Modul AjarPertemuan 4Bab 8Fase DSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 9: Asesmen Sumatif Bab 8: Dengan Seni Islami, Kehidupan Semakin Harmoni

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 9 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 8: Dengan Seni Islami, Kehidupan Semakin Harmoni". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 9: Asesmen Sumatif Bab 8: Dengan Seni Islami, Kehidupan Semakin Harmoni

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 9

Bab 8 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 8: Dengan Seni Islami, Kehidupan Semakin Harmoni

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikAsesmen Sumatif Bab 8: Dengan Seni Islami, Kehidupan Semakin Harmoni
Alokasi Waktu1x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahaman secara menyeluruh tentang pengertian seni islami dengan menjelaskan definisi dan esensinya secara tepat.
  2. Murid dapat mengidentifikasi dalil naqli, kriteria, dan bentuk-bentuk ekspresi seni islami (nasyid, qasidah, hadroh, MTQ, kaligrafi, arsitektur) secara akurat.
  3. Murid dapat menjelaskan peran tokoh dakwah melalui seni dan mendeskripsikan perilaku muslim terhadap seni yang sesuai nilai-nilai Islam sebagai wujud akhlak mulia.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Dari semua materi Bab 8 yang sudah kita pelajari, seni islami apa yang paling berkesan bagimu dan mengapa?
  2. Menurutmu, apa perbedaan mendasar antara seni islami dan seni pada umumnya? Bagaimana kamu menilai sebuah karya seni termasuk islami atau tidak?
  3. Jika kamu ingin berdakwah melalui seni seperti para tokoh yang kita pelajari, media seni apa yang akan kamu pilih dan mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran murid (2 menit).
  • Guru menyampaikan bahwa pertemuan ini adalah asesmen sumatif untuk mengukur pemahaman menyeluruh Bab 8, bukan sekadar ujian nilai tetapi kesempatan menunjukkan hasil belajar yang bermakna (1 menit).
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Dari semua materi Bab 8, seni islami apa yang paling berkesan bagimu?' — murid merespons singkat secara lisan (2 menit).
  • Asesmen awal diagnostik singkat: guru menampilkan satu gambar karya seni (misalnya kaligrafi atau arsitektur masjid) dan meminta murid menuliskan satu kata yang terlintas di benak mereka di secarik kertas kecil, untuk mengukur kesiapan kognitif dan afektif murid sebelum asesmen dimulai (2 menit).
  • Guru menjelaskan teknis pelaksanaan asesmen sumatif: durasi pengerjaan, tata tertib, dan cara pengumpulan lembar jawaban (1 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan lembar soal asesmen sumatif yang mencakup seluruh cakupan materi Bab 8: (a) pengertian seni islami, (b) dalil naqli (HR. Muslim dari Ibnu Mas'ud), (c) kriteria/ciri-ciri seni islami, (d) bentuk ekspresi seni islami seperti MTQ, kaligrafi, arsitektur, nasyid, qasidah, hadroh, dan marawis, (e) tokoh yang menggunakan seni sebagai media dakwah, dan (f) perilaku muslim terhadap seni sesuai nilai-nilai Islam (1 menit).
  • Murid membaca seluruh soal dengan cermat dan saksama sebelum mulai mengerjakan — guru meminta murid memahami petunjuk tiap bagian soal agar tidak salah menjawab (2 menit).
  • Guru mengingatkan murid untuk menghubungkan jawaban mereka dengan pemahaman konsep yang sudah dipelajari, bukan sekadar hafalan; ajak murid berpikir tentang makna di balik setiap konsep seni islami (1 menit).

Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mengerjakan soal asesmen sumatif secara mandiri selama 20 menit. Soal terdiri dari dua bagian: Bagian A — 10 soal pilihan ganda yang menguji pemahaman konsep pengertian, dalil naqli, kriteria, dan bentuk ekspresi seni islami; Bagian B — 3 soal uraian singkat yang meminta murid (1) menjelaskan satu perilaku muslim terhadap seni sesuai nilai Islam beserta alasannya, (2) menyebutkan dan mendeskripsikan minimal dua tokoh dakwah melalui seni beserta media seni yang digunakan, dan (3) memberikan contoh konkret seni islami di lingkungan sekitar murid dan menjelaskan mengapa karya tersebut termasuk seni islami.
  • Guru berkeliling kelas untuk memastikan suasana kondusif, menjaga integritas asesmen, dan mengamati proses pengerjaan murid sebagai data asesmen proses (sikap mandiri, ketekunan, kejujuran).
  • Bagi murid yang memerlukan dukungan (lambat dalam membaca atau menulis), guru memberikan waktu tambahan maksimal 3 menit atau mengizinkan menjawab secara lisan untuk soal uraian setelah waktu utama selesai (strategi diferensiasi).
  • Bagi murid yang selesai lebih awal, guru menyediakan soal pengayaan berupa satu pertanyaan reflektif tambahan: 'Tuliskan satu rencana konkret yang akan kamu lakukan untuk mengapresiasi atau mengekspresikan seni islami dalam kehidupanmu sehari-hari.'

Merefleksi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setelah murid selesai dan mengumpulkan lembar jawaban, guru mengajak murid melakukan refleksi singkat selama 3 menit: 'Soal mana yang paling mudah bagimu? Soal mana yang paling menantang? Apa yang membuat soal itu terasa sulit?' (murid menjawab dalam hati atau menuliskan di sudut lembar jawaban).
  • Guru membahas 2–3 soal yang dianggap paling penting secara sekilas bersama kelas — bukan untuk mengoreksi jawaban, tetapi untuk mempertegas pemahaman bermakna: guru menekankan bahwa memahami seni islami adalah bagian dari cara kita mengagumi keagungan Allah dan memperkuat keimanan.
  • Guru meminta 2–3 murid secara sukarela berbagi satu hal yang mereka pelajari dari Bab 8 dan bagaimana hal itu relevan dengan kehidupan mereka, sebagai penanda bahwa belajar PAI bukan sekadar untuk ujian.

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi tulus kepada seluruh murid atas usaha dan kejujuran mereka dalam mengerjakan asesmen (1 menit).
  • Guru menyampaikan bahwa hasil asesmen akan dikembalikan dengan umpan balik tertulis, bukan hanya nilai angka, sehingga murid tahu bagian mana yang perlu diperkuat (1 menit).
  • Guru menutup Bab 8 dengan pesan bermakna: 'Seni islami bukan sekadar pengetahuan di buku — ia adalah cara kita mengekspresikan keimanan dan kecintaan kepada Allah melalui keindahan. Semoga kita bisa menjadi muslim yang mampu menghargai dan mengekspresikan seni dengan penuh kesadaran.' (1 menit).
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa kafaratul majlis bersama dan salam (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan tambahan dapat menggunakan infografis ringkasan Bab 8 yang disediakan guru sebagai panduan membaca ulang sebelum asesmen dimulai (5 menit pertama). Murid dengan kemampuan lebih dapat langsung mengerjakan soal tanpa panduan.
  • Proses: Murid dengan kebutuhan khusus atau kesulitan menulis diberikan opsi menjawab soal uraian secara lisan kepada guru setelah waktu pengerjaan utama. Murid yang selesai lebih awal mengerjakan soal pengayaan reflektif tambahan.
  • Produk: Sebagian besar murid menjawab dalam bentuk tulisan di lembar jawaban. Murid yang mengalami hambatan motorik halus atau disleksia diizinkan memberikan jawaban uraian dalam bentuk poin-poin singkat atau diagram sederhana, selama substansi jawaban dapat dinilai.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan satu gambar karya seni islami (kaligrafi atau arsitektur masjid) dan meminta setiap murid menuliskan satu kata yang terlintas di benak mereka di secarik kertas kecil. Guru membaca respons secara cepat untuk mengidentifikasi murid yang sudah siap, murid yang masih ragu, dan murid yang mungkin membutuhkan orientasi ulang sebelum asesmen dimulai.
  • Guru mengajukan satu pertanyaan lisan pemantik kepada kelas: 'Sebutkan satu contoh seni islami yang paling kamu ingat dari Bab 8!' — respons spontan murid memberikan gambaran awal kesiapan kognitif kelas secara keseluruhan.

Proses:

  • Observasi guru selama pengerjaan soal: guru mencatat murid yang tampak kesulitan (menggaruk kepala, tidak menulis, menatap kosong) dan murid yang mengerjakan dengan lancar — data ini digunakan untuk menentukan prioritas umpan balik tertulis pada lembar jawaban.
  • Guru memantau kepatuhan murid terhadap tata tertib asesmen sebagai indikator perkembangan dimensi kemandirian dan kejujuran (integritas akademik).
  • Pada sesi refleksi di akhir tahap Mengaplikasi, guru mengamati respons lisan murid sukarela untuk menilai kedalaman pemahaman secara kualitatif — apakah jawaban murid sekadar hafalan atau sudah menunjukkan pemahaman bermakna.

Akhir:

  • Lembar jawaban asesmen sumatif Bagian A (pilihan ganda) dinilai menggunakan kunci jawaban resmi.
  • Lembar jawaban asesmen sumatif Bagian B (uraian) dinilai menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) pada tiga aspek: (1) ketepatan konsep dan dalil, (2) kemampuan menghubungkan tokoh dengan media seni dakwah, dan (3) kemampuan mengaplikasikan nilai seni islami ke konteks nyata.
  • Guru memberikan umpan balik tertulis pada lembar jawaban setiap murid, mencantumkan minimal satu kekuatan dan satu hal yang perlu ditingkatkan, selain nilai angka.

Formatif:

  • Observasi guru selama murid mengerjakan soal: mencatat sikap kemandirian, kejujuran, dan ketekunan murid sebagai data perkembangan karakter.
  • Respons lisan singkat pada pertanyaan pemantik di awal pembelajaran untuk mengukur kesiapan belajar.
  • Kartu kata diagnostik awal: murid menuliskan satu kata respons terhadap gambar karya seni islami sebagai gambaran titik awal pemahaman.
  • Refleksi lisan di akhir inti: 2–3 murid berbagi hal bermakna dari Bab 8 untuk memantau kedalaman pemahaman.

Sumatif:

  • Lembar soal asesmen sumatif Bab 8 terdiri dari Bagian A (10 soal pilihan ganda) yang menguji pemahaman konsep pengertian, dalil naqli, kriteria, dan bentuk ekspresi seni islami, serta Bagian B (3 soal uraian singkat) yang menguji kemampuan menjelaskan perilaku muslim terhadap seni, mendeskripsikan tokoh dakwah melalui seni, dan memberikan contoh konkret seni islami di lingkungan sekitar.
  • Skor pilihan ganda: setiap soal bernilai 1 poin (total 10 poin). Skor uraian: setiap soal dinilai dengan rubrik 4 level (total 12 poin). Skor akhir dikonversi ke skala 100.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Pengertian dan Dalil Naqli Seni IslamiMurid tidak dapat menjelaskan pengertian seni islami dan tidak menyebutkan dalil naqli yang relevan, atau jawaban tidak berkaitan dengan materi.Murid menyebutkan pengertian seni islami secara parsial atau hanya mengulang kata kunci tanpa pemahaman, dan menyebutkan dalil naqli dengan tidak lengkap atau salah sumber.Murid menjelaskan pengertian seni islami dengan benar (mengungkapkan keindahan dan konsep tauhid) dan menyebutkan dalil naqli HR. Muslim dari Ibnu Mas'ud dengan cukup tepat.Murid menjelaskan pengertian seni islami secara komprehensif beserta esensinya (tauhid, akidah, tata nilai Islam), mengutip dalil naqli dengan tepat dan lengkap, serta mampu menjelaskan implikasi dalil tersebut terhadap pandangan Islam tentang keindahan.
Identifikasi Kriteria dan Bentuk Ekspresi Seni IslamiMurid tidak dapat menyebutkan kriteria seni islami dan tidak mengenal bentuk-bentuk ekspresinya, atau menjawab tidak relevan.Murid menyebutkan 1–2 kriteria seni islami dan 1–2 bentuk ekspresi (misalnya hanya nasyid) tanpa penjelasan yang memadai.Murid menyebutkan 3–4 kriteria seni islami (berpedoman Al-Qur'an dan sunah, menjaga norma agama, menutup aurat, tidak takabur) dan menyebutkan minimal 3 bentuk ekspresi seni islami (MTQ, kaligrafi, arsitektur, nasyid, qasidah, hadroh) dengan deskripsi singkat yang benar.Murid menyebutkan kriteria seni islami secara lengkap dan sistematis, mengidentifikasi beragam bentuk ekspresi seni islami dengan deskripsi yang akurat, serta mampu membedakan mana karya seni yang memenuhi kriteria islami dan mana yang tidak dengan argumen yang logis.
Pengetahuan Tokoh Dakwah Melalui SeniMurid tidak dapat menyebutkan tokoh yang menggunakan seni sebagai media dakwah, atau menyebutkan nama yang tidak relevan.Murid menyebutkan 1 tokoh dakwah melalui seni tanpa informasi yang memadai tentang media seni yang digunakan atau kontribusinya.Murid menyebutkan minimal 2 tokoh dakwah melalui seni (misalnya Wali Songo yang berdakwah lewat gamelan dan wayang, atau tokoh modern) beserta media seni yang digunakan secara benar.Murid menyebutkan dan mendeskripsikan minimal 3 tokoh dakwah melalui seni dengan informasi yang akurat tentang media seni, kontribusi, dan relevansinya dengan pengembangan seni islami di Indonesia; mampu menghubungkan peran tokoh-tokoh tersebut dengan Sejarah Peradaban Islam.
Pemahaman Perilaku Muslim terhadap Seni Sesuai Nilai IslamMurid tidak dapat menjelaskan perilaku muslim terhadap seni yang sesuai nilai-nilai Islam, atau jawaban bertentangan dengan prinsip Islam.Murid menyebutkan 1 perilaku muslim terhadap seni (misalnya hanya 'tidak boleh erotis') tanpa penjelasan alasan yang mengakar pada nilai Islam.Murid menjelaskan 2–3 perilaku muslim terhadap seni yang sesuai nilai Islam (mengarah pada nilai-nilai luhur Islam, mengagumi keagungan Allah, meningkatkan keimanan, tidak membangkitkan selera rendah) dengan alasan yang cukup memadai.Murid menjelaskan perilaku muslim terhadap seni secara komprehensif dan sistematis, mengaitkannya dengan prinsip akhlak mulia, mampu memberikan contoh konkret dari kehidupan nyata, dan menghubungkannya dengan dimensi keimanan serta ketakwaan kepada Allah Swt.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah soal asesmen sumatif yang saya buat sudah mencakup seluruh cakupan materi Bab 8 secara proporsional dan berimbang?
  • Apakah tingkat kesulitan soal sudah sesuai dengan kemampuan murid kelas 9 di fase D, tidak terlalu mudah dan tidak terlalu sulit?
  • Murid mana yang perlu mendapatkan umpan balik khusus dan tindak lanjut remidial berdasarkan hasil asesmen ini?
  • Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan (panduan infografis untuk murid lambat, soal pengayaan untuk murid cepat) sudah berjalan efektif?
  • Bagian materi mana yang paling banyak dijawab salah oleh murid? Apa yang perlu saya perbaiki dalam pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Dari seluruh materi Bab 8, bagian mana yang paling mudah kamu pahami dan bagian mana yang masih membingungkan?
  • Apakah kamu merasa sudah belajar dengan sungguh-sungguh dan jujur saat mengerjakan asesmen tadi? Apa yang bisa kamu lakukan lebih baik ke depannya?
  • Setelah mempelajari Bab 8 secara menyeluruh, satu hal baru apa yang kamu pelajari tentang seni islami yang paling berpengaruh bagi cara pandangmu?
  • Bagaimana kamu akan menerapkan pemahaman tentang seni islami dalam kehidupanmu sehari-hari? Berikan satu contoh konkret yang bisa kamu lakukan minggu ini.

SUMBER BELAJAR

  1. Iis Suryatini dan Hasyim Asy'ari. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMP/MTs Kelas IX. Kemendikbud RI, 2022. ISBN: 978-602-244-679-8 (Buku Siswa, Bab VIII halaman 196–210).
  2. Iis Suryatini dan Hasyim Asy'ari. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMP/MTs Kelas IX. Kemendikbud RI, 2022. ISBN: 978-602-244-680-4 (Bab VIII, halaman 121–134).
  3. Lembar soal asesmen sumatif Bab 8 yang disiapkan guru (Bagian A: pilihan ganda, Bagian B: uraian singkat).
  4. Infografis ringkasan Bab 8 'Dengan Seni Islami, Kehidupan Semakin Harmoni' (disiapkan guru sebagai alat bantu bagi murid yang membutuhkan dukungan).
  5. Gambar karya seni islami (kaligrafi atau foto arsitektur masjid) untuk asesmen diagnostik awal — dapat berupa gambar cetak atau ditampilkan via proyektor.
  6. Lembar refleksi murid (secarik kertas kecil untuk kartu kata diagnostik dan catatan refleksi akhir).
  7. Hadis HR. Muslim dari Ibnu Mas'ud tentang keindahan: 'Innallaaha jamiilun yuhibbul jamal' sebagai dalil naqli utama materi.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.