MODUL AJAR Bahasa Inggris — Kelas 8 (Fase D) Topik: Membaca Cerita 'Embrace Yourself' (Bagian 1): Identifikasi Informasi Tersurat INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Bahasa Inggris |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 8 |
|---|
| Topik | Membaca Cerita 'Embrace Yourself' (Bagian 1): Identifikasi Informasi Tersurat |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x40 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat memahami alur informasi dan informasi tersurat (siapa, apa, di mana, kapan) dari cerita bagian pertama bertema penerimaan diri dan kepercayaan diri dalam bermain sepak bola (Mirza's story).
- Murid dapat mengidentifikasi urutan peristiwa utama (sequence of main events) pada bagian pertama cerita dengan menggunakan penanda urutan waktu dalam bahasa Inggris.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian merasa tidak percaya diri saat melakukan sesuatu di depan teman-teman? Apa yang kalian rasakan?
- Jika kalian bermain sepak bola tapi ditempatkan di posisi yang tidak kalian kuasai, apa yang akan kalian lakukan?
- Menurutmu, apa hubungan antara judul 'Embrace Yourself' dengan cerita tentang bermain sepak bola?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru menyapa murid dalam bahasa Inggris dan memimpin doa bersama.
- Guru melakukan asesmen awal (diagnostik): menampilkan gambar anak-anak bermain sepak bola dan bertanya 'What do you see? Who are the people? Where are they? What are they doing?' untuk mengecek kemampuan awal murid mengidentifikasi informasi tersurat dari gambar.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami informasi tersurat dan mengidentifikasi urutan peristiwa utama dari cerita Part 1.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Have you ever felt not confident when doing something? What happened?' untuk membangun koneksi personal dengan tema cerita.
- Guru memperkenalkan kata-kata kunci: goalkeeper, midfielder, score, goal area, underestimate, position, mandatory match.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membacakan cerita Part 1 (Mirza's story) per kalimat, murid mengikuti dengan membaca teks di buku siswa. Guru memberi jeda untuk menjelaskan kata-kata sulit.
- Guru membimbing murid mengidentifikasi informasi tersurat dengan teknik 5W (Who, What, Where, When, Why): Siapa saja tokoh dalam cerita? Di mana cerita berlangsung? Kapan peristiwa terjadi? Apa yang terjadi pada Mirza?
- Murid menjawab pertanyaan panduan secara lisan bersama guru untuk memastikan pemahaman: 'Who drew the soccer field? Where did the story take place? What happened when Mirza became a keeper?'
- Guru memperkenalkan penanda urutan waktu (time connectives) yang ada dalam teks: 'One Friday afternoon', 'When the field was drawn', 'The next thing he knew', kemudian murid diminta menemukan penanda waktu lainnya dalam teks.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid bekerja berpasangan (pair work) untuk mengisi tabel informasi tersurat: kolom Who, What, Where, When berdasarkan cerita Part 1 yang telah dibaca.
- Setiap pasangan menyusun urutan peristiwa utama (minimal 5 peristiwa) menggunakan penanda urutan waktu (First, Then, After that, Next, Finally) dalam kalimat sederhana bahasa Inggris.
- Guru berkeliling memantau dan memberikan umpan balik langsung (assessment for learning) kepada pasangan yang kesulitan, membantu dengan pertanyaan pancingan bukan jawaban langsung.
- Dua hingga tiga pasangan mempresentasikan hasil kerja mereka di depan kelas; pasangan lain memberikan tanggapan atau koreksi.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menuliskan 2-3 kalimat refleksi di buku tulis: 'What new information did I learn about Mirza? What time connectives did I find? What was difficult for me today?'
- Guru memfasilitasi diskusi singkat: 'Apa yang bisa kita pelajari dari pengalaman Mirza tentang menerima diri sendiri?' untuk menghubungkan isi cerita dengan nilai kehidupan.
- Murid melakukan penilaian diri (self-assessment) menggunakan checklist sederhana: Apakah saya bisa menemukan informasi siapa, apa, di mana, kapan? Apakah saya bisa menyusun urutan peristiwa?
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan informasi tersurat utama dan urutan peristiwa cerita Part 1.
- Guru memberikan asesmen akhir: murid menjawab 5 pertanyaan tertulis singkat tentang informasi tersurat dan urutan peristiwa.
- Guru memberikan apresiasi atas partisipasi murid dan menyampaikan preview pertemuan berikutnya.
- Guru menutup pembelajaran dengan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapat teks cerita dengan kata-kata kunci yang sudah di-highlight dan daftar kosakata bergambar. Murid cepat mendapat teks tanpa bantuan tambahan dan diminta menemukan informasi tersirat sederhana.
- Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih diberikan graphic organizer (tabel Who-What-Where-When) yang sudah terisi sebagian sebagai scaffolding. Murid cepat menyusun urutan peristiwa dalam bentuk paragraf pendek tanpa bantuan tabel.
- Produk: Murid yang membutuhkan dukungan cukup menyusun 3 urutan peristiwa dalam kalimat sederhana. Murid cepat menyusun 5-6 urutan peristiwa lengkap dengan penanda waktu dan detail tambahan.
ASESMENAwal:- Guru menampilkan gambar situasi bermain sepak bola dan mengajukan pertanyaan lisan: 'Who do you see? Where are they? What are they doing?' untuk mengecek kemampuan awal murid dalam mengidentifikasi informasi tersurat dari sumber visual.
- Guru bertanya: 'Do you know any English words related to football?' untuk mengetahui kosakata awal murid terkait topik.
Proses:- Observasi respons lisan murid saat menjawab pertanyaan 5W selama tahap Memahami.
- Pemeriksaan tabel informasi tersurat (Who, What, Where, When) yang dikerjakan berpasangan.
- Pemeriksaan urutan peristiwa utama yang disusun murid menggunakan penanda waktu.
- Umpan balik lisan guru saat berkeliling pada tahap Mengaplikasi.
- Self-assessment checklist pada tahap Merefleksi.
Akhir:- Murid menjawab 5 pertanyaan tertulis berbasis informasi tersurat dari cerita Part 1 (contoh: Who drew the soccer field? Where did the story take place? What position did Mirza play? What did Siti say to Mirza? When did the story happen?).
- Murid menyusun minimal 4 urutan peristiwa utama cerita Part 1 menggunakan penanda urutan waktu (First, Then, After that, Finally) dalam kalimat lengkap bahasa Inggris.
Formatif:- Observasi partisipasi murid saat menjawab pertanyaan 5W secara lisan
- Pemantauan hasil kerja berpasangan (tabel informasi tersurat dan urutan peristiwa)
- Umpan balik langsung saat guru berkeliling
- Penilaian diri (self-assessment checklist)
Sumatif:- Lembar kerja tertulis: 5 pertanyaan informasi tersurat (siapa, apa, di mana, kapan) dan penyusunan urutan peristiwa utama dengan penanda waktu
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemahaman Informasi Tersurat (5W) | Murid tidak dapat menjawab pertanyaan informasi tersurat atau menjawab kurang dari 2 pertanyaan dengan benar. | Murid dapat menjawab 2-3 pertanyaan informasi tersurat dengan benar namun jawaban belum lengkap atau masih menggunakan bahasa Indonesia. | Murid dapat menjawab 4-5 pertanyaan informasi tersurat dengan benar dalam bahasa Inggris sederhana. | Murid dapat menjawab semua pertanyaan informasi tersurat dengan benar, lengkap, dan menggunakan kalimat bahasa Inggris yang tepat serta menambahkan detail pendukung. | | Identifikasi Urutan Peristiwa Utama | Murid tidak dapat menyusun urutan peristiwa atau hanya menuliskan 1 peristiwa tanpa penanda waktu. | Murid dapat menyusun 2-3 peristiwa utama namun urutan belum tepat atau penanda waktu belum digunakan secara konsisten. | Murid dapat menyusun 4 peristiwa utama dengan urutan yang tepat dan menggunakan penanda waktu yang sesuai. | Murid dapat menyusun 5 atau lebih peristiwa utama dengan urutan yang tepat, menggunakan variasi penanda waktu yang beragam, dan kalimat yang gramatikal. | | Penggunaan Penanda Urutan Waktu (Time Connectives) | Murid tidak menggunakan penanda urutan waktu sama sekali dalam menyusun peristiwa. | Murid menggunakan 1-2 penanda waktu sederhana (First, Then) namun penggunaannya belum tepat konteksnya. | Murid menggunakan 3-4 penanda waktu (First, Then, After that, Next, Finally) dengan tepat dan sesuai konteks cerita. | Murid menggunakan lebih dari 4 penanda waktu secara bervariasi dan tepat, termasuk penanda yang ditemukan dalam teks asli (One Friday afternoon, When..., The next thing he knew). |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid mampu mengidentifikasi informasi tersurat dari cerita? Berapa persen murid yang mencapai tujuan pembelajaran?
- Apakah strategi membaca bersama (shared reading) efektif membantu murid memahami cerita? Perlu penyesuaian apa untuk pertemuan berikutnya?
- Apakah diferensiasi yang diberikan sudah tepat sasaran untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih maupun murid cepat?
- Bagaimana tingkat keterlibatan murid selama kerja berpasangan? Apakah pengelompokan perlu diubah?
Refleksi Murid:- Informasi baru apa yang saya pelajari tentang cerita Mirza hari ini?
- Penanda waktu (time connectives) apa saja yang berhasil saya temukan dan gunakan?
- Bagian mana yang masih sulit bagi saya: memahami isi cerita atau menyusun urutan peristiwa?
- Apa yang akan saya lakukan untuk memperbaiki pemahaman saya di pertemuan selanjutnya?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa English for Nusantara Kelas VIII, Chapter 5: Embrace Yourself (Cerita Part 1 - Mirza's Story)
- Buku Panduan Guru English for Nusantara Kelas VIII, Chapter 5
- Papan tulis/whiteboard untuk menuliskan kata kunci dan penanda waktu
- Gambar situasi bermain sepak bola (untuk asesmen awal)
- Lembar kerja: Tabel informasi tersurat (Who, What, Where, When) dan tabel urutan peristiwa
- Checklist penilaian diri (self-assessment) untuk murid
- Spidol warna untuk menandai penanda waktu dalam teks (opsional)
|