Modul AjarPertemuan 5Bab 1Fase DSemester 1

Modul Ajar IPS Kelas 9: Konsumerisme sebagai Dampak Modernisasi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 9 dengan topik "Konsumerisme sebagai Dampak Modernisasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPS Kelas 9: Konsumerisme sebagai Dampak Modernisasi

IPS - Kelas 9

Bab 1 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

IPS — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Konsumerisme sebagai Dampak Modernisasi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIlmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikKonsumerisme sebagai Dampak Modernisasi
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan konsep konsumerisme sebagai salah satu dampak modernisasi dan menghubungkannya dengan perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia
  2. Murid dapat melakukan observasi terhadap perilaku konsumtif di lingkungan sekitar dan menyusun laporan hasil observasi secara kolaboratif

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian membeli sesuatu hanya karena ingin mengikuti tren, padahal sebenarnya tidak terlalu membutuhkannya?
  2. Mengapa seseorang lebih memilih membeli barang bermerk mahal daripada barang dengan fungsi sama tetapi lebih murah?
  3. Bagaimana modernisasi memengaruhi cara kita mengonsumsi barang dan jasa di era digital saat ini?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengecek kehadiran murid
  • Guru mengajak murid untuk melakukan literasi digital dengan menampilkan video atau gambar iklan produk populer di media sosial (2 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah tertarik membeli barang setelah melihat iklan? Apa alasan kalian?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkan dengan kegiatan observasi yang akan dilakukan
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan studi kasus tentang fenomena konsumerisme dari buku siswa dan meminta murid membaca dengan seksama
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas dengan membahas pengertian konsumerisme: faham yang membuat seseorang melakukan konsumsi secara berlebihan dan tidak wajar
  • Murid mengidentifikasi ciri-ciri konsumerisme: menilai barang dari merk/harga bukan kegunaan, mengutamakan penampilan daripada isi, mengikuti tren tanpa mempertimbangkan kebutuhan
  • Guru menjelaskan hubungan modernisasi dengan konsumerisme: ketersediaan produk modern, gencarnya iklan di berbagai media, kemudahan akses belanja online
  • Murid mencatat poin-poin penting tentang konsep konsumerisme dan dampaknya terhadap gaya hidup masyarakat Indonesia

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (4-5 orang) untuk melakukan observasi
  • Setiap kelompok menerima lembar kerja observasi dengan panduan pertanyaan: (1) Apakah teman-teman atau orang di sekitar sudah terpengaruh gaya hidup konsumerisme? Bagaimana pendapat mereka? (2) Apakah aku sendiri terpengaruh konsumerisme?
  • Kelompok melakukan observasi dengan cara: wawancara singkat ke teman sekelas atau mengamati perilaku konsumtif di lingkungan sekolah (contoh: pembelian snack, aksesoris, gadget)
  • Setiap kelompok mendokumentasikan hasil observasi dengan mencatat data, pendapat narasumber, dan contoh konkret perilaku konsumtif yang ditemukan
  • Kelompok mendiskusikan hasil observasi untuk mengidentifikasi pola dan temuan penting
  • Guru berkeliling memfasilitasi dan memberikan umpan balik formatif selama proses observasi dan diskusi kelompok

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil observasi di depan kelas secara bergantian
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk membahas: Apa dampak negatif konsumerisme? Bagaimana cara mengantisipasinya?
  • Murid menyimpulkan bahwa konsumerisme dapat menyebabkan pemborosan, utang, ketidakpuasan, dan kesenjangan sosial
  • Murid merumuskan cara antisipasi: membedakan kebutuhan dan keinginan, membuat skala prioritas, tidak mudah terpengaruh iklan, bijak menggunakan media sosial
  • Setiap murid menulis refleksi pribadi di lembar kerja: Apakah aku sudah melakukan observasi dengan optimal? Apa yang belum berjalan baik? Apa yang akan kuperbaiki?
  • Guru meminta murid menyusun laporan hasil observasi secara individual dengan format yang telah disediakan sebagai tugas yang harus dikumpulkan di pertemuan berikutnya

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran tentang konsep konsumerisme, hubungannya dengan modernisasi, dan pentingnya sikap bijak dalam berkonsumsi
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan pertanyaan lisan atau kuis singkat untuk mengukur pemahaman murid
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menerapkan sikap kritis terhadap budaya konsumtif di era digital
  • Guru mengingatkan murid untuk menyelesaikan laporan observasi individual dan mengumpulkannya di pertemuan berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dengan pemahaman cepat diberikan sumber bacaan tambahan tentang dampak konsumerisme terhadap ekonomi global. Murid dengan pemahaman lambat diberikan infografis sederhana tentang ciri-ciri konsumerisme dengan contoh visual konkret.
  • Proses: Murid cepat dapat melakukan observasi dengan wawancara mendalam ke berbagai narasumber dan menganalisis data secara kritis. Murid lambat dapat melakukan observasi dengan panduan pertanyaan tertutup dan fokus pada pengamatan sederhana di lingkungan terdekat.
  • Produk: Murid cepat membuat laporan observasi yang lebih komprehensif dengan analisis mendalam dan rekomendasi solusi. Murid lambat membuat laporan observasi dengan format tabel sederhana yang sudah disediakan template-nya.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid terkait iklan dan ketertarikan membeli produk
  • Pertanyaan diagnostik: 'Apa yang kalian ketahui tentang konsumerisme?' untuk mengukur pengetahuan awal

Proses:

  • Observasi guru terhadap aktivitas kelompok saat melakukan observasi dan diskusi
  • Pemeriksaan lembar kerja observasi kelompok untuk memastikan murid mengikuti panduan dengan benar
  • Umpan balik lisan kepada kelompok tentang kualitas pertanyaan wawancara dan analisis data

Akhir:

  • Penilaian presentasi kelompok menggunakan lembar observasi
  • Kuis singkat berisi 3-5 pertanyaan pilihan ganda atau isian singkat tentang konsep konsumerisme
  • Penilaian laporan observasi individual dengan rubrik yang mencakup kelengkapan data, analisis, dan refleksi

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelas
  • Penilaian proses saat kelompok melakukan observasi dan diskusi
  • Tanya jawab lisan selama pembelajaran untuk mengecek pemahaman konsep

Sumatif:

  • Penilaian laporan hasil observasi individual dengan rubrik
  • Kuis singkat di akhir pembelajaran tentang konsep konsumerisme dan dampaknya

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman konsep konsumerismeBelum dapat menjelaskan konsep konsumerisme dan hubungannya dengan modernisasiDapat menjelaskan konsep konsumerisme secara sederhana tetapi belum menghubungkan dengan modernisasiDapat menjelaskan konsep konsumerisme dan menghubungkannya dengan modernisasi dengan cukup baikDapat menjelaskan konsep konsumerisme dengan lengkap, menghubungkannya dengan modernisasi, dan memberikan contoh konkret dalam kehidupan masyarakat Indonesia
Keterampilan observasiBelum dapat melakukan observasi secara sistematis dan data yang dikumpulkan tidak relevanDapat melakukan observasi tetapi data yang dikumpulkan masih terbatas dan kurang sistematisDapat melakukan observasi secara sistematis dan mengumpulkan data yang relevan dengan panduanDapat melakukan observasi secara sistematis, mengumpulkan data lengkap dan relevan, serta menganalisisnya dengan kritis
Penyusunan laporan observasiLaporan tidak lengkap, tidak terstruktur, dan tidak mencerminkan hasil observasiLaporan cukup lengkap tetapi masih kurang terstruktur dan analisisnya dangkalLaporan lengkap, terstruktur dengan baik, dan menyajikan hasil observasi dengan jelasLaporan sangat lengkap, terstruktur sistematis, menyajikan hasil observasi dengan jelas, analisis mendalam, dan refleksi yang bermakna
Kolaborasi dalam kelompokTidak berpartisipasi aktif dalam kerja kelompok dan tidak berkontribusi pada tugasBerpartisipasi dalam kelompok tetapi kontribusinya masih minimalBerpartisipasi aktif dalam kelompok dan memberikan kontribusi yang baikBerpartisipasi sangat aktif, memberikan kontribusi signifikan, dan membantu anggota kelompok lain dalam menyelesaikan tugas

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah strategi observasi yang saya terapkan efektif membantu murid memahami konsep konsumerisme secara mendalam?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan fasilitasi diskusi agar lebih banyak murid terlibat aktif?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan belajar murid yang beragam?
  • Apa tantangan yang saya hadapi dalam pembelajaran ini dan bagaimana solusinya untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang sudah saya pahami tentang konsumerisme setelah pembelajaran ini?
  • Apakah saya sudah melakukan observasi dengan baik? Apa yang bisa saya perbaiki?
  • Bagaimana saya akan menerapkan sikap bijak dalam berkonsumsi di kehidupan sehari-hari?
  • Apa hal paling menarik yang saya pelajari hari ini tentang dampak modernisasi terhadap gaya hidup?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPS Kelas IX Kurikulum Merdeka halaman 31-34
  2. Buku Panduan Guru IPS Kelas IX Kurikulum Merdeka halaman 51-52
  3. Video atau gambar iklan produk populer di media sosial (Instagram, TikTok, YouTube)
  4. Lembar kerja observasi dan format laporan
  5. Artikel online tentang konsumerisme dari http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/TAPIs/article/download/1529/1269
  6. Infografis tentang ciri-ciri konsumerisme
  7. Alat tulis, kertas, dan alat dokumentasi (HP/kamera untuk observasi)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.