Modul AjarPertemuan 6Bab 8Fase ASemester 2

Modul Ajar Matematika Kelas 2: Menyajikan Data dalam Diagram Gambar

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 2 dengan topik "Menyajikan Data dalam Diagram Gambar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 2: Menyajikan Data dalam Diagram Gambar

Matematika - Kelas 2

Bab 8 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Menyajikan Data dalam Diagram Gambar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMenyajikan Data dalam Diagram Gambar
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyajikan data hasil survei sederhana (maksimal 4 kategori) ke dalam bentuk diagram gambar dengan simbol yang sesuai
  2. Murid dapat menentukan banyak simbol gambar yang diperlukan untuk setiap kategori berdasarkan data yang diperoleh

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara menampilkan data tentang buah kesukaan teman-teman kalian agar mudah dilihat?
  2. Jika 5 teman suka mangga, berapa gambar mangga yang harus kita gambar?
  3. Simbol gambar apa yang bisa kita pakai untuk menunjukkan banyaknya sesuatu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan mengajak berdoa bersama (5 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid membaca diagram gambar dan menunjukkan contoh diagram gambar sederhana (5 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar membuat diagram gambar sendiri berdasarkan data yang kita kumpulkan (2 menit)
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid tentang cara menyajikan data (3 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru menunjukkan contoh data sederhana: Buah kesukaan 4 anak (2 suka apel, 3 suka pisang, 1 suka jeruk, 2 suka mangga)
  • Guru menjelaskan bahwa setiap gambar mewakili 1 anak atau 1 benda
  • Murid mengamati cara guru menggambar simbol untuk setiap kategori data secara bertahap
  • Murid diminta menghitung bersama berapa simbol yang diperlukan untuk setiap kategori
  • Guru meminta murid menjelaskan kembali apa artinya 'setiap gambar mewakili 1 benda'

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (3-4 anak) untuk melakukan survei sederhana di kelas tentang cara berangkat ke sekolah (naik sepeda, diantar motor, jalan kaki, diantar mobil)
  • Setiap kelompok mencatat data hasil survei mereka
  • Murid bersama kelompoknya membuat diagram gambar di kertas besar dengan memilih simbol gambar yang sesuai untuk setiap kategori
  • Murid menentukan berapa banyak simbol yang harus digambar untuk setiap kategori berdasarkan data yang diperoleh
  • Setiap kelompok mempresentasikan diagram gambar mereka di depan kelas

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi: Apa yang paling mudah saat membuat diagram gambar? Apa yang sulit?
  • Murid berbagi pengalaman mereka dalam menentukan banyak simbol untuk setiap kategori
  • Guru meminta murid menyebutkan kegunaan diagram gambar dalam kehidupan sehari-hari
  • Murid menuliskan atau menyampaikan satu hal baru yang mereka pelajari hari ini

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan latihan individu: membuat diagram gambar dari data yang disediakan (10 menit)
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: diagram gambar adalah cara menyajikan data dengan simbol gambar, dan setiap gambar mewakili 1 benda (3 menit)
  • Guru memberikan refleksi dan apresiasi atas kerja murid (2 menit)
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama (2 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat diberikan data dengan 5 kategori atau jumlah data lebih besar (hingga 10 per kategori). Murid yang lambat diberikan data dengan 2-3 kategori dan jumlah data lebih sedikit (hingga 5 per kategori).
  • Proses: Murid yang cepat bekerja mandiri dengan bimbingan minimal. Murid yang lambat diberikan template diagram gambar yang sudah ada kerangkanya dan didampingi guru/teman tutor sebaya saat menghitung dan menggambar simbol.
  • Produk: Murid yang cepat diminta membuat 2 diagram gambar dengan topik berbeda dan menuliskan 2-3 kalimat interpretasi. Murid yang lambat cukup membuat 1 diagram gambar dengan benar.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menunjukkan diagram gambar sederhana dan menanyakan: Apa yang kalian lihat? Berapa banyak masing-masing kategori?
  • Guru mengamati apakah murid dapat membaca simbol dan menghitung jumlahnya

Proses:

  • Observasi saat murid bekerja kelompok: apakah murid dapat menentukan simbol yang sesuai dan menghitung dengan benar
  • Guru berkeliling memberikan pertanyaan pengarah: Berapa gambar yang kamu perlukan untuk kategori ini? Mengapa?
  • Penilaian presentasi: ketepatan diagram dan kemampuan menjelaskan

Akhir:

  • Latihan individu: Guru memberikan data tentang permainan tradisional kesukaan (4 kategori, masing-masing 3-7 anak). Murid diminta membuat diagram gambarnya di lembar kerja.
  • Guru memeriksa: (1) apakah murid memilih simbol yang sesuai, (2) apakah jumlah simbol sesuai data, (3) apakah diagram rapi dan terbaca

Formatif:

  • Observasi saat murid bekerja kelompok: kemampuan menghitung data dan menentukan banyak simbol
  • Tanya jawab selama kegiatan inti untuk mengecek pemahaman murid
  • Penilaian presentasi kelompok: ketepatan diagram gambar yang dibuat

Sumatif:

  • Latihan individu: membuat diagram gambar dari data yang disediakan
  • Penilaian produk diagram gambar menggunakan rubrik

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan jumlah simbolJumlah simbol tidak sesuai dengan data (lebih dari 2 kategori salah)Jumlah simbol sebagian sesuai data (1-2 kategori salah)Jumlah simbol hampir semua sesuai data (hanya 1 kategori kurang tepat)Jumlah simbol semua kategori sesuai dengan data yang diberikan
Pemilihan simbol gambarSimbol gambar tidak sesuai atau tidak konsisten untuk setiap kategoriSimbol gambar sesuai tetapi tidak konsisten (ukuran atau bentuk berbeda-beda)Simbol gambar sesuai dan cukup konsisten untuk semua kategoriSimbol gambar sangat sesuai, konsisten, dan mudah dibedakan untuk setiap kategori
Kerapian dan kelengkapan diagramDiagram tidak lengkap (tidak ada judul atau label kategori) dan tidak rapiDiagram cukup lengkap tetapi tidak rapi atau sebaliknyaDiagram lengkap (ada judul, label, keterangan) dan cukup rapiDiagram lengkap, rapi, mudah dibaca, dan ada keterangan makna simbol

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat menentukan banyak simbol dengan benar? Siapa yang masih perlu pendampingan lebih?
  • Apakah strategi kelompok efektif untuk pembelajaran ini? Bagaimana dinamika kolaborasi murid?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam menjelaskan konsep 'setiap gambar mewakili 1 benda'?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan saat membuat diagram gambar?
  • Bagian mana yang masih sulit bagimu?
  • Apa kegunaan diagram gambar dalam kehidupan sehari-hari?
  • Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas II Kurikulum Merdeka halaman 241-244
  2. Buku Guru Matematika untuk SD/MI Kelas II Kurikulum Merdeka Bab 8
  3. Kertas gambar/kertas HVS ukuran A3 untuk kerja kelompok
  4. Pensil warna, spidol, atau krayon
  5. Lembar kerja individu untuk asesmen akhir
  6. Contoh diagram gambar dari kehidupan sehari-hari (poster, infografis sederhana)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.