Modul AjarPertemuan 9Bab 2Fase DSemester 1

Modul Ajar IPS Kelas 9: Proyek Kolaboratif: Kampanye Literasi Finansial di Era Digital

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 9 dengan topik "Proyek Kolaboratif: Kampanye Literasi Finansial di Era Digital". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPS Kelas 9: Proyek Kolaboratif: Kampanye Literasi Finansial di Era Digital

IPS - Kelas 9

Bab 2 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

IPS — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Proyek Kolaboratif: Kampanye Literasi Finansial di Era Digital

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikProyek Kolaboratif: Kampanye Literasi Finansial di Era Digital
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat merancang dan melaksanakan kolaborasi berupa aksi kampanye penguatan literasi finansial yang ditujukan kepada kalangan remaja di lingkungan sekitar
  2. Murid dapat merefleksikan proses penelitian sederhana yang telah dilakukan dan menghubungkan temuan dengan potensi Indonesia sebagai negara maju di era ekonomi digital

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa literasi finansial penting bagi remaja di era ekonomi digital?
  2. Bagaimana hasil penelitian kalian dapat membantu meningkatkan kesadaran literasi finansial di lingkungan sekitar?
  3. Apa peran teknologi digital dalam kampanye literasi finansial yang akan kalian rancang?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru mengulas kembali kegiatan penelitian sederhana yang telah dilakukan di pertemuan sebelumnya tentang pemahaman literasi finansial di lingkungan sekitar
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: Apa saja temuan menarik dari hasil kuesioner yang kalian sebarkan? Apakah ada pola atau tren yang kalian temukan?
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: merancang kampanye literasi finansial sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memicu diskusi

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil visualisasi data penelitian (tabel, grafik, atau diagram) yang telah mereka buat
  • Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan untuk memperdalam pemahaman terhadap temuan masing-masing kelompok
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengidentifikasi kesenjangan literasi finansial yang ditemukan dari hasil penelitian
  • Murid bersama guru menyimpulkan pola umum pemahaman dan penerapan literasi finansial di lingkungan sekitar, serta mengaitkannya dengan tantangan ekonomi digital
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya literasi finansial sebagai bekal menghadapi perkembangan ekonomi digital dan potensi Indonesia menjadi negara maju

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok berdiskusi untuk merancang kampanye literasi finansial dengan menentukan: (a) Tujuan kampanye yang spesifik berdasarkan temuan penelitian mereka, (b) Sasaran audien (remaja di sekolah atau lingkungan sekitar), (c) Konten kampanye (informasi kunci tentang literasi finansial dan pemanfaatan teknologi digital), (d) Media kampanye (poster digital, video pendek, infografis, presentasi interaktif, atau media lainnya), (e) Alat dan bahan yang dibutuhkan, (f) Waktu dan langkah pelaksanaan kampanye
  • Guru berkeliling mendampingi setiap kelompok, memberikan arahan dan memastikan rancangan kampanye relevan dengan temuan penelitian dan konteks ekonomi digital
  • Kelompok membuat rancangan visual atau prototipe sederhana dari media kampanye yang akan digunakan
  • Murid memanfaatkan teknologi (aplikasi desain, video editor, presentasi digital) untuk mengembangkan materi kampanye

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan rancangan kampanye mereka di depan kelas
  • Kelompok lain memberikan masukan konstruktif untuk penyempurnaan rancangan kampanye
  • Guru memfasilitasi refleksi dengan pertanyaan: Bagaimana proses penelitian dan perancangan kampanye ini membantu kalian memahami pentingnya literasi finansial? Apa tantangan yang kalian hadapi dalam merancang kampanye? Bagaimana rancangan ini dapat berkontribusi pada peningkatan literasi finansial di lingkungan kalian?
  • Murid menuliskan refleksi pribadi tentang pembelajaran yang mereka peroleh dari seluruh proses penelitian hingga perancangan kampanye
  • Guru mengaitkan hasil refleksi dengan potensi Indonesia menjadi negara maju di era ekonomi digital, menekankan peran generasi muda dalam membangun literasi finansial masyarakat

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini tentang pentingnya kampanye literasi finansial sebagai solusi nyata dari hasil penelitian
  • Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan kreativitas setiap kelompok
  • Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya untuk finalisasi dan pelaksanaan kampanye
  • Guru memberikan tugas rumah: menyempurnakan rancangan kampanye berdasarkan masukan yang diperoleh
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dengan pemahaman lebih cepat dapat menambahkan analisis mendalam tentang keterkaitan literasi finansial dengan pertumbuhan ekonomi nasional; murid yang membutuhkan dukungan tambahan dapat fokus pada satu aspek literasi finansial yang paling relevan dengan temuan mereka
  • Proses: Kelompok heterogen dibentuk agar murid dengan kemampuan beragam dapat saling melengkapi; guru memberikan scaffolding lebih intensif pada kelompok yang membutuhkan bimbingan dalam merancang kampanye; murid yang sudah mahir dapat diberikan peran sebagai peer tutor
  • Produk: Murid dapat memilih media kampanye sesuai minat dan keterampilan: poster digital, video pendek, infografis interaktif, atau presentasi multimedia; tingkat kompleksitas konten disesuaikan dengan kemampuan kelompok (dari kampanye sederhana hingga kampanye multi-platform)

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang temuan hasil penelitian sederhana yang telah dilakukan
  • Cek pemahaman murid tentang konsep literasi finansial dan ekonomi digital melalui pertanyaan lisan

Proses:

  • Observasi aktivitas diskusi kelompok dalam merancang kampanye
  • Monitoring kemajuan perancangan melalui kunjungan ke setiap kelompok
  • Penilaian partisipasi dalam presentasi dan pemberian masukan antar kelompok
  • Checklist kelengkapan komponen rancangan kampanye

Akhir:

  • Penilaian rancangan kampanye menggunakan rubrik (aspek: kelengkapan komponen, relevansi dengan temuan penelitian, kreativitas, pemanfaatan teknologi)
  • Penilaian presentasi kelompok menggunakan rubrik (aspek: kejelasan penyampaian, kualitas visual, kemampuan menjawab pertanyaan)
  • Penilaian refleksi tertulis individu (aspek: kedalaman pemahaman, kemampuan mengaitkan dengan konteks ekonomi digital, kesadaran diri)

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok dan presentasi hasil penelitian
  • Penilaian proses perancangan kampanye melalui checklist komponen kampanye
  • Tanya jawab selama proses pembelajaran untuk mengecek pemahaman murid

Sumatif:

  • Penilaian rancangan kampanye literasi finansial menggunakan rubrik
  • Penilaian presentasi kelompok tentang rancangan kampanye
  • Penilaian refleksi tertulis individu

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan Komponen Rancangan KampanyeRancangan kampanye hanya memuat 1-2 komponen (tujuan, sasaran, konten, media, alat/bahan, waktu/langkah) dan tidak sistematisRancangan kampanye memuat 3-4 komponen dengan penjelasan yang masih kurang jelas dan kurang sistematisRancangan kampanye memuat 5-6 komponen dengan penjelasan yang cukup jelas dan sistematisRancangan kampanye memuat semua komponen (6 komponen) dengan penjelasan yang sangat jelas, sistematis, dan detail
Relevansi dengan Temuan PenelitianRancangan kampanye tidak selaras dengan temuan penelitian kelompok dan tidak menunjukkan solusi atas masalah yang ditemukanRancangan kampanye sebagian kecil selaras dengan temuan penelitian tetapi solusi yang ditawarkan masih umumRancangan kampanye selaras dengan temuan penelitian dan menawarkan solusi yang cukup spesifik untuk meningkatkan literasi finansialRancangan kampanye sangat selaras dengan temuan penelitian dan menawarkan solusi inovatif yang spesifik, terukur, dan realistis untuk meningkatkan literasi finansial
Kreativitas dan Pemanfaatan Teknologi DigitalMedia kampanye sangat sederhana, tidak memanfaatkan teknologi digital, dan kurang menarikMedia kampanye cukup sederhana, memanfaatkan teknologi digital secara minimal, dan cukup menarikMedia kampanye kreatif, memanfaatkan teknologi digital dengan baik (poster digital, infografis), dan menarik perhatian audienMedia kampanye sangat kreatif dan inovatif, memanfaatkan teknologi digital secara optimal (video interaktif, media sosial, gamifikasi), dan sangat menarik perhatian audien
Kolaborasi dan Pembagian PeranHanya 1-2 anggota kelompok yang aktif berkontribusi, tidak ada pembagian peran yang jelasSebagian anggota kelompok berkontribusi, pembagian peran ada tetapi belum merataSemua anggota kelompok berkontribusi secara aktif dengan pembagian peran yang cukup jelas dan merataSemua anggota kelompok berkontribusi secara optimal dengan pembagian peran yang sangat jelas, merata, dan saling melengkapi
Kemampuan Presentasi dan KomunikasiPresentasi tidak terstruktur, sulit dipahami, dan tidak mampu menjawab pertanyaan dengan tepatPresentasi cukup terstruktur tetapi masih ada bagian yang kurang jelas, mampu menjawab sebagian pertanyaanPresentasi terstruktur dengan baik, mudah dipahami, dan mampu menjawab sebagian besar pertanyaan dengan tepatPresentasi sangat terstruktur, sangat jelas dan komunikatif, mampu menjawab semua pertanyaan dengan tepat dan meyakinkan
Refleksi dan Keterkaitan dengan Ekonomi DigitalRefleksi sangat singkat, tidak menunjukkan pemahaman proses pembelajaran, dan tidak mengaitkan dengan konteks ekonomi digital atau potensi IndonesiaRefleksi cukup singkat, menunjukkan pemahaman dasar tentang proses pembelajaran, tetapi kaitan dengan ekonomi digital dan potensi Indonesia masih terbatasRefleksi cukup mendalam, menunjukkan pemahaman yang baik tentang proses pembelajaran dan mengaitkan dengan konteks ekonomi digital serta potensi IndonesiaRefleksi sangat mendalam dan kritis, menunjukkan pemahaman komprehensif tentang proses pembelajaran, mengaitkan secara spesifik dengan ekonomi digital, potensi Indonesia sebagai negara maju, dan kesadaran peran diri sebagai generasi muda

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid mampu merancang kampanye literasi finansial yang relevan dengan temuan penelitian mereka?
  • Sejauh mana murid menunjukkan kolaborasi dan kreativitas dalam merancang kampanye?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah memenuhi kebutuhan belajar murid dengan kemampuan beragam?
  • Apa kendala yang muncul dalam pembelajaran ini dan bagaimana mengatasinya di pertemuan berikutnya?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan fasilitasi agar murid lebih mampu mengaitkan pembelajaran dengan konteks ekonomi digital dan potensi Indonesia?

Refleksi Murid:

  • Apa hal paling menarik yang saya pelajari dari proses merancang kampanye literasi finansial ini?
  • Bagaimana proses penelitian dan perancangan kampanye ini mengubah pemahaman saya tentang literasi finansial di era digital?
  • Apa tantangan terbesar yang saya hadapi dalam kerja kelompok dan bagaimana saya mengatasinya?
  • Bagaimana kampanye yang kami rancang dapat membantu meningkatkan literasi finansial di lingkungan sekitar?
  • Apa kontribusi saya dalam kelompok dan apa yang bisa saya tingkatkan untuk kolaborasi yang lebih baik?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPS Kelas IX SMP/MTs (Kemendikbudristek)
  2. Buku Guru IPS Kelas IX SMP/MTs (Kemendikbudristek)
  3. Hasil penelitian sederhana kelompok (data kuesioner, visualisasi data)
  4. Video literasi finansial dari internet (misalnya OJK, platform edukasi keuangan)
  5. Aplikasi desain digital (Canva, Photoshop, PowerPoint, Google Slides)
  6. Aplikasi video editor (CapCut, InShot, Filmora) untuk kelompok yang membuat video kampanye
  7. Lembar Kerja Perancangan Kampanye Literasi Finansial
  8. Artikel atau infografis tentang ekonomi digital dan literasi finansial di Indonesia
  9. Laptop/smartphone dengan akses internet
  10. Proyektor dan speaker untuk presentasi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.