MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D) Topik: Praktik dan Asesmen Sumatif Salat Gerhana, Istiska, dan Jenazah INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 8 |
|---|
| Topik | Praktik dan Asesmen Sumatif Salat Gerhana, Istiska, dan Jenazah |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x40 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Melalui metode demonstrasi, murid dapat mempraktikkan tata cara salat gerhana, istiska, dan jenazah sesuai ketentuan syariat dengan benar dan penuh disiplin
- Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang ketentuan salat gerhana, istiska, dan jenazah serta nilai disiplin, penuh harap kepada Allah Swt., dan peduli terhadap sesama yang terkandung di dalamnya
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana cara kita menunjukkan sikap penuh harap kepada Allah Swt. saat melaksanakan salat gerhana dan istiska?
- Mengapa salat jenazah menjadi kewajiban kifayah dan bagaimana hal ini menunjukkan kepedulian sosial dalam Islam?
- Apa perbedaan tata cara antara salat gerhana, istiska, dan jenazah yang pernah kalian pelajari?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam dan memimpin doa pembuka
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan kesiapan murid untuk praktik dan mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang ketentuan salat gerhana, istiska, dan jenazah
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: mempraktikkan tata cara salat gerhana, istiska, dan jenazah serta mengikuti asesmen sumatif
- Guru menjelaskan alur kegiatan: demonstrasi kelompok, observasi teman sejawat, dan asesmen sumatif tertulis
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru mengulas kembali secara singkat poin-poin penting tata cara salat gerhana, istiska, dan jenazah dengan menampilkan infografis atau skema sederhana
- Murid mengamati demonstrasi singkat guru atau video tentang gerakan dan bacaan salat gerhana, istiska, dan jenazah
- Murid diberi kesempatan bertanya untuk klarifikasi sebelum praktik dimulai
- Guru membagi murid menjadi 3 kelompok besar: kelompok 1 untuk salat gerhana, kelompok 2 untuk salat istiska, kelompok 3 untuk salat jenazah
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Setiap kelompok menyiapkan skenario praktik: menentukan imam, makmum, dan peran lain sesuai jenis salat yang ditugaskan
- Kelompok 1 mendemonstrasikan salat gerhana (2 rakaat dengan rukuk dan bacaan panjang), murid lain mengamati dengan lembar observasi
- Kelompok 2 mendemonstrasikan salat istiska (2 rakaat diikuti khutbah), murid lain mengamati dan mencatat
- Kelompok 3 mendemonstrasikan salat jenazah (4 takbir tanpa rukuk dan sujud), murid lain mengamati dengan cermat
- Setelah setiap demonstrasi, guru dan murid memberikan umpan balik konstruktif tentang gerakan, bacaan, dan sikap disiplin yang ditunjukkan
- Murid dari kelompok lain diberi kesempatan untuk mencoba praktik sendiri secara bergantian jika waktu memungkinkan
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid diminta merefleksikan pengalaman praktik: kesulitan yang dihadapi, keterampilan yang sudah dikuasai, dan nilai-nilai yang dipelajari (disiplin, penuh harap kepada Allah, peduli terhadap sesama)
- Murid menuliskan refleksi singkat di buku catatan: Apa makna salat gerhana/istiska/jenazah bagi kehidupan saya? Bagaimana saya bisa menerapkan sikap disiplin dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari?
- Beberapa murid diminta berbagi refleksi mereka secara lisan
- Guru memberikan penguatan dan menghubungkan praktik dengan nilai-nilai profil pelajar Pancasila: beriman, mandiri, dan bergotong royong
Penutup:- Guru melaksanakan asesmen sumatif tertulis (soal pilihan ganda, uraian singkat, dan studi kasus) untuk mengukur pemahaman menyeluruh murid tentang ketentuan dan nilai-nilai dalam salat gerhana, istiska, dan jenazah
- Murid mengumpulkan lembar jawaban asesmen
- Guru menyampaikan apresiasi atas partisipasi dan kerja sama murid dalam praktik hari ini
- Guru menutup pembelajaran dengan doa penutup dan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid yang belum lancar dapat menggunakan panduan tertulis atau kartu petunjuk saat praktik, sedangkan murid yang sudah mahir dapat diminta memimpin kelompok atau menjadi imam
- Proses: Murid yang membutuhkan lebih banyak latihan dapat melakukan praktik berulang dengan bimbingan guru atau teman sejawat, sementara murid yang cepat menguasai dapat membantu teman atau mempraktikkan variasi (misalnya, menjadi khatib dalam salat istiska)
- Produk: Murid yang kesulitan dengan asesmen tertulis dapat diberikan soal dengan bahasa lebih sederhana atau bantuan visual, sedangkan murid yang lebih mampu dapat diberikan soal analisis atau studi kasus yang lebih kompleks
ASESMENAwal:- Guru menanyakan kesiapan murid untuk praktik dan menguji ingatan mereka tentang ketentuan dasar salat gerhana, istiska, dan jenazah melalui tanya jawab lisan singkat
Proses:- Observasi guru terhadap gerakan, bacaan, dan sikap disiplin murid selama demonstrasi menggunakan lembar observasi
- Penilaian sejawat dengan lembar observasi sederhana: murid menilai ketepatan gerakan dan bacaan kelompok yang tampil
- Umpan balik langsung dan konstruktif dari guru setelah setiap demonstrasi kelompok
Akhir:- Asesmen praktik: guru menilai keterampilan mempraktikkan salat menggunakan rubrik (gerakan, bacaan, urutan, sikap disiplin)
- Asesmen sumatif tertulis: 10 soal pilihan ganda, 5 soal uraian singkat, dan 1 studi kasus tentang penerapan salat gerhana, istiska, dan jenazah dalam kehidupan nyata serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya
Formatif:- Observasi selama praktik demonstrasi menggunakan lembar observasi
- Penilaian sejawat (peer assessment) saat murid mengamati demonstrasi kelompok lain
- Umpan balik langsung dari guru setelah setiap demonstrasi
Sumatif:- Asesmen praktik: penilaian keterampilan mempraktikkan salat gerhana, istiska, atau jenazah menggunakan rubrik
- Asesmen tertulis: soal pilihan ganda, uraian singkat, dan studi kasus tentang ketentuan dan nilai-nilai salat gerhana, istiska, dan jenazah
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Gerakan dan Urutan Salat | Melakukan gerakan salat dengan banyak kesalahan urutan (lebih dari 3 kesalahan) dan tidak sesuai ketentuan syariat | Melakukan gerakan salat dengan beberapa kesalahan urutan (2-3 kesalahan) dan kurang sesuai ketentuan syariat | Melakukan gerakan salat dengan sedikit kesalahan urutan (1 kesalahan) dan sebagian besar sesuai ketentuan syariat | Melakukan gerakan salat dengan urutan yang tepat tanpa kesalahan dan sesuai ketentuan syariat | | Ketepatan Bacaan dalam Salat | Membaca bacaan salat dengan banyak kesalahan (lebih dari 3 kesalahan) dan tidak lancar | Membaca bacaan salat dengan beberapa kesalahan (2-3 kesalahan) dan kurang lancar | Membaca bacaan salat dengan sedikit kesalahan (1 kesalahan) dan cukup lancar | Membaca bacaan salat dengan tepat tanpa kesalahan dan lancar | | Sikap Disiplin dan Khusyuk | Tidak menunjukkan sikap disiplin dan khusyuk, sering bercanda atau tidak fokus selama praktik | Menunjukkan sikap disiplin dan khusyuk secara minimal, sesekali tidak fokus selama praktik | Menunjukkan sikap disiplin dan khusyuk dengan baik, fokus selama praktik meskipun sesekali teralihkan | Menunjukkan sikap disiplin dan khusyuk dengan sangat baik, fokus penuh dan serius selama praktik | | Pemahaman Nilai dan Hikmah | Tidak dapat menjelaskan nilai disiplin, penuh harap kepada Allah, dan peduli terhadap sesama dalam salat yang dipraktikkan | Dapat menjelaskan satu nilai (disiplin atau penuh harap atau peduli) dengan penjelasan yang kurang lengkap | Dapat menjelaskan dua nilai dengan penjelasan yang cukup baik dan memberikan contoh sederhana | Dapat menjelaskan ketiga nilai (disiplin, penuh harap kepada Allah, peduli terhadap sesama) dengan lengkap dan memberikan contoh penerapan dalam kehidupan nyata |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid memiliki kesempatan yang cukup untuk praktik dan mendapat umpan balik?
- Bagian mana dari pembelajaran yang paling efektif dalam membantu murid menguasai keterampilan praktik salat?
- Apakah diferensiasi yang diterapkan sudah memenuhi kebutuhan murid dengan kemampuan beragam?
- Apa yang perlu diperbaiki dalam pelaksanaan demonstrasi dan asesmen di pembelajaran berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa kesulitan yang saya hadapi saat mempraktikkan salat gerhana, istiska, atau jenazah? Bagaimana saya mengatasinya?
- Nilai-nilai apa yang saya pelajari dari salat gerhana, istiska, dan jenazah? Bagaimana saya bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari?
- Bagaimana perasaan saya saat membantu teman atau bekerja sama dalam kelompok? Apa yang bisa saya perbaiki?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VIII Kurikulum Merdeka
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VIII Kurikulum Merdeka
- Infografis atau poster tata cara salat gerhana, istiska, dan jenazah
- Video tutorial salat gerhana, istiska, dan jenazah (jika tersedia)
- Lembar observasi praktik salat untuk penilaian sejawat
- Soal asesmen sumatif (pilihan ganda, uraian, studi kasus)
- Mukena atau perlengkapan salat untuk murid putri
- Sarung atau peci untuk murid putra
- Ruang atau tempat yang cukup luas untuk praktik salat berjamaah
|