Modul AjarPertemuan 8Bab 7Fase ASemester 2

Modul Ajar Matematika Kelas 2: Mengenal Konsep Lebih dari dan Kurang dari pada Bilangan sampai dengan 100

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 2 dengan topik "Mengenal Konsep Lebih dari dan Kurang dari pada Bilangan sampai dengan 100". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 2: Mengenal Konsep Lebih dari dan Kurang dari pada Bilangan sampai dengan 100

Matematika - Kelas 2

Bab 7 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Mengenal Konsep Lebih dari dan Kurang dari pada Bilangan sampai dengan 100

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMengenal Konsep Lebih dari dan Kurang dari pada Bilangan sampai dengan 100
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan konsep lebih dari dan kurang dari dengan membandingkan dua bilangan cacah sampai dengan 100 menggunakan benda konkret dan tabel nilai tempat
  2. Murid dapat menggunakan simbol lebih dari (>) dan kurang dari (<) untuk membandingkan dua bilangan cacah sampai dengan 100

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika Halim memiliki 56 kelereng dan Malosi memiliki 65 kelereng, siapa yang memiliki kelereng lebih banyak?
  2. Bagaimana cara kita mengetahui bilangan mana yang lebih besar antara 54 dan 58?
  3. Apa yang terjadi jika kita maju dua langkah dari bilangan 58 pada tabel bilangan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan mengajak berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid membandingkan benda (siapa yang lebih tinggi, siapa yang lebih banyak mainannya)
  • Guru menunjukkan tabel bilangan 51-100 berukuran besar di depan kelas
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: Jika Halim memiliki 56 kelereng dan Malosi memiliki 65 kelereng, siapa yang memiliki kelereng lebih banyak?
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan belajar membandingkan bilangan dan menggunakan simbol lebih dari (>) dan kurang dari (<)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar tabel bilangan 51-100 dan meminta murid mengamati posisi kupu-kupu di bilangan 58
  • Guru mengajak murid menghitung maju dua langkah dari 58 (58, 59, 60) dan mundur tiga langkah dari 58 (58, 57, 56, 55) sambil menunjuk pada tabel bilangan
  • Murid diminta menjelaskan pola yang mereka temukan: maju berarti bilangan bertambah, mundur berarti bilangan berkurang
  • Guru mendemonstrasikan konsep dengan benda konkret: menyiapkan 56 kelereng untuk Halim dan 65 kelereng untuk Malosi
  • Murid mengamati kedua kelompok kelereng dan menebak mana yang lebih banyak
  • Guru membimbing murid memasukkan kelereng ke dalam kantong (setiap kantong 10 kelereng) untuk menghitung puluhan dan satuan
  • Murid mengisi tabel nilai tempat untuk bilangan 56 (5 puluhan, 6 satuan) dan 65 (6 puluhan, 5 satuan)
  • Guru menjelaskan: karena 6 puluhan lebih banyak dari 5 puluhan, maka 65 lebih besar dari 56

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memperkenalkan simbol lebih dari (>) dan kurang dari (<) dengan visualisasi: mulut buaya yang terbuka ke arah bilangan lebih besar
  • Murid berlatih membandingkan pasangan bilangan 54 dan 58 menggunakan tabel nilai tempat
  • Murid menemukan bahwa kedua bilangan sama-sama memiliki 5 puluhan, sehingga harus membandingkan satuan (4 satuan vs 8 satuan)
  • Murid menuliskan: 58 > 54 atau 54 < 58
  • Murid bekerja berpasangan membandingkan bilangan yang diberikan guru menggunakan benda konkret (sedotan, balok, atau kelereng)
  • Setiap pasangan mengisi lembar kerja dengan 5 soal perbandingan bilangan dan menulis simbol yang tepat
  • Murid mempresentasikan hasil pekerjaan mereka di depan kelas
  • Guru memberikan umpan balik dan penguatan pada setiap jawaban murid

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan berdiskusi: Apa yang kalian pelajari hari ini tentang membandingkan bilangan?
  • Murid berbagi pengalaman: Bagian mana yang mudah? Bagian mana yang sulit?
  • Guru meminta murid memberikan contoh bilangan dari kehidupan sehari-hari yang bisa dibandingkan (umur, tinggi badan, jumlah buku)
  • Murid menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari hari ini di kertas sticky note dan menempelkan di papan refleksi kelas
  • Guru memberikan apresiasi atas usaha dan partisipasi semua murid

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan 3 soal tertulis tentang membandingkan bilangan menggunakan simbol > dan <
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: untuk membandingkan bilangan, kita lihat puluhan terlebih dahulu, jika sama baru lihat satuan
  • Guru memberikan penguatan tentang penggunaan simbol > (lebih dari) dan < (kurang dari)
  • Guru mengajak murid merefleksi: Apakah kalian sudah bisa membandingkan bilangan? Apa yang masih ingin kalian pelajari?
  • Guru memberikan apresiasi dan menutup pembelajaran dengan doa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat: diberikan bilangan yang lebih bervariasi termasuk kasus puluhan sama sehingga harus membandingkan satuan. Murid yang lambat: fokus pada perbandingan bilangan dengan puluhan berbeda menggunakan benda konkret lebih banyak
  • Proses: Murid yang cepat: bekerja mandiri dengan minimal bantuan guru. Murid yang lambat: mendapat pendampingan intensif dan scaffolding dari guru, menggunakan tabel nilai tempat dan benda konkret lebih lama
  • Produk: Murid yang cepat: membuat soal cerita sendiri tentang perbandingan bilangan dan menukar dengan teman. Murid yang lambat: menyelesaikan lembar kerja dengan soal lebih sedikit (3 soal) dan bantuan visual

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid membandingkan benda dalam kehidupan sehari-hari (lebih tinggi, lebih banyak, lebih sedikit)
  • Meminta murid menunjukkan pemahaman tentang bilangan 1-100 dengan menyebutkan beberapa bilangan secara acak

Proses:

  • Mengamati kemampuan murid menghitung puluhan dan satuan menggunakan benda konkret
  • Memperhatikan cara murid mengisi tabel nilai tempat
  • Mendengarkan penjelasan murid saat mempresentasikan hasil perbandingan bilangan
  • Mengecek ketepatan penggunaan simbol > dan < pada lembar kerja
  • Memberikan pertanyaan pancingan untuk murid yang kesulitan

Akhir:

  • Tes tertulis individu: Bandingkan pasangan bilangan berikut dan tuliskan simbol yang tepat: (1) 72 ... 67, (2) 83 ... 89, (3) 54 ... 58
  • Meminta murid menjelaskan secara lisan cara mereka menentukan bilangan mana yang lebih besar
  • Memeriksa catatan refleksi murid di sticky note

Formatif:

  • Observasi saat murid bekerja berpasangan membandingkan bilangan menggunakan benda konkret
  • Pertanyaan lisan selama proses pembelajaran: Mengapa 65 lebih besar dari 56?
  • Memeriksa hasil pengisian tabel nilai tempat dan simbol perbandingan pada lembar kerja

Sumatif:

  • Tes tertulis: 3 soal membandingkan dua bilangan dan menuliskan simbol yang tepat (>, <)
  • Penilaian hasil lembar kerja perbandingan bilangan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menunjukkan konsep lebih dari dan kurang dari menggunakan benda konkret dan tabel nilai tempatMurid belum dapat membandingkan dua bilangan meskipun dengan bantuan benda konkret dan tabel nilai tempatMurid dapat membandingkan dua bilangan dengan bantuan penuh guru menggunakan benda konkret, tetapi masih kesulitan menggunakan tabel nilai tempatMurid dapat membandingkan dua bilangan menggunakan benda konkret dan tabel nilai tempat dengan sedikit bantuan guruMurid dapat membandingkan dua bilangan dengan mandiri menggunakan benda konkret dan tabel nilai tempat serta menjelaskan alasannya dengan jelas
Menggunakan simbol lebih dari (>) dan kurang dari (<)Murid belum dapat menggunakan simbol > dan < dengan benarMurid dapat menggunakan simbol > atau < pada beberapa kasus sederhana dengan bantuan guruMurid dapat menggunakan simbol > dan < dengan tepat pada sebagian besar kasusMurid dapat menggunakan simbol > dan < dengan tepat pada semua kasus dan dapat menjelaskan alasannya
Penalaran kritis dalam membandingkan bilanganMurid belum dapat menjelaskan cara membandingkan bilanganMurid dapat menjelaskan cara membandingkan bilangan dengan bantuan pertanyaan pancingan dari guruMurid dapat menjelaskan cara membandingkan bilangan dengan menyebutkan konsep puluhan dan satuanMurid dapat menjelaskan cara membandingkan bilangan dengan rinci dan memberikan contoh sendiri dari kehidupan sehari-hari

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid sudah memahami konsep lebih dari dan kurang dari? Siapa yang masih memerlukan pendampingan lebih?
  • Apakah penggunaan benda konkret dan tabel nilai tempat efektif membantu murid memahami konsep?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling menarik bagi murid? Bagian mana yang perlu diperbaiki?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid yang beragam?
  • Apa yang perlu saya persiapkan lebih baik untuk pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang membandingkan bilangan?
  • Bagian mana yang paling mudah bagimu? Bagian mana yang masih sulit?
  • Apakah kamu sudah bisa menggunakan simbol lebih dari (>) dan kurang dari (<)?
  • Di mana kamu bisa menggunakan kemampuan membandingkan bilangan dalam kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika Kelas 2 Kurikulum Merdeka, Bab 7: Ayo Membilang sampai dengan 100
  2. Buku Guru Matematika Kelas 2 Kurikulum Merdeka, Bab 7: Ayo Membilang sampai dengan 100
  3. Tabel bilangan 51-100 berukuran besar (karton atau poster)
  4. Benda konkret: kelereng, sedotan, balok mainan, atau benda lain yang mudah dikelompokkan
  5. Kantong plastik atau wadah kecil untuk mengelompokkan benda per 10
  6. Lembar kerja tabel nilai tempat (puluhan dan satuan)
  7. Kertas sticky note untuk refleksi murid
  8. Spidol dan papan tulis

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.