Modul AjarPertemuan 4Bab 8Fase DSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 8: Asesmen Sumatif Bab 8: Menjadi Generasi Toleran Membangun Harmoni Intern dan Antar Umat Beragama

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 8: Menjadi Generasi Toleran Membangun Harmoni Intern dan Antar Umat Beragama". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 8: Asesmen Sumatif Bab 8: Menjadi Generasi Toleran Membangun Harmoni Intern dan Antar Umat Beragama

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 8

Bab 8 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 8: Menjadi Generasi Toleran Membangun Harmoni Intern dan Antar Umat Beragama

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikAsesmen Sumatif Bab 8: Menjadi Generasi Toleran Membangun Harmoni Intern dan Antar Umat Beragama
Alokasi Waktu1x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui asesmen sumatif, murid mampu menunjukkan pemahaman tentang teori toleransi menurut Islam, dalil Al-Qur'an dan hadis terkait toleransi, serta hakikat perbedaan sebagai sunnatullah secara tertulis.
  2. Melalui asesmen sumatif, murid mampu mendemonstrasikan sikap toleran intern dan antar umat beragama sebagai cerminan akhlak mulia dalam membangun harmoni di masyarakat majemuk.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Menurut kalian, apa yang dimaksud toleransi dalam Islam dan mengapa Islam sangat menekankan sikap ini?
  2. Dalil Al-Qur'an atau hadis mana yang paling berkesan bagi kalian tentang toleransi, dan mengapa?
  3. Bagaimana sikap toleran dapat membantu kita hidup damai di tengah masyarakat Indonesia yang beragam agama dan budayanya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama untuk memulai pembelajaran dengan khusyuk (± 2 menit).
  • Guru memeriksa kehadiran murid dan memastikan kondisi kelas kondusif untuk pelaksanaan asesmen.
  • Guru menyampaikan tujuan pertemuan hari ini: melaksanakan asesmen sumatif Bab 8 tentang toleransi intern dan antar umat beragama (± 1 menit).
  • Guru memberikan apersepsi singkat dengan mengajukan satu pertanyaan pemantik: 'Sebelum memulai, ingat kembali — apa satu hal terpenting yang kalian pelajari tentang toleransi dalam Islam selama bab ini?' Murid menjawab secara lisan singkat (hands up) sebagai aktivasi pengetahuan awal (± 3 menit).
  • Guru menjelaskan prosedur teknis asesmen: jenis soal (pilihan ganda dan uraian), alokasi waktu pengerjaan, tata tertib asesmen, dan sistem penilaian secara ringkas (± 2 menit).
  • Guru membagikan lembar soal asesmen sumatif kepada seluruh murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid membaca seluruh soal asesmen sumatif secara cermat dan mandiri sebelum mulai menjawab (± 3 menit). Guru mengingatkan: 'Baca dulu semua soalnya agar kalian bisa mengatur waktu dengan baik.'
  • Murid mengerjakan soal bagian pilihan ganda yang menguji pemahaman konsep toleransi menurut Islam, dalil Al-Qur'an (Q.S. Al-Hujurat/49:10-14 dan ayat terkait), serta hadis Nabi tentang toleransi (± 10 menit).
  • Guru memantau suasana kelas agar kondusif, mengingatkan murid untuk bekerja secara mandiri dan jujur sebagai wujud akhlak mulia.

Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid mengerjakan soal bagian uraian yang menuntut mereka menerapkan pemahaman tentang toleransi pada situasi nyata di masyarakat majemuk (± 12 menit). Soal uraian mencakup: (1) menjelaskan hakikat perbedaan sebagai sunnatullah berdasarkan dalil, (2) menganalisis contoh sikap toleran intern umat Islam, (3) mendeskripsikan sikap toleran antar umat beragama yang mencerminkan akhlak mulia.
  • Murid menuliskan jawaban uraian dengan menggunakan pengetahuan, dalil Al-Qur'an dan hadis yang relevan, serta contoh konkret dari kehidupan sehari-hari.
  • Guru berkeliling memastikan seluruh murid mengerjakan soal secara mandiri; bagi murid yang tampak kesulitan memahami instruksi soal (bukan konten), guru boleh membacakan ulang instruksi soal tersebut tanpa memberikan bantuan konten jawaban.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Lima menit sebelum waktu habis, guru mengumumkan pengingat waktu agar murid mulai memeriksa kembali jawaban mereka.
  • Murid memeriksa ulang seluruh jawaban — memastikan tidak ada soal yang terlewat, jawaban ditulis lengkap, dan dalil yang dicantumkan sudah benar (± 3 menit).
  • Guru meminta murid untuk secara diam-diam merenungkan: 'Dari semua yang telah kalian jawab hari ini, nilai toleransi mana yang paling ingin kalian terapkan dalam hidup sehari-hari?' (refleksi batin, tidak perlu diucapkan).
  • Murid mengumpulkan lembar jawaban kepada guru.

Penutup:

  • Guru mengumpulkan seluruh lembar jawaban dan memastikan semua murid telah mengumpulkan (± 1 menit).
  • Guru mengajak murid melakukan refleksi singkat bersama secara lisan: 'Satu kata untuk menggambarkan perasaan kalian setelah menyelesaikan asesmen ini?' Beberapa murid berbagi secara sukarela (± 2 menit).
  • Guru menyampaikan apresiasi atas kemandirian dan kejujuran murid selama asesmen berlangsung sebagai cerminan akhlak mulia.
  • Guru menginformasikan jadwal remedial bagi yang belum mencapai ketuntasan dan pengayaan (membaca rubrik Selangkah Lebih Maju tentang Inspirasi Q.S. Al-Hujurat/49:10-14) bagi yang sudah tuntas.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Soal asesmen bersifat seragam untuk semua murid sesuai ketentuan asesmen sumatif. Namun, bagi murid dengan kebutuhan khusus (hambatan membaca/menulis), guru dapat membacakan soal secara pelan atau memberikan waktu tambahan sesuai kebijakan sekolah.
  • Proses: Murid cepat yang selesai lebih awal diminta memeriksa kembali jawaban dengan lebih teliti, khususnya kelengkapan dalil Al-Qur'an dan hadis yang dicantumkan. Murid lambat dipastikan mendapatkan waktu penuh tanpa tergesa-gesa; guru mengingatkan untuk menjawab soal yang paling dikuasai terlebih dahulu.
  • Produk: Hasil asesmen menjadi dasar tindak lanjut: murid yang belum tuntas mengikuti remedial (penjelasan ulang materi toleransi oleh guru), sedangkan murid yang tuntas mengikuti pengayaan berupa pendalaman materi melalui bacaan inspirasi Q.S. Al-Hujurat/49:10-14 tentang persaudaraan Islam.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan apersepsi: 'Apa satu hal terpenting yang kalian pelajari tentang toleransi dalam Islam selama Bab 8 ini?' — digunakan guru untuk memantau kesiapan kognitif murid sebelum asesmen dimulai, bukan untuk penilaian.
  • Guru mengamati respons murid (antusias/ragu-ragu) sebagai sinyal kesiapan emosional menghadapi asesmen.

Proses:

  • Observasi guru selama pengerjaan: memantau keterlibatan, kemandirian, dan kejujuran murid sebagai indikator akhlak mulia.
  • Guru mencatat murid yang tampak sangat kesulitan (misalnya tidak menulis sama sekali dalam 10 menit pertama) untuk ditindaklanjuti setelah asesmen.
  • Pengingat waktu 5 menit sebelum selesai sebagai scaffolding manajemen waktu murid.

Akhir:

  • Tes tertulis sumatif pilihan ganda (menguji TP 8.8.4.1): pemahaman pengertian toleransi, dalil Al-Qur'an (Q.S. Al-Hujurat dan ayat relevan), hadis Nabi tentang toleransi, dan hakikat sunnatullah.
  • Tes tertulis sumatif uraian (menguji TP 8.8.4.1 dan 8.8.4.2): menjelaskan hakikat perbedaan sebagai sunnatullah dengan dalil, menganalisis contoh toleransi intern umat Islam, mendeskripsikan sikap toleran antar umat beragama dalam kehidupan masyarakat majemuk.
  • Nilai akhir dihitung berdasarkan akumulasi nilai pilihan ganda dan uraian dibagi 3 sesuai pedoman penilaian buku panduan guru.

Formatif:

  • Observasi kemandirian dan kejujuran murid selama pengerjaan asesmen.
  • Pertanyaan lisan apersepsi di awal (aktivasi pengetahuan awal) untuk memantau kesiapan belajar.
  • Refleksi satu kata di akhir pembelajaran untuk memantau kondisi emosional dan keterlibatan murid.

Sumatif:

  • Tes tertulis pilihan ganda: menguji pemahaman teori toleransi, dalil Al-Qur'an dan hadis terkait toleransi, serta hakikat perbedaan sebagai sunnatullah (TP 8.8.4.1).
  • Tes tertulis uraian: menguji kemampuan murid mendeskripsikan dan menganalisis sikap toleran intern dan antar umat beragama sebagai cerminan akhlak mulia dalam masyarakat majemuk (TP 8.8.4.2).
  • Nilai akhir = (total nilai pilihan ganda + total nilai uraian) ÷ 3, sesuai ketentuan buku panduan guru.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Teori Toleransi Menurut Islam (TP 8.8.4.1)Murid tidak mampu menjelaskan pengertian toleransi menurut Islam atau penjelasannya sangat keliru dan tidak relevan.Murid mampu menyebutkan pengertian toleransi secara umum namun belum mengaitkannya dengan perspektif Islam secara tepat; masih terdapat lebih dari dua kesalahan konseptual.Murid mampu menjelaskan pengertian toleransi menurut Islam dengan cukup tepat; masih terdapat satu kesalahan atau kekuranglengkapan dalam penjelasan.Murid mampu menjelaskan pengertian toleransi menurut Islam secara lengkap, tepat, dan runtut, termasuk membedakan toleransi intern dan antar umat beragama.
Penguasaan Dalil Al-Qur'an dan Hadis tentang Toleransi (TP 8.8.4.1)Murid tidak mampu menyebutkan atau menuliskan dalil Al-Qur'an maupun hadis yang berkaitan dengan toleransi.Murid mampu menyebutkan dalil namun terdapat lebih dari dua kesalahan dalam penulisan ayat/hadis atau penyebutan sumbernya.Murid mampu menuliskan dalil Al-Qur'an atau hadis dengan cukup tepat; terdapat satu kesalahan kecil dalam penulisan atau penyebutan sumber.Murid mampu menuliskan dalil Al-Qur'an dan hadis tentang toleransi secara tepat, lengkap dengan sumber (nama surah, nomor ayat, atau perawi hadis), dan menjelaskan relevansinya.
Pemahaman Hakikat Perbedaan sebagai Sunnatullah (TP 8.8.4.1)Murid tidak mampu menjelaskan konsep sunnatullah dalam konteks perbedaan manusia.Murid mampu menyebutkan istilah sunnatullah namun tidak mampu menjelaskan maknanya dalam konteks keberagaman; penjelasan sangat terbatas.Murid mampu menjelaskan bahwa perbedaan merupakan sunnatullah (kehendak Allah) dengan cukup tepat namun penjelasan kurang dikuatkan dengan dalil atau contoh.Murid mampu menjelaskan hakikat perbedaan sebagai sunnatullah secara komprehensif, mengaitkannya dengan dalil Al-Qur'an, dan memberikan contoh konkret keberagaman dalam kehidupan nyata.
Demonstrasi Sikap Toleran Intern dan Antar Umat Beragama (TP 8.8.4.2)Murid tidak mampu mendeskripsikan sikap toleran intern maupun antar umat beragama; jawaban tidak relevan atau kosong.Murid mampu menyebutkan contoh sikap toleran namun sangat sederhana, belum membedakan toleransi intern dan antar umat beragama, atau contoh yang diberikan kurang tepat.Murid mampu mendeskripsikan sikap toleran intern dan antar umat beragama dengan contoh yang cukup relevan, namun belum sepenuhnya mengaitkan dengan nilai akhlak mulia atau harmoni masyarakat majemuk.Murid mampu mendeskripsikan secara rinci sikap toleran intern dan antar umat beragama, mengaitkannya dengan akhlak mulia, dan menjelaskan dampak positifnya bagi harmoni dalam masyarakat majemuk Indonesia, disertai contoh konkret.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat menyelesaikan soal asesmen dalam alokasi waktu 1x40 menit? Jika tidak, apa penyebabnya?
  • Apakah suasana kelas selama asesmen berlangsung kondusif dan murid menunjukkan kejujuran serta kemandirian?
  • Berapa persentase murid yang diperkirakan mencapai ketuntasan berdasarkan pengamatan awal lembar jawaban? Tindak lanjut apa yang perlu disiapkan?
  • Apakah soal asesmen sudah mengukur kedua TP (8.8.4.1 dan 8.8.4.2) secara proporsional dan adil?
  • Bagaimana saya akan menyampaikan hasil asesmen kepada murid dan orang tua/wali secara konstruktif?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari soal asesmen yang paling mudah dan paling sulit bagi kamu? Mengapa?
  • Dalil Al-Qur'an atau hadis tentang toleransi mana yang kamu ingat paling kuat? Bagaimana dalil itu bermakna dalam hidupmu?
  • Setelah mengerjakan asesmen ini, sikap toleran apa yang paling ingin kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun di masyarakat?
  • Apakah kamu sudah mengerjakan soal asesmen ini dengan jujur dan mandiri? Bagaimana perasaanmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Pudjiani, Tatik dan Bagus Mustakim. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMP Kelas VIII (ISBN 978-602-244-727-6). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMP Kelas VIII. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  3. Al-Qur'an dan terjemahannya — khususnya Q.S. Al-Hujurat/49:10-14 tentang persaudaraan Islam dan toleransi.
  4. Lembar soal asesmen sumatif Bab 8 (disiapkan oleh guru).
  5. Lembar jawaban murid.
  6. Panduan Pembelajaran dan Asesmen (PPA) versi Pembelajaran Mendalam 2025 — sebagai acuan prinsip pedagogis berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
  7. Naskah Akademik Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) 2025 — sebagai acuan 8 Dimensi Profil Lulusan.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.