Modul AjarPertemuan 5Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 6: Ayo Menemukan: Pancasila sebagai Kesepakatan Bersama melalui Permainan Tradisional

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 6 dengan topik "Ayo Menemukan: Pancasila sebagai Kesepakatan Bersama melalui Permainan Tradisional". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 6: Ayo Menemukan: Pancasila sebagai Kesepakatan Bersama melalui Permainan Tradisional

Pendidikan Pancasila - Kelas 6

Bab 1 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Ayo Menemukan: Pancasila sebagai Kesepakatan Bersama melalui Permainan Tradisional

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikAyo Menemukan: Pancasila sebagai Kesepakatan Bersama melalui Permainan Tradisional
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan makna kesepakatan dalam kehidupan bersama dengan mengaitkan pengalaman bermain permainan tradisional sebagai analogi Pancasila sebagai kesepakatan berbangsa dan bernegara
  2. Murid dapat menemukan pesan moral dari kisah atau cerita bergambar tentang pentingnya menjaga kesepakatan bersama sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian bermain permainan tradisional bersama teman-teman? Apa yang terjadi jika tidak ada aturan dalam permainan tersebut?
  2. Mengapa kita perlu membuat kesepakatan sebelum bermain? Apa hubungannya dengan kehidupan berbangsa dan bernegara?
  3. Bagaimana perasaan kalian ketika ada teman yang tidak mematuhi kesepakatan yang sudah dibuat bersama?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran murid (5 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid bermain permainan tradisional dan aturan yang mereka gunakan
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari murid
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik: 'Apa yang terjadi jika kita bermain tanpa aturan dan kesepakatan?'
  • Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan: bermain permainan tradisional untuk memahami makna kesepakatan

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru membagi murid menjadi 4-5 kelompok kecil (masing-masing 5-6 orang)
  • Setiap kelompok diminta mendiskusikan satu permainan tradisional yang mereka ketahui (contoh: gobak sodor, benteng-bentengan, engklek, petak umpet)
  • Murid dalam kelompok mengidentifikasi aturan-aturan dalam permainan yang mereka pilih dan menuliskannya di kertas
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Mengapa setiap permainan membutuhkan aturan? Apa yang terjadi jika tidak ada aturan?'
  • Guru menjelaskan konsep kesepakatan: aturan dalam permainan adalah kesepakatan bersama agar permainan berjalan adil dan menyenangkan
  • Guru mengaitkan konsep kesepakatan dalam permainan dengan Pancasila sebagai kesepakatan bangsa Indonesia dalam berbangsa dan bernegara

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Setiap kelompok memilih satu permainan tradisional untuk dipraktikkan (guru membantu koordinasi agar tidak semua kelompok memilih permainan yang sama)
  • Sebelum bermain, setiap kelompok membuat kesepakatan aturan main secara musyawarah dan menuliskannya
  • Murid bermain permainan tradisional sesuai kesepakatan yang telah dibuat (waktu 15 menit)
  • Guru mengamati proses permainan: apakah semua anggota mematuhi kesepakatan, bagaimana mereka menyelesaikan perbedaan pendapat
  • Setelah bermain, guru membagikan cerita bergambar sederhana tentang pentingnya menjaga kesepakatan bersama (bisa dari buku siswa atau cerita yang disiapkan guru)
  • Murid membaca cerita secara mandiri, kemudian berdiskusi dalam kelompok untuk menemukan pesan moral dari cerita tersebut

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi refleksi kelompok: setiap kelompok mempresentasikan pengalaman mereka bermain dan kesepakatan yang mereka buat
  • Murid menyampaikan perasaan mereka saat bermain dengan aturan dan kesepakatan: apakah permainan berjalan lancar? apakah ada yang melanggar kesepakatan?
  • Guru membimbing murid membuat analogi: 'Jika dalam permainan kita butuh kesepakatan, bagaimana dengan kehidupan berbangsa yang lebih besar dan kompleks?'
  • Murid menyimpulkan bahwa Pancasila adalah kesepakatan bersama bangsa Indonesia, seperti aturan dalam permainan yang harus dijaga dan dipatuhi agar kehidupan bersama berjalan harmonis
  • Setiap kelompok menuliskan pesan moral dari cerita yang mereka baca dan mengaitkannya dengan nilai-nilai Pancasila
  • Guru memberikan penguatan: kesepakatan yang dibuat secara musyawarah dan dipatuhi bersama adalah wujud pengamalan Pancasila, terutama sila ke-4

Penutup:

  • Guru memfasilitasi murid membuat kesimpulan pembelajaran: kesepakatan penting dalam kehidupan bersama, Pancasila adalah kesepakatan bangsa yang harus dijaga
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menuliskan refleksi pribadi: 'Apa yang saya pelajari hari ini tentang kesepakatan dan Pancasila?'
  • Guru memberikan apresiasi kepada kelompok yang menunjukkan kerjasama dan sikap menghargai kesepakatan dengan baik
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah paham dapat membaca cerita yang lebih kompleks atau mencari contoh kesepakatan lain dalam kehidupan sehari-hari. Murid yang membutuhkan bantuan dapat diberikan cerita bergambar lebih sederhana dengan panduan pertanyaan
  • Proses: Murid yang cepat dapat menjadi fasilitator kelompok dan membantu teman yang lebih lambat. Guru memberikan scaffolding lebih intensif pada kelompok yang kesulitan dengan pertanyaan pemandu
  • Produk: Murid yang lebih cepat dapat membuat poster tentang kesepakatan dan Pancasila, sementara yang membutuhkan dukungan cukup menuliskan poin-poin penting dalam bentuk peta konsep sederhana

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid bermain permainan tradisional
  • Menanyakan pemahaman awal murid tentang aturan dan kesepakatan dalam bermain

Proses:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok
  • Observasi sikap murid saat bermain: apakah mematuhi kesepakatan, menghargai teman, bekerja sama
  • Catatan anekdot tentang kemampuan murid membuat dan mematuhi kesepakatan
  • Pertanyaan lisan selama kegiatan untuk mengecek pemahaman

Akhir:

  • Penilaian tulisan refleksi pribadi murid tentang pembelajaran hari ini
  • Penilaian kemampuan murid menjelaskan hubungan antara kesepakatan dalam permainan dan Pancasila sebagai kesepakatan bangsa
  • Penilaian hasil identifikasi pesan moral dari cerita dan kaitannya dengan nilai-nilai Pancasila

Formatif:

  • Observasi aktivitas diskusi kelompok dan proses pembuatan kesepakatan
  • Tanya jawab selama kegiatan bermain permainan tradisional
  • Penilaian proses identifikasi aturan dan pesan moral dari cerita

Sumatif:

  • Penilaian hasil tulisan refleksi murid tentang makna kesepakatan dan kaitannya dengan Pancasila
  • Penilaian presentasi kelompok tentang pengalaman bermain dan kesepakatan yang dibuat
  • Penilaian kemampuan murid menemukan pesan moral dari cerita

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan menjelaskan makna kesepakatan dalam kehidupan bersamaBelum dapat menjelaskan makna kesepakatan dan tidak dapat mengaitkan dengan pengalaman bermainDapat menyebutkan apa itu kesepakatan tetapi belum dapat menjelaskan makna dan kaitannya dengan permainan tradisionalDapat menjelaskan makna kesepakatan dan mengaitkan dengan pengalaman bermain, tetapi penjelasan tentang Pancasila sebagai kesepakatan bangsa masih kurang jelasDapat menjelaskan makna kesepakatan dengan jelas, mengaitkan pengalaman bermain permainan tradisional sebagai analogi Pancasila sebagai kesepakatan berbangsa dan bernegara secara sistematis
Kemampuan menemukan pesan moral dari ceritaBelum dapat menemukan pesan moral dari cerita yang dibacaDapat menyebutkan isi cerita tetapi kesulitan mengidentifikasi pesan moralDapat menemukan pesan moral dari cerita tetapi belum dapat mengaitkannya dengan nilai-nilai PancasilaDapat menemukan pesan moral dari cerita dengan tepat dan mengaitkannya dengan pentingnya menjaga kesepakatan sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila
Sikap menghargai dan mematuhi kesepakatan bersamaTidak mematuhi kesepakatan yang telah dibuat bersama saat bermainBerusaha mematuhi kesepakatan tetapi masih sering melanggar dan perlu diingatkanMematuhi kesepakatan yang dibuat bersama dan mengingatkan teman yang melanggarKonsisten mematuhi kesepakatan, menghargai pendapat teman, dan proaktif menjaga agar semua anggota kelompok mematuhi kesepakatan bersama
Keterampilan berkolaborasi dan berkomunikasi dalam kelompokPasif dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi dalam pembuatan kesepakatanMengikuti diskusi kelompok tetapi kontribusi masih terbatas dan perlu dorongan guruAktif dalam diskusi kelompok, menyampaikan pendapat, dan mendengarkan pendapat temanSangat aktif dalam diskusi, menyampaikan pendapat dengan jelas, mendengarkan dengan baik, dan membantu memfasilitasi kesepakatan kelompok

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam permainan dan diskusi kelompok?
  • Apakah murid dapat memahami konsep kesepakatan melalui permainan tradisional?
  • Strategi diferensiasi apa yang efektif untuk murid dengan kebutuhan berbeda?
  • Apakah waktu yang dialokasikan cukup untuk semua kegiatan? Bagian mana yang perlu penyesuaian?
  • Apakah murid dapat mengaitkan kesepakatan dalam permainan dengan Pancasila sebagai kesepakatan bangsa?

Refleksi Murid:

  • Apa yang saya pelajari hari ini tentang kesepakatan dan Pancasila?
  • Bagaimana perasaan saya saat bermain dengan mengikuti kesepakatan yang sudah dibuat?
  • Apa pesan moral yang saya temukan dari cerita yang saya baca?
  • Bagaimana saya dapat menerapkan sikap menghargai kesepakatan dalam kehidupan sehari-hari?
  • Apa yang masih ingin saya ketahui lebih lanjut tentang Pancasila sebagai kesepakatan bangsa?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas VI Kurikulum Merdeka
  2. Buku Guru Pendidikan Pancasila Kelas VI Kurikulum Merdeka
  3. Cerita bergambar tentang pentingnya menjaga kesepakatan (dapat dari buku siswa atau disiapkan guru)
  4. Alat permainan tradisional: kapur untuk membuat garis gobak sodor/engklek, tali untuk benteng-bentengan
  5. Kertas dan alat tulis untuk mencatat kesepakatan dan pesan moral
  6. Papan tulis dan spidol untuk memfasilitasi diskusi kelas
  7. Ruang terbuka atau halaman sekolah untuk bermain permainan tradisional

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.