Modul AjarPertemuan 4Bab 3Fase DSemester 1

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 8: This is the Way: Memberi Komentar yang Relevan pada Unggahan Media Sosial bertema Lingkungan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 8 dengan topik "This is the Way: Memberi Komentar yang Relevan pada Unggahan Media Sosial bertema Lingkungan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 8: This is the Way: Memberi Komentar yang Relevan pada Unggahan Media Sosial bertema Lingkungan

Bahasa Inggris - Kelas 8

Bab 3 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 8 (Fase D)

Topik: This is the Way: Memberi Komentar yang Relevan pada Unggahan Media Sosial bertema Lingkungan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikThis is the Way: Memberi Komentar yang Relevan pada Unggahan Media Sosial bertema Lingkungan
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memahami cara memberi komentar yang tepat dan relevan pada unggahan media sosial bertema pelestarian lingkungan dengan mengidentifikasi komentar yang sesuai dan tidak sesuai konteks dari teks yang dibaca.
  2. Murid dapat menulis komentar yang relevan dan menggunakan ekspresi yang tepat pada unggahan media sosial tentang isu pelestarian lingkungan menggunakan kalimat sederhana dan majemuk dalam bahasa Inggris.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Have you ever seen someone leave a comment on social media that had nothing to do with the post? How did that make you feel?
  2. If you uploaded a post about saving the environment, what kind of comments would you hope to receive — and what kind of comments would disappoint you?
  3. Why do you think it matters to keep our comments relevant when we talk about environmental issues online?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengecek kehadiran murid (2 menit).
  • Guru memulai asesmen awal diagnostik singkat: menampilkan dua komentar media sosial fiktif di papan tulis atau slide — satu relevan, satu tidak relevan — lalu bertanya kepada murid, 'Which comment is better and why?' Murid merespons secara lisan atau dengan angkat tangan (3 menit).
  • Guru mencatat respons murid untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman awal mereka tentang komentar yang relevan.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dalam bahasa yang ramah: 'Today we will learn how to leave the right kind of comment on social media posts about the environment — and we will practise writing one ourselves.' (2 menit)
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik pertama dan kedua, memberi waktu murid berpikir sebentar dan berbagi pendapat singkat berpasangan (3 menit).
  • Guru menghubungkan topik dengan kehidupan nyata murid: 'Many of you use Instagram, TikTok, or YouTube. Imagine you follow an environmental account — what makes a good comment there?' (2 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan teks unggahan media sosial dari Buku Siswa (Worksheet 3.12 / teks @seagirl, @jihan07, @brilliant, @biancaid, @minho, @junior) melalui slide atau papan tulis. Guru membaca teks bersama murid dengan nyaring (read aloud) (5 menit).
  • Murid diminta mengamati keenam komentar secara seksama dan menuliskan pada sticky note atau kertas kecil: mana komentar yang relevan dengan topik pelestarian lingkungan dan mana yang tidak. Kegiatan ini dilakukan secara mandiri dulu selama 3 menit — prinsip berkesadaran: murid berproses sendiri sebelum mendapat konfirmasi.
  • Guru memandu diskusi kelas singkat: murid membacakan hasil temuan mereka dan guru memfasilitasi alasan mengapa suatu komentar dianggap relevan atau tidak. Fokus pada komentar @brilliant ('I love hiking. The air is fresh!!') dan @minho ('Have you listened to the new song of BTS?') sebagai contoh tidak relevan yang jelas (5 menit).
  • Guru memperkenalkan konsep 'tips untuk memberi komentar yang tepat di media sosial' menggunakan Picture 3.3 dari buku siswa. Guru menjelaskan poin-poin: (1) baca dulu seluruh unggahan sebelum berkomentar, (2) pastikan komentar berkaitan langsung dengan isi unggahan, (3) gunakan bahasa yang sopan dan mendukung, (4) hindari topik yang tidak relevan (5 menit).
  • Guru menunjukkan contoh ekspresi bahasa Inggris untuk komentar yang baik: 'Great tips!', 'I agree that...', 'I think we should also...', 'This reminds me of...', 'Thanks for sharing this!' — ditulis di papan tulis agar murid dapat merujuknya (3 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3–4 orang) dan membagikan Lembar Kerja yang berisi skenario unggahan media sosial fiktif bertema lingkungan (misalnya: unggahan tentang cara memilah sampah di rumah, tips menghemat air, atau poster anti-plastik). Setiap kelompok mendapat skenario yang berbeda untuk variasi (2 menit untuk distribusi).
  • Tugas Bagian A (Identifikasi): Setiap kelompok membaca tiga komentar yang sudah tertera pada lembar kerja mereka, lalu menandai mana yang relevan, kurang relevan, dan tidak relevan — disertai alasan singkat dalam bahasa Inggris (5 menit).
  • Tugas Bagian B (Menulis Komentar): Setiap murid secara mandiri menulis minimal dua komentar untuk skenario unggahan yang diterima kelompoknya. Satu komentar menggunakan kalimat sederhana (simple sentence) dan satu komentar menggunakan kalimat majemuk (compound sentence menggunakan and, but, atau so). Guru berkeliling memberi bimbingan dan umpan balik langsung kepada murid yang membutuhkan bantuan (10 menit).
  • Diferensiasi proses diterapkan di sini: murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat menggunakan daftar ekspresi di papan tulis dan sentence starters yang disediakan ('I think... because...', 'This is a great post and I will...'). Murid yang sudah mahir diminta menulis tiga komentar berbeda dengan sudut pandang yang bervariasi.
  • Perwakilan setiap kelompok membacakan satu komentar terbaik hasil kerja anggota kelompok mereka kepada kelas. Kelas memberikan respons singkat: apakah komentar tersebut relevan? (5 menit) — prinsip menggembirakan: suasana berbagi yang positif dan saling menghargai.
  • Guru memberi umpan balik langsung dan meluruskan penggunaan bahasa yang kurang tepat secara konstruktif, dengan menekankan contoh positif lebih dulu sebelum koreksi (3 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid secara individu mengisi kartu refleksi singkat (bisa di kertas kecil atau buku tulis) dengan menjawab dua pertanyaan: (1) 'What is one thing you learned today about commenting on social media?' dan (2) 'What is one thing you want to improve in your English comments?' (4 menit)
  • Guru meminta 2–3 murid sukarela berbagi jawaban refleksi mereka secara lisan. Guru merespons dengan hangat dan memperkuat poin-poin penting (3 menit).
  • Guru mengajak murid menghubungkan pembelajaran hari ini dengan konteks nyata: 'The next time you see an environmental post online, think about whether your comment adds something meaningful to the conversation.' — prinsip bermakna: menjembatani kelas dengan kehidupan nyata murid.
  • Asesmen akhir: murid mengumpulkan Lembar Kerja Bagian B (komentar tertulis mereka) kepada guru untuk dinilai menggunakan rubrik.

Penutup:

  • Guru merangkum poin utama pembelajaran: (1) komentar yang relevan harus berkaitan langsung dengan isi unggahan, (2) gunakan kalimat sederhana dan majemuk dengan bahasa yang sopan, (3) komentar yang baik di media sosial tentang lingkungan turut menyebarkan kesadaran positif (3 menit).
  • Guru memberi apresiasi kepada murid atas partisipasi dan usaha mereka: 'You all did a great job thinking critically about comments today.'
  • Guru menyampaikan kaitan dengan pertemuan berikutnya dalam Bab 3 agar murid memiliki gambaran alur belajar.
  • Guru menutup kelas dengan salam dan mengingatkan murid untuk mengumpulkan lembar kerja jika belum dikumpulkan (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan teks unggahan yang lebih pendek dan sederhana dengan kosakata yang lebih umum. Murid yang sudah mahir diberikan teks unggahan yang lebih panjang dengan komentar yang memerlukan analisis lebih mendalam (misalnya komentar yang secara implisit tidak relevan).
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan disediakan sentence starters dan daftar ekspresi komentar di meja mereka, serta boleh berdiskusi dengan teman sebelum menulis. Murid yang sudah mahir diminta menulis tiga komentar dengan perspektif yang berbeda (setuju, menambahkan informasi, dan mengajak bertindak) tanpa scaffold.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan cukup menulis dua komentar (satu simple, satu compound) dengan panjang minimal satu kalimat per komentar. Murid yang sudah mahir diminta menulis tiga komentar yang lebih elaboratif dan dipersilakan membuat postingan singkat fiktif beserta dua komentar balasannya.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua komentar media sosial fiktif (satu relevan, satu tidak relevan) di awal pembelajaran dan meminta murid memilih mana yang lebih baik beserta alasannya secara lisan. Respons murid digunakan untuk mengetahui pemahaman awal mereka tentang komentar yang tepat di media sosial, sehingga guru dapat menyesuaikan penekanan penjelasan di tahap Memahami.

Proses:

  • Observasi guru saat murid menandai komentar relevan/tidak relevan secara mandiri (sticky note activity) — guru memperhatikan kecepatan, keakuratan, dan alasan yang diberikan.
  • Pemantauan tertulis saat murid mengerjakan Lembar Kerja Bagian A (identifikasi komentar) — guru memeriksa jawaban 2–3 murid secara acak sebelum diskusi kelompok dimulai untuk mengecek pemahaman.
  • Umpan balik langsung saat presentasi kelompok — guru mencatat murid yang menggunakan ekspresi tepat dan yang masih perlu bimbingan dalam menyusun kalimat majemuk.
  • Kartu refleksi individu di akhir kegiatan inti sebagai indikator pemahaman dan kemandirian belajar murid.

Akhir:

  • Pengumpulan Lembar Kerja Bagian B: murid menyerahkan dua komentar tertulis (satu simple sentence, satu compound sentence) yang relevan dengan skenario unggahan media sosial bertema lingkungan. Guru menilai menggunakan rubrik 4 aspek: (1) relevansi komentar dengan topik unggahan, (2) ketepatan struktur kalimat sederhana dan majemuk, (3) penggunaan ekspresi yang sesuai konteks, (4) kepaduan isi dengan isu pelestarian lingkungan.

Formatif:

  • Observasi lisan saat diskusi kelas tentang komentar relevan dan tidak relevan (tahap Memahami).
  • Pemantauan saat murid mengidentifikasi komentar pada Lembar Kerja Bagian A — guru berkeliling dan mencatat murid yang mengalami kesulitan.
  • Umpan balik langsung saat presentasi komentar kelompok (tahap Mengaplikasi).
  • Kartu refleksi individu yang menunjukkan pemahaman dan kesadaran diri murid terhadap materi.

Sumatif:

  • Penilaian tertulis Lembar Kerja Bagian B: komentar relevan yang ditulis murid secara individu dinilai menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) pada aspek relevansi, struktur kalimat, penggunaan ekspresi, dan kesesuaian konteks lingkungan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Relevansi KomentarKomentar sama sekali tidak berkaitan dengan topik unggahan tentang lingkungan.Komentar sedikit berkaitan dengan topik tetapi menyimpang ke topik lain atau terlalu umum.Komentar berkaitan langsung dengan topik unggahan lingkungan dan menunjukkan pemahaman isi.Komentar sangat relevan, menunjukkan pemahaman mendalam isi unggahan, dan menambah nilai diskusi (misalnya mengajak bertindak atau menambahkan informasi bermanfaat).
Struktur Kalimat (Simple & Compound)Kalimat tidak terbentuk dengan benar; sangat sulit dipahami karena banyak kesalahan struktur.Kalimat sederhana terbentuk meski ada kesalahan; kalimat majemuk belum terbentuk atau connector tidak tepat.Kalimat sederhana terbentuk dengan benar; kalimat majemuk terbentuk menggunakan connector (and, but, so) meskipun ada sedikit kesalahan.Kalimat sederhana dan majemuk terbentuk dengan benar dan bervariasi; connector digunakan secara tepat dan natural sesuai makna yang ingin disampaikan.
Penggunaan Ekspresi yang TepatTidak menggunakan ekspresi komentar yang sesuai; bahasa terasa kasar atau tidak sopan.Menggunakan satu ekspresi komentar yang sesuai meskipun penggunaannya masih kaku atau tidak pada konteks yang tepat.Menggunakan ekspresi komentar yang sesuai dan sopan; ekspresi cocok dengan konteks unggahan.Menggunakan ekspresi komentar yang beragam, natural, sopan, dan sangat sesuai konteks; menunjukkan kemampuan berkomunikasi yang efektif.
Kesesuaian dengan Isu Pelestarian LingkunganKomentar tidak mencerminkan pemahaman apapun tentang isu pelestarian lingkungan.Komentar menyebutkan topik lingkungan secara umum tetapi tidak menunjukkan pemahaman yang spesifik.Komentar menunjukkan pemahaman tentang isu lingkungan yang dibahas dalam unggahan dan mendukung pesan pelestarian lingkungan.Komentar menunjukkan kepedulian dan pemahaman yang mendalam terhadap isu lingkungan; mendorong tindakan nyata atau memperkuat kesadaran lingkungan dengan cara yang konkret.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat membedakan komentar yang relevan dan tidak relevan? Murid mana yang masih perlu pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah langkah-langkah dalam tahap Memahami cukup jelas sehingga murid dapat mengidentifikasi komentar secara mandiri sebelum diskusi?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan hari ini efektif untuk murid yang membutuhkan dukungan dan murid yang sudah mahir?
  • Apakah waktu yang dialokasikan untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Bagian mana yang perlu disesuaikan di pertemuan berikutnya?
  • Sejauh mana murid berhasil menggunakan kalimat majemuk (compound sentence) dalam komentar yang mereka tulis?

Refleksi Murid:

  • What did you learn today about how to leave a good comment on social media? Write one thing in English.
  • Could you tell the difference between a relevant comment and an irrelevant one? What clue helped you most?
  • How confident do you feel writing a comment in English about an environmental topic? What part feels tricky?
  • Do you think the skills you practised today are useful in your real life on social media? Why or why not?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: English for Nusantara Kelas VIII (Kemendikbud) — Chapter 3 'Love Our World', Unit 2 'This is the Way', Worksheet 3.12
  2. Buku Panduan Guru: English for Nusantara Kelas VIII (Kemendikbud) — panduan Worksheet 3.12 dan Picture 3.3 tentang cara memberi komentar di media sosial
  3. Slide presentasi guru berisi contoh unggahan dan komentar media sosial fiktif bertema lingkungan
  4. Lembar Kerja murid (Bagian A: identifikasi komentar; Bagian B: menulis komentar) — disiapkan oleh guru
  5. Sticky notes atau kertas kecil untuk kegiatan identifikasi mandiri di tahap Memahami
  6. Papan tulis atau proyektor untuk menampilkan teks, ekspresi, dan sentence starters
  7. Kartu refleksi individu (bisa berupa potongan kertas kecil atau kolom di buku tulis murid)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.