MODUL AJAR Bahasa Inggris — Kelas 8 (Fase D) Topik: Membaca Cerita 'Embrace Yourself' (Bagian 2): Informasi Tersirat dan Keterangan Cara (Adverb of Manner) INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Bahasa Inggris |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 8 |
|---|
| Topik | Membaca Cerita 'Embrace Yourself' (Bagian 2): Informasi Tersirat dan Keterangan Cara (Adverb of Manner) |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x40 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat memahami informasi tersirat dari cerita bagian kedua bertema penerimaan diri, termasuk perasaan dan motivasi tokoh, serta meresponsnya melalui diskusi kelompok.
- Murid dapat mengidentifikasi dan menjelaskan fungsi keterangan cara (adverb of manner, e.g., 'clumsily', 'hesitantly') yang digunakan dalam cerita untuk menggambarkan karakter tokoh.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Have you ever felt underestimated by someone? How did you feel, and what did you do about it?
- When you read a story, how can you tell how a character is feeling even if the author doesn't directly say it?
- What does the word 'hesitantly' tell you about a character compared to simply saying they 'walked'?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam dan menanyakan kabar murid dalam bahasa Inggris singkat: 'Good morning! How are you feeling today?'
- Guru meminta murid menyebutkan kembali secara singkat apa yang terjadi pada cerita 'Embrace Yourself' Bagian 1 (Mirza, lapangan Gang Pelita, tim sepak bola) sebagai jembatan pengetahuan awal.
- Asesmen diagnostik: Guru menampilkan dua kalimat di papan tulis — 'He walked to the field.' dan 'He walked clumsily to the field.' — lalu bertanya kepada murid: 'What is the difference between these two sentences? Which one gives you more information about the character?' Guru mencatat respons murid untuk memetakan pemahaman awal tentang adverb of manner.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami informasi tersirat dari cerita Bagian 2 dan mempelajari fungsi adverb of manner dalam menggambarkan karakter tokoh.
- Guru memancing rasa ingin tahu dengan pertanyaan pemantik: 'Have you ever felt underestimated? How do you think Mirza felt when Siti doubted him?' dan memberi murid 1 menit untuk berpikir sebelum menjawab.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru meminta murid membuka teks cerita 'Embrace Yourself' Bagian 2 (buku siswa). Guru membacakan teks per paragraf dengan ekspresif, lalu murid mengikuti dalam hati.
- Guru menghentikan bacaan di beberapa titik penting dan mengajukan pertanyaan inferensi lisan: 'Why do you think Mirza practiced so hard even though his mother couldn't afford the club fee? What does that tell us about him?' dan 'How do you think Siti felt after she saw Mirza play well? What clues in the text help you answer that?'
- Murid secara mandiri menjawab 3 pertanyaan inferensi tertulis singkat di buku catatan mereka (guru menyediakan pertanyaan di papan/slide): (1) What motivated Mirza to keep practicing? (2) What does Mirza's behavior reveal about his character? (3) How did the relationship between Mirza and Siti change in Part 2, and why?
- Guru meminta 2–3 murid berbagi jawaban mereka secara lisan, lalu guru memberikan konfirmasi dan klarifikasi secara ringkas.
- Guru menjelaskan konsep adverb of manner: definisi, cara pembentukan (adjective + -ly), dan posisinya dalam kalimat. Guru menggunakan contoh langsung dari teks Bagian 2 (misal: 'clumsily', 'hesitantly', 'confidently') dan menunjukkan bagaimana kata-kata tersebut memberi informasi lebih dalam tentang karakter tokoh.
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna, Berkesadaran):- Guru mengadakan Scavenger Hunt: murid diberikan 15 kalimat dari teks (atau kalimat tambahan yang disiapkan guru) dan diminta menemukan minimal 9 adverb of manner secara individual selama 5 menit.
- Setelah waktu habis, murid membandingkan hasil temuan mereka dengan teman sebangku: 'Compare your list with your chairmate. Find what is missing in both of your answers and write it down.' Guru berkeliling memantau dan mencatat murid yang mengalami kesulitan.
- Guru memimpin pembahasan jawaban bersama seluruh kelas: 'Let's check your answers. Which pair wants to go first?' Guru menuliskan adverb of manner yang ditemukan di papan tulis dan mendiskusikan fungsi masing-masing dalam menggambarkan karakter.
- Murid bekerja dalam kelompok 3–4 orang. Setiap kelompok mendapat kartu karakter (Mirza, Siti, atau tokoh lainnya dari cerita). Tugas kelompok: pilih 3 adverb of manner dari teks, lalu jelaskan dalam bahasa Inggris sederhana bagaimana kata-kata tersebut menggambarkan karakter yang mereka pegang. Contoh output: 'Mirza played hesitantly at first — this shows he was not confident yet.'
- Setiap kelompok mempresentasikan temuan mereka dalam 1–2 kalimat kepada kelas. Kelompok lain memberikan respons singkat: 'Do you agree or disagree? Why?'
Merefleksi (Bermakna, Berkesadaran):- Guru mengajak murid untuk menghubungkan cerita dengan kehidupan nyata mereka: 'Think about a time when you or someone you know was underestimated. How did that person respond? Can you describe their actions using an adverb of manner?'
- Murid menulis 2–3 kalimat di buku catatan mereka yang menggambarkan seseorang (nyata atau fiksi) menggunakan minimal 2 adverb of manner yang mereka pelajari hari ini. Contoh: 'My friend practiced quietly every day and eventually played confidently in front of the crowd.'
- Guru meminta 2–3 murid secara sukarela membacakan kalimat mereka. Kelas memberikan apresiasi singkat.
- Murid mengisi exit ticket singkat (di selembar kertas kecil atau secara lisan): (1) Satu hal yang saya pahami hari ini tentang informasi tersirat, (2) Satu adverb of manner baru yang saya pelajari dan artinya, (3) Satu pertanyaan yang masih ingin saya tanyakan.
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: informasi tersirat dapat ditemukan dari tindakan, dialog, dan reaksi tokoh; adverb of manner membantu pembaca memahami karakter tokoh secara lebih dalam.
- Guru memberikan umpan balik umum berdasarkan observasi selama kegiatan inti: mengapresiasi partisipasi aktif dan menyebutkan hal yang masih perlu diperkuat.
- Guru menginformasikan tindak lanjut: murid diminta membaca kembali teks Bagian 2 di rumah dan menandai seluruh adverb of manner yang mereka temukan sebagai persiapan pertemuan berikutnya.
- Guru menutup kelas dengan salam dan kata-kata penyemangat yang relevan dengan tema: 'Remember, just like Mirza, keep working hard and embrace yourself!'
Diferensiasi:- Konten: Murid yang kesulitan dapat diberikan teks Bagian 2 yang sudah diberi highlight pada adverb of manner dan catatan arti kata di pinggir halaman. Murid yang sudah mahir dapat diberikan paragraf tambahan dari cerita berbeda dan diminta menemukan serta menganalisis adverb of manner secara mandiri.
- Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat berpasangan dengan murid yang lebih mahir (peer tutoring) selama Scavenger Hunt dan diskusi kelompok. Guru memberikan pertanyaan inferensi bertingkat: pertanyaan level rendah untuk murid yang membutuhkan scaffolding, pertanyaan level tinggi untuk murid yang cepat (misalnya menghubungkan motivasi tokoh dengan tema penerimaan diri).
- Produk: Murid yang membutuhkan dukungan cukup mengidentifikasi adverb of manner dan menuliskan artinya. Murid yang sudah berkembang menjelaskan fungsi adverb of manner dalam menggambarkan karakter. Murid yang sangat berkembang membuat kalimat orisinal yang menggambarkan tokoh dari cerita menggunakan adverb of manner pilihan mereka sendiri.
ASESMENAwal:- Guru menampilkan dua kalimat di papan tulis: 'He walked to the field.' dan 'He walked clumsily to the field.' Murid diminta menyebutkan perbedaan antara kedua kalimat dan menjelaskan informasi tambahan apa yang diberikan oleh kalimat kedua. Guru menggunakan respons murid untuk memetakan pemahaman awal tentang adverb of manner sebelum masuk ke kegiatan inti.
- Guru juga menanyakan secara lisan: 'From Part 1 of the story, what do you remember about Mirza? How was he feeling?' untuk mengecek ingatan murid tentang cerita sebelumnya.
Proses:- Guru berkeliling dan mengobservasi saat murid menjawab pertanyaan inferensi tertulis secara mandiri; mencatat murid yang menjawab dengan bukti teks dan yang masih menjawab secara permukaan.
- Selama Scavenger Hunt, guru memantau ketepatan identifikasi adverb of manner murid dan mencatat pasangan yang menemukan lebih atau kurang dari 9 kata.
- Guru mendengarkan presentasi kelompok dan memberikan umpan balik langsung (lisan) terkait ketepatan penjelasan fungsi adverb of manner.
- Exit ticket di akhir tahap Merefleksi: guru mengumpulkan dan membaca respons murid untuk mengetahui gap pemahaman sebelum pertemuan berikutnya.
Akhir:- Murid mengumpulkan 2–3 kalimat deskriptif orisinal yang menggambarkan seseorang (nyata atau fiksi) menggunakan minimal 2 adverb of manner. Kalimat ini dinilai berdasarkan: ketepatan penggunaan adverb of manner, kedalaman makna yang disampaikan, dan kesesuaian dengan konteks.
- Guru menilai hasil presentasi kelompok menggunakan rubrik yang mencakup aspek pemahaman informasi tersirat, ketepatan identifikasi adverb of manner, dan kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris.
Formatif:- Observasi guru selama diskusi kelompok dan Scavenger Hunt (partisipasi, ketepatan identifikasi adverb of manner, kemampuan inferensi).
- Cek pemahaman lisan melalui pertanyaan inferensi selama membaca bersama.
- Exit ticket tertulis di akhir kegiatan inti: satu hal yang dipahami, satu adverb of manner baru, satu pertanyaan.
Sumatif:- Penilaian kalimat deskriptif 2–3 kalimat menggunakan adverb of manner yang dibuat murid pada tahap Merefleksi (dinilai menggunakan rubrik aspek pemahaman tersirat dan ketepatan penggunaan adverb of manner).
- Presentasi kelompok tentang fungsi adverb of manner dalam menggambarkan karakter tokoh (dinilai menggunakan rubrik aspek kolaborasi dan komunikasi).
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemahaman Informasi Tersirat | Murid belum dapat mengidentifikasi informasi tersirat; jawaban tidak berkaitan dengan teks atau hanya menyalin kalimat dari cerita tanpa analisis. | Murid dapat mengidentifikasi 1 informasi tersirat (misal: perasaan tokoh) dengan bimbingan guru, namun belum mampu menjelaskan bukti dari teks. | Murid dapat mengidentifikasi 2 informasi tersirat (perasaan dan motivasi tokoh) dan menyebutkan bukti dari teks secara tepat. | Murid dapat mengidentifikasi 3 atau lebih informasi tersirat, menjelaskan perasaan dan motivasi tokoh dengan bukti teks yang kuat, dan menghubungkannya dengan tema penerimaan diri. | | Identifikasi dan Fungsi Adverb of Manner | Murid belum dapat mengidentifikasi adverb of manner dalam teks, atau salah mengidentifikasi kata yang bukan adverb of manner. | Murid dapat mengidentifikasi 1–4 adverb of manner dari teks, namun belum dapat menjelaskan fungsinya dalam menggambarkan karakter. | Murid dapat mengidentifikasi minimal 5–8 adverb of manner dan menjelaskan fungsi salah satunya dalam konteks cerita. | Murid dapat mengidentifikasi 9 atau lebih adverb of manner dan menjelaskan dengan tepat bagaimana adverb of manner tersebut menggambarkan karakter tokoh secara mendalam. | | Penggunaan Adverb of Manner dalam Kalimat Orisinal | Murid tidak membuat kalimat atau kalimat yang dibuat tidak menggunakan adverb of manner sama sekali. | Murid membuat kalimat dengan 1 adverb of manner namun penggunaan atau penulisannya kurang tepat. | Murid membuat 2–3 kalimat yang menggunakan minimal 2 adverb of manner dengan tepat dan maknanya sesuai konteks. | Murid membuat 2–3 kalimat yang menggunakan minimal 2 adverb of manner dengan tepat, maknanya kaya, dan berhasil menggambarkan karakter atau situasi secara hidup. | | Kolaborasi dan Komunikasi dalam Diskusi | Murid tidak aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok atau Scavenger Hunt; tidak berkontribusi pada hasil kelompok. | Murid berpartisipasi dengan bantuan teman atau guru; kontribusi pada diskusi kelompok masih terbatas. | Murid aktif berpartisipasi dalam diskusi, berbagi pendapat, dan mendengarkan pendapat teman; dapat menyampaikan hasil diskusi kelompok dengan jelas. | Murid memimpin atau memfasilitasi diskusi kelompok, aktif mengajukan pertanyaan atau gagasan baru, dan mampu menyampaikan hasil kelompok dalam bahasa Inggris dengan percaya diri. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah pertanyaan inferensi yang saya ajukan sudah cukup mendorong murid untuk berpikir lebih dalam tentang perasaan dan motivasi tokoh, bukan sekadar menjawab secara permukaan?
- Apakah aktivitas Scavenger Hunt efektif untuk membantu murid mengidentifikasi adverb of manner? Bagian mana yang perlu saya sederhanakan atau perkuat pada pertemuan berikutnya?
- Murid mana yang menunjukkan pemahaman yang kuat, dan murid mana yang masih membutuhkan dukungan tambahan? Bagaimana saya akan menindaklanjutinya?
- Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah menjangkau semua murid dengan kebutuhan belajar yang berbeda?
Refleksi Murid:- Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang cara membaca cerita secara lebih dalam?
- Adverb of manner mana yang paling menarik bagimu dari cerita ini, dan mengapa?
- Apakah kamu merasa lebih mudah memahami perasaan tokoh setelah belajar tentang informasi tersirat? Jelaskan dengan singkat.
- Apa yang masih membuatmu bingung atau ingin kamu pelajari lebih lanjut?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa: English for Nusantara Kelas VIII (Kemdikbudristek), Chapter 5 'Embrace Yourself' — teks cerita Bagian 2
- Buku Panduan Guru: English for Nusantara Kelas VIII (Kemdikbudristek), Chapter 5, Section 5 dan Section 7
- Kartu karakter tokoh cerita (Mirza, Siti, dll.) — disiapkan guru sebagai media diskusi kelompok
- Lembar kerja Scavenger Hunt: 15 kalimat yang memuat adverb of manner — disiapkan guru
- Papan tulis / slide presentasi untuk menampilkan contoh kalimat perbandingan dan daftar adverb of manner
- Kertas exit ticket — disiapkan guru (bisa berupa potongan kertas kecil)
|