Modul AjarPertemuan 6Bab 3Fase DSemester 2

Modul Ajar IPS Kelas 9: Observasi dan Studi Kasus Pembangunan di Lingkungan Sekitar

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 9 dengan topik "Observasi dan Studi Kasus Pembangunan di Lingkungan Sekitar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPS Kelas 9: Observasi dan Studi Kasus Pembangunan di Lingkungan Sekitar

IPS - Kelas 9

Bab 3 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

IPS — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Observasi dan Studi Kasus Pembangunan di Lingkungan Sekitar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikObservasi dan Studi Kasus Pembangunan di Lingkungan Sekitar
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengevaluasi proses dan hasil pembangunan yang ada di lingkungan setempat dengan melakukan observasi lapangan dan mendokumentasikan temuan secara sistematis
  2. Murid dapat menyusun laporan studi kasus yang menghubungkan kondisi pembangunan lokal dengan indikator pertumbuhan ekonomi dan IPM

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pembangunan apa saja yang kalian lihat di lingkungan sekitar rumah atau sekolah kalian?
  2. Menurut kalian, apakah pembangunan yang ada sudah merata dan bermanfaat bagi semua warga?
  3. Bagaimana peran masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan di daerah kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan belajar murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang pembangunan di lingkungan mereka (diagnostik lisan singkat)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: mengevaluasi pembangunan lokal melalui observasi dan menyusun laporan studi kasus
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid tentang pembangunan di sekitar mereka
  • Guru menjelaskan secara singkat alur kegiatan pembelajaran hari ini: observasi lapangan (atau berbasis data sekunder), diskusi kelas, dan penyusunan laporan individu

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep pembangunan fisik (infrastruktur jalan, jembatan, gedung, perumahan) dan pembangunan manusia (program pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan)
  • Guru menghubungkan pembangunan lokal dengan indikator makro seperti pertumbuhan ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk melakukan observasi atau studi data pembangunan di lingkungan sekitar
  • Guru membagikan panduan observasi (Lembar Aktivitas 4) yang berisi format wawancara dengan perangkat desa/kelurahan dan masyarakat, serta panduan dokumentasi temuan
  • Murid dalam kelompok membaca dan memahami panduan observasi, mengidentifikasi apa yang perlu diamati dan ditanyakan kepada narasumber
  • Guru memberikan contoh pertanyaan wawancara: 'Apa saja pembangunan fisik dan manusia yang sudah dilakukan?', 'Bagaimana proses pembangunannya?', 'Apakah pembangunan sudah optimal?'

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid secara berkelompok melakukan observasi lapangan di lingkungan sekitar sekolah atau tempat tinggal (jika memungkinkan) atau menggunakan data sekunder yang telah disiapkan guru
  • Murid mengamati secara sistematis pembangunan fisik yang ada (jalan, jembatan, gedung, fasilitas umum) dan mencatat temuan di buku catatan atau lembar kerja
  • Murid mengumpulkan informasi tentang pembangunan manusia dengan melihat data tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, program pemberdayaan masyarakat, atau melakukan wawancara singkat dengan perangkat desa/kelurahan dan warga
  • Murid mendokumentasikan temuan secara sistematis menggunakan format laporan yang telah disediakan (nama tempat, tanggal, hasil wawancara, analisis)
  • Guru memfasilitasi murid yang melakukan observasi lapangan dengan pendampingan atau memberikan data sekunder (dokumen profil desa/kelurahan, foto pembangunan, statistik) bagi murid yang tidak dapat ke lapangan
  • Murid kembali ke kelas dan berbagi hasil observasi mereka dalam diskusi kelas
  • Guru memandu diskusi dengan pertanyaan: 'Apa peran yang dapat kita lakukan sebagai bagian dari masyarakat untuk membantu pembangunan di daerah kita?'
  • Murid secara aktif memberikan pendapat, mendengarkan teman, dan menghubungkan temuan mereka dengan konsep pertumbuhan ekonomi dan IPM yang telah dipelajari

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid secara mandiri menyusun laporan observasi individu dengan format yang telah disediakan: identitas, tempat observasi, tanggal, hasil wawancara dengan perangkat desa/kelurahan, hasil wawancara dengan masyarakat, analisis pembangunan, dan kesimpulan
  • Murid menghubungkan kondisi pembangunan lokal yang mereka amati dengan indikator pertumbuhan ekonomi (peningkatan infrastruktur, kegiatan ekonomi) dan IPM (pendidikan, kesehatan, daya beli)
  • Murid mengevaluasi apakah pembangunan di lingkungan mereka sudah optimal dan merata, serta mengidentifikasi tantangan yang masih ada
  • Murid merefleksikan proses belajar mereka dengan menjawab pertanyaan: 'Apa yang paling menarik dari kegiatan observasi ini?', 'Apa yang sudah aku lakukan dengan baik?', 'Apa yang perlu aku perbaiki untuk observasi berikutnya?'
  • Beberapa murid mempresentasikan hasil laporan mereka di depan kelas secara sukarela
  • Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap laporan dan presentasi murid

Penutup:

  • Guru memfasilitasi murid untuk menyimpulkan pembelajaran hari ini: pentingnya peran masyarakat dan pemerintah dalam pembangunan lokal, serta hubungan pembangunan dengan pertumbuhan ekonomi dan IPM
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid mengumpulkan laporan observasi individu sebagai penilaian sumatif
  • Guru memberikan apresiasi kepada murid yang aktif dan menyelesaikan tugas dengan baik
  • Guru memberikan penguatan konsep dan mengingatkan murid untuk terus peduli terhadap pembangunan di lingkungan mereka
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan tambahan pemahaman diberikan contoh konkret pembangunan dengan foto atau video. Murid yang lebih cepat diberikan artikel atau data statistik untuk analisis lebih mendalam
  • Proses: Murid yang memerlukan dukungan lebih dapat melakukan observasi dalam kelompok dengan pendampingan lebih intensif atau menggunakan data sekunder. Murid yang lebih mandiri dapat melakukan wawancara langsung dengan narasumber di lapangan
  • Produk: Murid yang memerlukan scaffolding dapat membuat laporan dengan template terstruktur dan panduan pertanyaan. Murid yang lebih mahir dapat menambahkan analisis grafis, diagram, atau rekomendasi kebijakan dalam laporan mereka

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid melihat pembangunan di lingkungan sekitar
  • Pertanyaan diagnostik: 'Apa yang kalian ketahui tentang pembangunan fisik dan pembangunan manusia?'

Proses:

  • Observasi guru terhadap keterlibatan murid dalam diskusi kelompok dan observasi lapangan
  • Pengecekan catatan dan dokumentasi murid selama proses pengumpulan data
  • Tanya jawab selama diskusi kelas untuk menilai kemampuan murid menghubungkan temuan dengan konsep pertumbuhan ekonomi dan IPM

Akhir:

  • Penilaian laporan observasi individu menggunakan rubrik dengan aspek: kelengkapan data, analisis pembangunan, hubungan dengan indikator ekonomi dan IPM, kesimpulan, dan sistematika penulisan
  • Penilaian refleksi murid tentang proses belajar mereka

Formatif:

  • Observasi aktivitas murid selama diskusi kelompok dan observasi lapangan
  • Tanya jawab lisan untuk mengecek pemahaman murid tentang pembangunan fisik dan manusia
  • Pemantauan proses dokumentasi dan pengumpulan data murid

Sumatif:

  • Penilaian laporan observasi individu dengan rubrik yang mencakup kelengkapan data, analisis, dan kesimpulan
  • Penilaian presentasi hasil observasi (jika dilakukan)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan Data ObservasiData observasi tidak lengkap, hanya mencatat 1 aspek pembangunan (fisik atau manusia) tanpa detailData observasi mencakup 2 aspek pembangunan tetapi masih minim detail dan dokumentasiData observasi mencakup pembangunan fisik dan manusia dengan cukup lengkap, disertai hasil wawancara yang memadaiData observasi sangat lengkap, mencakup pembangunan fisik dan manusia, disertai hasil wawancara mendalam dengan perangkat desa/kelurahan dan masyarakat, serta dokumentasi yang sistematis
Analisis Hubungan dengan Pertumbuhan Ekonomi dan IPMTidak ada analisis yang menghubungkan temuan dengan pertumbuhan ekonomi dan IPMAda upaya menghubungkan temuan dengan pertumbuhan ekonomi atau IPM tetapi masih sangat sederhana dan kurang tepatAnalisis menghubungkan temuan pembangunan lokal dengan indikator pertumbuhan ekonomi dan IPM secara cukup tepatAnalisis mendalam dan tepat menghubungkan temuan pembangunan lokal dengan indikator pertumbuhan ekonomi dan IPM, disertai contoh konkret dan argumentasi yang kuat
Evaluasi Proses dan Hasil PembangunanTidak ada evaluasi terhadap proses dan hasil pembangunanAda evaluasi tetapi hanya berupa deskripsi tanpa penilaian apakah pembangunan sudah optimalEvaluasi menilai apakah pembangunan sudah optimal dengan alasan yang cukup jelasEvaluasi kritis dan komprehensif terhadap proses dan hasil pembangunan, mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan memberikan rekomendasi perbaikan
Sistematika dan Komunikasi LaporanLaporan tidak sistematis, sulit dipahami, banyak kesalahan penulisanLaporan cukup sistematis tetapi masih ada bagian yang kurang jelas dan beberapa kesalahan penulisanLaporan sistematis mengikuti format, mudah dipahami, dengan sedikit kesalahan penulisanLaporan sangat sistematis, jelas, komunikatif, mengikuti format dengan sempurna, bahasa baku, dan tanpa kesalahan penulisan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah strategi observasi lapangan atau berbasis data sekunder efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran?
  • Bagaimana respons dan keterlibatan murid selama kegiatan observasi dan diskusi?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan belajar murid?
  • Apa tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran ini dan bagaimana solusinya untuk pertemuan mendatang?
  • Apakah asesmen yang digunakan sudah mampu mengukur pencapaian tujuan pembelajaran secara akurat?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari kegiatan observasi pembangunan di lingkungan sekitar?
  • Apa tantangan yang kamu hadapi saat mengumpulkan data dan menyusun laporan?
  • Apa yang sudah kamu lakukan dengan baik dalam kegiatan ini?
  • Apa yang perlu kamu perbaiki untuk kegiatan observasi atau penulisan laporan berikutnya?
  • Bagaimana kegiatan ini membantu kamu memahami peran masyarakat dan pemerintah dalam pembangunan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPS Kelas IX Kurikulum Merdeka, Tema 3: Tantangan Pembangunan Indonesia
  2. Buku Guru IPS Kelas IX Kurikulum Merdeka, Tema 3: Tantangan Pembangunan Indonesia
  3. Lembar Aktivitas 4 (Observasi): Panduan Studi Kasus Pembangunan Fisik dan Manusia
  4. Data profil desa/kelurahan setempat (data pendidikan, kesehatan, ekonomi)
  5. Dokumentasi foto/video pembangunan di lingkungan sekitar
  6. Alat tulis, buku catatan, dan kamera/HP untuk dokumentasi
  7. Narasumber: perangkat desa/kelurahan dan warga masyarakat

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.