Modul AjarPertemuan 1Bab 12Fase DSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Pengertian dan Makna Pemeliharaan Allah dalam Ciptaan-Nya

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Pengertian dan Makna Pemeliharaan Allah dalam Ciptaan-Nya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Pengertian dan Makna Pemeliharaan Allah dalam Ciptaan-Nya

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 8

Bab 12 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Pengertian dan Makna Pemeliharaan Allah dalam Ciptaan-Nya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikPengertian dan Makna Pemeliharaan Allah dalam Ciptaan-Nya
Alokasi Waktu1x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pengertian pemeliharaan Allah berdasarkan Alkitab (Ibrani 1:3; 2 Petrus 3:7) dan membedakannya dari anggapan bahwa Allah meninggalkan ciptaan-Nya setelah penciptaan
  2. Murid dapat mendeskripsikan bahwa pemeliharaan Allah terus berlangsung terhadap alam dan manusia di segala situasi berdasarkan Matius 6:26-29 dan Mazmur 104:1-35

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah Allah masih peduli dengan ciptaan-Nya setelah menciptakan dunia?
  2. Bagaimana kamu melihat bukti pemeliharaan Allah di sekitarmu setiap hari?
  3. Mengapa alam masih ada meskipun sering mengalami kerusakan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan doa dan salam
  • Guru menampilkan dua gambar kontras: alam yang indah dan alam yang rusak akibat bencana
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apakah Allah masih peduli dengan ciptaan-Nya setelah menciptakan dunia?' untuk memicu rasa ingin tahu murid
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktivitas yang akan dilakukan
  • Asesmen awal: Guru meminta murid menuliskan dalam satu kalimat apa yang mereka pahami tentang 'pemeliharaan Allah' (diagnostik singkat)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan Ibrani 1:3 dan 2 Petrus 3:7 dengan suara yang jelas, murid mengikuti dengan membuka Alkitab masing-masing
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengidentifikasi kata kunci: 'menopang', 'firman-Nya yang penuh kuasa', 'terpelihara'
  • Guru menjelaskan pengertian pemeliharaan Allah: Allah tidak meninggalkan ciptaan-Nya setelah penciptaan, tetapi terus menopang, mengatur, dan memerintah semua ciptaan dengan kuasa-Nya
  • Murid membandingkan konsep pemeliharaan Allah dengan anggapan keliru bahwa Allah meninggalkan dunia (deisme) melalui tabel perbandingan sederhana di buku catatan
  • Guru membacakan Matius 6:26-29 dan Mazmur 104:1-35 (ayat pilihan), murid mengamati bagaimana Allah memelihara burung, bunga lili, dan seluruh ciptaan
  • Murid mencatat dua aspek pemeliharaan Allah: pelestarian (Allah melestarikan dunia dengan kuasa-Nya) dan penyediaan (Allah menyediakan kebutuhan ciptaan-Nya)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid bekerja berpasangan untuk mengidentifikasi 3 contoh konkret pemeliharaan Allah dalam kehidupan sehari-hari (misalnya: siklus hujan, makanan yang tersedia, pemulihan alam setelah bencana)
  • Setiap pasangan menuliskan contoh mereka pada kertas post-it dan menempelkannya di papan kelas sambil menjelaskan secara singkat
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengkategorikan contoh-contoh tersebut ke dalam aspek pelestarian atau penyediaan
  • Murid secara individu menuliskan refleksi singkat: 'Bagaimana pemeliharaan Allah yang saya alami hari ini?' dengan mengaitkan pada pengalaman pribadi

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid duduk dengan tenang, mengambil napas panjang, dan merenungkan kebaikan Allah yang telah memelihara mereka sejak lahir hingga saat ini
  • Murid menuliskan doa syukur pribadi dalam buku catatan mereka sebagai respons terhadap pemeliharaan Allah
  • 3-4 murid sukarela membagikan refleksi mereka kepada kelas (opsional, tidak memaksa)
  • Guru menegaskan kembali bahwa pemeliharaan Allah terus berlangsung terhadap alam dan manusia di segala situasi, bahkan saat menghadapi kesulitan

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menjawab secara tertulis: 'Jelaskan dengan kata-katamu sendiri apa itu pemeliharaan Allah dan berikan 2 contoh dari Alkitab'
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: Allah memelihara seluruh ciptaan-Nya dengan menopang, melestarikan, dan menyediakan kebutuhan; pemeliharaan ini terus berlangsung hingga sekarang
  • Guru memberikan penguatan positif terhadap partisipasi murid
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa syukur dipimpin oleh salah satu murid
  • Guru mengingatkan murid untuk membaca Mazmur 104 secara lengkap di rumah sebagai persiapan pertemuan berikutnya

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat membaca referensi tambahan seperti Kolose 1:17 dan Ayub 38:1-38; murid yang lambat fokus pada ayat inti Ibrani 1:3 dan Matius 6:26-29 dengan bimbingan guru
  • Proses: Murid visual dapat menggambar ilustrasi pemeliharaan Allah; murid auditori dapat mendengarkan rekaman pembacaan Mazmur 104; murid kinestetik dapat membuat gerakan simbolis saat membaca ayat
  • Produk: Murid dapat memilih menyampaikan refleksi dalam bentuk tulisan, gambar, atau presentasi lisan singkat sesuai kenyamanan mereka

ASESMEN

Awal:

  • Murid menuliskan dalam satu kalimat apa yang mereka pahami tentang 'pemeliharaan Allah' untuk mengukur pengetahuan awal

Proses:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelas dan aktivitas berpasangan
  • Pemeriksaan catatan dan tabel perbandingan yang dibuat murid
  • Umpan balik langsung saat murid menempelkan post-it dan menjelaskan contoh pemeliharaan Allah

Akhir:

  • Jawaban tertulis murid tentang pengertian pemeliharaan Allah dan 2 contoh dari Alkitab
  • Penilaian kualitas doa syukur pribadi yang ditulis murid berdasarkan rubrik

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelas dan kerja berpasangan
  • Pemeriksaan catatan murid tentang aspek pemeliharaan Allah
  • Pemeriksaan post-it contoh pemeliharaan Allah dalam kehidupan sehari-hari

Sumatif:

  • Jawaban tertulis murid: 'Jelaskan dengan kata-katamu sendiri apa itu pemeliharaan Allah dan berikan 2 contoh dari Alkitab'
  • Penilaian doa syukur pribadi yang ditulis murid sebagai respons terhadap pemeliharaan Allah

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman pengertian pemeliharaan AllahMurid belum dapat menjelaskan pengertian pemeliharaan Allah atau memberikan penjelasan yang tidak relevanMurid dapat menyebutkan bahwa Allah memelihara ciptaan-Nya tetapi belum dapat menjelaskan maknanya secara tepatMurid dapat menjelaskan bahwa Allah memelihara ciptaan-Nya dengan menopang dan menyediakan kebutuhan, serta memberikan 1 contoh dari AlkitabMurid dapat menjelaskan dengan jelas pengertian pemeliharaan Allah, membedakannya dari anggapan keliru, dan memberikan minimal 2 contoh dari Alkitab dengan tepat
Kemampuan mengidentifikasi pemeliharaan Allah dalam kehidupanMurid tidak dapat memberikan contoh konkret pemeliharaan Allah dalam kehidupan sehari-hariMurid dapat menyebutkan 1 contoh pemeliharaan Allah tetapi belum dapat menjelaskan kaitannya dengan aspek pelestarian atau penyediaanMurid dapat memberikan 2-3 contoh konkret pemeliharaan Allah dan menjelaskan kaitannya dengan aspek pelestarian atau penyediaanMurid dapat memberikan 3 atau lebih contoh konkret pemeliharaan Allah, menjelaskan kaitannya dengan aspek pelestarian atau penyediaan, dan mengaitkannya dengan pengalaman pribadi
Respons spiritual terhadap pemeliharaan AllahMurid belum dapat mengekspresikan respons terhadap pemeliharaan AllahMurid menulis doa syukur yang sangat singkat atau umum tanpa kaitan dengan pemeliharaan AllahMurid menulis doa syukur yang mengandung ungkapan terima kasih atas pemeliharaan Allah dengan contoh konkretMurid menulis doa syukur yang mendalam, mengandung ungkapan terima kasih atas pemeliharaan Allah dengan contoh konkret, dan komitmen untuk merespons pemeliharaan Allah dalam hidup sehari-hari

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah alokasi waktu 40 menit cukup untuk mencapai tujuan pembelajaran?
  • Bagian mana dari kegiatan pembelajaran yang paling efektif membuat murid memahami konsep pemeliharaan Allah?
  • Apakah ada murid yang memerlukan pendampingan khusus dalam memahami konsep ini?
  • Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan sudah mengakomodasi keberagaman gaya belajar murid?
  • Apa yang perlu saya perbaiki untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang pemeliharaan Allah?
  • Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa Allah terus memelihara hidupmu?
  • Contoh pemeliharaan Allah apa yang paling berkesan bagimu?
  • Bagaimana kamu akan merespons pemeliharaan Allah dalam hidupmu mulai hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab (Ibrani 1:3, 2 Petrus 3:7, Matius 6:26-29, Mazmur 104:1-35)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas VIII halaman 118-120
  3. Buku Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas VIII halaman 156
  4. Gambar perbandingan alam terpelihara dan alam rusak (dapat diunduh dari internet atau sumber lain)
  5. Kertas post-it untuk aktivitas kelompok
  6. Papan tulis/whiteboard untuk menampilkan hasil kerja murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.