Modul AjarPertemuan 2Bab 1Fase DSemester 1

Modul Ajar IPS Kelas 9: Konsep dan Bentuk Perubahan Sosial

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 9 dengan topik "Konsep dan Bentuk Perubahan Sosial". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPS Kelas 9: Konsep dan Bentuk Perubahan Sosial

IPS - Kelas 9

Bab 1 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

IPS — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Konsep dan Bentuk Perubahan Sosial

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikKonsep dan Bentuk Perubahan Sosial
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid menjelaskan pengertian perubahan sosial dengan menggunakan bahasa sendiri dan memberikan contoh konkret dari kehidupan masyarakat Indonesia.
  2. Murid membedakan bentuk perubahan sosial (evolusi dan revolusi) berdasarkan kriteria waktu, cakupan, perencanaan, dan arah perkembangan, disertai contoh nyata dalam konteks Indonesia.
  3. Murid menganalisis penyebab dan dampak perubahan sosial melalui diskusi kolaboratif Think Pair Share dengan menyajikan argumen berbasis fakta sosial lokal.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang berubah di lingkungan sekitarmu dalam 5 tahun terakhir — di keluarga, sekolah, atau desa/kota tempat tinggalmu?
  2. Mengapa beberapa perubahan terasa cepat dan mengguncang, sementara yang lain terasa perlahan dan tak terasa?
  3. Apakah semua perubahan sosial selalu membawa manfaat? Beri contoh dari pengalamanmu.

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 2

Pendahuluan:

  • Guru menyampaikan pemantik bab 'Perubahan Sosial, Baik atau Buruk?' dan memandu diskusi kilat (3 menit) berdasarkan pertanyaan pemantik.
  • Murid mencatat satu contoh perubahan sosial yang mereka alami secara pribadi di sticky note, lalu menempelnya di papan kelas (asesmen awal diagnostik).
  • Guru merangkum gagasan awal murid dan menyampaikan tujuan pembelajaran serta keterkaitannya dengan kehidupan nyata di Indonesia.

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru menayangkan video singkat (3 menit) tentang evolusi masyarakat pesisir vs pedalaman (mengacu BUKU_SISWA Konteks 7) dan infografis perbedaan evolusi-revolusi.
  • Murid membaca teks ringkas dari Buku Siswa hal. 6–9 dan mencatat definisi inti: perubahan sosial, evolusi (bertahap, alami, luas), revolusi (mendadak, terencana, struktural).
  • Guru memandu peta konsep bersama: menghubungkan konsep dengan contoh lokal (misal: evolusi penggunaan bahasa gaul; revolusi UU Desa 2014).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid melakukan Aktivitas Think-Pair-Share (20 menit): Think (5 menit) — melengkapi tabel bentuk perubahan sosial akibat pandemi Covid-19 (berdasarkan Konteks 6); Pair (7 menit) — berdiskusi pasangan untuk menyamakan persepsi dan memperkaya contoh; Share (8 menit) — presentasi 2 pasangan dengan tanggapan teman.
  • Guru memfasilitasi scaffolding: menyediakan kartu bantuan berisi kriteria bentuk perubahan (waktu/cakupan/perencanaan/arah) dan daftar contoh lokal (e.g., e-commerce, pembelajaran daring, migrasi balik kampung).
  • Murid merekam hasil diskusi dalam Lembar Kerja Aktivitas 1 (terlampir di Buku Siswa).

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid menulis refleksi singkat (5 menit): 'Apa bentuk perubahan sosial yang paling relevan dengan masa depanku? Mengapa?', lalu berbagi satu kalimat dengan teman sebangku.
  • Guru memandu diskusi kelas reflektif: 'Jika kamu menjadi pembuat kebijakan, bentuk perubahan sosial mana yang akan kamu dorong? Apa pertimbanganmu?'
  • Murid menyusun satu komitmen pribadi: 'Aku akan berkontribusi pada perubahan sosial yang baik dengan…'

Penutup:

  • Guru memandu ringkasan konseptual bersama: menyatukan definisi, bentuk, dan contoh dalam satu peta pikiran kelas.
  • Murid menjawab 2 soal sumatif lisan (pilihan ganda & esai pendek) sebagai asesmen akhir.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: mengamati satu bentuk perubahan sosial di lingkungan rumah dan mencatat dampaknya untuk dibahas di pertemuan berikutnya.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dengan kecepatan tinggi diberi tambahan studi kasus revolusi digital di UMKM lokal; murid dengan kecepatan lambat diberi lembar kerja dengan pilihan jawaban dan visual pendukung.
  • Proses: Murid dengan kebutuhan khusus diberi opsi menyampaikan jawaban lisan atau gambar; guru menyediakan timer visual dan panduan langkah bertahap dalam kartu instruksi.
  • Produk: Murid boleh memilih menyampaikan hasil Think-Pair-Share dalam bentuk poster, podcast mini (2 menit), atau narasi tertulis (150 kata).

ASESMEN

Awal:

  • Sticky note reflektif: 'Tulis satu contoh perubahan sosial yang kamu alami — sebutkan bentuknya (evolusi/revolusi) atau tulis '?' jika belum yakin.'

Proses:

  • Rubrik observasi kolaborasi selama Pair & Share (komunikasi aktif, saling mendengar, kontribusi setara)
  • Ceklis keakuratan pengisian tabel bentuk perubahan sosial (berdasarkan kriteria waktu/cakupan/perencanaan/arah)

Akhir:

  • Soal sumatif tertulis: 1) Pilih bentuk perubahan sosial yang paling tepat untuk fenomena 'penggunaan aplikasi e-wallet meningkat 300% dalam 2 tahun terakhir' — jelaskan alasannya. 2) Sebutkan dua dampak sosial dari perubahan tersebut bagi pedagang kaki lima.

Formatif:

  • Observasi partisipatif selama Think-Pair-Share (ceklist kolaborasi & ketepatan konsep)
  • Analisis lembar kerja Aktivitas 1 (kelengkapan tabel & keakuratan klasifikasi bentuk perubahan)

Sumatif:

  • Tes tertulis singkat (2 soal): 1 PG tentang ciri evolusi vs revolusi; 1 esai pendek (3–5 kalimat) menjelaskan dampak positif dan negatif satu bentuk perubahan sosial di Indonesia.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep Perubahan SosialTidak dapat menjelaskan pengertian perubahan sosial; tidak membedakan evolusi dan revolusi.Menjelaskan pengertian secara umum tetapi salah mengklasifikasikan contoh (misal: menyebut modernisasi sebagai evolusi tanpa alasan).Menjelaskan pengertian dan membedakan evolusi-revolusi dengan benar berdasarkan satu kriteria (misal: waktu), disertai contoh relevan.Menjelaskan pengertian secara utuh, membedakan kedua bentuk berdasarkan minimal dua kriteria (waktu + cakupan/perencanaan), dan memberikan contoh spesifik dari konteks Indonesia dengan analisis dampak.
Keterampilan Analisis Penyebab & DampakTidak menyebutkan penyebab atau dampak; atau menyebut tanpa keterkaitan logis.Menyebut satu penyebab dan satu dampak secara terpisah tanpa menjelaskan hubungan sebab-akibat.Menganalisis hubungan sebab-akibat antara satu faktor penyebab dan satu dampak sosial dengan contoh nyata.Menganalisis multi-dimensi: mengidentifikasi minimal dua penyebab (misal: teknologi & kebijakan) dan dua dampak (positif & negatif) secara terintegrasi, dengan argumen berbasis konteks lokal dan relevansi nilai kebangsaan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah aktivitas Think-Pair-Share cukup memfasilitasi semua murid untuk mengonstruksi makna konsep secara mandiri?
  • Bagaimana respons murid terhadap contoh lokal (pandemi, UMKM, desa/kota)? Apakah perlu penyesuaian konteks lebih spesifik?
  • Apa hambatan utama dalam menghubungkan konsep abstrak 'perubahan sosial' dengan pengalaman nyata murid?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling baru bagimu hari ini tentang perubahan sosial?
  • Contoh mana yang paling membuatmu berpikir ulang tentang kehidupan sehari-hari? Mengapa?
  • Jika kamu menjelaskan konsep ini kepada adik kelas, kalimat pertamamu apa?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPS Kelas IX, Bab 1 hal. 6–9
  2. Video pendek: https://www.youtube.com/watch?v=vj0aIhrl-PA (durasi 3 menit, dipotong bagian inti)
  3. Infografis perbandingan evolusi-revolusi (disiapkan guru)
  4. Lembar Kerja Aktivitas 1 Think-Pair-Share (terlampir di Buku Siswa)
  5. Referensi daring: https://saintif.com/perubahan-sosial-budaya-adalah/

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.