Modul AjarPertemuan 4Bab 2Fase CSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 6: Pengamalan Sila Keempat Pancasila: Musyawarah untuk Kebahagiaan Bersama

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 6 dengan topik "Pengamalan Sila Keempat Pancasila: Musyawarah untuk Kebahagiaan Bersama". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 6: Pengamalan Sila Keempat Pancasila: Musyawarah untuk Kebahagiaan Bersama

Pendidikan Pancasila - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Pengamalan Sila Keempat Pancasila: Musyawarah untuk Kebahagiaan Bersama

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikPengamalan Sila Keempat Pancasila: Musyawarah untuk Kebahagiaan Bersama
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempraktikkan musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama sebagai pengamalan sila keempat Pancasila di lingkungan keluarga dan sekolah
  2. Murid dapat menjelaskan mengapa musyawarah mufakat mencerminkan nilai Pancasila yang dapat menciptakan kebahagiaan bersama dalam kehidupan bermasyarakat

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang terjadi jika dalam kelompok ada perbedaan pendapat dan tidak ada musyawarah?
  2. Mengapa musyawarah penting untuk menciptakan kebahagiaan bersama?
  3. Bagaimana cara kita menghargai pendapat orang lain saat bermusyawarah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang musyawarah di rumah atau sekolah
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: belajar mempraktikkan musyawarah sebagai pengamalan sila keempat Pancasila
  • Guru menampilkan gambar Garuda Pancasila dan menunjuk sila keempat, lalu mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa hubungan musyawarah dengan sila keempat Pancasila?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid membaca teks singkat tentang pengamalan sila keempat Pancasila melalui musyawarah (mengacu Buku Siswa hal. 32)
  • Murid secara individu mengidentifikasi kata kunci: musyawarah, mufakat, kekeluargaan, menghargai pendapat, keputusan bersama
  • Guru menampilkan video pendek (3-5 menit) tentang contoh musyawarah di keluarga atau sekolah
  • Murid berdiskusi berpasangan: 'Mengapa musyawarah dapat menciptakan kebahagiaan bersama?' dan mencatat hasil diskusi
  • Beberapa pasangan menyampaikan hasil diskusi kepada kelas, guru memfasilitasi dengan menghargai setiap pendapat

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi kelas menjadi kelompok kecil (4-5 murid per kelompok)
  • Setiap kelompok diberikan kasus sederhana yang memerlukan musyawarah, misalnya: 'Kelompok kalian akan membuat jadwal piket kelas. Bagaimana cara membaginya agar adil dan semua setuju?'
  • Murid dalam kelompok melaksanakan simulasi musyawarah dengan langkah: (1) setiap anggota menyampaikan pendapat, (2) mendengarkan dengan saksama, (3) mencari titik temu, (4) membuat kesepakatan bersama
  • Guru berkeliling memfasilitasi dan mengamati proses musyawarah: bagaimana murid menyampaikan pendapat, menghargai pendapat orang lain, dan mencapai mufakat
  • Setiap kelompok menuliskan hasil kesepakatan musyawarah di lembar kerja

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil musyawarah dan kesepakatan yang dicapai
  • Murid dari kelompok lain memberikan apresiasi dan masukan secara santun
  • Guru memfasilitasi refleksi dengan pertanyaan: 'Apa yang kalian rasakan saat pendapat kalian didengarkan? Bagaimana perasaan kalian ketika harus menerima keputusan bersama meskipun berbeda dengan pendapat awal?'
  • Murid secara individu menuliskan refleksi singkat: 'Mengapa musyawarah mufakat mencerminkan nilai Pancasila dan dapat menciptakan kebahagiaan bersama?'
  • Guru mengonfirmasi pemahaman murid dengan menekankan bahwa musyawarah adalah pengamalan sila keempat Pancasila yang menjunjung tinggi kebersamaan dan kekeluargaan

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: musyawarah adalah cara pengamalan sila keempat Pancasila yang menciptakan kebahagiaan bersama karena setiap orang dihargai dan keputusan dibuat bersama
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa soal refleksi tertulis singkat
  • Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi murid dalam musyawarah
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berkomitmen untuk mempraktikkan musyawarah di rumah dan sekolah
  • Berdoa bersama dan salam penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat memahami diberikan bacaan tambahan tentang musyawarah di tingkat masyarakat (RT/RW). Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan lembar bergambar dengan alur musyawarah yang lebih sederhana
  • Proses: Murid yang belum percaya diri berbicara di depan kelas dapat menyampaikan pendapat secara tertulis terlebih dahulu. Murid yang sudah terampil dapat menjadi fasilitator musyawarah dalam kelompoknya
  • Produk: Murid dapat memilih bentuk produk refleksi: tulisan naratif, poin-poin, atau diagram sederhana yang menjelaskan hubungan musyawarah dengan kebahagiaan bersama

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Siapa yang pernah mengikuti musyawarah di rumah atau sekolah? Apa yang kalian lakukan?'
  • Guru mencatat pemahaman awal murid tentang musyawarah

Proses:

  • Observasi selama diskusi berpasangan menggunakan catatan anekdot
  • Observasi selama simulasi musyawarah kelompok dengan fokus pada keterampilan berkomunikasi, menghargai pendapat, dan kolaborasi
  • Cek pemahaman melalui pertanyaan spontan saat berkeliling kelompok

Akhir:

  • Refleksi tertulis individu dengan pertanyaan: 'Jelaskan mengapa musyawarah mufakat mencerminkan nilai Pancasila dan dapat menciptakan kebahagiaan bersama!'
  • Penilaian presentasi hasil musyawarah kelompok

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi berpasangan
  • Observasi proses musyawarah dalam kelompok: kemampuan menyampaikan pendapat, mendengarkan, dan mencapai mufakat
  • Penilaian hasil kesepakatan kelompok

Sumatif:

  • Refleksi tertulis individu tentang mengapa musyawarah mufakat mencerminkan nilai Pancasila dan menciptakan kebahagiaan bersama
  • Penilaian kemampuan murid menjelaskan pengamalan sila keempat melalui musyawarah

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mempraktikkan musyawarahMurid belum dapat menyampaikan pendapat dan cenderung pasif dalam musyawarahMurid mulai menyampaikan pendapat namun belum dapat mendengarkan atau menghargai pendapat orang lainMurid dapat menyampaikan pendapat, mendengarkan orang lain, dan menerima hasil kesepakatanMurid aktif menyampaikan pendapat, menghargai pendapat orang lain, memfasilitasi pencapaian mufakat, dan berkomitmen melaksanakan hasil kesepakatan
Menjelaskan hubungan musyawarah dengan nilai Pancasila dan kebahagiaan bersamaMurid belum dapat menjelaskan hubungan musyawarah dengan sila keempat PancasilaMurid dapat menyebutkan bahwa musyawarah adalah pengamalan sila keempat namun belum dapat menjelaskan hubungannya dengan kebahagiaan bersamaMurid dapat menjelaskan bahwa musyawarah adalah pengamalan sila keempat dan dapat menciptakan kebahagiaan bersama karena keputusan dibuat bersamaMurid dapat menjelaskan secara lengkap bahwa musyawarah mufakat mencerminkan nilai sila keempat Pancasila (kerakyatan yang dijiwai hikmah kebijaksanaan) dan menciptakan kebahagiaan bersama karena menghargai setiap pendapat, mencapai mufakat, dan keputusan diterima semua pihak
Kolaborasi dalam kelompokMurid bekerja sendiri dan tidak berkontribusi dalam kelompokMurid mulai terlibat dalam kelompok namun kontribusi masih minimalMurid aktif berkontribusi dalam kelompok dan bekerja sama dengan baikMurid sangat aktif berkontribusi, membantu anggota kelompok lain, dan memastikan semua anggota terlibat dalam musyawarah

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam simulasi musyawarah?
  • Strategi apa yang efektif untuk memfasilitasi murid yang masih pasif agar berani menyampaikan pendapat?
  • Apakah alokasi waktu cukup untuk setiap tahapan pembelajaran?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan kualitas refleksi murid agar lebih mendalam?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang musyawarah?
  • Bagaimana perasaanmu saat bermusyawarah dengan teman-temanmu?
  • Apa yang akan kamu lakukan untuk mempraktikkan musyawarah di rumah dan sekolah?
  • Apa tantangan yang kamu hadapi saat bermusyawarah dan bagaimana kamu mengatasinya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas VI (hal. 32, 76)
  2. Buku Guru Pendidikan Pancasila Kelas VI
  3. Video singkat tentang contoh musyawarah di keluarga/sekolah
  4. Gambar Garuda Pancasila
  5. Lembar kerja simulasi musyawarah
  6. Lembar refleksi individu
  7. Alat tulis dan kertas plano untuk menulis hasil kesepakatan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.