Modul AjarPertemuan 4Bab 5Fase DSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 9: Asesmen Sumatif Bab 5: Mengapresiasi Peradaban Daulah Usmani

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 9 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 5: Mengapresiasi Peradaban Daulah Usmani". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 9: Asesmen Sumatif Bab 5: Mengapresiasi Peradaban Daulah Usmani

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 9

Bab 5 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 5: Mengapresiasi Peradaban Daulah Usmani

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikAsesmen Sumatif Bab 5: Mengapresiasi Peradaban Daulah Usmani
Alokasi Waktu1x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui asesmen sumatif tertulis, murid mampu menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang sejarah, kemajuan, kemunduran, dan kontribusi peradaban Daulah Usmani secara mandiri dan jujur
  2. Melalui penilaian produk perbandingan peta wilayah kekuasaan Daulah Usmani, murid mampu menyajikan hasil kreasi secara kreatif dan inovatif sebagai wujud apresiasi terhadap peradaban Islam

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa hikmah yang dapat kita petik dari kejayaan dan kemunduran Daulah Usmani?
  2. Bagaimana kontribusi Daulah Usmani memengaruhi peradaban Islam dan dunia hingga saat ini?
  3. Nilai-nilai apa yang dapat kita teladani dari para khalifah Daulah Usmani dalam kehidupan sehari-hari?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid secara fisik dan mental
  • Guru melakukan asesmen awal singkat dengan menanyakan kesiapan murid menghadapi asesmen dan mengingatkan materi utama yang telah dipelajari (sejarah lahirnya, perkembangan, kejayaan, kemunduran, dan kontribusi Daulah Usmani)
  • Guru menyampaikan tujuan asesmen dan pentingnya mengerjakan dengan jujur dan mandiri sebagai wujud integritas
  • Guru memberikan motivasi agar murid tenang dan percaya diri, serta mengingatkan untuk mengerjakan dengan teliti

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran: Peserta didik mengerjakan asesmen dengan penuh konsentrasi dan kesadaran akan pentingnya kejujuran akademik):

  • Guru membagikan lembar soal asesmen sumatif tertulis yang berisi soal pilihan ganda dan uraian tentang sejarah, kemajuan, kemunduran, dan kontribusi Daulah Usmani
  • Murid membaca dan memahami instruksi pengerjaan soal dengan saksama
  • Murid mengerjakan soal pilihan ganda terlebih dahulu untuk mengukur pemahaman faktual dan konseptual tentang Daulah Usmani
  • Guru memantau proses pengerjaan dan memastikan murid bekerja secara mandiri dan jujur

Mengaplikasi (Bermakna: Peserta didik menunjukkan pemahaman melalui analisis mendalam dan kreasi produk yang mencerminkan apresiasi terhadap peradaban Islam):

  • Murid mengerjakan soal uraian yang menuntut analisis mendalam tentang faktor-faktor kejayaan dan kemunduran Daulah Usmani
  • Murid menyajikan jawaban dengan menyertakan argumen dan contoh konkret dari materi yang telah dipelajari
  • Setelah menyelesaikan soal tertulis, murid mengumpulkan produk perbandingan peta wilayah kekuasaan Daulah Usmani (sebelum dan sesudah Khalifah Sulaiman Al-Qanuni) yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya
  • Guru menilai kreativitas, ketelitian, dan inovasi dalam penyajian produk peta perbandingan

Merefleksi (Berkesadaran: Peserta didik merefleksikan pembelajaran dan mengaitkan nilai-nilai dari sejarah dengan sikap hidup mereka):

  • Murid melakukan refleksi singkat tertulis di lembar asesmen tentang proses belajar mereka selama mempelajari Bab 5
  • Murid menuliskan keteladanan yang dapat diambil dari sejarah Daulah Usmani dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari
  • Guru mengumpulkan lembar jawaban dan produk peta untuk dinilai

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kejujuran murid dalam mengerjakan asesmen
  • Guru mengingatkan murid untuk terus menghargai hasil karya seni dan sejarah peradaban Islam
  • Guru menyampaikan rencana kegiatan remedial dan pengayaan sesuai hasil asesmen yang akan diinformasikan pada pertemuan berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid dengan kebutuhan khusus, soal uraian dapat disederhanakan menjadi pertanyaan yang lebih terbimbing dengan poin-poin bantuan
  • Proses: Murid yang membutuhkan waktu tambahan dapat diberikan kesempatan melanjutkan pengerjaan di waktu khusus dengan pengawasan guru. Murid yang cepat menyelesaikan dapat diminta membuat analisis tambahan tentang relevansi Daulah Usmani dengan konteks masa kini
  • Produk: Produk peta dapat disesuaikan: murid dengan kemampuan visual-spasial tinggi dapat membuat peta digital atau 3D, sementara yang lain dapat menggunakan sketsa manual dengan keterangan tertulis

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan kesiapan mental dan fisik murid menghadapi asesmen
  • Guru melakukan tanya jawab singkat untuk mengingat kembali materi utama Bab 5 (sejarah, kejayaan, kemunduran Daulah Usmani)

Proses:

  • Observasi sikap mandiri dan jujur murid selama mengerjakan soal tertulis
  • Pemantauan pemahaman murid terhadap instruksi soal dan kemampuan analisis dalam menjawab soal uraian
  • Penilaian produk peta perbandingan wilayah berdasarkan kreativitas dan ketelitian penyajian

Akhir:

  • Penilaian hasil asesmen tertulis menggunakan kunci jawaban dan rubrik penskoran (pilihan ganda dan uraian)
  • Penilaian produk peta menggunakan rubrik produk yang menilai aspek perencanaan, tahapan proses pembuatan, dan hasil akhir
  • Refleksi tertulis murid tentang keteladanan dari Daulah Usmani dan penerapannya dalam kehidupan

Formatif:

  • Observasi kejujuran dan kemandirian murid selama mengerjakan asesmen tertulis
  • Pantauan proses pengerjaan untuk memastikan murid memahami instruksi

Sumatif:

  • Tes tertulis (pilihan ganda dan uraian) tentang sejarah, kemajuan, kemunduran, dan kontribusi Daulah Usmani
  • Penilaian produk perbandingan peta wilayah kekuasaan Daulah Usmani dengan rubrik yang menilai kreativitas, ketelitian, dan kelengkapan informasi

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Sejarah Daulah Usmani (Tes Tertulis)Murid belum mampu menjelaskan sejarah, kemajuan, dan kemunduran Daulah Usmani dengan benar (skor 0-50)Murid mampu menjelaskan sebagian kecil aspek sejarah Daulah Usmani namun masih banyak kesalahan konsep (skor 51-65)Murid mampu menjelaskan sebagian besar aspek sejarah, kemajuan, dan kemunduran Daulah Usmani dengan benar namun kurang mendalam (skor 66-80)Murid mampu menjelaskan secara menyeluruh dan mendalam tentang sejarah, kemajuan, kemunduran, dan kontribusi Daulah Usmani dengan analisis yang tajam (skor 81-100)
Kejujuran dan KemandirianMurid menunjukkan sikap tidak jujur dan bergantung pada orang lain dalam mengerjakan asesmenMurid kadang menunjukkan sikap jujur namun masih membutuhkan pengawasan ketatMurid mengerjakan asesmen secara mandiri dan jujur dengan sedikit pengawasanMurid mengerjakan asesmen dengan penuh kejujuran dan kemandirian tanpa perlu pengawasan intensif
Kreativitas dan Inovasi Produk PetaProduk peta sangat sederhana, tidak menunjukkan perbandingan yang jelas, dan informasi sangat minimProduk peta menunjukkan usaha namun perbandingan wilayah kurang jelas dan kreativitas terbatasProduk peta menunjukkan perbandingan yang jelas dengan penyajian yang cukup kreatif dan informatifProduk peta sangat kreatif, inovatif, menampilkan perbandingan wilayah secara detail, informatif, dan menarik secara visual
Refleksi KeteladananMurid belum mampu mengidentifikasi nilai keteladanan dari Daulah UsmaniMurid mampu menyebutkan keteladanan namun belum mengaitkan dengan kehidupan nyataMurid mampu menjelaskan keteladanan dan mengaitkannya dengan beberapa aspek kehidupan sehari-hariMurid mampu menjelaskan keteladanan secara mendalam dan mengaitkannya dengan konteks kehidupan pribadi dan sosial secara konkret

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instruksi asesmen sudah cukup jelas bagi semua murid?
  • Bagaimana tingkat kejujuran dan kemandirian murid selama asesmen berlangsung?
  • Apakah soal asesmen sudah mengukur pemahaman mendalam tentang Daulah Usmani sesuai tujuan pembelajaran?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam proses asesmen untuk pertemuan berikutnya?
  • Bagaimana hasil asesmen dapat digunakan untuk merancang kegiatan remedial dan pengayaan?

Refleksi Murid:

  • Apakah saya mengerjakan asesmen dengan jujur dan mandiri?
  • Apa yang paling saya pahami tentang peradaban Daulah Usmani?
  • Bagian mana dari materi Daulah Usmani yang masih saya merasa kurang paham?
  • Nilai keteladanan apa yang saya pelajari dari sejarah Daulah Usmani?
  • Bagaimana saya akan menerapkan nilai-nilai dari Daulah Usmani dalam kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas IX Kurikulum Merdeka
  2. Buku Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas IX Kurikulum Merdeka
  3. Lembar soal asesmen sumatif (pilihan ganda dan uraian)
  4. Produk peta perbandingan wilayah kekuasaan Daulah Usmani yang telah dibuat murid
  5. Alat tulis (pulpen, pensil, penghapus)
  6. Lembar refleksi murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.