MODUL AJAR IPS — Kelas 9 (Fase D) Topik: Merancang Kolaborasi Peningkatan Kesadaran terhadap SDGs INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | IPS |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 9 |
|---|
| Topik | Merancang Kolaborasi Peningkatan Kesadaran terhadap SDGs |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x40 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat merancang rencana kolaborasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar terhadap salah satu isu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang terkait kerja sama dunia secara terstruktur dan realistis.
- Murid dapat mengomunikasikan rancangan kolaborasi tersebut menggunakan media informasi yang tepat kepada teman sekelas dengan jelas dan menarik.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa yang terjadi jika masalah lingkungan atau sosial di sekitar kita dibiarkan tanpa ada yang peduli?
- Bagaimana cara sederhana namun kreatif agar pesan tentang tujuan pembangunan berkelanjutan bisa dipahami oleh warga sekitar?
- Pernahkah kalian melihat aksi nyata dari kerja sama dunia yang berdampak di lingkunganmu? Ceritakan!
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka dengan salam, mengecek kehadiran, dan mengajak berdoa (jika memungkinkan).
- Guru memberikan pertanyaan pemantik untuk menggali pengetahuan awal tentang isu SDGs di lingkungan sekitar (asesmen awal diagnostik lisan).
- Murid diminta menyebutkan satu contoh isu SDGs yang pernah mereka amati di lingkungan tempat tinggal sebagai penghubung dengan materi sebelumnya.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktivitas hari ini: merancang kolaborasi peningkatan kesadaran SDGs dan mengomunikasikannya.
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid membentuk kelompok kecil (3-4 orang) secara heterogen.
- Setiap kelompok berdiskusi memilih satu isu SDGs yang paling relevan dengan kondisi lingkungan sekitar (misalnya: sampah plastik, air bersih, kesetaraan akses pendidikan).
- Dengan panduan lembar kerja, kelompok mencari informasi tambahan tentang akar masalah, dampak lokal, dan contoh upaya meningkatkan kesadaran masyarakat.
- Kelompok merumuskan alasan pentingnya isu tersebut dan siapa sasaran utama kampanye kesadaran.
- Guru berkeliling memantik diskusi dan memastikan setiap anggota berkontribusi (pengamatan sebagai asesmen proses).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Setiap kelompok menyusun rancangan kolaborasi nyata: menentukan tujuan spesifik, pesan kunci, bentuk kegiatan (kampanye poster, video pendek, drama singkat, sosialisasi di posyandu/RW, dll.), pembagian peran, serta kebutuhan alat/bahan.
- Kelompok memilih dan mulai merancang media komunikasi untuk mempresentasikan rencana kepada teman sekelas (poster, slide digital, mind map, storyboard, atau media sederhana lainnya).
- Murid dipersilakan membuat prototipe atau sketsa media sesuai pilihan mereka, dengan alokasi waktu jelas.
- Guru memberi umpan balik formatif secara lisan dan mendorong kreativitas serta kerja sama (menerapkan prinsip pembelajaran menggembirakan).
Merefleksi (Berkesadaran):- Masing-masing kelompok mempresentasikan rancangan kolaborasi dengan media yang telah dibuat di depan kelas (waktu 3-4 menit per kelompok).
- Kelompok lain memberikan masukan konstruktif menggunakan ‘dua bintang dan satu harapan’ (dua hal baik dan satu saran perbaikan).
- Diskusi kelas singkat: apa saja tantangan melaksanakan rencana tersebut di masyarakat sebenarnya? Bagaimana mengatasinya?
- Guru memandu refleksi bersama menggunakan pertanyaan: Pelajaran apa yang kita dapat tentang kerja sama dan komunikasi? Sejauh mana rancangan kita bisa memberi dampak positif?
- Murid mencatat refleksi pribadi di buku catatan (asesmen proses).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan keterkaitan antara isu global SDGs, kerja sama, dan aksi lokal.
- Setiap kelompok mengumpulkan lembar rancangan kolaborasi dan media yang telah dibuat.
- Guru mengapresiasi usaha semua kelompok, memberi penguatan tentang pentingnya konsistensi dalam bertindak untuk keberlanjutan.
- Murid mengisi lembar refleksi akhir (asesmen sumatif) tentang keterampilan merancang dan mengomunikasikan.
- Guru menyampaikan pesan moral dan menutup pertemuan dengan salam.
Diferensiasi:- Konten: Kelompok dapat memilih isu SDGs sesuai minat dan kedekatan dengan lingkungan masing-masing (air, sampah, pendidikan, kesehatan, dll.).
- Proses: Murid dengan kecepatan belajar tinggi dapat membuat media digital interaktif (short video, infografis digital), sementara yang membutuhkan pendampingan dapat fokus pada poster manual atau sketsa sederhana.
- Produk: Hasil rancangan dapat berupa storyboard, mind map, poster, naskah pendek, atau presentasi lisan dengan alat peraga, sesuai pilihan kelompok.
ASESMENAwal:- Diagnostik lisan: murid menyebutkan satu isu SDGs dan satu contoh perwujudannya di lingkungan sekitar (2-3 menit di awal pendahuluan).
Proses:- Lembar observasi aktivitas kelompok: keaktifan, kemampuan bertanya/menjawab, serta kontribusi ide.
- Catatan guru tentang kualitas diskusi dan rencana awal kelompok.
- Refleksi sementara yang dicatat murid setelah tahap Memahami dan Mengaplikasi.
Akhir:- Penilaian produk akhir berupa lembar rancangan kolaborasi lengkap dan media komunikasi yang telah dibuat.
- Presentasi kelompok dinilai menggunakan rubrik (komunikasi, kreativitas, dan kualitas rencana).
Formatif:- Observasi partisipasi dalam diskusi pemilihan isu dan perencanaan.
- Tanya jawab lisan saat guru berkeliling.
- Lembar kerja perencanaan kolaborasi (catatan kelompok).
Sumatif:- Penilaian produk rancangan kolaborasi (lembar rencana dan media presentasi).
- Penilaian presentasi dan komunikasi lisan menggunakan rubrik.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Rancangan Rencana Kolaborasi | Isu yang dipilih tidak jelas, tujuan tidak spesifik, langkah kegiatan tidak runtut atau tidak realistis. | Isu sesuai, tujuan cukup jelas, namun langkah kegiatan kurang terperinci dan belum mempertimbangkan keterbatasan sumber daya. | Isu relevan dengan lingkungan, tujuan spesifik, langkah kegiatan logis dan memungkinkan untuk dilaksanakan, pembagian peran jelas. | Selain kriteria Berkembang, terdapat analisis dampak yang diharapkan, pemikiran antisipasi kendala, dan rencana monitoring sederhana. | | Komunikasi dan Media | Penyampaian tidak terstruktur, sulit dipahami, media tidak mendukung atau tidak menarik. | Informasi tersampaikan walau masih ada bagian yang kurang jelas, media sederhana namun cukup membantu. | Presentasi lancar, isi terorganisasi, media menarik dan sesuai pesan, semua anggota terlibat. | Presentasi sangat meyakinkan, menggunakan media kreatif yang memperkuat pesan, menjawab pertanyaan/tanggapan dengan baik, terlihat persiapan matang. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah murid mampu menghubungkan isu global SDGs dengan kondisi nyata di lingkungan mereka?
- Sejauh mana prinsip pembelajaran mendalam (berkesadaran, bermakna, menggembirakan) terwujud dalam aktivitas hari ini?
- Bagaimana tingkat kolaborasi dan komunikasi antar murid? Hal apa yang perlu diperbaiki pada pertemuan berikutnya?
- Apakah seluruh murid terlayani dengan strategi diferensiasi yang disediakan?
Refleksi Murid:- Apa hal paling menarik yang kamu pelajari saat merancang rencana aksi untuk meningkatkan kesadaran terhadap SDGs?
- Kesulitan apa yang kamu hadapi saat bekerja dalam kelompok? Bagaimana kamu mengatasinya?
- Menurutmu, seberapa efektif media yang kelompokmu pilih untuk menyampaikan pesan? Apa yang bisa diperbaiki?
- Setelah melihat presentasi teman, ide apa yang ingin kamu tambahkan ke dalam rencana kelompokmu sendiri?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa: Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas IX (Kemendikbudristek)
- Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas IX
- Video referensi SDGs: https://www.youtube.com/watch?v=hnzCGNnU_WM
- Artikel daring tentang isu-isu SDGs di Indonesia (sesuai pilihan murid)
- Alat dan bahan: kertas plano, spidol warna, post-it, laptop/tablet, alat peraga sederhana, proyektor (bila tersedia)
|