepat respon kartu hijau/merah terhadap 3 butir pernyataan tindakan: (1) Menyebarkan foto aib teman di media sosial; (2) Memanggil teman dengan julukan merendahkan; (3) Mengajak teman menyendiri bergabung kelompok (acuan kunci: butir 1 = merah/pelanggaran hak; butir 2 = merah/pelanggaran hak; butir 3 = hijau/penerapan kewajiban).
Proses:- Pemeriksaan ketepatan tindakan penerapan kewajiban menghormati hak sesama pada 4 skenario perundungan di lembar kerja murid: Skenario 1 (siber), Skenario 2 (verbal), Skenario 3 (sosial), Skenario 4 (fisik) dengan acuan tindakan pencegahan terstandar.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman mandiri melalui pencocokan tindakan yang dirumuskan murid pada 4 skenario dengan daftar solusi acuan pencegahan perundungan yang dipaparkan guru (kriteria tuntas: minimal 3 dari 4 tindakan tepat dan rasional mencegah perundungan).
Formatif:- Asesmen awal diagnostik respons kartu benar/salah terhadap 3 butir tindakan
- Asesmen proses berupa unjuk kerja tertulis penyelesaian 4 skenario penerapan kewajiban menghormati hak sesama untuk mencegah perundungan
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan kewajiban menghormati hak sesama untuk mencegah perundungan | Mampu merumuskan tindakan penerapan kewajiban menghormati hak sesama secara tepat pada 1 dari 4 skenario perundungan (acuan 4 skenario: siber, verbal, sosial, fisik). | Mampu merumuskan tindakan penerapan kewajiban menghormati hak sesama secara tepat pada 2 dari 4 skenario perundungan (acuan 4 skenario: siber, verbal, sosial, fisik). | Mampu merumuskan tindakan penerapan kewajiban menghormati hak sesama secara tepat pada 3 dari 4 skenario perundungan (acuan 4 skenario: siber, verbal, sosial, fisik). | Mampu merumuskan tindakan penerapan kewajiban menghormati hak sesama secara tepat pada seluruh 4 skenario perundungan (acuan 4 skenario: siber, verbal, sosial, fisik) secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah aktivitas tantangan skenario efektif membantu murid memahami kaitan langsung antara kewajiban menghormati hak dengan pencegahan perundungan?
- Bagaimana keterlibatan aktif murid saat merumuskan tindakan pencegahan pada berbagai bentuk perundungan?
Murid:- Tindakan nyata apa yang paling mudah saya terapkan mulai hari ini untuk menghormati hak teman di kelas?
- Apa yang akan saya lakukan jika melihat teman di sekitar saya mengalami perundungan verbal atau pengucilan?
Pertemuan 5 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.2.1 Menggunakan hak sebagai warga negara secara bertanggung jawab di lingkungan sekolah
- TP 9.2.2 Menerapkan kewajiban sebagai warga negara secara seimbang di lingkungan sekolah dan masyarakat
- TP 9.2.3 Menggunakan hak sebagai warga negara sesuai jaminan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kehidupan bermasyarakat
- TP 9.2.4 Menerapkan kewajiban sebagai warga negara dalam menghormati hak sesama untuk mencegah perundungan di lingkungan sekitar
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, serta memimpin doa bersama sebelum memulai asesmen sumatif akhir bab (2 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif akhir Bab 2 yang mencakup 3 tugas: unjuk kerja hak dan kewajiban giliran sisa 14 murid, pengumpulan berkas portofolio dokumentasi hak UUD NRI 1945, dan pembuatan poster mandiri kampanye pencegahan perundungan (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru menjelaskan alur teknis pengerjaan tugas sumatif, kriteria rubrik penilaian, dan membagikan lembar kerja pembuatan poster pencegahan perundungan serta format ceklis portofolio hak UUD NRI 1945 kepada seluruh 28 murid (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Guru memanggil secara individual giliran sisa 14 murid (murid nomor presensi 15 sampai 28) untuk diobservasi unjuk kerja penggunaan hak berpendapat/belajar secara bertanggung jawab (TP 1) dan kepatuhan kewajiban menaati tata tertib serta piket kelas (TP 2) selama 2 menit per murid ditambah 7 menit transisi dan pencatatan rubrik, sementara murid lain yang tidak sedang diobservasi mulai mengerjakan poster dan menata berkas portofolio di meja masing-masing secara hening dan mandiri (35 menit).
- Seluruh 28 murid secara mandiri menyelesaikan karya visual poster kampanye penolakan perundungan sebagai wujud pelaksanaan kewajiban menghormati hak sesama di lingkungan sekitar pada lembar gambar yang disediakan dengan memuat pesan larangan merundung dan ajakan menghormati teman (25 menit).
- Seluruh 28 murid secara serentak mengumpulkan berkas portofolio individual bernama berisi lembar verifikasi ceklis dan artefak dokumentasi autentik (foto/catatan bukti nyata) pemanfaatan hak warga negara yang dijamin Pasal 27 sampai Pasal 31 UUD NRI 1945 dalam kehidupan bermasyarakat ke meja guru (5 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengisi lembar refleksi diri singkat mengenai kejujuran dan kemandirian dalam melaksanakan hak dan kewajiban selama pembelajaran Bab 2 serta mengidentifikasi komitmen tindakan nyata selanjutnya (3 menit).
Penutup:- Guru memberikan apresiasi atas ketertiban seluruh murid selama menyelesaikan asesmen sumatif Bab 2 dan merangkum pentingnya mempraktikkan keseimbangan hak serta kewajiban dalam kehidupan berbangsa (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Akomodasi format penyajian petunjuk asesmen sumatif dalam bentuk teks tertulis di papan tulis dan panduan lisan guru tanpa mengubah indikator ketercapaian.
- Proses: Pemberian meja kerja di baris depan bagi murid dengan hambatan visual/pendengaran agar fokus menyelesaikan poster dan portofolio secara mandiri tanpa mengubah alokasi waktu maupun kriteria rubrik.
- Produk: Media pewarnaan poster dibebaskan menggunakan krayon, spidol, pensil warna, atau pensil grafis sesuai ketersediaan alat murid dengan kriteria ketuntasan yang sama.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan alat gambar poster dan kelengkapan dokumen berkas artefak portofolio hak warga negara oleh guru sebelum sesi sumatif dimulai (acuan kesiapan: membawa kertas/alat warna dan membawa bukti dokumentasi hak warga negara).
Proses:- Pencatatan ketertiban dan kemandirian murid selama sesi pengerjaan poster serta pengawasan giliran observasi unjuk kerja hak dan kewajiban di ruang kelas.
Sumatif Bab:- penilaian kinerja unjuk kerja terpadu dan penilaian produk artefak portofolio serta karya visual: lembar observasi kinerja penggunaan hak berpendapat dan penerapan kewajiban disiplin tata tertib di sekolah, berkas portofolio artefak dokumentasi pemanfaatan hak warga negara Pasal 27 sampai 31 UUD NRI 1945 di masyarakat, serta karya visual poster kampanye penolakan perundungan
- penilaian unjuk kerja terpadu hak dan kewajiban di sekolah: Portofolio amatan kinerja bergiliran untuk 2 kompetensi terpadu: 14 murid telah diobservasi pada sesi latihan Pertemuan 2 (14 murid × 2 menit = 28 menit + 4 menit transisi/pencatatan = 32 menit saat murid lain berkegiatan mandiri). Sisa 14 murid dinilai pada slot sumatif akhir: 14 murid × 2 menit per murid = 28 menit + 7 menit transisi dan pencatatan rubrik = 35 menit (<= 35 menit). Total murid teramati tepat 28 murid. Guru mengamati unjuk kerja pemanfaatan hak belajar/menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab (TP 1) dan kepatuhan kewajiban menaati tata tertib serta piket kelas (TP 2) secara individual menggunakan rubrik terpadu. Murid yang belum/sudah dinilai berkegiatan mandiri menata artefak portofolio dan menyiapkan poster tanpa membutuhkan observasi lisan guru. (35 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian unjuk kerja hak dan kewajiban murid di sekolah)
- penilaian produk portofolio artefak kegiatan: 28 murid secara serentak mengumpulkan berkas portofolio individual bernama berisi lembar verifikasi ceklis dan artefak dokumentasi autentik (foto/bukti partisipasi nyata) pemanfaatan hak warga negara yang dijamin Pasal 27 sampai Pasal 31 UUD NRI 1945 dalam kehidupan bermasyarakat selama 15 menit. Guru mengawasi penyerahan berkas serentak dan memeriksa kelengkapan bukti dokumentasi seluruh 28 murid sesudah sesi pembelajaran selesai menggunakan rubrik portofolio, tanpa menuntut penyusunan teks esai atau tes tertulis. (15 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian portofolio artefak dokumentasi hak warga negara Pasal 27–31 UUD NRI 1945 dan lembar ceklis verifikasi)
- penilaian produk karya visual poster kampanye: 28 murid secara serentak dan mandiri menyelesaikan karya visual poster kampanye penolakan perundungan sebagai wujud pelaksanaan kewajiban menghormati hak sesama di lingkungan pergaulan selama 30 menit. Setiap murid menghasilkan 1 karya visual poster individual bernama. Guru memberi instruksi, mengawasi ketertiban kelas, dan menilai artefak visual seluruh 28 murid sesudah jam pembelajaran selesai berdasarkan kesesuaian pesan penolakan perundungan, ajakan menghormati hak orang lain, dan kejelasan visual. (30 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian produk karya visual poster kampanye pencegahan perundungan)
Sumatif:- penilaian kinerja unjuk kerja terpadu dan penilaian produk artefak portofolio serta karya visual: lembar observasi kinerja penggunaan hak berpendapat dan penerapan kewajiban disiplin tata tertib di sekolah, berkas portofolio artefak dokumentasi pemanfaatan hak warga negara Pasal 27 sampai 31 UUD NRI 1945 di masyarakat, serta karya visual poster kampanye penolakan perundungan
- penilaian unjuk kerja terpadu hak dan kewajiban di sekolah: Portofolio amatan kinerja bergiliran untuk 2 kompetensi terpadu: 14 murid telah diobservasi pada sesi latihan Pertemuan 2 (14 murid × 2 menit = 28 menit + 4 menit transisi/pencatatan = 32 menit saat murid lain berkegiatan mandiri). Sisa 14 murid dinilai pada slot sumatif akhir: 14 murid × 2 menit per murid = 28 menit + 7 menit transisi dan pencatatan rubrik = 35 menit (<= 35 menit). Total murid teramati tepat 28 murid. Guru mengamati unjuk kerja pemanfaatan hak belajar/menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab (TP 1) dan kepatuhan kewajiban menaati tata tertib serta piket kelas (TP 2) secara individual menggunakan rubrik terpadu. Murid yang belum/sudah dinilai berkegiatan mandiri menata artefak portofolio dan menyiapkan poster tanpa membutuhkan observasi lisan guru. (35 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian unjuk kerja hak dan kewajiban murid di sekolah)
- penilaian produk portofolio artefak kegiatan: 28 murid secara serentak mengumpulkan berkas portofolio individual bernama berisi lembar verifikasi ceklis dan artefak dokumentasi autentik (foto/bukti partisipasi nyata) pemanfaatan hak warga negara yang dijamin Pasal 27 sampai Pasal 31 UUD NRI 1945 dalam kehidupan bermasyarakat selama 15 menit. Guru mengawasi penyerahan berkas serentak dan memeriksa kelengkapan bukti dokumentasi seluruh 28 murid sesudah sesi pembelajaran selesai menggunakan rubrik portofolio, tanpa menuntut penyusunan teks esai atau tes tertulis. (15 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian portofolio artefak dokumentasi hak warga negara Pasal 27–31 UUD NRI 1945 dan lembar ceklis verifikasi)
- penilaian produk karya visual poster kampanye: 28 murid secara serentak dan mandiri menyelesaikan karya visual poster kampanye penolakan perundungan sebagai wujud pelaksanaan kewajiban menghormati hak sesama di lingkungan pergaulan selama 30 menit. Setiap murid menghasilkan 1 karya visual poster individual bernama. Guru memberi instruksi, mengawasi ketertiban kelas, dan menilai artefak visual seluruh 28 murid sesudah jam pembelajaran selesai berdasarkan kesesuaian pesan penolakan perundungan, ajakan menghormati hak orang lain, dan kejelasan visual. (30 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian produk karya visual poster kampanye pencegahan perundungan)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penggunaan Hak sebagai Warga Negara secara Bertanggung Jawab di Sekolah (TP 1) | Belum menggunakan hak belajar atau hak berpendapat di kelas, atau menuntut hak tanpa memperhatikan ketertiban kelas. | Menggunakan hak belajar dan berpendapat di sekolah namun masih perlu diingatkan guru untuk tidak menyela atau tetap menjaga kesopanan. | Menggunakan hak belajar dan berpendapat di kelas secara bertanggung jawab, tertib, dan santun saat diobservasi guru. | Menggunakan hak belajar dan berpendapat di kelas secara sangat bertanggung jawab, santun, konsisten menghargai kesempatan teman lain tanpa perlu diingatkan guru. | | Penerapan Kewajiban sebagai Warga Negara secara Seimbang di Sekolah (TP 2) | Belum mematuhi tata tertib kelas dan mengabaikan kewajiban piket kebersihan ruang belajar. | Menerapkan kewajiban tata tertib sekolah dan piket kelas hanya setelah mendapatkan teguran atau instruksi langsung dari guru. | Menerapkan kewajiban menaati tata tertib kelas dan melaksanakan piket/kebersihan ruang belajar secara mandiri dan seimbang. | Menerapkan kewajiban tata tertib kelas dan kebersihan lingkungan sekolah secara konsisten, penuh inisiatif, serta membantu ketertiban ruang kelas secara berkelanjutan. | | Portofolio Artefak Hak Warga Negara Pasal 27–31 UUD NRI 1945 di Masyarakat (TP 3) | Mengumpulkan portofolio dengan bukti artefak kurang dari 2 pasal jaminan hak warga negara UUD NRI 1945 (Acuan: Pasal 27 ayat 1/2, Pasal 28/28A-J, Pasal 29 ayat 2, Pasal 30 ayat 1, Pasal 31 ayat 1). | Mengumpulkan portofolio dengan bukti artefak pemanfaatan 2 dari 5 pasal jaminan hak warga negara UUD NRI 1945 disertai lembar verifikasi ceklis. | Mengumpulkan portofolio dengan bukti artefak pemanfaatan 3 sampai 4 dari 5 pasal jaminan hak warga negara UUD NRI 1945 dalam kehidupan bermasyarakat secara autentik dan terverifikasi. | Mengumpulkan portofolio lengkap memuat seluruh 5 pasal jaminan hak warga negara (Pasal 27, 28, 29, 30, dan 31 UUD NRI 1945) disertai bukti artefak dokumentasi autentik dan lembar ceklis verifikasi yang lengkap. | | Karya Poster Pencegahan Perundungan untuk Menghormati Hak Sesama (TP 4) | Karya visual belum memuat pesan pencegahan perundungan dan tidak memuat ajakan menghormati hak sesama teman. | Karya visual memuat pesan penolakan perundungan namun belum jelas memuat ajakan menghormati hak sesama atau pesan visual kurang terbaca. | Karya visual poster memuat pesan tegas penolakan perundungan, ajakan menghormati hak sesama di lingkungan sekitar, serta visual dan teks terbaca jelas. | Karya visual poster memuat pesan penolakan perundungan yang sangat kuat dan persuasif, ajakan nyata menghormati hak sesama teman, keterbacaan visual sangat rapi, jelas, dan harmonis. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 35 menit untuk observasi unjuk kerja 14 murid sisa berjalan efektif dan tepat waktu tanpa mengganggu konsentrasi murid lain?
- Bagaimana ketercapaian murid secara keseluruhan pada 4 TP Bab 2 berdasarkan hasil integrasi unjuk kerja, portofolio, dan poster sumatif?
Murid:- Apakah saya telah melaksanakan hak dan kewajiban saya di sekolah secara jujur, adil, dan seimbang hari ini?
- Tindakan konkret apa yang akan terus saya lakukan di lingkungan sekolah dan pergaulan untuk mencegah perundungan serta menghormati hak orang lain?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila SMP/MTs Kelas IX (Kemendikbudristek, 2022)
- Buku Teks Utama Siswa Pendidikan Pancasila SMP/MTs Kelas IX (Kemendikbudristek, 2022)
- Kartu skenario situasi hak dan kewajiban
- Lembar Kerja Tindakan Nyata
- Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila SMP/MTs Kelas IX (Kemendikbudristek 2023), Bab 2
- Buku Panduan Siswa Pendidikan Pancasila SMP/MTs Kelas IX (Kemendikbudristek 2023), Bab 2 hlm. 34-44
- Bagan Peraga Kesetimbangan Hak dan Kewajiban Warga Negara
- Lembar Kerja Analisis 4 Skenario Hak dan Kewajiban
- Instrumen Lembar Observasi Unjuk Kerja Siswa
- Naskah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (khususnya Pasal 27 ayat 2, Pasal 28E ayat 3, Pasal 29 ayat 2, dan Pasal 31 ayat 1)
- Buku Siswa Pendidikan Pancasila SMP/MTs Kelas IX (Kemendikbudristek 2022, Bab 2 Subbab Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam UUD NRI Tahun 1945 halaman 44-48)
- Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila SMP/MTs Kelas IX (Kemendikbudristek 2022, Bab 2 halaman 68-71)
- Kartu situasi dan lembar kerja penugasan penerapan hak warga negara
- Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SMP/MTs Kelas IX, Kemendikbudristek 2023
- Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SMP/MTs Kelas IX, Kemendikbudristek 2023 (Bab 2 subbab Tantangan Pemenuhan Hak dan Kewajiban Warga Negara - Anti Perundungan)
- UUD NRI Tahun 1945 (Pasal 28G ayat 1 tentang hak atas rasa aman dan perlindungan dari perlakuan yang merendahkan martabat)
- Lembar Kerja dan Kartu Skenario Pencegahan Perundungan
- Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila SMP/MTs Kelas IX (Kemendikbudristek, 2022, Bab 2)
- Buku Siswa Pendidikan Pancasila SMP/MTs Kelas IX (Kemendikbudristek, 2022, Bab 2)
- Naskah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (khususnya Pasal 27 sampai Pasal 31)
- Lembar Instrumen Rubrik Unjuk Kerja, Lembar Ceklis Portofolio, dan Kertas Gambar/Alat Warna Poster
|