Modul AjarPertemuan 4Bab 5Fase ASemester 2

Modul Ajar Matematika Kelas 2: Setengah dari Kumpulan Benda: Eksplorasi Konkret

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 2 dengan topik "Setengah dari Kumpulan Benda: Eksplorasi Konkret". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 2: Setengah dari Kumpulan Benda: Eksplorasi Konkret

Matematika - Kelas 2

Bab 5 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Setengah dari Kumpulan Benda: Eksplorasi Konkret

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikSetengah dari Kumpulan Benda: Eksplorasi Konkret
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan membagi benda konkret secara berpasangan, murid dapat menunjukkan pecahan setengah dari kumpulan benda yang dibagi menjadi dua kelompok sama banyak
  2. Melalui percobaan membagi kumpulan benda (6, 8, dan 10 benda), murid dapat menentukan hasil setengah dari kumpulan benda tersebut

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika Malosi punya 4 kelereng dan ingin berbagi sama banyak dengan Upe, berapa kelereng yang didapat masing-masing?
  2. Bagaimana caramu membagi benda menjadi dua kelompok yang sama banyak?
  3. Apa bedanya membagi sama banyak dengan membagi tidak sama banyak?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid berbagi benda di rumah atau sekolah
  • Guru menanyakan: 'Siapa yang pernah berbagi makanan atau mainan dengan teman? Bagaimana caranya agar adil?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar membagi kumpulan benda menjadi dua kelompok sama banyak untuk menemukan setengah
  • Guru membagi murid menjadi kelompok berpasangan

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Setiap kelompok membaca cerita Malosi dan Upe di Buku Siswa tentang berbagi 4 kelereng
  • Guru memfasilitasi diskusi kelompok: 'Berapa kelereng yang akan didapat Upe jika Malosi membagi sama banyak?'
  • Setiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya dan menjelaskan cara menemukan jawabannya
  • Guru menuliskan berbagai strategi murid di papan tulis tanpa menilai benar atau salah
  • Guru menunjukkan contoh konkret dengan 6 kelereng atau benda lain di depan kelas
  • Guru membagi 6 kelereng menjadi dua kelompok sama banyak, lalu menghitungnya bersama murid (3 dan 3)
  • Guru menjelaskan: 'Ini disebut setengah dari 6 kelereng. Setengah dari 6 adalah 3'
  • Guru menunjukkan contoh yang salah: membagi 6 kelereng menjadi 4 dan 2, lalu bertanya: 'Apakah ini setengah? Mengapa?'
  • Murid menyimpulkan bahwa setengah berarti membagi menjadi dua kelompok dengan jumlah yang sama persis

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Setiap pasangan menerima 10 pensil warna atau benda konkret lainnya (stik es krim, sedotan, balok)
  • Guru memandu: 'Ambil 6 pensil warna. Bagi menjadi dua kelompok sama banyak. Berapa isi setiap kelompok?'
  • Murid melakukan eksplorasi secara berpasangan, membagi 6 pensil warna menjadi dua kelompok
  • Murid menghitung dan mencatat: setengah dari 6 pensil warna adalah 3 pensil warna
  • Murid mengulangi kegiatan yang sama dengan 8 pensil warna
  • Murid menemukan: setengah dari 8 pensil warna adalah 4 pensil warna
  • Murid mengulangi lagi dengan 10 pensil warna
  • Murid menemukan: setengah dari 10 pensil warna adalah 5 pensil warna
  • Setiap pasangan menjelaskan cara mereka membagi dan menemukan hasilnya kepada pasangan lain di dekatnya
  • Guru berkeliling mengamati dan memberikan bantuan kepada murid yang mengalami kesulitan

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid kembali ke tempat duduk dan melakukan diskusi kelas
  • Guru bertanya: 'Apa yang kalian pelajari hari ini tentang setengah dari kumpulan benda?'
  • Murid menyampaikan refleksi mereka: setengah berarti membagi menjadi dua kelompok sama banyak
  • Guru menanyakan: 'Bagaimana perasaan kalian saat bekerja berpasangan? Apakah ada kesulitan?'
  • Murid berbagi pengalaman dan strategi yang mereka gunakan untuk membagi benda sama banyak
  • Guru mengajak murid memikirkan: 'Di mana lagi kita bisa menemukan setengah dalam kehidupan sehari-hari?'
  • Murid memberikan contoh: berbagi makanan, berbagi mainan, membagi tugas piket
  • Guru mengapresiasi kerja sama dan usaha semua murid

Penutup:

  • Guru memberikan latihan sederhana di Buku Siswa: memberi tanda centang pada kelompok yang menunjukkan setengah
  • Murid mengerjakan secara mandiri, guru mengamati untuk asesmen akhir
  • Guru dan murid menyimpulkan bersama: setengah dari kumpulan benda ditemukan dengan membagi benda menjadi dua kelompok sama banyak
  • Guru memberikan apresiasi kepada murid yang aktif berpartisipasi dan bekerja sama dengan baik
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa dan memberi salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat memahami, tambahkan eksplorasi dengan jumlah benda yang lebih besar (12, 14 benda). Untuk murid yang memerlukan bantuan lebih, mulai dengan jumlah benda yang lebih kecil (4 benda) dan gunakan benda konkret yang lebih menarik (permen, mainan kecil)
  • Proses: Murid yang cepat dapat bekerja secara mandiri dan membuat soal sendiri untuk temannya. Murid yang memerlukan bantuan lebih dapat bekerja dengan bimbingan guru atau tutor sebaya, menggunakan langkah-langkah visual (menggambar lingkaran untuk setiap kelompok)
  • Produk: Murid yang cepat dapat membuat poster atau gambar yang menjelaskan konsep setengah dari kumpulan benda dengan berbagai contoh. Murid yang memerlukan bantuan lebih cukup menunjukkan pemahaman dengan memanipulasi benda konkret dan menjawab pertanyaan lisan

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan: 'Pernahkah kalian berbagi benda dengan teman? Bagaimana caranya agar adil?'
  • Mengamati pengetahuan awal murid tentang konsep berbagi dan membagi sama banyak

Proses:

  • Observasi saat murid membagi pensil warna menjadi dua kelompok (apakah sudah sama banyak?)
  • Mendengarkan diskusi murid dengan pasangannya tentang strategi membagi benda
  • Mengajukan pertanyaan pengecekan: 'Berapa isi setiap kelompok? Apakah sudah sama banyak?'
  • Mengamati apakah murid dapat menentukan setengah dari 6, 8, dan 10 benda dengan benar

Akhir:

  • Tugas mandiri: murid memberi tanda centang pada gambar yang menunjukkan setengah dari kumpulan benda di Buku Siswa
  • Tugas mewarnai: murid mewarnai setengah bagian dari kelompok benda yang ditampilkan
  • Pertanyaan lisan: 'Apa yang dimaksud dengan setengah dari kumpulan benda?'

Formatif:

  • Observasi saat murid bekerja berpasangan membagi benda konkret
  • Mendengarkan penjelasan murid tentang cara mereka menemukan setengah
  • Mengamati kemampuan murid membagi 6, 8, dan 10 benda menjadi dua kelompok sama banyak

Sumatif:

  • Tugas tertulis di Buku Siswa: memberi tanda centang pada gambar yang menunjukkan setengah dari kumpulan benda
  • Tugas mewarnai setengah bagian dari kelompok benda

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menunjukkan pecahan setengah dari kumpulan bendaBelum dapat membagi benda menjadi dua kelompok atau membagi dengan jumlah yang tidak sama banyakDapat membagi benda menjadi dua kelompok dengan bantuan guru, tetapi kadang hasilnya belum sama banyakDapat membagi benda menjadi dua kelompok sama banyak dengan sedikit bantuanDapat membagi benda menjadi dua kelompok sama banyak secara mandiri dan menjelaskan caranya dengan jelas
Menentukan hasil setengah dari kumpulan benda (6, 8, 10)Belum dapat menentukan hasil setengah dari kumpulan benda yang diberikanDapat menentukan hasil setengah dari satu jenis kumpulan benda (misalnya hanya 6 benda) dengan bantuanDapat menentukan hasil setengah dari dua jenis kumpulan benda (6 dan 8 benda) dengan benarDapat menentukan hasil setengah dari semua kumpulan benda (6, 8, dan 10 benda) dengan benar dan cepat
Kolaborasi dan komunikasi dalam kelompokBekerja sendiri tanpa melibatkan pasangan, sulit menjelaskan pemikirannyaMulai bekerja sama dengan pasangan tetapi masih kesulitan menjelaskan ideBekerja sama dengan baik dan dapat menjelaskan cara menemukan setengah dengan cukup jelasBekerja sama dengan sangat baik, aktif berdiskusi, dan dapat menjelaskan strategi dengan detail kepada pasangan maupun kelas

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami konsep setengah dari kumpulan benda melalui eksplorasi konkret?
  • Apakah alokasi waktu cukup untuk semua tahap pembelajaran (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)?
  • Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan efektif untuk murid dengan kebutuhan belajar yang berbeda?
  • Murid mana yang masih memerlukan pendampingan lebih lanjut?
  • Apa yang perlu saya perbaiki untuk pembelajaran pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang setengah dari kumpulan benda?
  • Bagian mana yang paling menyenangkan dalam kegiatan hari ini?
  • Apakah ada yang masih sulit kamu pahami?
  • Bagaimana perasaanmu saat bekerja berpasangan dengan temanmu?
  • Di mana lagi kamu bisa menemukan konsep setengah dalam kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika Kelas II Kurikulum Merdeka
  2. Buku Panduan Guru Matematika Kelas II Kurikulum Merdeka
  3. 10 pensil warna per pasangan (atau benda konkret lainnya: stik es krim, sedotan, balok kecil, kelereng)
  4. Papan tulis dan spidol untuk mencatat strategi murid
  5. Lembar kerja atau Buku Siswa untuk latihan asesmen akhir

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.