Modul AjarPertemuan 1Bab 3Fase DSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 8: Pengertian dan Cara Berperilaku Amanah dan Jujur

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Pengertian dan Cara Berperilaku Amanah dan Jujur". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 8: Pengertian dan Cara Berperilaku Amanah dan Jujur

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 8

Bab 3 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Pengertian dan Cara Berperilaku Amanah dan Jujur

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikPengertian dan Cara Berperilaku Amanah dan Jujur
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui market place activity, murid mampu menjelaskan pengertian sikap amanah dan jujur serta cara berperilaku amanah dan jujur dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
  2. Melalui market place activity, murid mampu menunjukkan contoh konkret perilaku amanah dan jujur dalam konteks kehidupan sehari-hari serta meyakini bahwa Allah Maha Mengetahui sehingga memiliki sikap jujur dan bertanggung jawab.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang terjadi jika orang tidak bisa dipercaya dalam keluarga atau di kelas?
  2. Mengapa seseorang tetap jujur meskipun tidak ada yang melihat?
  3. Bagaimana rasa hati saat kita memegang amanah — seperti mengembalikan uang teman yang tertinggal?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan menyampaikan tujuan pembelajaran secara jelas menggunakan bahasa siswa.
  • Guru melakukan asesmen awal: 'Tulis satu kata yang muncul di pikiranmu saat mendengar kata AMANAH dan satu kata saat mendengar JUJUR — lalu ceritakan singkat alasannya.' (3 menit, tulis di sticky note).
  • Guru menghubungkan materi dengan pengalaman nyata: 'Bayangkan kamu diberi tugas menjaga kunci kelas selama libur. Apa artinya itu bagimu? Apa yang harus kamu lakukan agar amanah itu terjaga?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid membaca teks ringkas dari buku siswa (hal. 58–59) tentang definisi amanah dan jujur, serta dalil pendukung (QS Al-A’raf:62 & QS Al-Baqarah:282) dengan panduan peta konsep sederhana.
  • Dalam kelompok kecil (4 orang), murid mengidentifikasi 2 ciri amanah dan 2 ciri jujur dari teks, lalu mencatatnya di kartu konsep warna biru (amanah) dan hijau (jujur).
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat: 'Apa perbedaan mendasar antara amanah dan jujur? Mengapa keduanya saling melengkapi dalam akhlak?'

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Market Place Activity: Setiap kelompok menerima 3 kartu skenario kehidupan sehari-hari (misalnya: menemukan dompet berisi uang di kantin; diminta menyalin PR oleh teman saat ulangan; ditugaskan guru menjadi penjaga kelas selama istirahat).
  • Kelompok berdiskusi dan menentukan: (a) apakah skenario tersebut menyangkut amanah, jujur, atau keduanya; (b) apa tindakan yang mencerminkan sikap amanah/ jujur; (c) alasan spiritualnya (Allah Maha Mengetahui).
  • Setiap kelompok mempresentasikan 1 skenario terpilih di depan kelas selama 90 detik, disusul tanggapan dari kelompok lain (penilaian sejawat ringan).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menulis refleksi individual (2 menit): 'Situasi mana dalam skenario tadi yang paling sulit bagimu untuk bersikap amanah atau jujur? Mengapa? Apa yang akan kamu lakukan mulai besok untuk melatihnya?'
  • Guru memandu refleksi bersama: 'Apa yang membuat kejujuran dan amanah bukan sekadar aturan, tapi bagian dari hubungan kita dengan Allah Swt.?'
  • Murid menyimpulkan bersama: 'Amanah dan jujur adalah bentuk ibadah harian yang memperkuat iman dan membangun kepercayaan manusia.'

Penutup:

  • Guru memandu murid menyimpulkan inti pembelajaran dalam 3 kalimat: definisi, contoh nyata, dan keyakinan spiritualnya.
  • Murid menyampaikan satu komitmen pribadi (lisan/tertulis singkat) tentang sikap amanah atau jujur yang akan dilatih dalam 3 hari ke depan.
  • Guru menutup dengan doa dan apresiasi atas partisipasi aktif, kolaboratif, dan keberanian menyampaikan pendapat.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid berkebutuhan khusus atau lambat membaca: disediakan versi audio pendek definisi amanah & jujur dan infografis visual; untuk murid cepat: diberikan tambahan ayat/hadis pendukung (HR. Tirmidzi: 'Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban').
  • Proses: Kelompok dibentuk heterogen; fasilitator kelompok ditunjuk untuk memastikan semua anggota berkontribusi; alternatif aktivitas: murid dapat memilih menyampaikan refleksi lewat gambar simbolik (misalnya timbangan untuk keadilan, kunci untuk amanah).
  • Produk: Produk akhir fleksibel: poster mini (A5), voice note refleksi (via aplikasi sederhana), atau kartu komitmen pribadi — semua dinilai dengan rubrik yang sama.

ASESMEN

Awal:

  • Menulis satu kata + alasan singkat tentang amanah dan jujur (di sticky note) — untuk mengidentifikasi prakonsepsi dan pengalaman awal.

Proses:

  • Checklist observasi: (1) menyebutkan definisi amanah/ jujur dengan benar, (2) memberikan contoh nyata relevan, (3) menyebutkan keyakinan 'Allah Maha Mengetahui' dalam diskusi kelompok.

Akhir:

  • Refleksi tertulis/lisan 3 kalimat: (1) definisi pribadi amanah/ jujur, (2) satu contoh penerapan di rumah/sekolah, (3) keyakinan spiritual yang memotivasi — dinilai dengan rubrik 4 tingkat.

Formatif:

  • Observasi selama market place activity (kolaborasi, ketepatan contoh, keterlibatan spiritual)
  • Penilaian sejawat pada presentasi skenario (menggunakan checklist 3 indikator: kejelasan contoh, keterkaitan dengan dalil, keberanian menyampaikan keyakinan)

Sumatif:

  • Rubrik penilaian hasil refleksi individu dan komitmen pribadi (tertulis/lisan)
  • Portofolio kartu konsep & skenario terpilih sebagai bukti pemahaman konseptual

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman KonseptualTidak dapat menjelaskan pengertian amanah atau jujur; tidak menyebutkan contoh nyata.Dapat menyebutkan salah satu definisi, tetapi belum tepat; memberikan contoh umum tanpa konteks spesifik.Menjelaskan kedua definisi dengan benar; memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari, tetapi belum mengaitkan dengan keyakinan spiritual.Menjelaskan definisi secara utuh dan akurat; memberikan contoh konkret, relevan, dan kontekstual; serta secara eksplisit mengaitkan dengan keyakinan bahwa Allah Maha Mengetahui.
Penerapan Nilai AkhlakTidak menunjukkan kesadaran pentingnya amanah/ jujur dalam interaksi sosial.Mengakui pentingnya, tetapi belum mampu mengambil sikap nyata dalam skenario simulasi.Mampu memilih tindakan amanah/ jujur dalam skenario, dengan alasan logis dan moral.Mampu memilih tindakan amanah/ jujur dalam skenario, menjelaskan dampak vertikal (hubungan dengan Allah) dan horizontal (kepercayaan orang lain), serta menyusun komitmen pribadi yang spesifik dan terukur.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil menghubungkan amanah/ jujur dengan keyakinan tauhid, bukan hanya sebagai norma sosial?
  • Bagaimana efektivitas market place activity dalam memicu diskusi bermakna dan inklusif?
  • Apa hambatan utama dalam memfasilitasi refleksi spiritual yang mendalam bagi murid fase D?

Refleksi Murid:

  • Apa yang baru kau sadari tentang amanah dan jujur setelah hari ini?
  • Contoh situasi mana yang paling mengubah cara pandangmu tentang kejujuran?
  • Apa langkah kecil yang bisa kau lakukan besok untuk menjadi lebih amanah atau jujur?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PAI dan Budi Pekerti Kelas VIII (hal. 58–59)
  2. Buku Panduan Guru PAI dan Budi Pekerti Kelas VIII (hal. 58–62)
  3. Infografis 'Amanah & Jujur dalam Pandangan Al-Qur’an' (disiapkan guru)
  4. Kartu skenario kehidupan sehari-hari (dibuat guru)
  5. Audio definisi amanah & jujur (untuk diferensiasi)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.