Modul AjarPertemuan 3Bab 8Fase DSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 8: Pembuatan Quote Toleransi sebagai Wujud Sikap Toleran Intern dan Antar Umat Beragama

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Pembuatan Quote Toleransi sebagai Wujud Sikap Toleran Intern dan Antar Umat Beragama". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 8: Pembuatan Quote Toleransi sebagai Wujud Sikap Toleran Intern dan Antar Umat Beragama

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 8

Bab 8 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Pembuatan Quote Toleransi sebagai Wujud Sikap Toleran Intern dan Antar Umat Beragama

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikPembuatan Quote Toleransi sebagai Wujud Sikap Toleran Intern dan Antar Umat Beragama
Alokasi Waktu1x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui pembelajaran berbasis produk, murid mampu membuat quote yang berisi pentingnya toleransi dalam ajaran Islam berdasarkan dalil Al-Qur'an atau hadis yang relevan. (elemen: Al-Qur'an Hadis)
  2. Melalui pembelajaran berbasis produk, murid mampu menampilkan sikap toleran intern maupun antar umat beragama melalui presentasi produk quote yang dibuatnya. (elemen: Akhlak)

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat atau mengalami konflik yang terjadi karena perbedaan agama atau keyakinan? Apa yang kalian rasakan saat itu?
  2. Jika Islam mengajarkan toleransi, ayat atau hadis mana yang paling menggambarkan pesan itu menurut kalian, dan mengapa pesan itu masih relevan hari ini?
  3. Bayangkan kalian bisa menyampaikan satu pesan tentang toleransi kepada seluruh teman sebaya di Indonesia — pesan apa yang ingin kalian sampaikan dan dalam bentuk apa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan membuka pembelajaran dengan membaca basmalah bersama (2 menit).
  • Guru melakukan presensi singkat dan menanyakan kabar murid.
  • Asesmen Awal (Diagnostik): Guru menampilkan dua gambar berbeda — satu gambar kerukunan antar umat beragama dan satu gambar konflik. Murid diminta mengangkat tangan untuk menjawab: 'Gambar mana yang mencerminkan ajaran Islam?' lalu diminta menyebutkan satu kata yang muncul di benak mereka (2 menit).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan dan memberi ruang 1-2 murid merespons secara singkat untuk memancing rasa ingin tahu (2 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: membuat quote toleransi berbasis dalil Al-Qur'an/hadis dan mempresentasikannya sebagai wujud sikap toleran (1 menit).
  • Guru menjelaskan alur kegiatan: memahami contoh quote, membuat quote sendiri, lalu mempresentasikan di depan kelas (1 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan 2-3 contoh quote toleransi yang sudah jadi (bisa berupa slide atau karton tempel) — satu berbasis Q.S. Al-Kafirun ayat 6, satu berbasis hadis 'tidak ada kelebihan Arab atas non-Arab kecuali takwa', dan satu contoh quote modern bertema kerukunan (3 menit).
  • Guru membimbing murid menganalisis tiap contoh: 'Apa dalil yang digunakan? Mengapa kalimat quote ini kuat? Apa pesan utamanya?' — murid menjawab secara lisan bergantian (3 menit).
  • Guru menegaskan komponen wajib sebuah quote toleransi Islami: (1) kutipan dalil Al-Qur'an atau hadis, (2) pesan toleransi yang jelas, (3) bahasa yang menarik dan mudah dipahami remaja (1 menit).
  • Murid diberi waktu 1 menit untuk menuliskan di buku catatan: satu ayat atau hadis tentang toleransi yang mereka ingat dari pertemuan sebelumnya sebagai bahan dasar quote mereka.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid membentuk kelompok kecil 3-4 orang. Tiap kelompok mendapat selembar kertas A4 (atau menggunakan HP untuk desain digital jika tersedia) dan spidol warna (1 menit).
  • Tiap kelompok berdiskusi untuk memilih satu dalil Al-Qur'an atau hadis tentang toleransi sebagai dasar quote mereka. Guru berkeliling memastikan semua kelompok memilih dalil yang tepat dan membantu yang kesulitan (3 menit).
  • Kelompok merancang dan membuat quote: menulis teks dalil, terjemahan singkat, pesan toleransi, dan menambahkan elemen visual sederhana (hiasan, warna, ilustrasi) agar quote menarik (8 menit).
  • Guru melakukan asesmen proses: memantau tiap kelompok, memberikan umpan balik singkat tentang kesesuaian dalil dan kejelasan pesan, mencatat kelompok yang mengalami kesulitan untuk diberi bimbingan tambahan (dilakukan paralel saat kelompok bekerja).
  • Diferensiasi selama pembuatan: kelompok yang selesai lebih cepat diminta menambahkan konteks penerapan quote dalam kehidupan nyata di balik kertas. Kelompok yang kesulitan menemukan dalil diberi kartu referensi berisi 5 pilihan ayat/hadis tentang toleransi.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Tiap kelompok menampilkan quote-nya di depan kelas (ditempel di papan atau ditunjukkan langsung) dan satu perwakilan mempresentasikan: dalil yang dipilih, makna pesan toleransi, dan alasan memilih dalil tersebut (tiap kelompok 1-2 menit, total disesuaikan jumlah kelompok, maksimal 8 menit).
  • Setelah semua kelompok presentasi, guru mengajak murid melakukan refleksi bersama: 'Quote kelompok mana yang paling menginspirasi kalian dan mengapa?' — 2-3 murid merespons secara lisan (2 menit).
  • Guru memberikan apresiasi terhadap karya semua kelompok dan memperkuat pesan: bahwa membuat dan menyebarkan pesan toleransi adalah bagian dari dakwah bil hal yang diajarkan Islam.
  • Murid secara individual menuliskan satu kalimat di sticky note atau buku: 'Satu sikap toleran yang akan aku terapkan minggu ini adalah...' sebagai komitmen pribadi (2 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: toleransi dalam Islam bukan sekadar teori, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata — termasuk melalui karya seperti quote yang bisa menginspirasi orang lain (2 menit).
  • Guru melakukan asesmen akhir singkat: menampilkan satu quote di layar/papan dan bertanya lisan kepada 2-3 murid — 'Apakah quote ini sudah mencerminkan toleransi Islami? Dalil apa yang cocok untuk melengkapinya?' (1 menit).
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: quote terbaik akan dijadikan pajangan kelas atau dibagikan di media sosial sekolah sebagai kampanye toleransi.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang belum hafal ayat/hadis tentang toleransi, disediakan kartu referensi berisi 5 pilihan dalil lengkap dengan terjemahannya. Bagi murid yang sudah fasih, mereka dapat memilih dalil yang lebih dalam seperti Q.S. Al-Hujurat: 13 atau Q.S. Al-Mumtahanah: 8.
  • Proses: Kelompok yang membutuhkan lebih banyak bimbingan mendapat pendampingan langsung dari guru saat merancang quote. Kelompok yang cepat diberi tantangan tambahan: menambahkan konteks situasi nyata di mana pesan quote itu dibutuhkan, dan merancang caption untuk dibagikan di media sosial.
  • Produk: Murid yang memiliki akses HP dapat membuat quote dalam format digital menggunakan Canva atau aplikasi sejenis. Murid yang tidak memiliki HP membuat quote secara manual di kertas A4 dengan spidol warna. Keduanya dinilai dengan rubrik yang sama.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua gambar (kerukunan vs. konflik antar umat beragama) dan meminta murid mengidentifikasi mana yang mencerminkan nilai Islam serta menyebutkan satu kata kunci yang terlintas — untuk mengukur pemahaman awal tentang toleransi sebelum kegiatan inti dimulai.
  • Guru menanyakan secara lisan: 'Siapa yang masih ingat satu ayat atau hadis tentang toleransi dari pertemuan sebelumnya?' untuk memetakan kesiapan belajar murid.

Proses:

  • Observasi guru saat kelompok berdiskusi memilih dalil: apakah dalil yang dipilih relevan dengan tema toleransi intern dan antar umat beragama.
  • Guru memberikan umpan balik lisan langsung kepada tiap kelompok selama proses pembuatan quote — minimal satu komentar konstruktif per kelompok.
  • Guru mencatat murid yang aktif berkontribusi dalam kelompok dan murid yang pasif untuk tindak lanjut diferensiasi.

Akhir:

  • Penilaian produk quote menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) mencakup aspek: kesesuaian dalil, kejelasan pesan toleransi, kreativitas visual, dan kemampuan presentasi.
  • Asesmen lisan singkat di penutup: guru menampilkan satu quote dan bertanya kepada 2-3 murid apakah quote tersebut sudah mencerminkan toleransi Islami — untuk mengukur pemahaman akhir secara cepat.
  • Komitmen tertulis murid (sticky note/buku): 'Satu sikap toleran yang akan aku terapkan minggu ini' — sebagai bukti pemaknaan pribadi dari pembelajaran.

Formatif:

  • Observasi lisan saat tahap Memahami: guru memantau kemampuan murid mengidentifikasi komponen quote toleransi dari contoh yang ditampilkan.
  • Pemantauan proses kerja kelompok saat tahap Mengaplikasi: guru menilai kesesuaian dalil yang dipilih, kejelasan pesan, dan kerjasama kelompok menggunakan lembar observasi singkat.
  • Penilaian presentasi quote: guru menilai kemampuan murid menyampaikan makna dalil dan pesan toleransi secara lisan.

Sumatif:

  • Penilaian produk quote: dinilai menggunakan rubrik produk berdasarkan aspek perencanaan, proses pembuatan (kesesuaian dalil, kejelasan pesan, kreativitas visual), dan hasil akhir (tampilan, inovasi).
  • Penilaian sikap: observasi penampilan sikap toleran selama presentasi dan diskusi kelas, dicatat dalam jurnal sikap guru.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kesesuaian Dalil Al-Qur'an atau HadisTidak mencantumkan dalil sama sekali, atau dalil yang dicantumkan tidak berkaitan dengan tema toleransi.Mencantumkan dalil tetapi kurang relevan dengan pesan toleransi intern dan antar umat beragama, atau terdapat kesalahan penulisan yang signifikan.Mencantumkan dalil yang relevan dengan tema toleransi dengan penulisan yang cukup tepat dan disertai terjemahan.Mencantumkan dalil yang sangat relevan dan tepat, penulisan benar, disertai terjemahan yang akurat, dan dalil dipilih secara kritis sesuai konteks pesan.
Kejelasan Pesan ToleransiPesan toleransi tidak tersampaikan atau ambigu — pembaca tidak dapat memahami maksud quote.Pesan toleransi dapat ditebak tetapi kurang jelas atau terlalu umum, belum menunjukkan pemahaman mendalam tentang toleransi intern/antar umat beragama.Pesan toleransi jelas dan dapat dipahami, mencerminkan pemahaman tentang toleransi dalam konteks intern atau antar umat beragama.Pesan toleransi sangat jelas, inspiratif, dan relevan dengan kehidupan nyata murid; mencakup dimensi toleransi intern dan antar umat beragama secara eksplisit.
Kreativitas Visual QuoteQuote hanya berupa tulisan polos tanpa upaya estetika; tampilan tidak menarik dan sulit dibaca.Ada upaya membuat tampilan lebih menarik (misalnya menggunakan spidol warna) tetapi layout tidak teratur dan kurang terbaca.Quote memiliki tampilan yang rapi dan menarik dengan penggunaan warna dan tata letak yang cukup baik sehingga mudah dibaca.Quote sangat menarik secara visual, tata letak kreatif dan terstruktur, penggunaan warna harmonis, dan mampu menarik perhatian pembaca secara estetis.
Kemampuan Presentasi dan Penampilan Sikap ToleranMurid tidak dapat menyampaikan makna dalil dan pesan quote, atau menunjukkan sikap yang tidak toleran (menyela, meremehkan karya kelompok lain).Murid menyampaikan presentasi tetapi kurang percaya diri, penjelasan makna dalil sangat singkat, dan sikap toleran belum konsisten ditampilkan.Murid menyampaikan presentasi dengan cukup percaya diri, menjelaskan makna dalil dan pesan toleransi dengan cukup baik, dan menunjukkan sikap menghargai karya kelompok lain.Murid menyampaikan presentasi dengan percaya diri dan antusias, menjelaskan makna dalil secara mendalam, pesan toleransi disampaikan dengan meyakinkan, dan konsisten menampilkan sikap toleran dan menghargai selama sesi presentasi.
Kerjasama KelompokHanya satu anggota yang bekerja, anggota lain pasif sepenuhnya; tidak ada pembagian tugas.Sebagian anggota terlibat tetapi kontribusi tidak merata; ada anggota yang dominan dan ada yang sama sekali tidak berkontribusi.Sebagian besar anggota terlibat aktif dalam diskusi dan pembuatan quote; ada pembagian tugas meskipun belum sepenuhnya merata.Semua anggota berkontribusi aktif dan merata; pembagian tugas jelas; kelompok bekerja secara harmonis dan saling mendukung selama proses pembuatan hingga presentasi.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah alokasi waktu 40 menit cukup untuk mencakup ketiga tahap pembelajaran (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) secara bermakna? Bagian mana yang perlu diperpanjang atau diperpendek?
  • Apakah contoh quote yang saya tampilkan di tahap Memahami sudah cukup representatif dan membantu murid memahami komponen quote toleransi Islami?
  • Apakah diferensiasi yang saya siapkan (kartu referensi dalil dan tantangan tambahan) benar-benar membantu semua murid — termasuk yang lambat dan yang cepat — untuk berkembang sesuai kemampuannya?
  • Seberapa efektif saya memberikan umpan balik selama proses pembuatan quote? Apakah setiap kelompok mendapat perhatian yang memadai?
  • Apakah murid benar-benar memahami hubungan antara dalil yang mereka pilih dengan sikap toleran dalam kehidupan nyata, atau sekadar menyalin teks?

Refleksi Murid:

  • Dalil apa yang kamu pilih sebagai dasar quote-mu, dan mengapa kamu merasa dalil itu penting untuk pesan toleransi yang ingin kamu sampaikan?
  • Apa yang paling menantang saat membuat quote tadi — memilih dalil, merumuskan pesan, atau membuat tampilannya menarik? Bagaimana kamu mengatasinya?
  • Setelah melihat semua quote dari kelompok lain, apakah ada pesan toleransi yang baru atau berbeda yang belum pernah kamu pikirkan sebelumnya?
  • Satu sikap toleran konkret apa yang ingin kamu terapkan minggu ini, dan bagaimana ajaran Islam yang kamu pelajari hari ini mendukungmu untuk melakukan itu?

SUMBER BELAJAR

  1. Al-Qur'an dan terjemahannya (terutama Q.S. Al-Kafirun, Q.S. Al-Hujurat: 13, Q.S. Al-Mumtahanah: 8)
  2. Hadis-hadis tentang toleransi dan kerukunan umat beragama
  3. Buku Siswa PAI dan Budi Pekerti Kelas VIII (Penulis: Tatik Pudjiani & Bagus Mustakim, ISBN 978-602-244-727-6) — Bab 8
  4. Buku Guru PAI dan Budi Pekerti Kelas VIII — Panduan Bab 8 termasuk rubrik penilaian produk
  5. Contoh quote toleransi (disiapkan guru dalam bentuk slide PowerPoint atau karton tempel)
  6. Kartu referensi dalil toleransi (dibuat guru — berisi 5 pilihan ayat/hadis lengkap dengan terjemahan, untuk diferensiasi)
  7. Kertas A4, spidol warna, dan alat tulis untuk pembuatan quote manual
  8. Aplikasi Canva atau aplikasi desain grafis sederhana (opsional, bagi murid yang menggunakan HP)
  9. Sticky note atau kertas kecil untuk penulisan komitmen refleksi pribadi
  10. Papan tempel atau selotip untuk memajang hasil karya quote kelompok

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.