MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 9 (Fase D) Topik: Asesmen Sumatif Bab 7: Meraih Ketenangan Jiwa dengan Meyakini Qada dan Qadar INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 9 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif Bab 7: Meraih Ketenangan Jiwa dengan Meyakini Qada dan Qadar |
|---|
| Alokasi Waktu | 1x40 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang makna, dalil, bukti, dan hikmah iman kepada qada dan qadar melalui asesmen sumatif bab.
- Murid dapat merefleksikan keterkaitan antara iman kepada qada dan qadar dengan perilaku optimis, sabar, syukur, dan tawakal sebagai bentuk penguatan iman yang meneguhkan ketenangan jiwa.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana iman kepada qada dan qadar membantu kita meraih ketenangan jiwa dalam menghadapi ujian hidup?
- Mengapa sikap tawakal tidak berarti pasrah tanpa usaha?
- Apa hubungan antara beriman kepada qada dan qadar dengan sikap optimis, sabar, dan syukur?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan fisik serta mental murid untuk mengikuti asesmen.
- Guru mengingatkan kembali materi Bab 7 tentang iman kepada qada dan qadar dengan pertanyaan singkat untuk mengaktifkan memori murid.
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif dan menjelaskan tata tertib serta prosedur pengerjaan asesmen dengan jelas.
- Guru memberikan motivasi agar murid tenang, percaya diri, dan mengerjakan asesmen dengan jujur sebagai wujud akhlak mulia.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid menerima lembar soal asesmen sumatif yang mencakup aspek pemahaman konsep (makna qada dan qadar, dalil naqli, perbedaan qada dan qadar, hikmah beriman kepada qada dan qadar).
- Murid membaca soal dengan cermat dan memahami instruksi pengerjaan untuk setiap jenis soal (pilihan ganda, uraian, analisis kasus).
- Murid mulai mengerjakan bagian soal pemahaman konsep dengan memanggil kembali pengetahuan yang telah dipelajari selama tiga pertemuan sebelumnya.
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid mengerjakan soal aplikasi yang mengharuskan mereka menganalisis situasi kehidupan nyata terkait qada dan qadar (contoh: seseorang mengalami kegagalan, musibah, atau kesuksesan).
- Murid menghubungkan konsep iman kepada qada dan qadar dengan sikap yang tepat (ikhtiar, sabar, syukur, tawakal) dalam menghadapi berbagai kondisi kehidupan.
- Murid menuliskan contoh konkret dari pengalaman pribadi atau pengamatan yang mencerminkan perilaku beriman kepada qada dan qadar.
- Murid menyelesaikan soal evaluasi diri dengan jujur, menilai sejauh mana mereka telah menerapkan sikap optimis, sabar, syukur, dan tawakal dalam kehidupan sehari-hari.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengerjakan bagian refleksi dalam asesmen yang meminta mereka menuliskan bagaimana pemahaman tentang qada dan qadar telah mengubah cara pandang dan sikap mereka dalam menghadapi ujian hidup.
- Murid mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam pemahaman serta penerapan materi iman kepada qada dan qadar.
- Murid menuliskan komitmen pribadi untuk terus memperkuat keimanan dan mewujudkan ketenangan jiwa melalui tawakal kepada Allah Swt.
- Guru mengumpulkan lembar jawaban asesmen dan memberikan apresiasi atas keseriusan dan kejujuran murid.
Penutup:- Guru memberikan penguatan bahwa asesmen adalah bagian dari proses belajar untuk mengetahui pencapaian dan area yang perlu diperbaiki.
- Guru mengingatkan murid bahwa hasil asesmen akan menjadi umpan balik untuk perbaikan dan pengembangan diri, bukan hanya nilai angka.
- Guru mengajak murid untuk tetap menjaga sikap optimis, sabar, syukur, dan tawakal dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud iman kepada qada dan qadar.
- Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang memerlukan bantuan tambahan dapat mengajukan pertanyaan klarifikasi tentang soal sebelum atau selama asesmen berlangsung (dengan batasan wajar).
- Proses: Murid dengan kecepatan belajar tinggi yang selesai lebih awal dapat melakukan pengecekan ulang jawaban atau mengerjakan soal pengayaan tambahan. Murid yang memerlukan waktu lebih dapat diberikan tambahan waktu khusus dengan pertimbangan guru.
- Produk: Murid dapat menunjukkan pemahaman melalui berbagai bentuk jawaban: uraian tertulis, diagram/bagan sederhana untuk menjelaskan konsep, atau contoh konkret dari pengalaman pribadi.
ASESMENAwal:- Tanya jawab singkat untuk mengecek kesiapan murid menghadapi asesmen
- Pengingatan materi kunci melalui pertanyaan pemantik untuk mengaktifkan pengetahuan awal
Proses:- Observasi kejujuran dan kemandirian murid saat mengerjakan asesmen
- Monitoring pemahaman murid terhadap instruksi soal melalui pertanyaan klarifikasi
- Penilaian diri yang terintegrasi dalam soal asesmen (evaluasi diri terhadap penerapan sikap beriman kepada qada dan qadar)
Akhir:- Penilaian hasil asesmen sumatif berdasarkan rubrik yang mencakup aspek pemahaman konsep, aplikasi, dan refleksi
- Analisis hasil asesmen untuk mengidentifikasi pencapaian tujuan pembelajaran dan area yang memerlukan perbaikan
- Umpan balik tertulis atau lisan kepada murid tentang kekuatan dan area pengembangan
Formatif:- Observasi sikap murid saat mengerjakan asesmen (kejujuran, ketenangan, percaya diri)
- Penilaian diri dalam bagian refleksi asesmen
Sumatif:- Tes tertulis pilihan ganda untuk mengukur pemahaman konsep qada dan qadar
- Tes uraian untuk mengukur kemampuan menjelaskan makna, dalil, dan hikmah iman kepada qada dan qadar
- Analisis kasus untuk mengukur kemampuan mengaplikasikan konsep dalam situasi kehidupan nyata
- Refleksi tertulis untuk mengukur kemampuan merefleksikan keterkaitan iman kepada qada dan qadar dengan perilaku positif
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemahaman Konsep Qada dan Qadar | Belum mampu menjelaskan makna qada dan qadar dengan benar; tidak dapat menyebutkan dalil naqli; belum memahami perbedaan qada dan qadar | Mampu menjelaskan makna qada atau qadar secara sederhana; dapat menyebutkan salah satu dalil naqli; mulai memahami perbedaan qada dan qadar namun masih kurang tepat | Mampu menjelaskan makna qada dan qadar dengan cukup baik; dapat menyebutkan dalil naqli dengan benar; memahami perbedaan qada dan qadar dengan tepat | Mampu menjelaskan makna qada dan qadar secara mendalam dan komprehensif; dapat menyebutkan beberapa dalil naqli beserta maknanya; memahami dan menjelaskan perbedaan serta keterkaitan qada dan qadar dengan sangat jelas | | Aplikasi dalam Kehidupan Nyata | Belum mampu menghubungkan konsep iman kepada qada dan qadar dengan situasi kehidupan; tidak dapat mengidentifikasi sikap yang tepat dalam menghadapi ujian | Mampu menghubungkan konsep dengan situasi kehidupan secara sederhana; dapat mengidentifikasi salah satu sikap (ikhtiar, sabar, syukur, atau tawakal) namun penjelasan masih terbatas | Mampu menghubungkan konsep dengan situasi kehidupan dengan baik; dapat mengidentifikasi beberapa sikap yang tepat (ikhtiar, sabar, syukur, tawakal) dan memberikan penjelasan yang memadai | Mampu menganalisis situasi kehidupan secara mendalam dan menghubungkannya dengan konsep iman kepada qada dan qadar; dapat mengintegrasikan semua sikap (ikhtiar, sabar, syukur, tawakal) dengan contoh konkret dan penjelasan yang komprehensif | | Refleksi Diri dan Komitmen | Belum mampu merefleksikan pengaruh pemahaman qada dan qadar terhadap sikap pribadi; tidak menunjukkan kesadaran untuk memperbaiki diri | Mampu merefleksikan secara sederhana pengaruh pemahaman qada dan qadar; mulai menunjukkan kesadaran untuk memperbaiki diri namun komitmen masih samar | Mampu merefleksikan dengan baik pengaruh pemahaman qada dan qadar terhadap sikap dan cara pandang; menunjukkan komitmen yang jelas untuk memperbaiki dan mengembangkan diri | Mampu merefleksikan secara mendalam dan kritis pengaruh pemahaman qada dan qadar terhadap transformasi sikap dan cara pandang; menunjukkan komitmen yang kuat dan konkret disertai strategi untuk mewujudkan ketenangan jiwa melalui tawakal | | Hikmah Beriman kepada Qada dan Qadar | Belum mampu menjelaskan hikmah beriman kepada qada dan qadar; tidak memahami manfaatnya dalam kehidupan | Mampu menyebutkan salah satu hikmah beriman kepada qada dan qadar secara sederhana; mulai memahami manfaatnya namun penjelasan masih terbatas | Mampu menjelaskan beberapa hikmah beriman kepada qada dan qadar dengan baik; memahami manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari dengan cukup lengkap | Mampu menjelaskan hikmah beriman kepada qada dan qadar secara komprehensif; memahami dan menguraikan manfaatnya dalam berbagai aspek kehidupan (psikologis, sosial, spiritual) dengan sangat baik |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah instrumen asesmen yang saya rancang sudah mengukur ketiga aspek (pemahaman, aplikasi, refleksi) secara seimbang?
- Apakah suasana asesmen kondusif dan mendukung murid untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya?
- Bagaimana saya dapat memberikan umpan balik yang konstruktif berdasarkan hasil asesmen ini?
- Apa yang perlu saya perbaiki dalam pembelajaran Bab 7 berdasarkan hasil asesmen murid?
Refleksi Murid:- Bagaimana perasaanmu setelah menyelesaikan asesmen tentang iman kepada qada dan qadar?
- Apa bagian materi yang paling kamu kuasai dan apa yang masih perlu kamu pelajari lebih dalam?
- Bagaimana pemahaman tentang qada dan qadar telah mengubah cara pandangmu dalam menghadapi ujian dan cobaan hidup?
- Apa komitmen konkret yang akan kamu lakukan untuk menerapkan sikap optimis, sabar, syukur, dan tawakal dalam kehidupan sehari-hari?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas IX Bab 7: Meraih Ketenangan Jiwa dengan Meyakini Qada dan Qadar
- Buku Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas IX
- Al-Qur'an dan terjemahan (QS. Al-Hadid ayat 22-23, QS. At-Taghabun ayat 11)
- Lembar soal asesmen sumatif Bab 7
- Lembar jawaban asesmen
- Rubrik penilaian asesmen sumatif
|