Modul AjarPertemuan 1Bab 5Fase DSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 9: Sejarah Lahir dan Perkembangan Daulah Usmani

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 9 dengan topik "Sejarah Lahir dan Perkembangan Daulah Usmani". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 9: Sejarah Lahir dan Perkembangan Daulah Usmani

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 9

Bab 5 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Sejarah Lahir dan Perkembangan Daulah Usmani

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikSejarah Lahir dan Perkembangan Daulah Usmani
Alokasi Waktu1x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui metode mind mapping, murid mampu mendeskripsikan sejarah lahir, perkembangan, dan masa keemasan Daulah Usmani dengan menggunakan bahasa sendiri secara runtut
  2. Melalui diskusi kelompok, murid mampu meyakini bahwa Islam adalah agama yang rahmatan lil-'ālamīn berdasarkan bukti-bukti kemajuan peradaban Daulah Usmani

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian mendengar tentang Daulah Usmani yang menguasai tiga benua sekaligus?
  2. Bagaimana sebuah kerajaan Islam bisa bertahan lebih dari 600 tahun dan menjadi kekuatan besar dunia?
  3. Apa bukti nyata bahwa Islam membawa rahmat bagi seluruh alam melalui peradaban Daulah Usmani?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru memeriksa kehadiran murid dan mengondisikan kelas agar siap belajar
  • Guru menayangkan gambar atau video singkat (2-3 menit) tentang Masjid Sultan Ahmed (Masjid Biru) di Istanbul sebagai warisan Daulah Usmani
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana sebuah kerajaan Islam bisa bertahan lebih dari 600 tahun dan menciptakan karya agung seperti ini?'
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya kepada beberapa murid: 'Apa yang kalian ketahui tentang Daulah Usmani?' untuk mengukur pengetahuan awal
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkannya dengan kehidupan murid: memahami sejarah sebagai inspirasi membangun masa depan

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan bahan bacaan singkat tentang sejarah lahir Daulah Usmani (pendiri Usman I, tahun berdiri 1299 M, dan wilayah awal di Anatolia)
  • Murid membaca teks secara mandiri selama 5 menit dengan fokus mencari informasi: kapan, siapa, di mana, dan bagaimana Daulah Usmani lahir
  • Guru memfasilitasi tanya jawab singkat untuk memastikan pemahaman dasar: 'Siapa pendiri Daulah Usmani? Di mana wilayah awalnya?'
  • Guru menjelaskan perkembangan Daulah Usmani dari kerajaan kecil menjadi kekhalifahan besar, dengan menampilkan peta perluasan wilayah dari abad ke-14 hingga abad ke-16
  • Murid mencatat poin-poin penting tentang masa keemasan di bawah kepemimpinan Sultan Sulaiman Al-Qanuni (kemajuan ilmu pengetahuan, seni, arsitektur, dan pemerintahan yang adil)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi 6-7 kelompok kecil (4-5 orang per kelompok)
  • Setiap kelompok menerima kertas karton dan spidol warna untuk membuat mind mapping tentang Daulah Usmani
  • Guru memberikan panduan struktur mind mapping: di tengah tulis 'Daulah Usmani', cabang utama: Sejarah Lahir, Perkembangan, Masa Keemasan, dan Bukti Rahmatan Lil-Alamin
  • Murid bekerja kolaboratif dalam kelompok: berdiskusi, berbagi tugas, dan menyusun mind mapping dengan kreativitas mereka (10 menit)
  • Guru berkeliling memantau kerja kelompok, memberikan scaffolding bagi kelompok yang kesulitan, dan mengajukan pertanyaan pengarah: 'Bagaimana kemajuan arsitektur Daulah Usmani menunjukkan nilai-nilai Islam?'
  • 2-3 kelompok mempresentasikan mind mapping mereka di depan kelas (masing-masing 2 menit), kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Dari mind mapping yang dipresentasikan, bukti apa yang menunjukkan Islam sebagai rahmatan lil-alamin melalui Daulah Usmani?' (kemajuan ilmu, toleransi, kesejahteraan rakyat, karya seni)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid untuk merefleksi proses belajar: 'Apa hal paling menarik yang kalian pelajari hari ini tentang Daulah Usmani?'
  • Murid menuliskan refleksi pribadi di buku catatan (3-4 kalimat) menjawab: 'Bagaimana sejarah Daulah Usmani memperkuat keyakinan saya bahwa Islam adalah agama yang rahmatan lil-alamin?'
  • Beberapa murid (3-4 orang) diminta membagikan refleksi mereka secara sukarela
  • Guru memberikan penguatan: menghubungkan kemajuan Daulah Usmani dengan nilai-nilai iman (tauhid sebagai fondasi), kerja keras, ilmu pengetahuan, dan akhlak mulia
  • Guru mengajak murid mengevaluasi strategi belajar: 'Apakah metode mind mapping membantu kalian memahami materi dengan lebih mudah? Mengapa?'

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: Daulah Usmani lahir tahun 1299 M, berkembang menjadi kekhalifahan besar, mencapai puncak kejayaan di masa Sultan Sulaiman Al-Qanuni, dan menjadi bukti Islam sebagai rahmatan lil-alamin
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan 3 pertanyaan tertulis singkat untuk dikerjakan secara individu (5 menit)
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap hasil kerja kelompok dan partisipasi murid
  • Guru memberikan apresiasi kepada kelompok yang presentasi terbaik dan murid yang aktif bertanya
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya: faktor kejayaan dan kemunduran Daulah Usmani
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah paham diberikan teks tambahan tentang kontribusi ilmuwan Muslim di era Daulah Usmani (seperti Piri Reis). Murid yang masih kesulitan diberikan infografis visual dengan timeline sederhana
  • Proses: Murid visual-spasial difasilitasi dengan peta dan diagram. Murid verbal-linguistik difasilitasi dengan diskusi dan presentasi. Guru memberikan pendampingan ekstra pada kelompok yang lambat dalam menyusun mind mapping
  • Produk: Murid cepat dapat menambahkan elemen kreatif pada mind mapping (ilustrasi, warna tematik). Murid yang membutuhkan dukungan dapat membuat mind mapping dengan struktur yang lebih sederhana (3-4 cabang utama saja)

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Apa yang kalian ketahui tentang Daulah Usmani?' untuk mengidentifikasi pengetahuan awal dan miskonsepsi
  • Mengamati respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengukur kesiapan belajar

Proses:

  • Observasi kerja kelompok: kolaborasi, pembagian tugas, dan keterlibatan semua anggota
  • Pertanyaan pengarah selama aktivitas mind mapping untuk mengecek pemahaman konsep
  • Penilaian presentasi kelompok: kejelasan penyampaian, kelengkapan isi, dan kemampuan menjawab pertanyaan
  • Monitoring diskusi kelas untuk menilai kemampuan murid menganalisis bukti Islam sebagai rahmatan lil-alamin

Akhir:

  • Tes tertulis individu dengan 3 soal: (1) Jelaskan sejarah lahir Daulah Usmani, (2) Sebutkan 3 bukti kemajuan Daulah Usmani pada masa keemasan, (3) Jelaskan bagaimana Daulah Usmani membuktikan Islam sebagai rahmatan lil-alamin
  • Evaluasi refleksi tertulis murid: kedalaman pemahaman dan kemampuan menghubungkan materi dengan keyakinan keagamaan
  • Penilaian produk mind mapping kelompok berdasarkan rubrik

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok dan penyusunan mind mapping
  • Tanya jawab selama proses pembelajaran untuk mengecek pemahaman
  • Penilaian sejawat saat presentasi kelompok

Sumatif:

  • Evaluasi hasil mind mapping kelompok berdasarkan kelengkapan, keruntutan, dan kreativitas
  • Tes tertulis singkat di akhir pembelajaran (3 soal uraian)
  • Penilaian refleksi tertulis murid

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan Isi Mind MappingMind mapping hanya memuat 1-2 informasi pokok dan tidak mencakup sejarah lahir, perkembangan, atau masa keemasanMind mapping memuat 3-4 informasi pokok tetapi belum mencakup semua aspek (sejarah lahir, perkembangan, masa keemasan)Mind mapping memuat informasi lengkap tentang sejarah lahir, perkembangan, dan masa keemasan dengan runtutMind mapping sangat lengkap, runtut, dan menambahkan contoh konkret serta hubungan antar konsep dengan jelas
Kemampuan Menjelaskan Islam sebagai Rahmatan Lil-AlaminTidak mampu menjelaskan atau memberikan bukti bahwa Islam rahmatan lil-alamin melalui Daulah UsmaniMampu menyebutkan 1 bukti tetapi penjelasan masih sangat sederhana dan kurang jelasMampu menyebutkan 2-3 bukti kemajuan Daulah Usmani dan menjelaskan hubungannya dengan nilai Islam sebagai rahmatMampu menyebutkan 3 atau lebih bukti dengan penjelasan mendalam dan mengaitkan dengan konteks kehidupan saat ini
Kolaborasi dalam KelompokTidak terlibat dalam diskusi kelompok atau bekerja sendiri tanpa koordinasiTerlibat dalam kelompok tetapi kontribusi masih minimal dan jarang berkomunikasi dengan anggota lainBerpartisipasi aktif, berbagi ide, dan bekerja sama dengan anggota kelompokSangat aktif berkontribusi, memfasilitasi diskusi, membantu anggota lain, dan memastikan semua terlibat
Kreativitas Mind MappingMind mapping dibuat asal-asalan, tidak terstruktur, dan tanpa elemen visualMind mapping memiliki struktur dasar tetapi tampilannya masih monoton dan kurang menarikMind mapping terstruktur dengan baik, menggunakan warna dan cabang yang jelasMind mapping sangat kreatif dengan penggunaan warna, ilustrasi, simbol, dan layout yang menarik serta mudah dipahami

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah alokasi waktu 40 menit cukup untuk semua kegiatan? Bagian mana yang perlu penyesuaian?
  • Apakah metode mind mapping efektif membantu murid memahami sejarah Daulah Usmani secara runtut?
  • Bagaimana tingkat partisipasi murid dalam diskusi kelompok? Apakah ada murid yang perlu pendampingan khusus?
  • Apakah murid berhasil menghubungkan kemajuan Daulah Usmani dengan keyakinan Islam sebagai rahmatan lil-alamin?
  • Strategi diferensiasi apa yang paling efektif untuk kelompok cepat dan lambat?

Refleksi Murid:

  • Apa hal paling menarik yang kamu pelajari tentang Daulah Usmani hari ini?
  • Bagaimana metode mind mapping membantu kamu memahami materi? Apakah ada kesulitan?
  • Bukti apa yang paling menunjukkan bahwa Islam adalah rahmatan lil-alamin melalui Daulah Usmani?
  • Bagaimana kerja sama kelompokmu? Apa yang berjalan baik dan apa yang perlu diperbaiki?
  • Nilai atau pelajaran apa dari sejarah Daulah Usmani yang ingin kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas IX (Kemendikbudristek, 2022), Bab 5
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas IX (Kemendikbudristek, 2022), Bab 5
  3. Video atau gambar Masjid Sultan Ahmed (Masjid Biru) dan karya arsitektur Daulah Usmani
  4. Peta perluasan wilayah Daulah Usmani (digital atau cetak)
  5. Kertas karton atau kertas plano untuk mind mapping
  6. Spidol warna atau crayon
  7. LCD Projector dan laptop untuk menampilkan media visual
  8. Infografis timeline Daulah Usmani (dapat dibuat guru atau diunduh dari sumber edukatif)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.