Modul AjarPertemuan 8Bab 4Fase DSemester 2

Modul Ajar IPS Kelas 9: Isu Global dalam Konteks Lokal dan Peran Masyarakat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 9 dengan topik "Isu Global dalam Konteks Lokal dan Peran Masyarakat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPS Kelas 9: Isu Global dalam Konteks Lokal dan Peran Masyarakat

IPS - Kelas 9

Bab 4 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

IPS — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Isu Global dalam Konteks Lokal dan Peran Masyarakat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikIsu Global dalam Konteks Lokal dan Peran Masyarakat
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis isu-isu global yang relevan dengan kerja sama dunia (seperti perubahan iklim, kemiskinan, dan keamanan pangan) dalam konteks kehidupan lokal.
  2. Mengevaluasi pemahaman masyarakat di lingkungan sekitar terhadap isu global yang berkaitan dengan kerja sama dunia melalui kegiatan observasi.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa saja isu global (seperti perubahan iklim atau kemiskinan) yang dampaknya bisa kalian rasakan langsung di lingkungan sekitar kita?
  2. Menurut kalian, sejauh mana masyarakat di sekitar kita memahami dan peduli terhadap isu-isu global tersebut?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada pertemuan ini, yaitu menganalisis isu global di konteks lokal dan mengevaluasi pemahaman masyarakat.
  • Guru memberikan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan pemantik untuk memetakan pengetahuan awal murid tentang isu global di sekitar mereka.
  • Guru menjelaskan alur kegiatan yang akan dilakukan, termasuk kegiatan observasi/wawancara singkat.

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna):

  • Murid mengamati tayangan gambar, video, atau artikel berita lokal tentang dampak isu global (misalnya: banjir rob akibat perubahan iklim, atau masalah ketahanan pangan di daerah setempat).
  • Murid secara mandiri maupun berpasangan mengidentifikasi dan menganalisis keterkaitan antara isu global tersebut dengan kehidupan nyata di lingkungan sekitar mereka.
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menyamakan persepsi dan memperdalam pemahaman konsep tentang isu global dan SDGs dalam konteks lokal.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi ke dalam kelompok kecil (3-4 orang) dan menyusun instrumen observasi atau panduan wawancara singkat.
  • Murid melakukan simulasi wawancara (role-play) di kelas, atau jika memungkinkan, melakukan observasi dan wawancara singkat kepada warga sekolah (guru lain, staf, atau kakak kelas) untuk mengetahui tingkat pemahaman mereka terhadap isu global yang telah dipilih.
  • Murid mengumpulkan data dari hasil observasi dan wawancara, lalu mendokumentasikannya secara sistematis.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mengolah data hasil observasi dan mengevaluasi sejauh mana masyarakat (warga sekolah) memahami isu global tersebut.
  • Murid mempresentasikan kesimpulan awal mereka di depan kelas dan mendapatkan umpan balik dari kelompok lain serta guru.
  • Murid merefleksikan hasil temuan mereka dengan kesadaran diri: 'Apa yang bisa saya lakukan sebagai individu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar terhadap isu ini?'

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi pembelajaran hari ini mengenai isu global dalam konteks lokal dan pemahaman masyarakat.
  • Guru memberikan penguatan terhadap hasil evaluasi observasi yang telah dilakukan murid.
  • Murid mengisi lembar refleksi singkat mengenai proses pembelajaran.
  • Guru menyampaikan rencana tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya (merancang kolaborasi/kampanye kesadaran).
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dapat memilih isu global yang paling menarik minat mereka (perubahan iklim, kemiskinan, atau keamanan pangan) untuk dianalisis.
  • Proses: Guru memberikan bimbingan lebih intensif (scaffolding) dalam menyusun pertanyaan wawancara bagi kelompok yang membutuhkan, sementara kelompok yang sudah mandiri dapat langsung menyusun instrumen secara kritis.
  • Produk: Laporan hasil observasi dapat disajikan dalam berbagai bentuk sesuai minat kelompok, seperti infografis, presentasi lisan, atau laporan tertulis singkat.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan: 'Sebutkan satu masalah lingkungan atau sosial di daerah kita yang menurutmu juga terjadi di negara-negara lain di dunia?'

Proses:

  • Ceklis observasi guru terhadap keaktifan murid dalam kelompok saat menyusun daftar pertanyaan wawancara dan melakukan simulasi/observasi.

Akhir:

  • Penilaian presentasi dan laporan singkat kelompok mengenai hasil evaluasi pemahaman masyarakat terhadap isu global.

Formatif:

  • Tanya jawab lisan saat diskusi kelas (asesmen awal dan proses).
  • Observasi keterlibatan dan kolaborasi murid saat menyusun instrumen dan melakukan wawancara/observasi.

Sumatif:

  • Penilaian laporan hasil observasi dan evaluasi pemahaman masyarakat (rubrik).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Analisis Isu Global dalam Konteks LokalBelum mampu mengidentifikasi isu global dan belum bisa mengaitkannya dengan lingkungan sekitar.Mampu mengidentifikasi isu global, namun belum sepenuhnya tepat dalam menjelaskan dampaknya di konteks lokal.Mampu menganalisis isu global dan menjelaskan dampaknya dalam konteks kehidupan lokal dengan baik dan logis.Mampu menganalisis isu global secara mendalam, mengaitkannya dengan konteks lokal secara komprehensif, dan memberikan contoh nyata yang relevan.
Evaluasi Pemahaman Masyarakat (Observasi)Belum mampu menyusun instrumen observasi dan tidak melakukan pengumpulan data.Mampu melakukan observasi/wawancara, namun data yang dikumpulkan kurang relevan untuk mengevaluasi pemahaman masyarakat.Mampu melakukan observasi secara sistematis dan mengevaluasi pemahaman masyarakat berdasarkan data yang dikumpulkan dengan baik.Mampu melakukan observasi secara sangat sistematis, mengevaluasi pemahaman masyarakat secara kritis, dan menarik kesimpulan yang tajam serta reflektif.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah kegiatan observasi/wawancara di lingkungan sekolah berjalan efektif dan aman bagi murid?
  • Apakah murid mampu menghubungkan konsep isu global yang abstrak menjadi sesuatu yang konkret di lingkungan sekitar mereka?
  • Bagaimana saya dapat memperbaiki manajemen waktu saat murid melakukan presentasi hasil observasi?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang saya ketahui tentang kondisi lingkungan atau masyarakat di sekitar saya hari ini?
  • Bagaimana perasaan saya saat mewawancarai orang lain untuk mengetahui pemahaman mereka tentang isu global?
  • Langkah kecil apa yang akan saya lakukan setelah mengetahui tingkat pemahaman masyarakat sekitar terhadap isu ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru dan Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas IX (Kemdikbudristek).
  2. Artikel berita lokal atau video dokumenter singkat mengenai dampak perubahan iklim/kemiskinan di daerah setempat.
  3. Lembar Kerja Murid (LKPD) untuk panduan observasi dan wawancara.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.