Modul AjarPertemuan 4Bab 3Fase DSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 9: Asesmen Sumatif Bab 3: Indahnya Etika Pergaulan dan Komunikasi Islami

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 9 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 3: Indahnya Etika Pergaulan dan Komunikasi Islami". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 9: Asesmen Sumatif Bab 3: Indahnya Etika Pergaulan dan Komunikasi Islami

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 9

Bab 3 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 3: Indahnya Etika Pergaulan dan Komunikasi Islami

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikAsesmen Sumatif Bab 3: Indahnya Etika Pergaulan dan Komunikasi Islami
Alokasi Waktu1x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang etika pergaulan dan komunikasi Islami melalui tes tertulis yang mencakup pengertian, jenis, contoh perilaku, dan hikmahnya
  2. Murid dapat melakukan refleksi diri (muhasabah) terkait kebiasaan pergaulan dan komunikasi Islami yang telah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud penguatan iman kepada perintah Allah Swt

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana perasaanmu saat menerapkan etika pergaulan Islami dalam kehidupan sehari-hari selama mempelajari bab ini?
  2. Menurutmu, apa tantangan terbesar dalam menerapkan komunikasi Islami di era digital saat ini?
  3. Sejauh mana kamu sudah menerapkan etika pergaulan dan komunikasi Islami yang telah dipelajari?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid mengikuti asesmen sumatif
  • Guru menyampaikan tujuan asesmen: mengukur pemahaman menyeluruh tentang etika pergaulan dan komunikasi Islami serta melakukan refleksi diri
  • Guru memberikan penguatan motivasi bahwa asesmen adalah kesempatan untuk menunjukkan hasil belajar dan memperbaiki diri
  • Guru menjelaskan mekanisme pelaksanaan asesmen: tes tertulis dan lembar muhasabah, serta durasi pengerjaan
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan kesiapan murid dan memberikan kesempatan bertanya tentang prosedur asesmen

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menerima soal tes tertulis yang mencakup: pengertian etika pergaulan dan komunikasi Islami, jenis-jenisnya, contoh perilaku dalam kehidupan sehari-hari, dan hikmah menerapkannya
  • Murid membaca dan memahami setiap butir soal dengan tenang dan penuh kesadaran
  • Guru berkeliling memastikan setiap murid memahami instruksi soal tanpa memberikan petunjuk jawaban
  • Murid mengerjakan soal tes tertulis secara mandiri dengan jujur dan penuh tanggung jawab (20 menit)

Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Setelah menyelesaikan tes tertulis, murid menerima lembar muhasabah (refleksi diri)
  • Murid mengidentifikasi dan menuliskan kebiasaan pergaulan dan komunikasi Islami yang sudah dan belum diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
  • Murid memberikan contoh konkret situasi ketika mereka menerapkan atau belum menerapkan etika pergaulan Islami di sekolah, rumah, atau media sosial
  • Murid menuliskan rencana perbaikan diri untuk meningkatkan praktik pergaulan dan komunikasi Islami ke depan (10 menit)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid merefleksikan proses pengerjaan asesmen: apakah mereka sudah mengerjakan dengan jujur dan optimal
  • Murid menuliskan komitmen pribadi untuk terus memperbaiki etika pergaulan dan komunikasi Islami sebagai wujud keimanan kepada Allah Swt
  • Murid menghubungkan hasil muhasabah dengan penguatan iman: menyadari bahwa etika pergaulan adalah perintah Allah yang harus dipatuhi
  • Guru memberikan kesempatan 2-3 murid secara sukarela untuk berbagi refleksi singkat (opsional, jika waktu memungkinkan)

Penutup:

  • Guru mengumpulkan lembar jawaban tes tertulis dan lembar muhasabah dari murid
  • Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kejujuran murid dalam mengerjakan asesmen
  • Guru menyampaikan bahwa hasil asesmen akan digunakan untuk mengetahui pencapaian belajar dan memberikan umpan balik konstruktif
  • Guru mengingatkan murid untuk terus menerapkan etika pergaulan dan komunikasi Islami dalam kehidupan sehari-hari
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Tidak ada diferensiasi konten karena ini adalah asesmen sumatif yang mengukur pencapaian standar yang sama untuk semua murid
  • Proses: Murid dengan kebutuhan khusus (misalnya kesulitan membaca) dapat diberikan waktu tambahan 5-10 menit atau pendampingan guru dalam memahami instruksi soal tanpa memberikan jawaban. Murid yang selesai lebih cepat dapat menggunakan waktu tersisa untuk memperdalam refleksi muhasabah atau membaca materi pengayaan
  • Produk: Lembar muhasabah dapat disesuaikan: murid dengan kemampuan menulis terbatas dapat menggunakan poin-poin singkat, sedangkan murid dengan kemampuan tinggi didorong menulis refleksi lebih mendalam dengan contoh konkret dan rencana aksi spesifik

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan kesiapan fisik dan mental murid mengikuti asesmen
  • Guru memberikan kesempatan murid bertanya tentang prosedur asesmen untuk memastikan pemahaman

Proses:

  • Observasi sikap jujur, mandiri, dan tanggung jawab murid saat mengerjakan tes tertulis
  • Pemantauan proses pengisian lembar muhasabah: apakah murid melakukan refleksi dengan serius dan jujur

Akhir:

  • Penilaian hasil tes tertulis dengan kunci jawaban dan rubrik penskoran
  • Penilaian lembar muhasabah menggunakan rubrik sikap: kejujuran refleksi, identifikasi perilaku konkret, dan komitmen perbaikan diri
  • Penentuan tingkat ketercapaian tujuan pembelajaran berdasarkan hasil tes tertulis dan muhasabah

Formatif:

  • Observasi guru terhadap sikap jujur dan mandiri murid saat mengerjakan tes
  • Penilaian proses pengisian lembar muhasabah: kejujuran dan kedalaman refleksi diri

Sumatif:

  • Tes tertulis pilihan ganda dan uraian tentang pengertian, jenis, contoh, dan hikmah etika pergaulan dan komunikasi Islami
  • Lembar muhasabah tertulis sebagai penilaian sikap dan refleksi praktik etika pergaulan Islami dalam kehidupan sehari-hari

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep Etika Pergaulan dan Komunikasi IslamiMurid belum dapat menjelaskan pengertian, jenis, dan contoh etika pergaulan Islami dengan benar (skor tes <60)Murid dapat menjelaskan sebagian pengertian dan jenis etika pergaulan Islami namun masih terbatas dan kurang contoh konkret (skor tes 60-74)Murid dapat menjelaskan pengertian, jenis, dan memberikan contoh etika pergaulan Islami dengan cukup baik (skor tes 75-89)Murid dapat menjelaskan dengan lengkap dan mendalam pengertian, jenis, contoh, dan hikmah etika pergaulan Islami serta mengaitkannya dengan kehidupan nyata (skor tes 90-100)
Muhasabah dan Refleksi DiriMurid belum menunjukkan kejujuran dalam refleksi diri, tidak mengidentifikasi perilaku konkret, dan tidak membuat rencana perbaikanMurid melakukan refleksi namun masih umum, belum mengidentifikasi perilaku konkret dalam kehidupan sehari-hari, rencana perbaikan belum spesifikMurid melakukan refleksi dengan jujur, mengidentifikasi beberapa perilaku konkret yang sudah dan belum diterapkan, serta membuat rencana perbaikan yang cukup spesifikMurid melakukan muhasabah mendalam dengan jujur, mengidentifikasi perilaku konkret dengan contoh situasi nyata, menganalisis faktor penghambat dan pendukung, serta membuat komitmen perbaikan diri yang spesifik dan terukur
Penguatan Keimanan (Akidah)Murid belum menunjukkan kesadaran bahwa etika pergaulan adalah perintah Allah Swt dalam refleksinyaMurid menyebutkan bahwa etika pergaulan adalah perintah Allah namun belum menghubungkannya dengan penguatan iman pribadiMurid menunjukkan kesadaran bahwa etika pergaulan adalah perintah Allah dan menyatakan komitmen untuk menguatkan iman melalui praktik pergaulan IslamiMurid menunjukkan kesadaran mendalam tentang hubungan etika pergaulan dengan keimanan kepada Allah, menyatakan komitmen kuat untuk menjadikan etika pergaulan sebagai wujud ketakwaan, dan merencanakan langkah konkret penguatan iman
Sikap Jujur dan MandiriMurid tidak menunjukkan sikap jujur dan mandiri saat mengerjakan asesmen (terlihat mencontek atau tidak serius)Murid menunjukkan sikap jujur dan mandiri namun masih perlu diingatkan guruMurid menunjukkan sikap jujur dan mandiri dengan baik saat mengerjakan asesmen tanpa pengawasan ketatMurid menunjukkan sikap jujur, mandiri, dan penuh tanggung jawab selama asesmen, serta menjadi teladan bagi teman sebaya

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah soal tes tertulis sudah mengukur semua aspek pemahaman tentang etika pergaulan dan komunikasi Islami secara komprehensif?
  • Bagaimana tingkat kejujuran dan keseriusan murid dalam mengerjakan asesmen dan mengisi lembar muhasabah?
  • Dari hasil asesmen, materi atau kompetensi apa yang perlu diperkuat pada pembelajaran berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu 40 menit cukup untuk murid menyelesaikan tes tertulis dan muhasabah dengan optimal?
  • Bagaimana saya dapat memberikan umpan balik yang konstruktif dan memotivasi murid untuk terus memperbaiki diri?

Refleksi Murid:

  • Apakah saya sudah mengerjakan asesmen dengan jujur dan menunjukkan kemampuan terbaik saya?
  • Apa yang saya rasakan setelah melakukan muhasabah tentang kebiasaan pergaulan dan komunikasi Islami saya?
  • Dari materi etika pergaulan dan komunikasi Islami, mana yang paling sulit saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari? Mengapa?
  • Apa komitmen konkret yang akan saya lakukan mulai hari ini untuk memperbaiki etika pergaulan dan komunikasi Islami saya?
  • Bagaimana saya dapat menjadikan etika pergaulan Islami sebagai wujud keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas IX Kurikulum Merdeka, Bab III: Indahnya Etika Pergaulan dan Komunikasi Islami
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas IX Kurikulum Merdeka
  3. Al-Qur'an dan terjemahan
  4. Lembar soal tes tertulis asesmen sumatif
  5. Lembar muhasabah (refleksi diri) murid
  6. Papan tulis/whiteboard dan spidol

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.