Modul AjarPertemuan 6Bab 5Fase ASemester 2

Modul Ajar Matematika Kelas 2: Seperempat dari Benda Utuh: Menunjukkan dan Menamai

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 2 dengan topik "Seperempat dari Benda Utuh: Menunjukkan dan Menamai". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 2: Seperempat dari Benda Utuh: Menunjukkan dan Menamai

Matematika - Kelas 2

Bab 5 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Seperempat dari Benda Utuh: Menunjukkan dan Menamai

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikSeperempat dari Benda Utuh: Menunjukkan dan Menamai
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan melipat kertas origami menjadi empat bagian sama besar, murid dapat menunjukkan pecahan seperempat dari benda utuh
  2. Melalui pengamatan contoh benda di sekitar, murid dapat menamai pecahan seperempat pada benda utuh yang dibagi menjadi empat bagian sama besar

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara Kira membagi martabaknya menjadi 4 bagian sama besar untuk dibagikan kepada teman-temannya?
  2. Apa yang terjadi jika kita memotong setengah bagian menjadi dua potong sama besar lagi?
  3. Bisakah kalian menemukan benda di sekitar yang bisa dibagi menjadi empat bagian sama besar?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan belajar murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pemahaman murid tentang setengah bagian yang telah dipelajari sebelumnya
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: belajar tentang seperempat
  • Guru menyajikan cerita kontekstual tentang Kira yang ingin membagi martabak menjadi 4 bagian sama besar dan mengajukan pertanyaan pemantik

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid duduk secara berkelompok (4-5 anak per kelompok)
  • Setiap kelompok membaca cerita tentang Kira yang akan membagi martabak menjadi 4 bagian sama besar di Buku Siswa
  • Kelompok berdiskusi untuk memecahkan masalah: bagaimana cara memotong martabak agar menjadi empat bagian sama besar
  • Setiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya di depan kelas
  • Guru menuliskan berbagai cara yang diusulkan murid di papan tulis
  • Guru menunjukkan ilustrasi martabak yang dipotong menjadi empat bagian sama besar dan memperkenalkan istilah 'seperempat'
  • Guru menjelaskan: satu martabak utuh dibagi menjadi 4 bagian sama besar, setiap potongan bernilai seperempat
  • Guru menghubungkan konsep: setengah dipotong lagi menjadi dua bagian sama besar menghasilkan seperempat

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan kertas origami berbentuk persegi kepada setiap murid
  • Guru memberikan instruksi bertahap: (1) Ambil kertas, (2) Lipat kertas menjadi empat bagian sama besar, (3) Tunjukkan seperempat bagian
  • Guru memberikan kebebasan kepada murid untuk menemukan sendiri cara melipat kertas hingga menghasilkan seperempat
  • Murid melipat kertas origami dengan berbagai cara (lipat menjadi dua kemudian lipat lagi, atau cara lain yang mereka temukan)
  • Murid menunjukkan dan menjelaskan cara melipat yang mereka temukan kepada teman sebangku
  • Beberapa murid mempresentasikan cara melipat mereka di depan kelas
  • Guru memberikan penguatan bahwa ada berbagai cara melipat untuk menghasilkan seperempat, yang penting hasilnya empat bagian sama besar
  • Murid mengamati gambar-gambar benda di sekitar (apel, kue bolu, puding) yang menunjukkan seperempat bagian di Buku Siswa
  • Murid mengidentifikasi benda-benda nyata di kelas yang bisa dibagi menjadi seperempat (buku, papan tulis, meja, dll)
  • Murid mengerjakan latihan di Buku Siswa: mewarnai seperempat dari berbagai gambar, memberi tanda centang/silang pada gambar yang menunjukkan/tidak menunjukkan seperempat

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar untuk sesi refleksi
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi: 'Apa yang kalian pelajari hari ini tentang seperempat?'
  • Murid berbagi pengalaman: bagian mana yang mudah, bagian mana yang sulit saat melipat kertas
  • Murid merefleksikan: 'Bagaimana cara kalian tahu bahwa lipatan menghasilkan empat bagian yang sama besar?'
  • Murid mengidentifikasi strategi yang berhasil mereka gunakan dalam memahami seperempat
  • Guru memberikan kesempatan murid untuk bertanya jika ada yang belum dipahami
  • Murid menuliskan atau menggambar satu hal baru yang mereka pelajari hari ini di buku catatan

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menunjukkan dan menamai seperempat dari selembar kertas
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: seperempat adalah satu bagian dari benda utuh yang dibagi menjadi empat bagian sama besar
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi dan kerja keras murid
  • Guru memberikan pratinjau pembelajaran berikutnya tentang membandingkan pecahan
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat: diberi tantangan mengidentifikasi seperempat pada benda yang lebih kompleks (lingkaran, segi banyak). Murid yang lambat: fokus pada benda persegi dengan garis bantu yang jelas
  • Proses: Murid yang cepat: bekerja mandiri dan menemukan berbagai cara melipat. Murid yang lambat: dibimbing langkah demi langkah dengan contoh visual dan pendampingan guru/teman tutor sebaya
  • Produk: Murid yang cepat: membuat kreasi origami dengan konsep seperempat dan mempresentasikan. Murid yang lambat: menyelesaikan latihan dasar mewarnai dan menunjukkan seperempat pada gambar sederhana

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pemahaman murid terhadap konsep setengah yang telah dipelajari sebelumnya
  • Meminta murid menunjukkan setengah dari selembar kertas untuk mengecek pengetahuan prasyarat

Proses:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok menggunakan lembar observasi
  • Observasi keterampilan melipat kertas dan kemampuan menunjukkan seperempat
  • Penilaian diri: murid mengacungkan jari 1-5 untuk menunjukkan tingkat pemahaman mereka
  • Penilaian sejawat: teman sebangku memberikan komentar tentang hasil lipatan temannya
  • Pengecekan hasil latihan di Buku Siswa dengan berkeliling kelas

Akhir:

  • Tes praktik individu: murid diberi selembar kertas kosong dan diminta melipat menjadi empat bagian sama besar, kemudian menunjukkan dan menamai seperempat
  • Tes lisan: guru menunjukkan 5 gambar benda berbeda, murid mengidentifikasi mana yang menunjukkan seperempat
  • Refleksi tertulis sederhana: murid menggambar satu benda dan membagi menjadi seperempat

Formatif:

  • Observasi saat murid berdiskusi dalam kelompok tentang cara membagi martabak
  • Observasi saat murid melipat kertas origami dan menunjukkan seperempat
  • Penilaian sejawat saat murid menjelaskan cara melipat kepada teman
  • Analisis hasil latihan mewarnai dan mengidentifikasi seperempat di Buku Siswa

Sumatif:

  • Tes praktik: murid menunjukkan seperempat dari selembar kertas yang diberikan guru
  • Tes lisan: murid menamai pecahan yang ditunjukkan guru pada berbagai gambar benda
  • Hasil pekerjaan tertulis di Buku Siswa sebagai portofolio

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menunjukkan pecahan seperempat dari benda utuhMurid belum mampu melipat kertas menjadi empat bagian atau hasil lipatan tidak sama besarMurid dapat melipat kertas menjadi empat bagian dengan bantuan guru, tetapi belum konsisten menghasilkan bagian yang sama besarMurid dapat melipat kertas menjadi empat bagian sama besar dengan benar menggunakan satu caraMurid dapat melipat kertas menjadi empat bagian sama besar dengan benar menggunakan berbagai cara dan dapat menjelaskan prosesnya
Menamai pecahan seperempat pada benda utuhMurid belum dapat menamai pecahan seperempat pada gambar atau benda yang ditunjukkanMurid dapat menamai seperempat dengan bantuan atau isyarat guru, tetapi masih sering keliruMurid dapat menamai seperempat dengan benar pada sebagian besar gambar atau benda yang ditunjukkanMurid dapat menamai seperempat dengan tepat pada berbagai bentuk gambar atau benda dan dapat membedakannya dari pecahan lain (setengah)
Penalaran kritis dalam memecahkan masalah pecahanMurid belum menunjukkan upaya untuk berpikir tentang cara membagi benda menjadi empat bagian sama besarMurid mencoba memberikan ide cara membagi benda, tetapi belum mempertimbangkan kesamaan ukuranMurid dapat mengusulkan cara membagi benda menjadi empat bagian sama besar dengan logisMurid dapat mengusulkan berbagai cara membagi benda menjadi empat bagian sama besar dan menjelaskan alasan mengapa cara tersebut menghasilkan bagian yang sama besar
Kolaborasi dalam kegiatan kelompokMurid tidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok atau bekerja sendiri tanpa memperhatikan anggota lainMurid sesekali memberikan pendapat dalam diskusi kelompok tetapi belum mendengarkan pendapat temanMurid aktif berdiskusi, mendengarkan pendapat teman, dan berkontribusi pada hasil kelompokMurid aktif memimpin atau memfasilitasi diskusi, menghargai berbagai pendapat, dan membantu teman yang kesulitan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat menunjukkan dan menamai seperempat dengan benar?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk murid yang lambat dan cepat?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah tepat?
  • Bagaimana cara meningkatkan keterlibatan murid dalam diskusi kelompok?
  • Apakah media dan alat peraga yang digunakan sudah memadai dan efektif?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang seperempat?
  • Bagian mana yang paling kamu sukai dalam pembelajaran hari ini?
  • Apa yang masih sulit bagimu tentang seperempat?
  • Bagaimana caramu menemukan cara melipat kertas menjadi empat bagian sama besar?
  • Bisakah kamu menemukan contoh seperempat di rumahmu? Apa saja?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika Kelas 2 Kurikulum Merdeka Bab 5 Pecahan
  2. Buku Guru Matematika Kelas 2 Kurikulum Merdeka Bab 5 Pecahan
  3. Kertas origami berbentuk persegi (berbagai warna)
  4. Gambar martabak dan benda-benda lain yang bisa dibagi empat (apel, kue, puding)
  5. Benda konkret di kelas (buku, kertas, papan tulis) untuk eksplorasi seperempat
  6. Pensil warna untuk kegiatan mewarnai
  7. Lembar kerja tambahan untuk diferensiasi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.