Modul AjarPertemuan 10Bab 5Fase CSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 6: Menyajikan Hasil Identifikasi Sikap Menghormati, Menjaga, dan Melestarikan Keberagaman Budaya dan Agama

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 6 dengan topik "Menyajikan Hasil Identifikasi Sikap Menghormati, Menjaga, dan Melestarikan Keberagaman Budaya dan Agama". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 6: Menyajikan Hasil Identifikasi Sikap Menghormati, Menjaga, dan Melestarikan Keberagaman Budaya dan Agama

Pendidikan Pancasila - Kelas 6

Bab 5 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menyajikan Hasil Identifikasi Sikap Menghormati, Menjaga, dan Melestarikan Keberagaman Budaya dan Agama

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenyajikan Hasil Identifikasi Sikap Menghormati, Menjaga, dan Melestarikan Keberagaman Budaya dan Agama
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyimpulkan hasil identifikasi sikap menghormati dan menjaga perbedaan budaya dan agama yang ditemukan di lingkungan sekitar dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
  2. Murid dapat menyajikan laporan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya dan agama secara tertulis dengan sistematika yang rapi dan jelas

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Dari hasil pengamatan kalian selama ini, sikap toleransi apa saja yang kalian temukan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat?
  2. Mengapa penting untuk menyajikan hasil identifikasi kita tentang sikap toleransi kepada orang lain?
  3. Bagaimana cara menyampaikan hasil pengamatan kita agar mudah dipahami dan bermanfaat bagi orang lain?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengajak murid menyanyikan lagu daerah dari berbagai provinsi sebagai bentuk apresiasi terhadap keberagaman budaya Indonesia
  • Guru melakukan apersepsi dengan bertanya: Pernahkah kalian menolong atau ditolong orang lain yang berbeda agama atau budaya? Apakah kalian menanyakan agama atau daerah asalnya terlebih dahulu?
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menyimpulkan dan menyajikan hasil identifikasi sikap toleransi dalam bentuk laporan tertulis
  • Asesmen Awal: Guru meminta murid menuliskan secara singkat (3-5 kalimat) pengalaman mereka mengidentifikasi sikap toleransi di lingkungan sekitar selama pembelajaran sebelumnya

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid membaca kembali catatan hasil identifikasi sikap toleransi yang telah mereka lakukan di pertemuan sebelumnya (di keluarga, sekolah, dan masyarakat)
  • Guru memfasilitasi diskusi klasikal: Apa saja sikap toleransi yang kalian temukan? Di mana sikap tersebut paling sering muncul?
  • Murid mengamati contoh laporan sederhana yang ditampilkan guru melalui proyektor/poster tentang hasil identifikasi sikap toleransi
  • Guru menjelaskan struktur laporan yang baik: judul, pendahuluan (latar belakang), isi (hasil temuan), kesimpulan, dan saran
  • Murid mencatat komponen-komponen penting dalam menyusun laporan hasil identifikasi
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik: Mengapa struktur laporan penting agar orang lain mudah memahami temuan kita?

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid secara mandiri menyusun kesimpulan dari hasil identifikasi sikap toleransi yang telah mereka temukan, dengan panduan pertanyaan: Sikap apa yang paling banyak muncul? Mengapa sikap tersebut penting dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika?
  • Murid mulai menulis laporan hasil identifikasi dengan struktur yang telah dipelajari: Judul (misalnya: Laporan Hasil Identifikasi Sikap Toleransi di Lingkungan Sekolah), Pendahuluan (tujuan identifikasi), Isi (deskripsi sikap yang ditemukan lengkap dengan contoh konkret), Kesimpulan (rangkuman temuan), Saran (ajakan untuk menerapkan sikap toleransi)
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan individual, terutama untuk murid yang kesulitan menyusun kalimat atau mengorganisir ide
  • Murid dapat menambahkan ilustrasi atau gambar sederhana untuk memperjelas laporan mereka
  • Asesmen Proses: Guru mengamati proses penyusunan laporan dan memberikan umpan balik langsung terkait sistematika, kejelasan isi, dan kerapian tulisan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Beberapa murid secara sukarela mempresentasikan laporan mereka di depan kelas (3-4 murid)
  • Murid lain memberikan apresiasi dan masukan konstruktif: Apa yang menarik dari laporan temanmu? Apa yang bisa ditambahkan?
  • Guru memfasilitasi refleksi dengan pertanyaan: Apa tantangan yang kalian hadapi saat menyusun laporan? Apa yang kalian pelajari dari proses ini?
  • Murid menuliskan refleksi pribadi di bagian akhir laporan mereka tentang pembelajaran yang mereka peroleh dan komitmen untuk menerapkan sikap toleransi
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya mendokumentasikan dan menyebarluaskan praktik baik sikap toleransi sebagai bentuk pelestarian nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika

Penutup:

  • Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan pembelajaran hari ini: pentingnya menyajikan hasil identifikasi dengan sistematika yang jelas agar bermanfaat bagi orang lain
  • Asesmen Akhir: Murid mengumpulkan laporan hasil identifikasi untuk dinilai guru menggunakan rubrik
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas usaha mereka dalam menyusun laporan
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: laporan terbaik akan dipajang di mading kelas/sekolah sebagai inspirasi bagi murid lain
  • Pembelajaran ditutup dengan refleksi singkat dan doa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah lancar menulis dapat menambahkan analisis mendalam tentang faktor-faktor yang mendorong atau menghambat sikap toleransi. Murid yang masih membutuhkan dukungan diberikan template laporan dengan kerangka yang sudah terstruktur.
  • Proses: Murid yang kesulitan menulis dapat menyampaikan laporan secara lisan terlebih dahulu kepada guru, kemudian dibimbing menuangkannya dalam tulisan. Murid yang cepat selesai dapat membantu teman sebaya dengan menjadi peer reviewer.
  • Produk: Murid dapat memilih format penyajian: laporan tertulis lengkap, laporan bergambar/ilustrasi, atau laporan dalam bentuk poster infografis sederhana, selama tetap memuat komponen yang disyaratkan.

ASESMEN

Awal:

  • Murid menuliskan secara singkat (3-5 kalimat) pengalaman mereka mengidentifikasi sikap toleransi di lingkungan sekitar selama pembelajaran sebelumnya
  • Guru mengamati pemahaman awal murid tentang sikap toleransi yang telah mereka identifikasi

Proses:

  • Observasi guru saat murid menyusun kesimpulan dan menulis laporan
  • Guru memberikan umpan balik langsung terkait sistematika, kejelasan isi, dan kerapian tulisan
  • Penilaian proses berpikir kritis murid dalam menyimpulkan temuan mereka

Akhir:

  • Penilaian laporan tertulis hasil identifikasi menggunakan rubrik
  • Penilaian kemampuan presentasi dan komunikasi saat murid menyampaikan laporannya
  • Penilaian refleksi diri murid tentang pembelajaran yang mereka peroleh

Formatif:

  • Observasi selama diskusi klasikal dan proses penyusunan laporan
  • Umpan balik lisan dan tertulis saat guru berkeliling membimbing murid
  • Penilaian sejawat saat presentasi laporan

Sumatif:

  • Penilaian laporan tertulis menggunakan rubrik yang mencakup aspek: kelengkapan struktur, kejelasan isi, kerapian, dan kesimpulan yang tepat
  • Penilaian presentasi lisan (jika dilakukan)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan Struktur LaporanLaporan tidak memiliki struktur yang jelas, hanya berisi tulisan acak tanpa judul, pendahuluan, isi, atau kesimpulanLaporan memiliki 1-2 komponen struktur (misalnya hanya judul dan isi, tanpa pendahuluan atau kesimpulan)Laporan memiliki 3 komponen struktur (judul, isi, dan kesimpulan), namun pendahuluan atau saran masih kurangLaporan lengkap dengan semua komponen: judul, pendahuluan, isi, kesimpulan, dan saran yang jelas dan runtut
Kejelasan dan Ketepatan IsiIsi laporan tidak menggambarkan hasil identifikasi sikap toleransi, atau tidak sesuai dengan topikIsi laporan menyebutkan sikap toleransi namun tanpa contoh konkret atau deskripsi yang jelasIsi laporan mendeskripsikan sikap toleransi dengan contoh konkret, namun belum dikaitkan dengan Bhinneka Tunggal IkaIsi laporan mendeskripsikan sikap toleransi dengan contoh konkret, lengkap, dan dikaitkan dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika
Kesimpulan yang TepatTidak ada kesimpulan atau kesimpulan tidak sesuai dengan isi laporanKesimpulan hanya mengulang isi laporan tanpa sintesis atau rangkuman yang bermaknaKesimpulan merangkum hasil identifikasi namun belum menunjukkan pemahaman mendalam tentang pentingnya sikap toleransiKesimpulan merangkum hasil identifikasi dengan tepat dan menunjukkan pemahaman mendalam tentang pentingnya sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
Kerapian dan Sistematika PenulisanTulisan tidak rapi, sulit dibaca, banyak coretan, atau tidak terorganisirTulisan cukup rapi namun susunannya masih kurang sistematis atau ada beberapa bagian yang sulit dipahamiTulisan rapi, sistematis, mudah dibaca, namun masih ada beberapa kesalahan ejaan atau tanda bacaTulisan sangat rapi, sistematis, mudah dibaca, dengan ejaan dan tanda baca yang benar, dapat ditambah ilustrasi yang mendukung

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil menyusun laporan dengan struktur yang jelas? Apa kendala yang mereka hadapi?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid yang beragam?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan bimbingan agar murid lebih percaya diri dalam menyajikan hasil identifikasi mereka?
  • Apakah pembelajaran hari ini berhasil menumbuhkan kesadaran murid tentang pentingnya mendokumentasikan dan menyebarluaskan praktik toleransi?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari proses menyusun laporan hari ini?
  • Kesulitan apa yang kamu hadapi saat menulis laporan? Bagaimana kamu mengatasinya?
  • Apa yang kamu pelajari tentang pentingnya menyajikan hasil identifikasi dengan rapi dan jelas?
  • Setelah pembelajaran ini, apa yang akan kamu lakukan untuk terus menghormati dan melestarikan keberagaman budaya dan agama di sekitarmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas VI Kemendikbudristek 2023
  2. Buku Guru Pendidikan Pancasila Kelas VI Kemendikbudristek 2023
  3. Catatan hasil identifikasi murid dari pertemuan sebelumnya
  4. Contoh laporan sederhana (dapat ditampilkan melalui proyektor atau poster)
  5. Kertas HVS atau buku tulis untuk menulis laporan
  6. Alat tulis (pensil, pulpen, penggaris, pensil warna untuk ilustrasi)
  7. Papan tulis/whiteboard dan spidol untuk menjelaskan struktur laporan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.