MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D) Topik: Asesmen Sumatif: Menulis Q.S. al-Baqarah/2:143 dan Menyusun Pantun tentang Pentingnya Beragama Secara Moderat INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 8 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif: Menulis Q.S. al-Baqarah/2:143 dan Menyusun Pantun tentang Pentingnya Beragama Secara Moderat |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x40 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Melalui model pembelajaran berbasis produk, murid dapat menulis Q.S. al-Baqarah/2:143 dan hadis tentang sikap moderat dalam beragama dengan benar sebagai bentuk asesmen sumatif.
- Melalui model pembelajaran berbasis produk, murid dapat menyusun dan mempresentasikan pantun yang berisi tentang pentingnya sikap moderat dalam beragama dengan baik, serta menunjukkan sikap saling menghargai perbedaan antar dan intern umat beragama.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Jika kamu harus menjelaskan kepada teman yang berbeda agama mengapa Islam mengajarkan sikap moderat, kira-kira kalimat apa yang akan kamu ucapkan?
- Menurutmu, mengapa Allah Swt. menyebut umat Islam sebagai 'umat pertengahan' (wasatan) dalam Q.S. al-Baqarah/2:143? Apa maknanya bagi kehidupan sehari-hari kita?
- Bagaimana cara yang menyenangkan untuk menyampaikan pesan tentang sikap moderat dalam beragama kepada orang lain?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama; salah satu murid memimpin doa.
- Guru mengecek kehadiran murid dan mengondisikan kelas agar siap belajar.
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat: menampilkan penggalan Q.S. al-Baqarah/2:143 di papan tulis/layar, kemudian meminta murid secara lisan menyebutkan arti kata 'wasatan' dan satu contoh sikap moderat yang pernah mereka lakukan. Guru mencatat respons untuk memetakan kesiapan belajar.
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Jika kamu harus menjelaskan kepada teman yang berbeda agama mengapa Islam mengajarkan sikap moderat, kira-kira kalimat apa yang akan kamu ucapkan?' untuk membangun motivasi dan rasa ingin tahu.
- Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan menyelesaikan asesmen sumatif berupa menulis Q.S. al-Baqarah/2:143 beserta hadis tentang sikap moderat, serta menyusun dan mempresentasikan pantun bertema moderasi beragama.
- Guru menjelaskan mekanisme, alokasi waktu, dan rubrik penilaian secara transparan agar murid memahami target yang harus dicapai.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menayangkan teks lengkap Q.S. al-Baqarah/2:143 beserta teks hadis tentang sikap moderat (riwayat Ibnu Majah atau sumber terpercaya) di layar/papan tulis.
- Murid membaca kembali secara senyap selama ±3 menit untuk menginternalisasi teks Arab yang akan mereka tulis — guru mengingatkan untuk memperhatikan penulisan setiap huruf, harakat, dan tanda baca dengan saksama (Berkesadaran).
- Guru memberi kesempatan murid mengajukan pertanyaan singkat tentang kata atau kalimat yang masih ragu penulisannya; guru menjawab dan mengklarifikasi.
- Guru mengingatkan kaidah penulisan Arab standar: arah penulisan dari kanan ke kiri, penyambungan huruf, harakat yang wajib ditulis, dan tanda waqaf — sebagai bekal teknis sebelum mengerjakan produk tulis.
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagikan lembar kerja asesmen sumatif berisi dua bagian: (1) kolom penulisan Q.S. al-Baqarah/2:143 dan hadis tentang sikap moderat, serta (2) kolom penyusunan pantun bertema moderasi beragama.
- Tahap Produk 1 — Menulis Ayat dan Hadis (±25 menit): Murid secara mandiri menulis Q.S. al-Baqarah/2:143 lengkap dengan harakat dan tanda baca, dilanjutkan menulis teks hadis tentang sikap moderat. Guru berkeliling memantau proses dan memberikan umpan balik formatif non-verbal (isyarat atau catatan kecil) tanpa mengganggu konsentrasi (Berkesadaran).
- Tahap Produk 2 — Menyusun Pantun (±20 menit): Setelah selesai menulis ayat dan hadis, murid menyusun minimal satu bait pantun (empat baris: dua sampiran + dua isi) yang mengandung pesan pentingnya sikap moderat dalam beragama dan saling menghargai perbedaan. Murid boleh menyusun lebih dari satu bait untuk memperkaya ekspresi (Menggembirakan).
- Diferensiasi proses: Murid yang menyelesaikan lebih cepat dipersilakan menyusun dua bait pantun atau menghias lembar kerjanya dengan kaligrafi sederhana sebagai pengayaan. Murid yang kesulitan dapat menggunakan teks bantuan (ayat/hadis tercetak) sebagai referensi penulisan, namun tetap menyalin sendiri.
- Setelah selesai, murid secara bergantian (dipilih acak atau sukarela, ±3–4 orang) membacakan pantun mereka di depan kelas. Audience memberikan apresiasi tepuk tangan setelah setiap pembacaan (Menggembirakan).
- Murid menyerahkan lembar kerja kepada guru sebagai dokumen asesmen sumatif.
Merefleksi (Bermakna, Berkesadaran):- Guru memfasilitasi sesi refleksi singkat: murid menuliskan pada sticky note atau sudut lembar kerja — (1) satu hal yang mereka pelajari hari ini, (2) satu tantangan yang mereka hadapi saat menulis ayat/menyusun pantun, dan (3) satu rencana tindakan nyata untuk mempraktikkan sikap moderat minggu ini (Bermakna).
- Guru memilih 2–3 murid secara acak untuk berbagi hasil refleksinya secara lisan; guru memberikan tanggapan konstruktif dan mengapresiasi kejujuran refleksi.
- Guru mengajak murid menghubungkan pesan Q.S. al-Baqarah/2:143 dengan situasi nyata: 'Bagaimana sikap moderat yang ada dalam ayat ini bisa kamu wujudkan saat berinteraksi dengan teman yang berbeda keyakinan di sekolah?' (Bermakna).
- Murid melakukan penilaian diri dengan memberikan tanda centang (√) pada kolom emotikon di lembar penilaian diri yang disediakan guru, mencerminkan sejauh mana mereka merasa berhasil mencapai tujuan pembelajaran hari ini (Berkesadaran).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan materi: Q.S. al-Baqarah/2:143 menegaskan bahwa umat Islam adalah umat pertengahan (wasatan) yang harus menjadi contoh bagi umat lain, dan sikap moderat dalam beragama adalah wujud nyata keimanan kita.
- Guru memberikan umpan balik umum tentang kualitas tulisan dan pantun yang dibuat murid hari ini — menyebut kelebihan kolektif dan satu area perbaikan.
- Guru menyampaikan informasi tindak lanjut: murid yang belum mencapai kriteria ketuntasan akan mengikuti remedial (guru menjelaskan kembali materi dan murid menulis ulang); murid yang sudah tuntas dianjurkan membaca rubrik 'Selangkah Lebih Maju' tentang Enam Ciri Islam Moderat sebagai pengayaan.
- Guru menyampaikan pesan untuk orang tua/wali: meminta murid menunjukkan hasil tulisan Q.S. al-Baqarah/2:143 dan pantun mereka kepada orang tua di rumah, dan mendiskusikan satu contoh sikap moderat dalam keluarga.
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang memiliki keterbatasan dalam membaca Arab diberikan teks referensi Q.S. al-Baqarah/2:143 yang sudah tercetak jelas sebagai panduan visual saat menyalin. Murid yang sudah mahir didorong menulis hadis tambahan tentang toleransi sebagai tantangan ekstra.
- Proses: Murid yang membutuhkan dukungan tambahan dapat menyalin ayat secara bertahap per frasa (guru menyediakan garis panduan di lembar kerja). Murid yang cepat menyelesaikan langsung melanjutkan ke penyusunan pantun kedua atau menambahkan ilustrasi kaligrafi.
- Produk: Murid yang kesulitan menyusun pantun sesuai kaidah dapat membuat puisi bebas bertema moderasi sebagai alternatif, dengan kriteria penilaian yang disesuaikan. Murid yang lebih mahir dapat menyusun dua bait pantun bersambung dengan tema yang kohesif.
ASESMENAwal:- Guru menampilkan penggalan Q.S. al-Baqarah/2:143 di papan tulis/layar dan meminta murid secara lisan menyebutkan arti kata 'wasatan' (pertengahan/moderat).
- Murid menyebutkan satu contoh nyata sikap moderat yang pernah mereka lakukan atau saksikan — guru mencatat untuk memetakan kesiapan dan pengetahuan awal murid.
Proses:- Observasi berkeliling oleh guru saat murid menulis ayat dan hadis: mencatat kualitas tulisan, kecepatan, dan ekspresi murid (terlihat kesulitan atau lancar).
- Guru memberikan umpan balik formatif non-verbal atau catatan singkat pada lembar kerja murid yang membutuhkan koreksi teknis selama proses penulisan.
- Pengamatan saat presentasi pantun: guru mencatat kelancaran penyampaian, kesesuaian isi pantun dengan tema moderasi, dan kepercayaan diri murid.
Akhir:- Penilaian lembar kerja sumatif yang dikumpulkan: tulisan Q.S. al-Baqarah/2:143 dan hadis dinilai dengan rubrik penulisan (4 level); pantun dinilai dengan rubrik pantun (4 level).
- Penilaian diri murid menggunakan lembar emotikon dikumpulkan sebagai data asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning).
- Nilai akhir merupakan akumulasi skor tulisan ayat/hadis dan pantun yang dihitung sesuai bobot yang ditetapkan guru.
Formatif:- Observasi guru saat murid menulis Q.S. al-Baqarah/2:143: guru mencatat murid yang mengalami kesulitan teknis penulisan huruf Arab untuk ditindaklanjuti.
- Penilaian diri menggunakan lembar emotikon: murid menilai ketercapaian tujuan pembelajaran secara mandiri.
- Umpan balik lisan guru selama presentasi pantun di depan kelas.
Sumatif:- Penilaian produk tulisan Q.S. al-Baqarah/2:143 dan hadis tentang sikap moderat menggunakan rubrik penulisan 4 level (Belum Berkembang hingga Sangat Berkembang) berdasarkan ketepatan bentuk huruf, harakat, dan peletakan huruf.
- Penilaian produk pantun berdasarkan rubrik 4 level yang mencakup kesesuaian kaidah pantun (sampiran-isi, rima a-b-a-b), kedalaman pesan moderat, dan kemampuan presentasi.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penulisan Q.S. al-Baqarah/2:143 | Tulisan tidak terbaca, bentuk huruf tidak jelas, harakat tidak ditulis, banyak kesalahan penyambungan huruf. | Sebagian besar huruf dapat dikenali namun bentuk kurang proporsional, harakat ditulis sebagian, ada beberapa kesalahan penyambungan huruf. | Bentuk huruf jelas dan dapat dibaca, harakat ditulis dengan cukup lengkap, penyambungan huruf sebagian besar benar, satu atau dua kesalahan kecil. | Bentuk huruf jelas dan proporsional, peletakan huruf tepat, harakat ditulis lengkap dan benar, penyambungan huruf sempurna, tulisan rapi dan mudah dibaca. | | Penulisan Hadis tentang Sikap Moderat | Hadis tidak ditulis atau tulisan tidak dapat dikenali sama sekali. | Hadis ditulis sebagian, banyak kesalahan huruf dan harakat, sulit dibaca. | Hadis ditulis lengkap, sebagian besar huruf benar, harakat cukup lengkap, beberapa kesalahan kecil. | Hadis ditulis lengkap dan benar, bentuk huruf jelas, harakat lengkap dan tepat, tulisan rapi. | | Kaidah Pantun (Struktur dan Rima) | Pantun tidak memiliki struktur sampiran dan isi, rima tidak beraturan (tidak a-b-a-b). | Struktur sampiran dan isi ada namun batas kurang jelas, rima sebagian tidak konsisten. | Struktur sampiran (2 baris) dan isi (2 baris) jelas, rima a-b-a-b cukup konsisten, satu atau dua baris kurang tepat rimanya. | Struktur sampiran dan isi tepat, rima a-b-a-b konsisten dan harmonis, jumlah suku kata per baris seimbang. | | Kedalaman Pesan Moderasi dalam Pantun | Isi pantun tidak mengandung pesan moderasi atau saling menghargai perbedaan. | Isi pantun menyinggung tema moderasi secara sangat umum, pesan kurang jelas. | Isi pantun mengandung pesan moderasi atau saling menghargai perbedaan dengan cukup jelas dan relevan. | Isi pantun mengandung pesan moderasi yang kuat, inspiratif, dan relevan dengan kehidupan nyata; menunjukkan pemahaman mendalam tentang sikap moderat dalam beragama. | | Presentasi Pantun (Penyampaian Lisan) | Murid tidak mau atau tidak mampu mempresentasikan pantun di depan kelas. | Murid mempresentasikan pantun dengan suara sangat pelan, terbata-bata, dan kurang percaya diri. | Murid mempresentasikan pantun dengan cukup lancar dan suara cukup jelas, sesekali ragu. | Murid mempresentasikan pantun dengan lancar, suara jelas, percaya diri, dan mampu menyampaikan pesan dengan ekspresi yang tepat. | | Sikap Saling Menghargai (Observasi) | Murid tidak menunjukkan sikap menghargai saat teman presentasi, tidak memperhatikan. | Murid sesekali memperhatikan presentasi teman namun masih sibuk sendiri. | Murid memperhatikan dan memberikan apresiasi kepada teman yang presentasi dengan cukup baik. | Murid secara konsisten memperhatikan, memberikan apresiasi tulus, dan mampu menyampaikan komentar positif kepada teman yang presentasi. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid berhasil menyelesaikan tulisan Q.S. al-Baqarah/2:143 dan hadis dalam waktu yang dialokasikan? Jika tidak, di mana letak hambatan utamanya?
- Apakah instruksi yang saya sampaikan cukup jelas sehingga murid memahami kriteria penulisan yang diharapkan?
- Seberapa efektif diferensiasi yang saya terapkan hari ini dalam mendukung murid dengan kemampuan beragam?
- Apakah pantun yang disusun murid mencerminkan pemahaman yang bermakna tentang moderasi beragama, ataukah sekadar memenuhi kaidah teknis saja?
- Apa yang perlu saya perbaiki dalam pengelolaan waktu dan alur kegiatan asesmen sumatif ini untuk pertemuan berikutnya atau angkatan berikutnya?
Refleksi Murid:- Satu hal apa yang kamu pelajari hari ini tentang Q.S. al-Baqarah/2:143 yang sebelumnya belum kamu pahami dengan baik?
- Apa bagian yang paling menantang saat kamu menulis ayat atau menyusun pantun hari ini? Bagaimana kamu mengatasinya?
- Pesan apa yang ingin kamu sampaikan melalui pantunmu kepada orang-orang di sekitarmu tentang pentingnya bersikap moderat?
- Satu tindakan nyata apa yang akan kamu lakukan minggu ini sebagai wujud sikap moderat dalam kehidupan sehari-hari?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMP Kelas VIII (Tatik Pudjiani & Bagus Mustakim, Kemendikbud RI, 2021) — Bab 6
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMP Kelas VIII (Kemendikbud RI, 2021) — Bab 6
- Teks Q.S. al-Baqarah/2:143 beserta harakat lengkap (ditayangkan guru di layar/papan tulis)
- Teks hadis tentang sikap moderat dalam beragama (sumber terpercaya, ditayangkan guru)
- Lembar kerja asesmen sumatif (disiapkan guru): kolom penulisan ayat/hadis dan kolom pantun
- Lembar penilaian diri (emotikon) untuk refleksi mandiri murid
- Rubrik penilaian menulis dan pantun (dicetak dan dibagikan kepada murid sebelum mengerjakan)
- Proyektor atau papan tulis untuk menayangkan teks Arab dan contoh pantun
- Sticky note atau kertas kecil untuk kegiatan refleksi
|