Modul AjarPertemuan 7Bab 7Fase ASemester 2

Modul Ajar Matematika Kelas 2: Menghitung Maju dan Menghitung Mundur Bilangan sampai dengan 100

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 2 dengan topik "Menghitung Maju dan Menghitung Mundur Bilangan sampai dengan 100". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 2: Menghitung Maju dan Menghitung Mundur Bilangan sampai dengan 100

Matematika - Kelas 2

Bab 7 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Menghitung Maju dan Menghitung Mundur Bilangan sampai dengan 100

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMenghitung Maju dan Menghitung Mundur Bilangan sampai dengan 100
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menghitung maju bilangan cacah dari suatu bilangan tertentu sampai dengan 100 secara lisan dan tertulis
  2. Murid dapat menghitung mundur bilangan cacah dari suatu bilangan tertentu sampai dengan 100 secara lisan dan tertulis
  3. Murid dapat menerapkan pola bilangan dalam menghitung maju dan mundur untuk memecahkan masalah sederhana

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian naik tangga? Bagaimana kalian menghitung anak tangga saat naik dan turun?
  2. Jika kita menghitung dari 45, bilangan apa yang muncul setelahnya? Bagaimana jika kita mundur dari 45?
  3. Mengapa kita perlu bisa menghitung maju dan mundur dalam kehidupan sehari-hari?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid menghitung benda di rumah atau di sekolah
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: Hari ini kita akan belajar menghitung maju dan mundur sampai 100
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian naik tangga? Bagaimana cara menghitung anak tangga?
  • Guru mengajak murid melakukan ice breaking singkat dengan menghitung maju dari 20-30 dan mundur dari 30-20 secara bersama-sama

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran: Murid mengamati pola bilangan dengan penuh perhatian, Bermakna: Mengaitkan dengan konteks kue cubit yang sudah dipelajari sebelumnya):

  • Guru menunjukkan kartu bilangan 50, 51, 52 dan menjelaskan pola menghitung maju (menambah 1)
  • Guru mendemonstrasikan menghitung maju dari 50 sampai 60 dengan bantuan garis bilangan di papan tulis
  • Guru mengajak murid mengamati pola: setiap kali maju, bilangan bertambah 1
  • Guru mendemonstrasikan menghitung mundur dari 60 ke 50 dan menjelaskan pola (mengurangi 1)
  • Murid mengamati perbedaan antara menghitung maju dan mundur melalui visualisasi garis bilangan
  • Guru memberikan contoh konkret: menghitung kue cubit Pak Ahmad dari 70-80 (maju) dan 80-70 (mundur)

Mengaplikasi (Menggembirakan: Bekerja dalam kelompok dengan kartu bilangan berwarna, Bermakna: Murid mengalami langsung proses menghitung maju dan mundur):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang)
  • Setiap kelompok mendapat kartu bilangan acak (misalnya 65, 78, 43, 89)
  • Kelompok bertugas menghitung maju 5 bilangan dan mundur 5 bilangan dari bilangan yang didapat
  • Murid menuliskan hasilnya di kertas plano dengan spidol warna-warni
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas
  • Kelompok lain memberikan tanggapan dan bertanya jika ada yang kurang jelas
  • Guru memberikan lembar kerja individu: melengkapi deret bilangan yang kosong (maju dan mundur)
  • Murid mengerjakan secara mandiri, guru berkeliling memberikan bimbingan sesuai kebutuhan

Merefleksi (Berkesadaran: Murid merefleksi proses belajar dan perasaannya, Bermakna: Menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan nyata):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan berdiskusi: Apa yang kalian rasakan saat menghitung maju? Bagaimana dengan menghitung mundur?
  • Murid diminta menceritakan mana yang lebih mudah dan mengapa
  • Guru mengajukan pertanyaan reflektif: Kapan kita menggunakan menghitung maju dalam kehidupan sehari-hari? Kapan menghitung mundur?
  • Murid berbagi pengalaman: menghitung uang, menghitung hari sampai ulang tahun, hitungan mundur peluncuran roket
  • Guru membimbing murid menyimpulkan: Menghitung maju artinya bilangan bertambah, menghitung mundur artinya bilangan berkurang
  • Murid menuliskan satu hal baru yang dipelajari hari ini di buku catatan

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir secara lisan: meminta 3-5 murid menghitung maju dan mundur dari bilangan tertentu
  • Guru memberikan penguatan positif atas usaha dan hasil belajar murid
  • Guru memberikan refleksi: Apa yang paling menarik dari pelajaran hari ini?
  • Guru menginformasikan materi pertemuan berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat mendapat tantangan bilangan lebih besar (85-95), murid yang lambat berlatih dengan rentang lebih kecil (40-50)
  • Proses: Murid yang kesulitan mendapat bantuan garis bilangan konkret atau manipulatif seperti lidi/stik es krim, murid yang cepat diminta membuat soal sendiri
  • Produk: Murid yang cepat membuat cerita bergambar tentang menghitung maju/mundur, murid lain cukup menuliskan deret bilangan

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan: Siapa yang masih ingat bilangan terbesar yang sudah kita pelajari? (jawaban: 50)
  • Guru meminta murid menghitung dari 40-50 secara lisan bersama-sama
  • Guru mengamati murid yang lancar dan yang masih ragu

Proses:

  • Observasi saat kerja kelompok: apakah murid bisa mengurutkan bilangan dengan benar
  • Mengamati cara murid menuliskan deret bilangan di kertas plano
  • Berkeliling kelas saat murid mengerjakan lembar kerja individu, memberikan pertanyaan pendalaman kepada murid yang sudah selesai
  • Mencatat murid yang masih kesulitan untuk diberikan bimbingan khusus

Akhir:

  • Tes lisan: Guru memanggil nama murid secara acak dan meminta menghitung maju dari 67 ke 75, mundur dari 82 ke 74
  • Mengumpulkan dan memeriksa lembar kerja: menilai ketepatan urutan bilangan
  • Murid diminta menuliskan refleksi singkat: Apa yang sudah saya kuasai? Apa yang masih perlu saya pelajari lagi?

Formatif:

  • Observasi saat diskusi kelompok: kemampuan menghitung maju dan mundur
  • Tanya jawab selama pembelajaran untuk mengecek pemahaman
  • Memeriksa lembar kerja individu

Sumatif:

  • Tes lisan di akhir pembelajaran: menghitung maju dan mundur dari bilangan tertentu
  • Penilaian hasil lembar kerja: ketepatan melengkapi deret bilangan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menghitung Maju Bilangan sampai 100Belum dapat menghitung maju secara berurutan, sering melewati atau mengulang bilanganDapat menghitung maju dengan bantuan garis bilangan atau bimbingan guru, sesekali masih raguDapat menghitung maju secara mandiri dengan benar pada rentang bilangan tertentu (misal 50-70)Dapat menghitung maju secara mandiri dan lancar dari bilangan berapa pun sampai 100, mampu menjelaskan polanya
Menghitung Mundur Bilangan sampai 100Belum dapat menghitung mundur, bingung dengan pola penguranganDapat menghitung mundur dengan bantuan manipulatif atau bimbingan guru, masih lambatDapat menghitung mundur secara mandiri dengan benar pada rentang bilangan tertentu (misal 60-50)Dapat menghitung mundur secara mandiri dan lancar dari bilangan berapa pun sampai 100, mampu menjelaskan polanya
Kolaborasi dalam KelompokBelum terlibat aktif dalam diskusi kelompok, cenderung pasif atau menggangguMulai terlibat dalam diskusi kelompok namun masih perlu dorongan dari guru atau temanAktif berdiskusi dan bekerja sama dengan anggota kelompok, menghargai pendapat temanSangat aktif dalam kelompok, membantu teman yang kesulitan, dan memimpin diskusi dengan baik
Penalaran Kritis dalam Memahami PolaBelum dapat mengidentifikasi pola bilangan, menghitung secara acakMulai mengenali ada pola namun belum dapat menjelaskan pola tersebutDapat mengidentifikasi pola menghitung maju (tambah 1) dan mundur (kurang 1) dengan benarDapat mengidentifikasi, menjelaskan, dan menerapkan pola bilangan dalam berbagai situasi baru

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah tepat?
  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan kelompok?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk murid dengan kebutuhan beragam?
  • Apakah media dan alat bantu yang digunakan sudah membantu murid memahami konsep?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran topik ini di masa depan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari belajar menghitung maju dan mundur hari ini?
  • Bagian mana yang masih terasa sulit untukmu?
  • Bagaimana perasaanmu saat bekerja dalam kelompok?
  • Kapan kamu akan menggunakan menghitung maju dan mundur dalam kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika Kelas II Kurikulum Merdeka halaman 192-210
  2. Buku Guru Matematika Kelas II Kurikulum Merdeka halaman 145-160
  3. Kartu bilangan 1-100 berwarna
  4. Garis bilangan besar untuk dipasang di papan tulis
  5. Lidi atau stik es krim untuk manipulatif (kelipatan 10)
  6. Kertas plano dan spidol warna untuk kerja kelompok
  7. Lembar kerja individu: melengkapi deret bilangan
  8. Papan tulis dan spidol

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.