Modul AjarPertemuan 3Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Matematika Kelas 2: Membaca dan Menulis Lambang Bilangan Cacah 36–50

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 2 dengan topik "Membaca dan Menulis Lambang Bilangan Cacah 36–50". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 2: Membaca dan Menulis Lambang Bilangan Cacah 36–50

Matematika - Kelas 2

Bab 1 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Membaca dan Menulis Lambang Bilangan Cacah 36–50

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMembaca dan Menulis Lambang Bilangan Cacah 36–50
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui pengamatan gambar dan benda konkret, murid dapat membaca lambang bilangan cacah dari 36 sampai dengan 50 dengan benar
  2. Melalui latihan tertulis, murid dapat menuliskan lambang bilangan cacah dari 36 sampai dengan 50 dengan benar

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang terjadi jika kita menghitung dari 35 terus ke depan? Bilangan apa yang muncul?
  2. Bagaimana cara kalian membaca bilangan yang ada di loker nomor 43?
  3. Apakah bilangan 36 lebih besar atau lebih kecil dari 30? Mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan kembali bilangan 20-35 yang telah dipelajari sebelumnya melalui permainan cepat: guru menunjukkan kartu bilangan 20-35, murid membacanya dengan lantang
  • Guru menampilkan gambar loker kelas atau benda konkret (misalnya stik es krim dalam bundel) dengan jumlah 36-50
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Apa yang terjadi jika kita menghitung dari 35 terus ke depan? Bilangan apa yang muncul?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar membaca dan menulis bilangan 36 sampai 50

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengamati gambar benda konkret (misalnya loker, kelereng, atau stik es krim) yang berjumlah 36-50 pada buku siswa atau media visual
  • Murid menghitung benda dengan cara mengelompokkan per sepuluh (3 kelompok puluhan + 6 satuan = 36, dst.)
  • Guru menunjukkan cara membaca lambang bilangan: 36 dibaca 'tiga puluh enam', 47 dibaca 'empat puluh tujuh', dan seterusnya
  • Murid berlatih membaca lambang bilangan secara berpasangan: satu murid menunjukkan kartu bilangan 36-50, pasangannya membacanya
  • Guru mendemonstrasikan cara menulis lambang bilangan dengan benar di papan tulis: dimulai dari puluhan kemudian satuan
  • Murid mengamati pola bilangan 36, 37, 38, 39, 40 dan menemukan bahwa setelah 39 adalah 40, setelah 49 adalah 50

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mengerjakan latihan di buku siswa: menuliskan lambang bilangan dan cara membacanya berdasarkan gambar benda yang disajikan (halaman 14-15)
  • Murid melengkapi urutan bilangan dengan mengisi titik-titik: 37, ..., 35 atau 46, 47, 48, ..., ... (soal nomor 5)
  • Murid bermain permainan 'Tebak Bilangan': guru mendeskripsikan bilangan (misalnya '4 puluhan dan 3 satuan'), murid menebak dan menuliskan lambang bilangannya
  • Murid bekerja berkelompok kecil (3-4 orang) untuk menghitung benda konkret (stik es krim atau lidi) sejumlah 36-50, lalu menuliskan lambang bilangannya di kertas dan membacakan hasilnya di depan kelompok lain
  • Murid menyelesaikan soal melengkapi bilangan dengan bilangan yang tepat (soal nomor 4): ...+20=6, 48-40=..., dst.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Apa yang kalian rasakan saat belajar membaca dan menulis bilangan 36-50? Apakah ada yang sulit?'
  • Murid menceritakan pengalaman belajarnya: bilangan mana yang paling mudah atau sulit untuk dibaca dan ditulis, serta alasannya
  • Guru mengajak murid merefleksi: 'Di mana kita bisa menemukan bilangan 36-50 dalam kehidupan sehari-hari?' (contoh: nomor rumah, halaman buku, jumlah murid di kelas)
  • Murid menuliskan atau menggambar satu contoh bilangan 36-50 yang mereka temukan di sekitar mereka
  • Guru memberikan umpan balik positif dan apresiasi terhadap usaha semua murid

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir secara lisan: menunjukkan 5 kartu bilangan acak (36-50), murid membacanya dengan benar
  • Guru memberikan kuis singkat tertulis: murid menulis lambang bilangan dari soal yang dibacakan guru (contoh: 'empat puluh dua', murid menulis 42)
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: kita sudah bisa membaca dan menulis bilangan 36 sampai 50 dengan cara mengenali puluhan dan satuan
  • Guru memberikan penguatan: 'Kalian hebat! Sekarang kalian bisa membaca dan menulis bilangan yang lebih besar'
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar: gunakan benda konkret lebih banyak (stik es krim, kelereng) untuk menghitung secara manual. Murid yang sudah lancar: berikan bilangan yang lebih bervariasi atau soal tantangan seperti mengurutkan bilangan acak 36-50
  • Proses: Murid yang membutuhkan bantuan: belajar dalam kelompok kecil dengan bimbingan guru atau tutor sebaya. Murid yang mandiri: bekerja sendiri dengan lembar kerja tambahan atau mengeksplorasi pola bilangan lebih lanjut
  • Produk: Murid dapat menunjukkan pemahaman dengan cara berbeda: menulis di buku, menyusun kartu bilangan, atau mempresentasikan hasil hitungan menggunakan benda konkret

ASESMEN

Awal:

  • Permainan cepat membaca kartu bilangan 20-35 untuk mengecek pemahaman prasyarat
  • Tanya jawab lisan tentang cara membaca bilangan yang sudah dipelajari sebelumnya

Proses:

  • Observasi saat murid berpasangan membaca kartu bilangan 36-50
  • Observasi saat murid bekerja berkelompok menghitung benda konkret dan menuliskan lambang bilangannya
  • Pemeriksaan hasil latihan di buku siswa selama kegiatan mengaplikasi
  • Tanya jawab spontan untuk mengecek pemahaman murid

Akhir:

  • Kuis lisan: murid membaca 5 kartu bilangan acak (36-50) yang ditunjukkan guru
  • Kuis tertulis: murid menuliskan lambang bilangan dari 5 soal yang dibacakan guru (contoh: 'empat puluh lima' → murid menulis 45)
  • Penilaian hasil kerja lengkap di buku siswa pada soal nomor 3, 4, dan 5

Formatif:

  • Observasi saat murid membaca bilangan berpasangan
  • Tanya jawab selama proses pembelajaran
  • Pemeriksaan hasil kerja di buku siswa (latihan halaman 14-15)

Sumatif:

  • Kuis lisan membaca 5 kartu bilangan 36-50
  • Kuis tertulis menulis lambang bilangan dari bilangan yang dibacakan guru
  • Penilaian hasil kerja lengkap di buku siswa

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membaca lambang bilangan 36-50Belum dapat membaca lambang bilangan 36-50 dengan benar, masih memerlukan bantuan penuhDapat membaca 1-2 lambang bilangan 36-50 dengan benar, masih memerlukan bantuan untuk bilangan lainnyaDapat membaca 3-4 lambang bilangan 36-50 dengan benar, sesekali masih memerlukan bantuanDapat membaca semua (5 atau lebih) lambang bilangan 36-50 dengan benar dan lancar tanpa bantuan
Menulis lambang bilangan 36-50Belum dapat menulis lambang bilangan 36-50 dengan benar, sering terbalik atau salahDapat menulis 1-2 lambang bilangan 36-50 dengan benar, masih banyak kesalahan pada bilangan lainDapat menulis 3-4 lambang bilangan 36-50 dengan benar, sesekali masih ada kesalahan kecilDapat menulis semua (5 atau lebih) lambang bilangan 36-50 dengan benar, rapi, dan tanpa kesalahan
Melengkapi urutan bilanganBelum dapat melengkapi urutan bilangan, tidak memahami pola bilanganDapat melengkapi 1 urutan bilangan dengan bantuan, masih kesulitan dengan polaDapat melengkapi 2-3 urutan bilangan dengan benar, memahami pola dengan cukup baikDapat melengkapi semua urutan bilangan dengan benar dan cepat, memahami pola dengan baik

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid sudah mencapai tujuan pembelajaran? Murid mana yang masih memerlukan pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah media dan benda konkret yang digunakan sudah efektif membantu murid memahami konsep?
  • Apakah alokasi waktu sudah sesuai? Bagian mana yang perlu diperpanjang atau dipercepat?
  • Strategi diferensiasi apa yang paling berhasil untuk murid dengan kebutuhan berbeda?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan dari belajar hari ini?
  • Bagian mana yang paling mudah? Bagian mana yang paling sulit?
  • Apakah kamu sudah bisa membaca dan menulis bilangan 36-50? Coba sebutkan contohnya!
  • Di mana kamu bisa menemukan bilangan 36-50 di rumah atau di sekitarmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika Kelas II Kurikulum Merdeka (halaman 12-16)
  2. Buku Guru Matematika Kelas II Kurikulum Merdeka
  3. Stik es krim atau lidi (minimal 50 batang per kelompok)
  4. Karet gelang untuk mengikat bundel puluhan
  5. Kartu bilangan 36-50 (dibuat guru atau dicetak)
  6. Gambar loker, kelereng, atau benda konkret lainnya
  7. Papan tulis dan spidol
  8. Lembar kerja tambahan (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.