Modul AjarPertemuan 2Bab 5Fase ASemester 2

Modul Ajar Matematika Kelas 2: Setengah dari Benda Utuh: Menunjukkan dan Menamai

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 2 dengan topik "Setengah dari Benda Utuh: Menunjukkan dan Menamai". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 2: Setengah dari Benda Utuh: Menunjukkan dan Menamai

Matematika - Kelas 2

Bab 5 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Setengah dari Benda Utuh: Menunjukkan dan Menamai

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikSetengah dari Benda Utuh: Menunjukkan dan Menamai
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan melipat dan menggunting kertas origami, murid dapat menunjukkan pecahan setengah dari benda utuh yang dibagi menjadi dua bagian sama besar
  2. Melalui pengamatan contoh benda di sekitar, murid dapat menamai pecahan setengah pada benda utuh yang dibagi menjadi dua bagian sama besar

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat ibu atau ayah memotong martabak atau kue menjadi dua bagian? Bagaimana cara memotongnya agar sama besar?
  2. Jika kalian punya satu roti dan ingin berbagi dengan teman, bagaimana cara membaginya agar kalian berdua mendapat bagian yang sama?
  3. Apa yang terjadi jika kita melipat kertas menjadi dua bagian yang sama besar?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan mengajak berdoa bersama (5 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang membagi makanan atau benda menjadi dua bagian (5 menit)
  • Guru menunjukkan gambar martabak utuh dan bertanya: 'Bagaimana cara memotongnya agar menjadi dua bagian sama besar?' untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid (3 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar tentang setengah. Kita akan melipat kertas dan menemukan benda-benda di sekitar yang menunjukkan setengah' (2 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid mengamati gambar pada Buku Siswa: setengah semangka, setengah kue bolu, setengah gelas air, dan setengah lipatan kertas (5 menit)
  • Guru memfasilitasi diskusi: 'Apa yang sama dari semua gambar ini?' untuk membangun kesadaran tentang konsep 'dibagi dua sama besar' (5 menit)
  • Guru membagikan kertas origami berbentuk persegi kepada setiap murid (2 menit)
  • Guru memberikan instruksi: 'Lipat kertas ini menjadi dua bagian yang sama besar. Kalian bebas memilih cara melipat' untuk memberikan ruang eksplorasi (3 menit)
  • Murid melipat kertas dengan cara mereka sendiri, guru berkeliling mengamati berbagai cara yang ditemukan murid (5 menit)
  • Beberapa murid menunjukkan hasil lipatan mereka ke teman-teman dan menjelaskan cara melipatnya (berbagai cara: horizontal, vertikal, diagonal) (5 menit)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menunjukkan dua gambar: Gambar A (persegi dipotong dua sama besar) dan Gambar B (persegi dipotong tidak sama besar), lalu bertanya: 'Gambar mana yang menunjukkan setengah? Mengapa?' (3 menit)
  • Murid berdiskusi dengan teman sebangku untuk mengidentifikasi mana yang setengah dan mana yang bukan, lalu menyampaikan alasannya (5 menit)
  • Guru memberikan penguatan: 'Untuk menunjukkan setengah, kita harus memotong atau membagi satu benda menjadi dua bagian yang sama besar' (2 menit)
  • Murid mengerjakan latihan pada Buku Siswa: mewarnai setengah dari berbagai gambar (lingkaran, persegi panjang, segitiga) secara mandiri (8 menit)
  • Murid mengerjakan latihan tambahan: memberi tanda centang pada gambar yang menunjukkan setengah dan menarik garis untuk membagi gambar menjadi dua bagian sama besar (5 menit)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengamati benda-benda di sekitar kelas: papan tulis, meja, pintu, buku (3 menit)
  • Murid mencari dan menyebutkan benda mana yang bisa dibagi menjadi setengah, lalu menjelaskan bagaimana cara membaginya (4 menit)
  • Murid menceritakan kepada teman kelompoknya tentang contoh setengah benda yang mereka temukan di rumah atau di jalan (3 menit)
  • Guru memfasilitasi refleksi: 'Apa yang kalian pelajari hari ini? Apa yang menarik? Apa yang masih membingungkan?' (3 menit)

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menunjukkan setengah dari kertas yang telah dilipat dan menjelaskan mengapa itu disebut setengah (5 menit)
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: 'Setengah adalah hasil membagi satu benda utuh menjadi dua bagian yang sama besar' (3 menit)
  • Guru memberikan apresiasi kepada murid yang aktif dan kreatif menemukan berbagai cara melipat kertas (2 menit)
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa dan memberi tugas: mencari 3 contoh setengah benda di rumah untuk dibagikan besok (5 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang kesulitan diberikan gambar dengan garis bantu untuk membagi dua sama besar. Murid yang cepat menguasai diminta mengeksplorasi berbagai bentuk bangun datar lain (pentagon, heksagon) untuk dibagi setengah
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih bekerja berpasangan dengan teman atau didampingi guru. Murid yang mandiri diberi kebebasan mengeksplorasi berbagai cara melipat dan memotong dengan media tambahan (kertas warna, gunting)
  • Produk: Murid dapat menunjukkan pemahaman dengan cara: (1) menunjukkan setengah melalui lipatan kertas, (2) menggambar dan mewarnai setengah benda, atau (3) membuat kolase setengah benda dari potongan kertas

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid: 'Siapa yang pernah berbagi makanan dengan teman atau saudara? Bagaimana cara membaginya agar sama banyak?'
  • Guru menunjukkan sebuah kertas dan bertanya: 'Jika kertas ini ingin dibagi untuk dua orang, bagaimana caranya agar keduanya mendapat bagian yang sama?'

Proses:

  • Observasi saat murid melipat kertas: memperhatikan apakah murid melipat dengan cara yang menghasilkan dua bagian sama besar
  • Bertanya kepada murid saat mereka bekerja: 'Mengapa kamu yakin ini setengah?' untuk mengecek pemahaman konsep
  • Mengamati hasil pewarnaan pada latihan Buku Siswa: apakah murid mewarnai tepat setengah bagian
  • Mendengarkan penjelasan murid saat mereka menyebutkan contoh setengah benda di sekitar

Akhir:

  • Tugas individu: murid menunjukkan setengah dari kertas origami yang telah dilipat dan menjelaskan mengapa itu disebut setengah
  • Tes tertulis singkat: murid memberi tanda centang pada 5 gambar yang menunjukkan setengah dan memberikan alasan untuk satu gambar yang dipilih
  • Tugas rumah: mencari dan menggambar 3 contoh benda di rumah yang bisa dibagi setengah

Formatif:

  • Observasi saat murid melipat kertas: apakah lipatan menghasilkan dua bagian sama besar
  • Pertanyaan lisan saat kegiatan: 'Mengapa ini disebut setengah?'
  • Pengamatan hasil pewarnaan pada latihan Buku Siswa

Sumatif:

  • Tugas individu: menunjukkan dan menamai setengah dari kertas yang telah dilipat
  • Tes tertulis singkat: memberi tanda centang pada gambar yang menunjukkan setengah

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menunjukkan pecahan setengah dari benda utuhMurid belum dapat melipat kertas menjadi dua bagian sama besar atau menunjukkan setengah dengan benarMurid dapat melipat kertas menjadi dua bagian tetapi belum sama besar, perlu banyak bantuan guruMurid dapat melipat kertas menjadi dua bagian sama besar dengan satu cara dan menunjukkan setengah dengan benarMurid dapat melipat kertas dengan berbagai cara (horizontal, vertikal, diagonal) untuk menghasilkan dua bagian sama besar dan menunjukkan setengah dengan tepat
Menamai pecahan setengah pada benda utuhMurid belum dapat mengidentifikasi atau menamai gambar yang menunjukkan setengahMurid dapat mengidentifikasi setengah pada 1-2 gambar sederhana dengan bantuan guruMurid dapat mengidentifikasi dan menamai setengah pada berbagai gambar dengan benar tanpa bantuanMurid dapat mengidentifikasi, menamai, dan menjelaskan alasan mengapa suatu gambar menunjukkan setengah, serta memberikan contoh setengah dari benda di sekitar
Penalaran kritis dalam membedakan setengah dan bukan setengahMurid belum dapat membedakan gambar yang menunjukkan setengah dan yang bukan setengahMurid dapat membedakan dengan bantuan pertanyaan pemandu dari guruMurid dapat membedakan dan memberikan alasan sederhana mengapa suatu gambar menunjukkan setengah atau bukanMurid dapat membedakan dengan tepat, menjelaskan kriteria setengah (dua bagian sama besar), dan mengidentifikasi kesalahan pada gambar yang bukan setengah
Kreativitas dalam menemukan cara melipat dan contoh setengahMurid hanya mengikuti contoh guru tanpa eksplorasi sendiriMurid mencoba satu cara melipat yang diajarkan guruMurid menemukan 2 cara berbeda untuk melipat kertas menjadi setengahMurid menemukan 3 atau lebih cara melipat kertas menjadi setengah dan dapat menyebutkan berbagai contoh setengah benda di sekitar

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami konsep setengah sebagai 'dua bagian sama besar'?
  • Murid mana yang masih kesulitan dan memerlukan pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah alokasi waktu untuk eksplorasi melipat kertas sudah cukup untuk semua murid menemukan berbagai cara?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk murid dengan kecepatan belajar berbeda?
  • Apakah pertanyaan pemantik berhasil membangkitkan rasa ingin tahu dan membuat pembelajaran bermakna bagi murid?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang setengah?
  • Bagian mana yang paling menarik atau menyenangkan? Mengapa?
  • Apakah kamu menemukan cara melipat kertas yang berbeda dari temanmu? Ceritakan!
  • Apa yang masih membingungkan atau ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang setengah?
  • Di mana lagi kamu bisa menemukan contoh setengah selain yang sudah kita bahas?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas II Kurikulum Merdeka (halaman 128-134)
  2. Buku Guru Matematika untuk SD/MI Kelas II Kurikulum Merdeka (halaman 103-108)
  3. Kertas origami berbentuk persegi (minimal 1 lembar per murid)
  4. Pensil warna atau krayon untuk mewarnai
  5. Gunting (untuk kegiatan pengayaan)
  6. Gambar-gambar benda utuh yang dibagi dua (semangka, kue, roti) untuk media visual
  7. Benda-benda nyata di kelas yang bisa dijadikan contoh setengah (buku, penggaris, papan tulis)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.