Modul AjarPertemuan 3Bab 5Fase DSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 8: Membuat Infografis Bait al-Ḥikmah sebagai Wujud Keharmonisan Intelektual Antar-Agama

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Membuat Infografis Bait al-Ḥikmah sebagai Wujud Keharmonisan Intelektual Antar-Agama". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 8: Membuat Infografis Bait al-Ḥikmah sebagai Wujud Keharmonisan Intelektual Antar-Agama

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 8

Bab 5 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Membuat Infografis Bait al-Ḥikmah sebagai Wujud Keharmonisan Intelektual Antar-Agama

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMembuat Infografis Bait al-Ḥikmah sebagai Wujud Keharmonisan Intelektual Antar-Agama
Alokasi Waktu1x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui model pembelajaran berbasis produk, murid dapat membuat infografis yang menggambarkan fungsi Bait al-Ḥikmah dan keharmonisan intelektual antar-agama pada masa Daulah Bani Abbasiyah dengan kreatif dan sistematis.
  2. Melalui model pembelajaran berbasis produk, murid dapat mempresentasikan infografis Bait al-Ḥikmah dan menjelaskan nilai toleransi serta kebebasan beragama yang diterapkan para ilmuwan di dalamnya sebagai teladan akhlak mulia.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bayangkan sebuah perpustakaan raksasa tempat ilmuwan Muslim, Kristen, Yahudi, dan Zoroastrian duduk bersama menerjemahkan buku-buku ilmu pengetahuan — kira-kira apa yang membuat mereka bisa bekerja sama seperti itu?
  2. Jika Bait al-Ḥikmah hadir di zaman sekarang, apa yang akan kamu bawa ke sana sebagai kontribusimu?
  3. Mengapa keharmonisan antarumat beragama justru melahirkan kemajuan ilmu pengetahuan, bukan sebaliknya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam, memimpin doa pembuka, dan memeriksa kehadiran murid. (2 menit)
  • Asesmen awal diagnostik: Guru menampilkan dua kata di papan tulis — 'Bait al-Ḥikmah' dan 'Toleransi' — lalu meminta murid menuliskan satu kalimat yang menghubungkan keduanya di secarik kertas kecil. Guru memindai jawaban sekilas untuk mengukur pengetahuan awal. (3 menit)
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan dan memberi ruang 1-2 murid merespons secara spontan. (2 menit)
  • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat: murid akan membuat infografis Bait al-Ḥikmah dan mempresentasikannya kepada teman. (1 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan dua gambar kontras: reruntuhan Baghdad abad ke-13 dan ilustrasi Bait al-Ḥikmah di masa kejayaannya. Murid diminta mengamati selama 60 detik dengan penuh perhatian, lalu menuliskan satu kata perasaan dan satu kata pertanyaan yang muncul. (3 menit)
  • Guru menyampaikan mini-lecture terstruktur (5 menit) mencakup: (a) fungsi Bait al-Ḥikmah sebagai pusat penerjemahan, riset, dan perpustakaan; (b) nama-nama ilmuwan lintas agama yang berkarya di sana — Al-Khawarizmi (Muslim), Hunayn ibn Ishaq (Kristen Nestorian), Sahl ibn Bishr (Yahudi); (c) nilai toleransi dan kebebasan intelektual yang diterapkan Khalifah Harun al-Rasyid dan Al-Ma'mun.
  • Guru membagikan 'Kartu Fakta Bait al-Ḥikmah' berisi 8 poin kunci (fungsi, tokoh, bidang ilmu, nilai keharmonisan) sebagai bahan dasar infografis. Murid membaca kartu secara mandiri selama 2 menit.
  • Guru melakukan tanya jawab singkat: 'Dari kartu fakta ini, informasi mana yang paling mengejutkan kalian? Mengapa?' (2 menit)

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru menjelaskan tugas produk: murid (secara individu atau berpasangan sesuai kondisi kelas) membuat sket kasar infografis di kertas A4 yang memuat minimal: (a) judul infografis, (b) gambar/simbol Bait al-Ḥikmah, (c) 3 fungsi utama, (d) 2 ilmuwan lintas agama beserta bidangnya, (e) 1 nilai toleransi yang dapat diteladani. (2 menit instruksi)
  • Murid mengerjakan sket infografis secara aktif menggunakan spidol warna, pensil, atau alat gambar yang tersedia. Guru berkeliling memantau, memberikan umpan balik lisan singkat kepada setiap murid/pasangan. (10 menit)
  • Bagi murid yang menyelesaikan lebih cepat (diferensiasi konten), guru menyediakan instruksi pengayaan: tambahkan linimasa (timeline) 3 peristiwa penting Bait al-Ḥikmah atau tambahkan kutipan hadits tentang menuntut ilmu.
  • Asesmen proses: Guru menggunakan daftar periksa observasi (checklist) untuk memantau kelengkapan elemen infografis selama proses pengerjaan.

Merefleksi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Sesi Galeri Mini (5 menit): Infografis ditempel di meja atau dinding. Murid melakukan 'museum walk' singkat — berkeliling melihat 2-3 karya teman dan menempelkan stiker bintang pada elemen yang menurut mereka paling informatif.
  • Presentasi micro (5 menit): 2-3 murid terpilih (sukarela atau guru tunjuk) mempresentasikan infografiknya selama 1 menit masing-masing, fokus menjelaskan nilai toleransi yang mereka cantumkan dan relevansinya dengan kehidupan di Indonesia.
  • Guru memimpin diskusi refleksi: 'Nilai toleransi apa yang kita lihat di Bait al-Ḥikmah yang masih relevan untuk kehidupan bermasyarakat kita hari ini?' Murid merespons secara lisan. (3 menit)
  • Murid menuliskan satu kalimat komitmen pribadi di sudut infografis mereka: 'Saya akan meneladani semangat Bait al-Ḥikmah dengan cara...'

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran hari ini bersama-sama: fungsi Bait al-Ḥikmah, tokoh lintas agama, dan nilai toleransi yang dapat diteladani. (2 menit)
  • Asesmen akhir: Guru membagikan lembar 'Exit Ticket' berisi dua pertanyaan singkat: (1) Sebutkan satu fungsi Bait al-Ḥikmah! (2) Tuliskan satu nilai akhlak mulia dari keharmonisan ilmuwan di Bait al-Ḥikmah yang ingin kamu terapkan! Murid menjawab dalam 2 menit kemudian mengumpulkan lembar tersebut.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diajak menyempurnakan infografis digital di rumah menggunakan Canva atau aplikasi serupa dan menjadikannya foto profil media sosial minimal satu pekan (sesuai buku siswa hal. 136). (1 menit)
  • Guru menutup dengan mengutip Q.S. Al-Mujadilah: 11 tentang keutamaan orang yang berilmu, kemudian menutup dengan doa dan salam. (1 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan dapat menggunakan 'Kartu Fakta' yang telah disediakan guru sebagai panduan lengkap. Murid yang sudah menguasai materi diberi tantangan pengayaan: menambahkan linimasa peristiwa penting Bait al-Ḥikmah dan kutipan hadits tentang keutamaan menuntut ilmu dalam infografisnya.
  • Proses: Murid yang memerlukan lebih banyak scaffolding dapat bekerja berpasangan. Murid yang lebih mandiri dapat mengerjakan secara individu. Guru menyediakan contoh kerangka infografis (template kosong) bagi murid yang kesulitan memulai.
  • Produk: Infografis dapat dibuat dalam format sket tangan di kertas A4 (standar) atau dalam format digital menggunakan perangkat yang tersedia (bagi yang memiliki kemampuan lebih). Presentasi dapat dilakukan secara lisan langsung atau melalui penjelasan tertulis pada infografis bagi murid yang memiliki hambatan berbicara di depan umum.

ASESMEN

Awal:

  • Guru meminta murid menuliskan satu kalimat yang menghubungkan kata 'Bait al-Ḥikmah' dan 'Toleransi' di secarik kertas kecil sebelum pembelajaran dimulai.
  • Guru memindai jawaban sekilas untuk mengidentifikasi: (a) murid yang sudah memiliki pengetahuan awal cukup, (b) murid yang belum mengenal konsep Bait al-Ḥikmah sama sekali, sehingga guru dapat menyesuaikan kedalaman penjelasan mini-lecture.

Proses:

  • Guru menggunakan daftar periksa observasi (checklist) yang dipegang saat berkeliling kelas, mencentang elemen infografis yang sudah muncul pada karya setiap murid: judul ✓, gambar/simbol ✓, minimal 3 fungsi ✓, minimal 2 ilmuwan lintas agama ✓, nilai toleransi ✓.
  • Guru memberikan umpan balik lisan langsung (bukan nilai angka) saat mendampingi murid: 'Bagus, fungsinya sudah ada, sekarang coba tambahkan siapa ilmuwannya dan dari agama apa.'
  • Saat galeri mini, guru mengamati stiker bintang yang diberikan antarsiswa sebagai data peer-assessment informal tentang elemen infografis yang dianggap paling komunikatif.

Akhir:

  • Exit Ticket dikumpulkan di akhir pembelajaran. Guru menilai jawaban pertanyaan 1 (pengetahuan: fungsi Bait al-Ḥikmah) dan pertanyaan 2 (sikap/akhlak: nilai yang ingin diterapkan) sebagai bukti pencapaian TP 8.5.3.1 dan 8.5.3.2.
  • Penilaian produk infografis dilakukan menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) pada tiga aspek: kelengkapan konten, kreativitas visual, dan kejelasan pesan nilai toleransi.
  • Guru merekap hasil Exit Ticket sebagai bahan umpan balik kepada murid dan bahan perencanaan pembelajaran berikutnya.

Formatif:

  • Observasi lisan saat tanya jawab setelah mini-lecture (mengukur pemahaman fungsi Bait al-Ḥikmah)
  • Daftar periksa (checklist) kelengkapan elemen infografis selama proses pengerjaan: judul, gambar/simbol, 3 fungsi, 2 ilmuwan lintas agama, 1 nilai toleransi
  • Pengamatan presentasi micro — kualitas penjelasan nilai toleransi dan relevansinya

Sumatif:

  • Exit Ticket dua pertanyaan: (1) menyebutkan satu fungsi Bait al-Ḥikmah, (2) menuliskan satu nilai akhlak mulia dari keharmonisan ilmuwan yang ingin diterapkan
  • Penilaian produk infografis menggunakan rubrik 4 level berdasarkan aspek kelengkapan konten, kreativitas visual, dan kejelasan pesan nilai toleransi

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan Konten InfografisInfografis hanya memuat 1-2 elemen dari 5 elemen yang diminta (judul, gambar/simbol, fungsi, ilmuwan lintas agama, nilai toleransi).Infografis memuat 3 dari 5 elemen yang diminta, namun penjelasan masih sangat singkat atau kurang akurat.Infografis memuat 4-5 elemen yang diminta dengan penjelasan yang cukup akurat dan informatif.Infografis memuat semua 5 elemen secara lengkap, akurat, dan ditambah informasi pengayaan (misalnya linimasa, kutipan hadits, atau fakta tambahan yang relevan).
Kreativitas VisualInfografis hanya berupa tulisan tanpa elemen visual; tampilan tidak teratur dan sulit dibaca.Infografis memiliki beberapa elemen visual (gambar/simbol sederhana) namun tata letak belum teratur dan kurang menarik.Infografis memiliki tata letak yang teratur, menggunakan warna dan gambar/simbol yang mendukung keterbacaan, dan secara keseluruhan menarik untuk dilihat.Infografis memiliki tata letak kreatif dan orisinal, penggunaan warna dan visual yang konsisten dan ekspresif, serta mampu menyampaikan informasi secara sekilas pandang (at-a-glance).
Kejelasan Pesan Nilai Toleransi dan KeharmonisanNilai toleransi tidak disebutkan atau disebutkan tanpa penjelasan konteks Bait al-Ḥikmah.Nilai toleransi disebutkan namun penjelasannya generik dan tidak dikaitkan secara spesifik dengan praktik keharmonisan ilmuwan di Bait al-Ḥikmah.Nilai toleransi dijelaskan dengan mengaitkan contoh konkret ilmuwan lintas agama di Bait al-Ḥikmah dan relevansinya sebagai akhlak mulia.Nilai toleransi dijelaskan secara mendalam dengan contoh konkret, dikaitkan dengan akhlak mulia dalam Islam, dan dihubungkan dengan konteks kehidupan bermasyarakat di Indonesia secara reflektif.
Kualitas Presentasi (Penjelasan Lisan)Murid tidak dapat menjelaskan isi infografisnya atau penjelasan sangat tidak koheren.Murid menjelaskan isi infografis dengan terbata-bata, hanya menyebutkan poin-poin tanpa penjelasan makna.Murid menjelaskan isi infografis dengan cukup lancar, menyebutkan fungsi Bait al-Ḥikmah dan nilai toleransinya dengan jelas.Murid menjelaskan infografis dengan lancar dan percaya diri, mampu menghubungkan nilai toleransi Bait al-Ḥikmah dengan keteladanan akhlak mulia dan relevansinya bagi kehidupan sehari-hari.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah alokasi waktu 40 menit cukup untuk murid menyelesaikan sket infografis dan mempresentasikannya? Apa yang perlu disesuaikan?
  • Sejauh mana murid mampu menghubungkan nilai toleransi Bait al-Ḥikmah dengan kehidupan nyata mereka? Apakah pertanyaan pemantik cukup memancing pemikiran mendalam?
  • Murid mana yang memerlukan perhatian lebih pada pertemuan berikutnya berdasarkan hasil Exit Ticket dan observasi proses?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah menjangkau murid dengan kebutuhan belajar yang berbeda?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal paling menarik yang kamu pelajari tentang Bait al-Ḥikmah hari ini yang belum pernah kamu ketahui sebelumnya?
  • Nilai toleransi apa dari Bait al-Ḥikmah yang menurutmu paling penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-harimu? Mengapa?
  • Apakah proses membuat infografis membantumu memahami materi lebih baik dibandingkan sekadar membaca? Jelaskan!
  • Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang peradaban Islam dan keharmonisan antarumat beragama?

SUMBER BELAJAR

  1. Tatik Pudjiani dan Bagus Mustaki, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMP Kelas VIII (Kemdikbud, 2021), ISBN 978-602-244-727-6 — Bab 5 hal. 110-136
  2. Kartu Fakta Bait al-Ḥikmah (dibuat guru, disiapkan sebelum pembelajaran) berisi 8 poin kunci: fungsi, tokoh lintas agama, bidang ilmu, dan nilai keharmonisan
  3. Gambar/ilustrasi Bait al-Ḥikmah dan peta Baghdad abad ke-8-13 M (dapat diunduh dari sumber terpercaya seperti laman Kemdikbud atau Wikipedia Commons)
  4. Kertas A4, spidol warna, pensil warna, penggaris — untuk pembuatan infografis manual
  5. Stiker bintang kecil — untuk kegiatan peer-assessment galeri mini
  6. Lembar Exit Ticket (disiapkan guru, 1 lembar per murid)
  7. Daftar Periksa Observasi (checklist guru) untuk asesmen proses pengerjaan infografis
  8. Opsional: Canva (canva.com) atau aplikasi desain grafis sejenis untuk penyempurnaan infografis digital di rumah

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.