Modul AjarPertemuan 10Bab 5Fase ASemester 2

Modul Ajar Matematika Kelas 2: Asesmen Sumatif Bab 5: Pecahan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 2 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 5: Pecahan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 2: Asesmen Sumatif Bab 5: Pecahan

Matematika - Kelas 2

Bab 5 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 5: Pecahan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikAsesmen Sumatif Bab 5: Pecahan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui tes tertulis, murid dapat menunjukkan pemahaman pecahan setengah dari benda utuh dan kumpulan benda yang dibagi menjadi dua sama besar/sama banyak
  2. Melalui tes tertulis, murid dapat menunjukkan pemahaman pecahan seperempat dari benda utuh yang dibagi menjadi empat sama besar

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang kalian ingat tentang setengah dan seperempat?
  2. Bagaimana cara membagi benda menjadi dua sama besar atau empat sama besar?
  3. Apakah kalian siap menunjukkan apa yang sudah kalian pelajari tentang pecahan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama (5 menit)
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan murid
  • Guru menyampaikan bahwa hari ini akan dilakukan asesmen sumatif untuk mengukur pemahaman tentang pecahan setengah dan seperempat
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik untuk mengaktifkan ingatan murid: 'Apa yang kalian ingat tentang setengah dan seperempat?'
  • Guru menjelaskan aturan dan tata tertib selama asesmen: mengerjakan sendiri, fokus pada soal, dan mengangkat tangan jika ada yang kurang jelas
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat secara lisan dengan menunjukkan 2-3 gambar sederhana tentang pecahan dan bertanya siapa yang bisa menunjukkan setengah atau seperempat

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan lembar soal asesmen sumatif kepada setiap murid (60 menit total untuk tahap Memahami dan Mengaplikasi)
  • Murid membaca instruksi pada lembar soal dengan cermat
  • Guru memberikan kesempatan murid bertanya jika ada instruksi yang kurang jelas sebelum mulai mengerjakan
  • Guru mengingatkan murid untuk membaca setiap soal dengan teliti dan memahami apa yang diminta

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Murid mengerjakan soal asesmen secara mandiri
  • Soal meliputi: (1) memberi tanda centang pada kelompok benda yang menunjukkan setengah, (2) melingkari setengah bagian dari kumpulan benda, (3) mewarnai setengah bagian dari gambar, (4) mewarnai seperempat bagian dari gambar, (5) menarik garis untuk menghasilkan seperempat dan mewarnainya
  • Guru berkeliling memantau murid, memastikan mereka bekerja sendiri dan fokus
  • Guru memberikan dukungan minimal jika ada murid yang tampak bingung dengan instruksi (bukan memberi jawaban)
  • Murid yang selesai lebih awal dapat mengecek kembali jawaban mereka

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Setelah semua murid selesai, guru mengumpulkan lembar jawaban
  • Guru mengajak murid merefleksikan pengalaman mengerjakan asesmen: 'Bagaimana perasaan kalian setelah mengerjakan soal tentang pecahan?'
  • Guru bertanya: 'Bagian mana yang paling mudah? Bagian mana yang paling sulit?'
  • Beberapa murid diminta berbagi pengalaman mereka secara sukarela

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas usaha dan fokus mereka selama asesmen (5 menit)
  • Guru menyampaikan bahwa hasil asesmen akan digunakan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mereka tentang pecahan
  • Guru memberikan motivasi bahwa belajar adalah proses dan setiap usaha sangat berharga
  • Guru menutup pembelajaran dengan refleksi murid secara tertulis atau lisan sederhana
  • Guru memimpin doa penutup dan mengucapkan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Soal asesmen sudah dirancang bertahap dari yang mudah (menunjukkan setengah) ke yang lebih kompleks (membagi menjadi seperempat). Semua murid mengerjakan soal yang sama sesuai tujuan pembelajaran.
  • Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih lama diberi perpanjangan waktu sesuai kebutuhan. Murid yang selesai cepat dapat mengecek ulang jawaban atau diberi aktivitas tambahan seperti membuat gambar pecahan sendiri di kertas kosong.
  • Produk: Semua murid menghasilkan lembar jawaban asesmen yang sama. Penilaian menggunakan rubrik yang mempertimbangkan tingkat pemahaman masing-masing murid.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan singkat sebelum asesmen dimulai: guru menunjukkan 2-3 gambar sederhana (lingkaran dibagi dua, persegi dibagi empat) dan meminta murid menunjukkan bagian setengah atau seperempat
  • Mengamati respons murid untuk mengidentifikasi kesiapan mereka mengikuti asesmen

Proses:

  • Observasi selama murid mengerjakan soal: apakah mereka membaca instruksi dengan teliti, bekerja secara sistematis, atau tampak kesulitan pada bagian tertentu
  • Mencatat murid yang membutuhkan dukungan tambahan atau menunjukkan kemandirian tinggi
  • Memantau manajemen waktu murid

Akhir:

  • Penilaian hasil tes tertulis menggunakan rubrik dengan 4 aspek: (1) kemampuan menunjukkan setengah dari benda utuh, (2) kemampuan menunjukkan setengah dari kumpulan benda, (3) kemampuan menunjukkan seperempat dari benda utuh, (4) ketepatan dalam mewarnai dan membagi gambar
  • Refleksi tertulis atau lisan murid tentang pengalaman belajar pecahan: 'Apa yang sudah saya pahami dengan baik? Apa yang masih perlu saya pelajari lagi?'

Formatif:

  • Observasi selama murid mengerjakan asesmen: sikap mandiri, fokus, dan ketekunan
  • Catatan anekdotal tentang murid yang mengalami kesulitan atau menunjukkan pemahaman luar biasa

Sumatif:

  • Tes tertulis mencakup 5 jenis soal: (1) memberi tanda centang pada gambar yang menunjukkan setengah, (2) melingkari setengah dari kumpulan benda, (3) mewarnai setengah bagian, (4) mewarnai seperempat bagian, (5) menarik garis dan mewarnai seperempat
  • Penilaian menggunakan rubrik dengan 4 level pencapaian

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menunjukkan pecahan setengah dari benda utuhTidak dapat menunjukkan atau mewarnai setengah bagian dari benda utuh dengan benar (0-1 dari 3 soal benar)Dapat menunjukkan atau mewarnai setengah bagian dari benda utuh pada beberapa soal dengan bimbingan (2 dari 3 soal benar)Dapat menunjukkan dan mewarnai setengah bagian dari benda utuh dengan tepat pada sebagian besar soal (3 dari 3 soal benar dengan sedikit kesalahan)Dapat menunjukkan dan mewarnai setengah bagian dari benda utuh dengan tepat dan konsisten pada semua soal (3 dari 3 soal benar tanpa kesalahan)
Menunjukkan pecahan setengah dari kumpulan bendaTidak dapat menunjukkan atau melingkari setengah bagian dari kumpulan benda dengan benar (tidak ada soal yang benar)Dapat menunjukkan setengah dari kumpulan benda pada satu soal dengan bimbingan (1 soal benar)Dapat menunjukkan dan melingkari setengah dari kumpulan benda dengan tepat pada sebagian besar soal (2 dari 3 soal benar)Dapat menunjukkan dan melingkari setengah dari kumpulan benda dengan tepat dan konsisten pada semua soal (3 dari 3 soal benar)
Menunjukkan pecahan seperempat dari benda utuhTidak dapat menunjukkan atau mewarnai seperempat bagian dari benda utuh dengan benar (tidak ada soal yang benar)Dapat menunjukkan seperempat dari benda utuh pada satu soal dengan bimbingan atau dengan kesalahan besar (1 soal benar)Dapat menunjukkan dan mewarnai seperempat dari benda utuh dengan tepat pada sebagian besar soal (1-2 soal benar dari 2 soal)Dapat menunjukkan dan mewarnai seperempat dari benda utuh dengan tepat dan konsisten pada semua soal (2 dari 2 soal benar tanpa kesalahan)
Ketepatan membagi dan mewarnai gambarPembagian dan pewarnaan tidak menunjukkan pemahaman konsep sama besar/sama banyak (bagian tidak sama atau acak)Pembagian dan pewarnaan menunjukkan usaha tetapi masih banyak bagian yang tidak sama besarPembagian dan pewarnaan sebagian besar tepat dengan sedikit ketidaksesuaian dalam ukuran atau jumlahPembagian dan pewarnaan sangat tepat, bagian-bagian sama besar/sama banyak, rapi dan konsisten

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah soal asesmen sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ditetapkan?
  • Bagian mana dari materi pecahan yang tampaknya masih sulit dipahami murid berdasarkan hasil asesmen?
  • Apakah alokasi waktu sudah cukup untuk semua murid menyelesaikan asesmen dengan tenang?
  • Strategi diferensiasi apa yang perlu saya tingkatkan untuk mendukung murid yang masih mengalami kesulitan?
  • Bagaimana saya dapat menggunakan hasil asesmen ini untuk merencanakan pembelajaran remedial atau pengayaan?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu setelah mengerjakan asesmen tentang pecahan?
  • Bagian mana yang paling mudah bagimu? Mengapa?
  • Bagian mana yang paling sulit bagimu? Mengapa?
  • Apa yang sudah kamu pahami dengan baik tentang setengah dan seperempat?
  • Apa yang masih ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang pecahan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas II (halaman 150-153: Evaluasi Bab 5)
  2. Lembar soal asesmen sumatif yang disiapkan guru berdasarkan soal evaluasi dari buku siswa
  3. Pensil, penghapus, dan pensil warna untuk murid
  4. Kertas tambahan untuk murid yang selesai lebih cepat (opsional)
  5. Lembar refleksi sederhana untuk murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.