Modul AjarPertemuan 6Bab 4Fase DSemester 2

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 8: What Happened to the Sea Animals? — Membaca Dialog dan Menceritakan Kembali Insiden Dampak Plastik pada Hewan Laut

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 8 dengan topik "What Happened to the Sea Animals? — Membaca Dialog dan Menceritakan Kembali Insiden Dampak Plastik pada Hewan Laut". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 8: What Happened to the Sea Animals? — Membaca Dialog dan Menceritakan Kembali Insiden Dampak Plastik pada Hewan Laut

Bahasa Inggris - Kelas 8

Bab 4 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 8 (Fase D)

Topik: What Happened to the Sea Animals? — Membaca Dialog dan Menceritakan Kembali Insiden Dampak Plastik pada Hewan Laut

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikWhat Happened to the Sea Animals? — Membaca Dialog dan Menceritakan Kembali Insiden Dampak Plastik pada Hewan Laut
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memahami alur informasi dan informasi tersurat dari teks dialog tertulis tentang dampak sampah plastik pada hewan laut serta menjawab pertanyaan rinci berdasarkan teks.
  2. Murid dapat menceritakan kembali secara lisan insiden yang menimpa hewan laut akibat sampah plastik menggunakan kalimat sederhana dan majemuk dengan detail yang faktual.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Have you ever seen plastic trash near a river, beach, or ocean? What did you feel when you saw it?
  2. What do you think happens to sea animals like dolphins and turtles when there is too much plastic in the ocean?
  3. If you watched a video about plastic in the ocean, what information would you want to share with your friends?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan memeriksa kehadiran murid. (2 menit)
  • Guru menayangkan satu gambar atau foto singkat hewan laut yang terjerat sampah plastik dan meminta murid mengamati selama 30 detik secara senyap. (2 menit)
  • Guru mengajukan pertanyaan diagnostik awal (asesmen awal): 'Have you ever heard of sea animals being harmed by plastic? Tell me one thing you know.' Murid menjawab secara lisan atau menuliskan satu kata kunci di sticky note/buku. Guru mencatat level awal pemahaman murid secara cepat. (3 menit)
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan untuk memancing rasa ingin tahu murid dan menghubungkan pengalaman sehari-hari dengan topik pelajaran. (3 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran 8.4.6.1 dan 8.4.6.2 secara singkat dan jelas dalam bahasa Indonesia, diikuti padanan singkatnya dalam bahasa Inggris. (2 menit)
  • Guru menjelaskan alur kegiatan hari ini: membaca dialog, menjawab pertanyaan rinci, lalu menceritakan kembali secara lisan kepada teman. (1 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan teks dialog antara Galang, Andre, dan Monita (dari Buku Siswa, Section 2) kepada seluruh murid. Murid membaca dalam hati selama 3 menit secara seksama (Berkesadaran: membaca penuh perhatian tanpa gangguan). (3 menit)
  • Guru membacakan dialog dengan ekspresi sambil murid menyimak dan menggarisbawahi kata kerja lampau (past tense verbs) yang mereka temukan, misalnya: 'watched', 'showed', 'said', 'ate', 'became', 'happened'. (4 menit)
  • Guru membahas kata-kata kunci bersama murid: makna 'entangled', 'litter', 'reuse', 'recycle', 'tragic' dengan cara meminta murid menebak artinya dari konteks kalimat sebelum guru mengkonfirmasi. (Bermakna: murid membangun pemahaman dari konteks nyata, bukan hafalan kosakata lepas). (4 menit)
  • Murid secara individu mengisi tabel Worksheet 4.9 (atau tabel serupa buatan guru) berdasarkan dialog: kolom berisi pertanyaan seperti 'What did Monita watch?', 'What happened to sea animals?', 'What did Andre remember?', 'What is the problem with plastic trash?'. Ini adalah asesmen proses pertama (observasi tertulis). (7 menit)
  • Guru membahas jawaban tabel bersama kelas dengan teknik cold-call (memanggil nama murid secara acak) sehingga semua murid tetap siaga dan terlibat. Guru memberikan konfirmasi dan koreksi singkat. (4 menit)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menjelaskan tugas 'Retelling in Pairs': murid berpasangan, satu berperan sebagai 'reporter' yang menceritakan kembali isi dialog kepada 'listener' yang berpura-pura belum tahu. Setelah 2 menit, peran ditukar. (Menggembirakan: suasana bermain peran membuat kegiatan berbicara terasa lebih alami dan tidak menegangkan). (2 menit — instruksi)
  • Sebelum retelling, guru menampilkan atau menuliskan di papan tulis sebuah kerangka panduan berbicara (sentence starters) untuk membantu murid: 'Monita was watching a video about... / The video showed... / The problem was... / Sea animals like dolphins... / Andre remembered a story about a sea turtle...' Murid boleh menggunakan kerangka ini sebagai pijakan. (2 menit)
  • Murid melakukan retelling berpasangan. Guru berkeliling kelas, mendengarkan, mencatat kualitas retelling (kelengkapan fakta, penggunaan kalimat sederhana dan majemuk, kelancaran) sebagai asesmen proses. (8 menit)
  • Dua atau tiga pasang murid dipilih (sukarela atau ditunjuk) untuk mempresentasikan retelling mereka secara singkat di depan kelas. Kelas memberikan tepuk tangan setelah setiap presentasi. (Menggembirakan: apresiasi dari teman membangun kepercayaan diri). (6 menit)
  • Guru memberikan umpan balik konstruktif setelah setiap presentasi, menitikberatkan pada akurasi fakta dan penggunaan past tense. (2 menit)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi diskusi singkat kelas: 'What was easy and what was difficult when you retold the story? Why?' Murid menjawab secara lisan, bebas menggunakan bahasa Indonesia atau Inggris. (Berkesadaran: murid menyadari proses belajarnya sendiri). (3 menit)
  • Murid menuliskan di buku catatan atau pada selembar kertas kecil: satu hal yang sudah mereka pahami, satu hal yang masih membingungkan, dan satu hal yang ingin mereka pelajari lebih lanjut tentang dampak plastik di laut (format: I understand... / I am still confused about... / I want to know more about...). (Bermakna: refleksi menghubungkan pembelajaran dengan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan). (4 menit)
  • Guru meminta 2-3 murid berbagi isian refleksi mereka secara lisan. Guru merespons dengan afirmasi dan menunjukkan kaitan topik ini dengan kehidupan nyata murid sehari-hari di lingkungan sekitar mereka. (3 menit)

Penutup:

  • Guru meminta murid menyimpulkan pelajaran hari ini dengan satu kalimat dalam bahasa Inggris: 'Today I learned that...' Beberapa murid berbagi secara lisan. (3 menit)
  • Guru memberikan asesmen akhir lisan mini: guru menyebutkan satu fakta dari dialog dan meminta murid menunjukkan jempol ke atas (setuju/benar), jempol ke bawah (tidak setuju/salah), atau jempol ke samping (tidak yakin) — teknik 'Fist to Five' sederhana. (2 menit)
  • Guru menyampaikan pesan nilai: sampah plastik bukan hanya masalah lingkungan, tetapi masalah kita bersama sebagai warga yang bertanggung jawab. Guru mengajak murid untuk mulai dari hal kecil: tidak membuang sampah sembarangan. (2 menit)
  • Guru menginformasikan topik pertemuan berikutnya dan menutup kelas dengan salam. (1 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih: guru menyediakan versi dialog dengan kosakata kunci yang sudah digarisbawahi dan diberi glosarium singkat di pinggir halaman. Untuk murid yang sudah lebih mahir: guru menyediakan pertanyaan inferensial tambahan seperti 'Why do you think Andre said the video was tragic?' yang mendorong pemikiran lebih dalam.
  • Proses: Murid yang kesulitan berbicara dapat melakukan retelling dengan bantuan penuh dari sentence starters dan boleh membaca ulang dialog saat retelling. Murid yang lebih cepat dapat diminta untuk menambahkan opini pribadi mereka dalam retelling: 'I think this is important because...' sehingga mereka menggunakan kalimat yang lebih kompleks.
  • Produk: Murid yang membutuhkan scaffolding mengisi tabel fakta dengan jawaban singkat (kata atau frasa). Murid yang lebih mandiri dapat menulis 3-4 kalimat naratif berurutan tentang insiden tersebut sebagai persiapan retelling, menggunakan connectors seperti 'then', 'after that', dan 'finally'.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan gambar hewan laut yang terdampak plastik dan bertanya: 'Have you ever heard of sea animals being harmed by plastic? Tell me one thing you know.' Murid menjawab lisan atau menulis satu kata kunci. Guru mencatat untuk memetakan level awal pemahaman dan kosakata murid terkait topik.

Proses:

  • Pengisian tabel Worksheet 4.9 secara individu: guru memeriksa kelengkapan dan keakuratan jawaban sebagai indikator pemahaman TP 8.4.6.1.
  • Observasi guru berkeliling selama retelling berpasangan: guru menggunakan checklist sederhana (mencatat nama murid yang menyampaikan fakta dengan lengkap, yang menggunakan kalimat majemuk, dan yang masih kesulitan) sebagai indikator proses TP 8.4.6.2.
  • Refleksi tertulis 'I understand / I am confused / I want to know' memberi informasi guru tentang celah pemahaman yang perlu ditindaklanjuti.

Akhir:

  • Teknik Fist to Five lisan: guru menyebutkan 3-4 pernyataan tentang isi dialog, murid merespons dengan gestur untuk mengecek pemahaman fakta secara cepat.
  • Presentasi retelling di depan kelas oleh pasang terpilih: dinilai dengan rubrik 4 level mencakup aspek pemahaman isi dialog, akurasi fakta tentang dampak plastik pada hewan laut, dan kemampuan berbicara menggunakan kalimat sederhana dan majemuk dalam bahasa Inggris.

Formatif:

  • Observasi lisan saat murid menjawab pertanyaan diagnostik awal di Pendahuluan.
  • Pengisian tabel Worksheet 4.9 berdasarkan dialog (asesmen tertulis individu selama tahap Memahami).
  • Observasi guru selama kegiatan retelling berpasangan: kelengkapan fakta, penggunaan past tense, kelancaran berbicara (tahap Mengaplikasi).
  • Refleksi tertulis murid menggunakan format 'I understand / I am still confused about / I want to know more about' (tahap Merefleksi).

Sumatif:

  • Asesmen akhir lisan mini menggunakan teknik Fist to Five untuk mengecek pemahaman fakta kunci dari dialog.
  • Presentasi retelling singkat oleh 2-3 pasang murid dinilai menggunakan rubrik 4 level berdasarkan aspek: pemahaman isi, akurasi fakta, dan kemampuan berbicara.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Isi Dialog (TP 8.4.6.1)Murid tidak dapat mengidentifikasi informasi dasar dari dialog (siapa berbicara, topik apa, apa yang terjadi pada hewan laut).Murid dapat mengidentifikasi 1-2 informasi tersurat dari dialog dengan bantuan penuh dari guru atau teman.Murid dapat mengidentifikasi sebagian besar informasi tersurat dari dialog dan menjawab 3-4 pertanyaan rinci dengan benar secara mandiri.Murid dapat memahami alur informasi secara keseluruhan, menjawab semua pertanyaan rinci dengan tepat, dan mampu menjelaskan hubungan sebab-akibat antar informasi dalam dialog.
Akurasi Fakta dalam Retelling (TP 8.4.6.2)Murid tidak menyampaikan fakta yang relevan atau fakta yang disampaikan tidak akurat (tidak sesuai isi dialog).Murid menyampaikan 1-2 fakta yang benar tentang dampak plastik pada hewan laut, namun banyak informasi penting yang terlewat.Murid menyampaikan sebagian besar fakta dengan benar dan urutan cerita cukup logis, meski ada beberapa detail yang kurang.Murid menyampaikan semua fakta utama dengan akurat, urutan cerita logis dan runtut, serta menyertakan detail spesifik seperti jenis hewan laut yang terdampak.
Penggunaan Bahasa Inggris (Kalimat Sederhana dan Majemuk)Murid hanya menggunakan kata-kata lepas atau frasa pendek, tidak membentuk kalimat yang utuh dalam bahasa Inggris.Murid menggunakan kalimat sederhana yang utuh meskipun banyak kesalahan tata bahasa dan penggunaan past tense masih tidak konsisten.Murid menggunakan kalimat sederhana dengan past tense yang sebagian besar tepat dan mulai menggunakan kalimat majemuk dengan connector dasar seperti 'and', 'but', atau 'because'.Murid menggunakan kalimat sederhana dan majemuk dengan past tense yang konsisten dan tepat, serta menggunakan connector yang bervariasi untuk menyampaikan cerita secara kohesif.
Kelancaran BerbicaraMurid sangat ragu-ragu dan berhenti lama sehingga pesan tidak tersampaikan.Murid berbicara dengan banyak jeda panjang dan sering mencari kata, namun ada upaya untuk menyampaikan pesan.Murid berbicara dengan cukup lancar meskipun ada jeda wajar; pendengar dapat memahami pesan secara keseluruhan.Murid berbicara dengan lancar dan percaya diri; jeda minimal dan pesan tersampaikan dengan jelas serta mudah dipahami pendengar.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat mengidentifikasi informasi tersurat dari dialog secara mandiri, ataukah sebagian besar masih memerlukan bimbingan? Apa yang perlu disesuaikan pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah scaffold berupa sentence starters cukup membantu murid yang kesulitan dalam kegiatan retelling? Perlu ditambah atau dikurangi?
  • Bagaimana kualitas partisipasi murid dalam diskusi kelas? Apakah murid yang pendiam mendapat cukup kesempatan untuk berkontribusi?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang perlu diperpanjang atau diperpendek?

Refleksi Murid:

  • What is one new thing you learned today about plastic and sea animals? Why is it important to you?
  • When you retold the story to your partner, what was the most difficult part? How did you handle it?
  • Do you think the problem of plastic in the ocean is also happening near where you live? What can you do about it?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: English for Nusantara Kelas VIII (Kemendikbudristek) — Chapter 4 'No Littering', Unit 2, Section 2 (teks dialog Galang, Andre, Monita)
  2. Buku Panduan Guru: English for Nusantara Kelas VIII (Kemendikbudristek) — Chapter 4, panduan Section 2
  3. Worksheet 4.9 (tabel isian berdasarkan dialog — dapat disiapkan guru berdasarkan instruksi buku panduan)
  4. Gambar atau foto hewan laut yang terdampak sampah plastik (dapat diunduh dari sumber terpercaya seperti situs WWF, IUCN, atau National Geographic Education) untuk kegiatan pembuka
  5. Papan tulis atau slide presentasi sederhana untuk menampilkan sentence starters dan kata kunci
  6. Sticky notes atau kertas kecil untuk kegiatan diagnostik awal dan refleksi tertulis murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.