Modul AjarPertemuan 1Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Hyang Widhi Wasa sebagai Sumber Hidup

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Hyang Widhi Wasa sebagai Sumber Hidup". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Hyang Widhi Wasa sebagai Sumber Hidup

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 2 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Hyang Widhi Wasa sebagai Sumber Hidup

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikHyang Widhi Wasa sebagai Sumber Hidup
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pengertian Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup bagi seluruh makhluk di alam semesta dengan kata-kata sendiri
  2. Murid dapat menyebutkan minimal dua alasan mengapa Hyang Widhi Wasa disebut sebagai sumber hidup

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang memberikan kehidupan kepada semua makhluk di alam semesta ini?
  2. Mengapa kita bisa hidup, bernapas, dan bergerak setiap hari?
  3. Siapakah Hyang Widhi Wasa dalam kehidupan kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan berdoa bersama sesuai kepercayaan masing-masing
  • Guru mengajak murid menarik napas dalam dan menghembuskan perlahan untuk memusatkan perhatian (berkesadaran)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Anak-anak, siapa yang membuat kalian bisa hidup hari ini?'
  • Guru menampilkan gambar berbagai makhluk hidup (manusia, hewan, tumbuhan) dan bertanya: 'Siapa yang menciptakan semua ini?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar tentang Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup semua makhluk'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menampilkan gambar alam semesta dan berbagai makhluk hidup ciptaan Hyang Widhi Wasa
  • Guru menceritakan dengan bahasa sederhana: 'Hyang Widhi Wasa adalah pencipta alam semesta dan semua yang ada di dalamnya'
  • Murid menyimak penjelasan tentang Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup dengan penuh perhatian
  • Guru mengajak murid menyanyi lagu 'Ciptaan Hyang Widhi Wasa' dengan gerakan sederhana untuk memperkuat pemahaman (menggembirakan)
  • Guru menjelaskan bahwa Hyang Widhi Wasa disebut dengan nama berbeda di berbagai daerah: Ranying Hattala Langit (Kalimantan Tengah), Sangkan Paraning Dumadi (Jawa), namun tetap sama fungsinya
  • Murid membaca buku siswa halaman 45-46 tentang Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup
  • Guru memberikan contoh konkret: kesehatan Rosiana, kemampuan bernapas, tumbuhnya tanaman sebagai bukti Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup (bermakna)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (3-4 anak)
  • Setiap kelompok diberikan kertas gambar dan pensil warna
  • Murid diminta menggambar minimal 3 makhluk hidup ciptaan Hyang Widhi Wasa dan menuliskan alasan mengapa Hyang Widhi Wasa disebut sumber hidup mereka
  • Murid mengisi tabel pada buku siswa halaman 46: menyebutkan nama-nama ciptaan Hyang Widhi Wasa sebanyak-banyaknya
  • Murid mengerjakan latihan 'Astungkara Aku Bisa' halaman 47 dengan memberi tanda centang pada pernyataan yang benar
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil gambar dan penjelasan mereka di depan kelas (bermakna dan menggembirakan)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu murid duduk melingkar untuk refleksi bersama
  • Murid diminta menceritakan satu hal baru yang mereka pelajari hari ini tentang Hyang Widhi Wasa
  • Murid menjawab pertanyaan refleksi: 'Bagaimana perasaanmu setelah tahu bahwa Hyang Widhi Wasa adalah sumber hidupmu?'
  • Murid menuliskan atau menggambar satu cara untuk berterima kasih kepada Hyang Widhi Wasa dalam kehidupan sehari-hari
  • Murid berbagi refleksi mereka dengan teman sebangku (berkesadaran)
  • Guru membimbing murid menyimpulkan: Hyang Widhi Wasa adalah sumber hidup semua makhluk karena Beliaulah yang menciptakan dan memberi kehidupan

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-5 murid menyebutkan kembali pengertian Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup
  • Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi dan hasil kerja murid
  • Murid mengisi lembar refleksi diri sederhana
  • Guru mengajak murid bersyukur dengan berdoa: 'Om Swastyastu, terima kasih Hyang Widhi Wasa atas kehidupan yang Engkau berikan'
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam: 'Om Shanti, Shanti, Shanti, Om'

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat: diberikan tugas tambahan membaca cerita tentang manifestasi Hyang Widhi Wasa. Murid yang lambat: diberikan gambar visual lebih banyak dan penjelasan dengan kalimat lebih sederhana
  • Proses: Murid yang cepat: mengerjakan secara mandiri dan membantu teman. Murid yang lambat: mendapat bimbingan intensif dari guru dan bekerja berpasangan dengan teman yang lebih paham
  • Produk: Murid yang cepat: membuat poster berwarna dengan 5-7 ciptaan Hyang Widhi Wasa dan penjelasan lengkap. Murid yang lambat: cukup menggambar 3 ciptaan dengan penjelasan singkat atau lisan

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Siapa yang membuat kalian bisa hidup hari ini?'
  • Observasi respons murid terhadap gambar makhluk hidup yang ditampilkan

Proses:

  • Observasi keaktifan murid saat menyanyi dan membaca
  • Pengamatan saat murid berdiskusi kelompok dan mengerjakan tugas
  • Tanya jawab spontan selama kegiatan inti
  • Penilaian presentasi kelompok

Akhir:

  • Tes lisan: meminta murid menjelaskan pengertian Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup
  • Penilaian hasil gambar dan penjelasan tertulis
  • Penilaian latihan pada buku siswa halaman 46-47
  • Lembar refleksi diri murid

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat menyanyi dan berdiskusi
  • Tanya jawab lisan selama pembelajaran
  • Pengamatan saat murid mengerjakan tugas kelompok
  • Penilaian proses saat murid mempresentasikan gambar

Sumatif:

  • Penilaian hasil gambar dan penjelasan tertulis tentang Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup
  • Penilaian latihan tertulis 'Astungkara Aku Bisa' pada buku siswa
  • Penilaian kemampuan murid menyebutkan minimal 2 alasan Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman konsep Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidupMurid belum mampu menjelaskan pengertian Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidupMurid mampu menjelaskan pengertian Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup dengan bantuan guruMurid mampu menjelaskan pengertian Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup dengan kata-kata sendiriMurid mampu menjelaskan pengertian Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup dengan kata-kata sendiri dan memberikan contoh konkret
Kemampuan menyebutkan alasan Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidupMurid belum mampu menyebutkan alasan mengapa Hyang Widhi Wasa disebut sumber hidupMurid mampu menyebutkan 1 alasan dengan bantuan guruMurid mampu menyebutkan minimal 2 alasan secara mandiriMurid mampu menyebutkan lebih dari 2 alasan dengan penjelasan yang jelas
Kreativitas dalam mengaplikasikan pemahamanMurid belum mampu menggambar atau menuliskan ciptaan Hyang Widhi WasaMurid mampu menggambar 1-2 ciptaan Hyang Widhi Wasa dengan bimbinganMurid mampu menggambar 3 atau lebih ciptaan Hyang Widhi Wasa dengan penjelasan sederhanaMurid mampu menggambar 5 atau lebih ciptaan Hyang Widhi Wasa dengan penjelasan lengkap dan detail
Sikap rasa syukur dan bhakti kepada Hyang Widhi WasaMurid belum menunjukkan sikap syukur dalam pembelajaranMurid mulai menunjukkan sikap syukur dengan bimbingan guruMurid menunjukkan sikap syukur melalui doa dan ucapan terima kasihMurid menunjukkan sikap syukur secara konsisten dan mampu mengungkapkan cara berterima kasih kepada Hyang Widhi Wasa dalam kehidupan sehari-hari

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami konsep Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup?
  • Strategi pembelajaran mana yang paling efektif untuk murid kelas 2?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran berikutnya?
  • Bagaimana cara meningkatkan keterlibatan murid yang masih pasif?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang Hyang Widhi Wasa?
  • Bagaimana perasaanmu setelah tahu bahwa Hyang Widhi Wasa adalah sumber hidupmu?
  • Apa yang paling kamu sukai dari pembelajaran hari ini?
  • Apa yang masih sulit kamu pahami?
  • Bagaimana kamu akan berterima kasih kepada Hyang Widhi Wasa mulai hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas II halaman 45-47
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas II halaman 80-90
  3. Gambar berbagai makhluk hidup ciptaan Hyang Widhi Wasa
  4. Video pembelajaran tentang alam semesta dan kehidupan (jika tersedia)
  5. Kertas gambar, pensil warna, dan spidol
  6. Lagu 'Ciptaan Hyang Widhi Wasa'
  7. Lembar kerja siswa
  8. Media visual: poster atau slide presentasi tentang Hyang Widhi Wasa

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.