MODUL AJAR Bahasa Inggris — Kelas 8 (Fase D) Topik: Bab 3 — Love Our World INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Bahasa Inggris |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 8 |
|---|
| Topik | Bab 3 — Love Our World |
|---|
| Alokasi Waktu | 18 JP (18 x 40 menit = 720 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 6 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 8.3.1 Mengidentifikasi alur informasi, gagasan utama, dan informasi rinci dari teks lisan tentang tindakan menjaga lingkungan sekolah
- TP 8.3.2 Mengungkapkan gagasan mengenai cara menghemat air menggunakan kalimat sederhana dan majemuk secara lisan
- TP 8.3.3 Menganalisis alur informasi, informasi tersurat, dan informasi tersirat dari teks multimodal berupa kiriman media sosial tentang pemilahan sampah
- TP 8.3.4 Mengomunikasikan gagasan berupa teks instruksi tertulis pada poster pelestarian bumi menggunakan kalimat sederhana dan majemuk
- TP 8.3.5 Mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang isu lingkungan sekolah secara tertulis dengan struktur teks yang tepat
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- What do you usually do with your snack packaging or drink bottles at the school canteen?
- When listening to a conversation about school problems, how can you catch what the speakers are mainly talking about?
- How can we save water when we brush our teeth or wash the dishes?
- How do we combine two water-saving actions using 'and' or 'so' in a sentence?
- When you look at a social media post with photos and captions about sorting trash, what information can you see immediately, and what message is not written directly?
- Why do people post comments under a social media post about recycling, and how do their comments relate to the original post?
- What kind of written instructions do we usually see on an earth-saving poster?
- How can we combine two simple steps to save the earth into one compound sentence using 'and' or 'so'?
- What is your opinion about single-use plastic bottles in our school canteen?
- Why is it important to support your opinion with strong reasons when writing about school issues?
- Bagaimana kita membuktikan bahwa kita mampu memahami pesan lingkungan dan menyuarakan tindakan nyata pelestarian bumi dalam bahasa Inggris?
- Mengapa penting menyampaikan instruksi dan opini terkait penyelamatan lingkungan sekolah secara jelas melalui tulisan dan lisan?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Mengidentifikasi Alur Informasi, Gagasan Utama, dan Informasi Rinci Teks Lisan tentang Tindakan Menjaga Lingkungan Sekolah — 3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.3.1 Mengidentifikasi alur informasi, gagasan utama, dan informasi rinci dari teks lisan tentang tindakan menjaga lingkungan sekolah
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa bersama (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: mengidentifikasi alur informasi, gagasan utama, dan informasi rinci dari teks lisan percakapan tentang menjaga lingkungan sekolah (4 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat: guru membacakan rekaman lisan 2 kalimat: 'The school yard is dirty because of plastic trash. The students decide to clean it together.' Murid menuliskan topik utama rekaman tersebut pada secarik kertas (acuan jawaban: membersihkan sampah plastik di halaman sekolah / cleaning plastic trash in school yard) (8 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak rekaman teks lisan Audio 3.1 (percakapan Andre dan Monita di kantin sekolah) putaran pertama secara utuh untuk menangkap gagasan utama (acuan transkrip: Andre dan Monita selesai makan, melihat tempat sampah penuh sampah plastik, lalu menyepakati tindakan mengurangi plastik dengan membawa wadah makanan sendiri) (10 menit).
- Guru memandu murid membedah makna kosakata kunci teks lisan yang didengar: reduce (mengurangi), container (tempat makan), environment (lingkungan), trash can (tempat sampah) (10 menit).
- Murid menyimak rekaman putaran kedua dengan jeda terpandu per bagian untuk memahami alur informasi: (1) situasi awal: selesai makan siang di kantin, (2) masalah yang ditemukan: tempat sampah penuh sampah plastik jajanan dan sedotan, (3) solusi yang disepakati: membawa wadah makan sendiri (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Secara berpasangan, murid mengikuti tantangan menggembirakan 'Listening Relay Challenge': menyimak Audio 3.1 putaran ketiga, lalu menyusun 4 kartu alur urutan peristiwa secara cepat dan tepat. Kartu yang diurutkan: [A] Andre and Monita inish their lunch, [B] Andre wants to put trash into the trash can, [C] They see the trash can is full of plastic waste, [D] Andre suggests bringing their own containers (acuan urutan benar: A - B - C - D) (15 menit).
- Secara mandiri, murid mengerjakan lembar pemahaman teks lisan (Worksheet 3.2) berisi 4 butir soal pilihan ganda untuk mengidentifikasi gagasan utama dan informasi rinci: (1) What is the main idea of the dialogue? [a. Buying snacks, b. Reducing plastic waste at school, c. Cleaning the canteen table, d. Choosing healthy food] (acuan: b); (2) Why cannot Andre throw his trash into the trash can? [a. The trash can is broken, b. The trash can is locked, c. The trash can is full of plastic waste, d. There is no trash can] (acuan: c); (3) What kind of waste fills the trash can? [a. Paper waste, b. Plastic wrappers and straws, c. Organic leaves, d. Leftover vegetables] (acuan: b); (4) What action do Andre and Monita agree to do? [a. Bring their own containers, b. Stop eating lunch, c. Buy more plastic bags, d. Burn the trash] (acuan: a) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru bersama murid membahas kunci jawaban lembar pemahaman dan meminta murid memeriksa kesesuaian jawaban masing-masing terhadap alur informasi dan detail yang disimak (15 menit).
- Murid mengidentifikasi bagian informasi mana yang paling mudah ditangkap dan bagian mana yang membutuhkan pemutaran ulang audio (10 menit).
Penutup:- Guru membimbing murid menyimpulkan strategi menyimak: menangkap alur peristiwa dari awal hingga akhir, menentukan gagasan pokok pembicaraan, serta mencatat kata kunci rinci (5 menit).
- Guru menyampaikan topik pertemuan berikutnya (mengungkapkan gagasan penghematan air secara lisan) dan menutup pelajaran dengan doa serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan perancah diberikan lembar teks bantu berisi glosarium kosakata kunci (reduce, container, trash can) sebelum audio diputar; murid yang telah mahir menyimak audio tanpa bantuan glosarium.
- Proses: Pada sesi pemutaran audio, kelompok yang masih kesulitan mendengarkan pemutaran audio dengan jeda per kalimat dan pengulangan hingga 3 kali; kelompok mahir menyimak audio dengan kecepatan normal 1-2 kali pemutaran.
- Produk: Murid yang memerlukan bimbingan menjawab 4 butir pemahaman pilihan ganda dengan bantuan opsi terpandu; murid mahir diminta melengkapi kartu alur dengan menuliskan kembali kata kunci pendukung untuk setiap tahapan peristiwa.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Murid mendengarkan 2 kalimat lisan guru: 'The school yard is dirty because of plastic trash. The students decide to clean it together.' Murid menuliskan gagasan pokok rekaman tersebut pada secarik kertas. Acuan jawaban benar: membersihkan sampah plastik di halaman sekolah / cleaning plastic trash in school yard.
Proses:- Pengamatan saat tantangan mengurutkan 4 kartu alur informasi berdasarkan Audio 3.1: Kartu [A] Andre and Monita finish their lunch, [B] Andre wants to put trash into the trash can, [C] They see the trash can is full of plastic waste, [D] Andre suggests bringing their own containers (acuan urutan benar: A - B - C - D).
- Pemeriksaan lembar pemahaman menyimak 4 butir pilihan ganda Worksheet 3.2. Butir 1 (Gagasan utama, acuan: b. Reducing plastic waste at school), Butir 2 (Alasan tempat sampah penuh, acuan: c. The trash can is full of plastic waste), Butir 3 (Jenis sampah rinci, acuan: b. Plastic wrappers and straws), Butir 4 (Tindakan solusi yang disepakati, acuan: a. Bring their own containers). Kriteria ketercapaian: murid menjawab benar minimal 3 dari 4 butir soal.
Akhir Pertemuan:- Pengecekan mandiri pemahaman menyimak: murid menuliskan 1 gagasan utama dan minimal 2 detail informasi rinci dari teks lisan Andre dan Monita yang telah dipelajari tanpa membuka catatan (acuan: gagasan utama = mengurangi sampah plastik sekolah / membawa wadah makan sendiri; detail rinci = tempat sampah penuh sampah plastik jajanan dan sedotan; Monita setuju membawa wadah makanan sendiri).
Formatif:- Tes diagnostik singkat menangkap topik rekaman lisan 2 kalimat di awal pertemuan
- Unjuk kerja berpasangan mengurutkan 4 kartu alur peristiwa teks lisan (Listening Relay Challenge)
- Tes tertulis pemahaman menyimak (Worksheet 3.2) berisi 4 butir pilihan ganda tentang gagasan utama dan informasi rinci
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi Alur Informasi Teks Lisan | Belum mampu mengurutkan 4 kartu alur peristiwa teks lisan dengan tepat walaupun dengan bimbingan penuh guru. | Mampu mengurutkan 2 dari 4 kartu alur peristiwa teks lisan secara tepat sesuai urutan kejadian percakapan (A-B-C-D). | Mampu mengurutkan 3 sampai 4 kartu alur peristiwa teks lisan secara tepat sesuai urutan kejadian percakapan (A-B-C-D) dengan sedikit arahan guru. | Mampu mengurutkan seluruh 4 kartu alur peristiwa teks lisan secara tepat dan runtut (A-B-C-D) secara mandiri dan cepat. | | Mengidentifikasi Gagasan Utama Teks Lisan | Belum mampu menentukan gagasan utama teks lisan percakapan kantin (Worksheet 3.2 butir 1). | Mampu menentukan gagasan utama teks lisan dengan bantuan petunjuk opsi kata kunci dari guru. | Mampu menentukan gagasan utama teks lisan secara tepat (opsi b: reducing plastic waste at school) secara mandiri. | Mampu menentukan gagasan utama teks lisan secara tepat serta dapat menunjukkan bukti kalimat lisan pendukungnya secara mandiri. | | Mengidentifikasi Informasi Rinci Teks Lisan | Hanya mampu menjawab benar 1 dari 3 butir soal informasi rinci teks lisan (Worksheet 3.2 butir 2, 3, 4). | Mampu menjawab benar 2 dari 3 butir soal informasi rinci teks lisan (Worksheet 3.2 butir 2, 3, 4). | Mampu menjawab seluruh 3 butir soal informasi rinci teks lisan (Worksheet 3.2 butir 2, 3, 4) dengan tepat sesuai acuan kunci jawaban. | Mampu menjawab seluruh 3 butir soal informasi rinci teks lisan dengan tepat serta mampu mengidentifikasi kata kunci penanda informasi rinci dari audio secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu pemutaran audio dan kecepatan berbicara pada rekaman sudah sesuai dengan tingkat kesiapan menyimak murid?
- Apakah tantangan berpasangan Listening Relay Challenge efektif membantu murid mengidentifikasi alur peristiwa teks lisan?
Murid:- Bagian mana dari percakapan Andre dan Monita yang paling mudah saya pahami informasinya?
- Strategi apa yang membantu saya menangkap detail informasi saat mendengarkan audio Bahasa Inggris tadi?
Pertemuan 2 — Mengungkapkan Gagasan Lisan Bertema Penghematan Air Menggunakan Kalimat Sederhana dan Majemuk — 3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.3.2 Mengungkapkan gagasan mengenai cara menghemat air menggunakan kalimat sederhana dan majemuk secara lisan
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengondisikan kelas agar siap belajar (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik lisan dengan meminta 4 orang perwakilan murid melengkapi kalimat rumpang pemantik: (1) 'We should turn off the tap while ...', (2) 'You can reuse rinse water to ...', (3) 'Take a short shower because ...', (4) 'Fix leaking pipes so that ...' (acuan jawaban: (1) brushing teeth/soaping hands, (2) water plants/flush toilets, (3) it saves fresh water, (4) we do not waste clean water) (10 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengungkapkan gagasan lisan mengenai cara menghemat air menggunakan kalimat sederhana dan majemuk (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru tentang formulasi kalimat sederhana (simple sentence: subjek + kata kerja + objek, misal: 'We turn off the faucet') dan kalimat majemuk (compound sentence dengan konjungsi koordinatif seperti 'and', 'but', 'so', misal: 'We turn off the faucet and we save water') bertema penghematan air (10 menit).
- Murid secara berpasangan mencermati 4 pasang ide tindakan penghematan air di papan tulis: Pasang 1: 'Turn off the tap' + 'brush your teeth', Pasang 2: 'Take a quick shower' + 'save a lot of water', Pasang 3: 'Collect rainwater' + 'use it for watering plants', Pasang 4: 'Wash vegetables in a basin' + 'do not let the water run' (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid berpartisipasi dalam permainan komunikatif berpasangan 'Water Saver Flashcard Challenge': murid mengambil 1 dari 4 kartu situasi: Kartu 1: 'Brushing teeth with running tap', Kartu 2: 'Washing dishes with full stream water', Kartu 3: 'Washing a bicycle using a water hose', Kartu 4: 'Taking a 30-minute bath in a tub', lalu mengungkapkan secara lisan 1 kalimat sederhana solusi dan 1 kalimat majemuk solusi (acuan kartu 1: 'Turn off the tap.' / 'Turn off the tap while brushing, and you will save water.'; acuan kartu 2: 'Use a basin.' / 'Wash dishes in a basin, so you do not waste water.'; acuan kartu 3: 'Use a bucket.' / 'Use a bucket to wash the bike, but do not use a running hose.'; acuan kartu 4: 'Take a five-minute shower.' / 'Take a short shower, and turn off the water when soaping.') (20 menit).
- Setiap murid secara bergantian mempraktikkan pengungkapan gagasan lisan mandiri di hadapan pasangannya atau guru, dengan menyampaikan minimal 1 kalimat sederhana dan 1 kalimat majemuk bertema penghematan air berdasarkan situasi harian (washing hands, brushing teeth, watering plants, atau cleaning dishes) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid melakukan evaluasi mandiri terpandu dengan memeriksa apakah ujaran lisan mereka sudah memenuhi kaidah kalimat sederhana (1 klausa independen) dan kalimat majemuk (2 klausa independen dengan konjungsi 'and', 'but', atau 'so') (10 menit).
- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap ketepatan struktur kalimat sederhana dan majemuk yang diujarkan murid secara lisan saat latihan (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan intisari materi pengungkapan gagasan penghematan air dengan kalimat sederhana dan majemuk (5 menit).
- Guru menutup pertemuan dengan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif murid dan menginformasikan fokus pembelajaran pertemuan berikutnya (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu situasi dengan variasi bantuan frasa kata kerja (action verbs) bagi murid yang membutuhkan perancah bahasa, serta kartu situasi terbuka tanpa kata kunci bagi murid yang siap.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan berlatih menyusun ujaran menggunakan pola rumpang terlebih dahulu sebelum berbicara lisan, sedangkan murid yang mahir langsung mengungkapkan kalimat majemuk kompleks menggunakan berbagai konjungsi koordinatif secara spontan.
- Produk: Ujaran lisan murid bervariasi dalam pilihan situasi penghematan air (mencuci piring, menyiram tanaman, mandi, mencuci tangan) sesuai minat konteks harian masing-masing.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik lisan di awal pembelajaran: Murid melengkapi 4 kalimat rumpang secara lisan: (1) 'We should turn off the tap while ...', (2) 'You can reuse rinse water to ...', (3) 'Take a short shower because ...', (4) 'Fix leaking pipes so that ...' (Kriteria ketercapaian: murid mampu menyebutkan kata/frasa penuntas logis secara lisan; Acuan jawaban: (1) brushing teeth/soaping, (2) water plants/clean floors, (3) it saves water/energy, (4) water is not wasted).
Proses:- Formatif kinerja lisan berpasangan: Mengamati kemampuan murid mengungkapkan secara lisan minimal 1 kalimat sederhana dan 1 kalimat majemuk bertema penghematan air pada kartu situasi (Kriteria: subjek dan predikat jelas, penggunaan konjungsi koordinatif 'and'/'but'/'so' tepat menghubungkan dua klausa independen).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Guru memilih acak 3 murid untuk mengujarkan 1 kalimat majemuk penghematan air secara spontan (Kriteria penerimaan operasional: kalimat memuat 2 klausa independen yang dihubungkan dengan konjungsi 'and', 'but', atau 'so' dengan gagasan penghematan air yang logis, misal: 'I turn off the faucet, so my family saves water').
Formatif:- Asesmen diagnostik lisan melengkapi kalimat rumpang penghematan air di pendahuluan
- Observasi unjuk kerja berbicara lisan saat 'Water Saver Flashcard Challenge' dan latihan berpasangan menggunakan rubrik pengungkapan gagasan kalimat sederhana dan majemuk
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pengungkapan Gagasan Kalimat Sederhana (Lisan) | Belum mampu mengungkapkan gagasan penghematan air secara lisan dalam bentuk kalimat sederhana yang utuh (hanya kata lepas atau frasa tanpa predikat). | Mampu mengungkapkan gagasan penghematan air dalam kalimat sederhana secara lisan namun struktur subjek dan kata kerja belum lengkap bila tanpa panduan guru. | Mampu mengungkapkan minimal 1 gagasan penghematan air secara lisan dalam kalimat sederhana berstruktur subjek dan kata kerja yang lengkap dan tepat secara mandiri. | Mampu mengungkapkan lebih dari 2 gagasan penghematan air secara lisan dalam kalimat sederhana berstruktur lengkap, variatif, dan tepat tanpa ragu secara mandiri. | | Pengungkapan Gagasan Kalimat Majemuk (Lisan) | Belum mampu menggabungkan gagasan lisan menjadi kalimat majemuk (klausa tidak utuh atau konjungsi tidak tepat). | Mampu mengungkapkan kalimat majemuk bertema penghematan air secara lisan tetapi hanya menghubungkan satu klausa dengan kata tanpa predikat lengkap. | Mampu mengungkapkan minimal 1 gagasan penghematan air secara lisan dalam kalimat majemuk yang terdiri atas dua klausa independen utuh menggunakan konjungsi koordinatif ('and', 'but', atau 'so') secara tepat. | Mampu mengungkapkan lebih dari 1 gagasan penghematan air secara lisan dalam kalimat majemuk menggunakan variasi konjungsi koordinatif ('and', 'but', 'so') dengan struktur klausa yang seluruhnya lengkap dan tepat secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu pada kegiatan permainan lisan berpasangan cukup memfasilitasi seluruh murid untuk berbicara aktif?
- Bagian mana dari penjelasan kalimat sederhana dan majemuk yang masih membingungkan bagi sebagian murid saat dipraktikkan secara lisan?
Murid:- Apakah saya sudah dapat membuat dan mengujarkan kalimat majemuk menggunakan kata hubung 'and', 'but', atau 'so' tentang menghemat air?
- Gagasan penghematan air apa yang paling mudah dan paling sulit saya ungkapkan dalam bahasa Inggris hari ini?
Pertemuan 3 — Menganalisis Alur Informasi, Informasi Tersurat, dan Informasi Tersirat Teks Multimodal Kiriman Media Sosial tentang Pemilahan Sampah — 3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.3.3 Menganalisis alur informasi, informasi tersurat, dan informasi tersirat dari teks multimodal berupa kiriman media sosial tentang pemilahan sampah
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, dan menyampaikan fokus kegiatan pertemuan 3 yaitu menganalisis alur informasi, informasi tersurat, dan informasi tersirat dari teks multimodal kiriman media sosial bertema pemilahan sampah (5 menit).
- Guru melakukan diagnostik awal singkat: murid mencermati satu contoh kiriman mikro media sosial di papan tulis yang menampilkan foto tempat sampah terpilah (hijau: organik, kuning: anorganik) bertuliskan teks: 'Separate trash today for a cleaner tomorrow! @EkoGreen'. Murid menjawab secara tertulis pada kertas kecil dua pertanyaan: (1) 'What is explicitly written on the post?' dan (2) 'What can be implicitly inferred about the school or environment from the bins shown?'. Guru memeriksa jawaban seketika (acuan tersurat: ajakan memilah sampah hari ini demi masa depan lebih bersih / 'Separate trash today for a cleaner tomorrow!'; acuan tersirat: lokasi atau pemilik akun sudah menyediakan fasilitas tempat sampah terpilah / belum semua orang memilah sampah sehingga perlu diingatkan) (15 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mencermati bahan teks multimodal berupa kiriman media sosial cetak dari Galang (@galang_greens) yang memuat foto 3 kantong sampah terpilah (organic food waste, plastic packaging, paper), takarir (caption): 'Sort before throw! Organic waste goes to compost, plastic bottles go to recycle bank. Do not mix them!', serta 3 komentar akun teman: Komentar 1 Andre: 'Great reminder, I always separate my soda cans into the blue bin!', Komentar 2 Monita: 'Can we also recycle cardboard boxes there?', Komentar 3 Pipit: 'Thank you Galang for showing how to save clean water.' (15 menit).
- Guru memodelkan cara menganalisis teks multimodal tersebut: (1) Alur informasi: dimulai dari gambar visual sampah terpilah, diikuti teks takarir berupa seruan memilah, lalu respons pengguna di kolom komentar; (2) Informasi tersurat (explicit): fakta yang tertulis langsung pada teks, seperti jenis sampah organik masuk ke kompos; (3) Informasi tersirat (implicit): kesimpulan di balik teks/komentar, seperti Pipit menulis komentar yang tidak relevan karena membahas penghematan air bukan pemilahan sampah (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Tantangan 'Detective Comment': Murid secara berpasangan menerima Lembar Analisis Multimodal berisi teks kiriman media sosial kedua dari akun @ZeroWasteSchool yang memuat infografis 3 tempat sampah (Hijau: sisa makanan; Kuning: botol plastik dan kaleng; Merah: limbah berbahaya/baterai bekas) dengan takarir 'Keep our yard tidy, sort properly!' dan 4 kartu komentar: Kartu A (@rina_smp): 'I always put banana peels in the green bin.', Kartu B (@budi_8b): 'We should throw dead batteries into the red bin.', Kartu C (@citra_eco): 'Sorting trash reduces landfill waste in our town.', Kartu D (@dani_run): 'Turning off the classroom fan saves electricity.' (15 menit).
- Setiap murid secara mandiri mengerjakan tugas analisis tertulis pada lembar kerja: (1) Mengurutkan alur informasi teks kiriman media sosial (1. Visual infografis sampah -> 2. Ajakan pada takarir -> 3. Tanggapan warganet pada komentar); (2) Mengidentifikasi 3 informasi tersurat (acuan: tempat sampah hijau untuk sisa makanan, tempat sampah kuning untuk botol plastik/kaleng, tempat sampah merah untuk limbah berbahaya seperti baterai bekas); (3) Menganalisis 2 informasi tersirat (acuan tersirat 1: komentar Dani tidak relevan dengan topik pemilahan sampah karena berbicara tentang penghematan listrik; acuan tersirat 2: pemilahan sampah di sekolah memerlukan partisipasi aktif murid karena setiap jenis sampah memiliki tujuan pengolahan berbeda) (30 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa hasil analisis mereka dengan membandingkan temuannya terhadap kunci acuan verifikasi yang ditampilkan guru di layar, lalu menandai mandiri apakah mereka sudah mampu membedakan data tersurat (ada di teks) dan tersirat (perlu penalaran) (15 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kembali cara membaca teks multimodal media sosial: memeriksa gambar, memahami takarir tersurat, serta membaca makna dan relevansi tersirat pada komentar (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik atas performa analisis murid dan mengingatkan untuk membawa pengamatan slogan poster pada pertemuan berikutnya, kemudian menutup sesi dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan teks multimodal dengan penanda visual warna (highlight) yang memisahkan bagian gambar, takarir, dan komentar; murid mahir menganalisis teks kiriman media sosial dengan struktur komentar berantai (thread) yang memuat ragam sarkasme atau implikasi makna lebih kompleks.
- Proses: Murid dengan kesiapan belajar bertahap dibimbing guru menggunakan bagan panduan 'What I See vs. What It Means'; murid mahir menganalisis secara mandiri tanpa bagan bantu.
- Produk: Format lembar analisis sama untuk seluruh murid, namun murid mahir menguraikan bukti tekstual pendukung analisis tersirat secara lebih terperinci.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Instrumen pertanyaan diagnostik berbasis teks kiriman mikro: 'Separate trash today for a cleaner tomorrow! @EkoGreen' bergambar 2 tempat sampah terpilah (hijau: organik, kuning: anorganik). Butir 1: 'Write the explicit sentence shown on the post!' (acuan jawaban benar: 'Separate trash today for a cleaner tomorrow!'). Butir 2: 'What is the implicit message of showing two different bins?' (acuan jawaban benar: masyarakat/murid diminta membedakan pembuangan sampah berdasarkan jenisnya/tempat sampah sudah disediakan terpisah).
Proses:- Lembar Analisis Multimodal Kiriman Media Sosial @ZeroWasteSchool: Murid menjawab 3 bagian analisis dengan target dan kunci acuan lengkap: (1) Alur informasi kiriman media sosial: Alur dimulai dari gambar infografis 3 tempat sampah, berpindah ke teks takarir 'Keep our yard tidy, sort properly!', lalu berakhir pada komentar warganet (Kartu A, B, C, D); (2) 3 Informasi tersurat: Butir A: tempat sampah hijau diperuntukkan bagi sisa makanan; Butir B: tempat sampah kuning untuk botol plastik dan kaleng; Butir C: tempat sampah merah untuk limbah berbahaya seperti baterai bekas (acuan: teks infografis dan takarir); (3) 2 Informasi tersirat: Butir A: komentar Dani (@dani_run) tidak relevan dengan kiriman karena Dani membahas penghematan listrik, bukan pemilahan sampah; Butir B: komentar Citra (@citra_eco) menunjukkan bahwa tindakan memilah sampah di sekolah berdampak nyata mengurangi volume timbulan sampah di tempat pembuangan akhir kota.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman 2 butir reflektif-analitis di penutup: Butir 1: 'Manakah dari Kartu Komentar A-D yang relevan dengan pemilahan sampah organik rumah/sekolah?' (acuan: Komentar Kartu A dari Rina tentang kulit pisang ke tempat sampah hijau); Butir 2: 'Mengapa komentar Dani dikatakan tidak relevan secara tersirat?' (acuan: Karena mematikan kipas angin berkaitan dengan efisiensi energi listrik, sedangkan kiriman media sosial membahas pemilahan sampah fisik).
Formatif:- Asesmen diagnostik awal: mengidentifikasi informasi tersurat dan tersirat dari satu kiriman mikro media sosial
- Asesmen formatif proses: Lembar Analisis Multimodal Kiriman Media Sosial (menganalisis alur informasi, 3 informasi tersurat, dan 2 informasi tersirat)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menganalisis Alur Informasi Teks Multimodal | Belum mampu menyusun alur informasi teks multimodal (tidak dapat mengurutkan hubungan antara visual infografis, takarir, dan komentar). | Menyusun alur informasi teks multimodal secara sebagian (hanya menghubungkan 1-2 bagian alur, misalnya infografis ke takarir saja). | Menganalisis alur informasi teks multimodal secara lengkap dan runtut dari visual infografis, takarir, hingga deretan komentar warganet. | Menganalisis alur informasi teks multimodal secara runtut, lengkap, dan menguraikan fungsi transisi informasi antarelemen multimodal secara mandiri. | | Menganalisis Informasi Tersurat | Menemukan kurang dari 2 informasi tersurat dari teks takarir dan visual tempat sampah terpilah sesuai kunci acuan. | Menemukan tepat 2 informasi tersurat dari teks takarir dan visual tempat sampah terpilah sesuai kunci acuan. | Menemukan seluruh 3 informasi tersurat (fungsi tempat sampah hijau, kuning, dan merah) sesuai kunci acuan. | Menemukan seluruh 3 informasi tersurat sesuai kunci acuan secara mandiri dan mengutip rincian teks takarir pendukungnya secara presisi. | | Menganalisis Informasi Tersirat | Belum mampu menyimpulkan informasi tersirat dari teks multimodal dan kolom komentar (0 simpulan tepat sesuai acuan). | Menyimpulkan 1 dari 2 informasi tersirat (ketidakrelevanan komentar Dani atau implikasi pemilahan sampah dari komentar Citra) sesuai acuan. | Menyimpulkan kedua informasi tersirat (ketidakrelevanan komentar Dani dan implikasi lingkungan dari komentar Citra) sesuai kunci acuan. | Menyimpulkan kedua informasi tersirat sesuai acuan secara mandiri disertai penalaran kritis mengenai keterkaitan antarkomentar. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah aktivitas tantangan membaca teks multimodal kiriman media sosial berhasil memandu murid membedakan bukti tersurat dan tersirat?
- Bagian alur informasi atau penarikan simpulan tersirat mana yang masih memerlukan perancah (scaffolding) tambahan bagi murid yang berproses lambat?
Murid:- Apa perbedaan utama yang saya rasakan ketika mencari informasi yang tertulis jelas (tersurat) dibandingkan menyimpulkan pesan terselubung/komentar tidak relevan (tersirat)?
- Langkah apa yang paling membantu saya memahami alur kiriman media sosial dari visual, takarir, hingga ke komentar?
Pertemuan 4 — Mengomunikasikan Gagasan Teks Instruksi Tertulis pada Poster Pelestarian Bumi Menggunakan Kalimat Sederhana dan Majemuk — 3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.3.4 Mengomunikasikan gagasan berupa teks instruksi tertulis pada poster pelestarian bumi menggunakan kalimat sederhana dan majemuk
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengomunikasikan gagasan teks instruksi tertulis pada poster pelestarian bumi menggunakan kalimat sederhana (simple sentence) dan kalimat majemuk (compound sentence) (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat: murid membaca 3 kalimat di papan tulis dan menentukan jenisnya: (1) 'Turn off the tap.' (acuan: simple sentence/imperative), (2) 'Recycle plastic bottles, and reuse cardboard boxes.' (acuan: compound sentence), (3) 'Bring your own tumbler.' (acuan: simple sentence/imperative) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mencermati model teks instruksi pada contoh poster pelestarian bumi (goal: 'Save Our Earth' dan 4 instruksi tertulis: (1) 'Turn off lamps when not in use', (2) 'Plant trees in the yard', (3) 'Collect used paper and bring it to recycling centers', (4) 'Save clean water, so we protect our future') untuk mengidentifikasi struktur instruksi imperatif kalimat sederhana dan kalimat majemuk dengan konjungsi koordinatif 'and' atau 'so' (15 menit).
- Prinsip Menggembirakan: Murid memainkan permainan cepat berpasangan 'Sentence Connector Challenge': murid menghubungkan dua kalimat instruksi sederhana menjadi satu kalimat majemuk menggunakan kartu konjungsi 'and' atau 'so' yang dibagikan guru (kartu A: 'Collect old books' + kartu B: 'donate them to the library' -> 'Collect old books and donate them to the library'; kartu C: 'Do not litter' + kartu D: 'keep our earth clean' -> 'Do not litter, so keep our earth clean') (15 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid memilih satu fokus pelestarian bumi ('Saving Water', 'Reducing Plastic', atau 'Saving Energy') dan secara mandiri menyusun draf 4 teks instruksi tertulis yang terdiri atas 2 kalimat sederhana (misal: 'Turn off the water tap tightly.') dan 2 kalimat majemuk (misal: 'Wash dishes in a basin, and do not let the water run.') (25 menit).
- Murid menuangkan gagasan teks instruksi yang telah disusun ke dalam media poster mini pada kertas karton/gambar, memastikan teks instruksi tertulis terbaca jelas dan berfungsi mengomunikasikan ajakan pelestarian bumi (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid melakukan peninjauan mandiri (self-assessment) terhadap poster yang telah dibuat dengan mencocokkan kelengkapan teks instruksi yang memuat minimal 1 kalimat sederhana dan 1 kalimat majemuk (10 menit).
- Prinsip Berkesadaran: Murid menuliskan satu refleksi singkat tentang kejelasan teks instruksi tertulis yang dibuatnya: apakah kalimat majemuk yang dirangkai sudah menyampaikan langkah aksi pelestarian bumi secara logis dan mudah dipahami pembaca (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan terhadap teks instruksi tertulis pada poster yang memadukan kalimat sederhana dan majemuk secara efektif (5 menit).
- Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran hari ini serta guru menyampaikan bahwa pertemuan berikutnya akan membahas cara mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tertulis tentang isu lingkungan sekolah (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang memerlukan bimbingan diberikan daftar frasa kerja aksi pelestarian bumi (action verbs) dan contoh kalimat rumpang; murid yang mahir diberikan tantangan menggunakan variasi konjungsi koordinatif seperti 'and', 'but', dan 'so' dalam konteks pelestarian lingkungan.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan menyusun teks instruksi sederhana terlebih dahulu sebelum menggabungkannya dengan kartu bantuan konjungsi, sedangkan murid mahir langsung menulis draf kalimat majemuk secara mandiri.
- Produk: Murid dapat memilih fokus tema pelestarian bumi (hemat air, hemat energi, atau daur ulang sampah) untuk teks instruksi tertulis pada posternya.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Murid mengidentifikasi 3 kalimat teks instruksi pelestarian bumi di papan tulis untuk memetakan kesiapan memahami kalimat sederhana dan majemuk: (1) 'Turn off the tap.' (acuan: simple sentence), (2) 'Recycle plastic bottles, and reuse cardboard boxes.' (acuan: compound sentence), (3) 'Bring your own tumbler.' (acuan: simple sentence).
Proses:- Pemeriksaan draf teks instruksi tertulis murid pada lembar kerja: memastikan tersusunnya kalimat sederhana (berisi 1 klausa instruksi imperatif, misal: 'Switch off the lamp.') dan kalimat majemuk (berisi 2 klausa dihubungkan 'and'/'so', misal: 'Bring a reusable bag, and avoid single-use plastics.').
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman penutup: Murid menunjukkan teks instruksi tertulis pada poster mereka yang memuat minimal 1 kalimat sederhana dan 1 kalimat majemuk bertema pelestarian bumi (kriteria penerimaan: teks berupa kalimat instruksi imperatif pelestarian bumi dengan struktur kalimat sederhana dan kalimat majemuk berklausa ganda yang menggunakan konjungsi 'and'/'so').
Formatif:- Pemeriksaan diagnostik awal pengenalan kalimat sederhana dan majemuk
- Observasi unjuk kerja penyusunan teks instruksi tertulis pada poster pelestarian bumi
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Gagasan Teks Instruksi Tertulis pada Poster | Gagasan teks instruksi tertulis belum sesuai dengan tema pelestarian bumi atau hanya berupa kata benda lepas tanpa instruksi tindakan. | Menuliskan gagasan teks instruksi tertulis bertema pelestarian bumi, namun instruksi belum jelas atau tidak membentuk kalimat instruksi yang utuh. | Mengomunikasikan gagasan teks instruksi tertulis bertema pelestarian bumi secara jelas dan terarah pada poster. | Mengomunikasikan gagasan teks instruksi tertulis bertema pelestarian bumi secara sangat jelas, runtut, dan persuasif pada poster secara mandiri. | | Penggunaan Kalimat Sederhana dan Majemuk | Belum menggunakan kalimat sederhana maupun kalimat majemuk dengan struktur yang tepat pada teks instruksi poster. | Hanya mampu menyusun teks instruksi dalam bentuk kalimat sederhana, belum memuat kalimat majemuk. | Menyusun teks instruksi pada poster menggunakan minimal 1 kalimat sederhana dan 1 kalimat majemuk dengan struktur yang tepat. | Menyusun teks instruksi pada poster menggunakan variasi kalimat sederhana dan kalimat majemuk berklausa ganda secara tepat dan konsisten. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu pada aktivitas perancangan kalimat majemuk dan pembuatan teks poster sudah proporsional?
- Apakah scaffolding konjungsi koordinatif efektif membantu murid menyusun kalimat majemuk untuk instruksi poster?
Murid:- Apakah teks instruksi yang saya tulis pada poster sudah menggunakan kalimat sederhana dan kalimat majemuk dengan benar?
- Langkah instruksi mana pada poster saya yang paling jelas mengajak orang lain melestarikan bumi?
Pertemuan 5 — Mengungkapkan Pendapat dan Mempertahankan Argumen Tertulis tentang Isu Lingkungan Sekolah — 3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.3.5 Mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang isu lingkungan sekolah secara tertulis dengan struktur teks yang tepat
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyiapkan suasana belajar yang nyaman (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang isu lingkungan sekolah secara tertulis dengan struktur teks yang tepat (thesis/opinion statement, arguments/reasons, reiteration/conclusion) (5 menit).
- Asesmen Awal: Murid membaca 3 kalimat di papan tulis: (1) 'In my opinion, we must ban plastic bags in the canteen', (2) 'Because plastic bags take hundreds of years to degrade', (3) 'Therefore, bringing our own tumblers keeps the school cleaner', lalu murid diminta menuliskan fungsi masing-masing kalimat: opini (opinion), alasan/argumen (argument), atau penegasan ulang (conclusion) pada secarik kertas kecil (acuan: (1) Opini/Thesis statement, (2) Argumen/Reason, (3) Penegasan/Conclusion) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid mencermati teks opini model pendek bertema lingkungan sekolah berjudul 'Keeping Our School Clean' yang ditampilkan guru: 'In my opinion, our school should stop selling drinks in single-use plastic bottles. Firstly, plastic bottles pile up quickly and make our trash bins overflow every recess. Secondly, burning or dumping plastic waste pollutes our soil and air. Therefore, we should bring reusable tumblers to school to keep our environment clean.' (10 menit).
- Murid mengidentifikasi 3 bagian struktur teks opini model tersebut ke dalam tabel struktur: thesis statement/opinion, supporting arguments, dan conclusion/reiteration (acuan kunci: Thesis/Opinion = 'In my opinion, our school should stop selling drinks in single-use plastic bottles'; Argument 1 = 'plastic bottles pile up quickly and make trash bins overflow'; Argument 2 = 'burning or dumping plastic waste pollutes soil and air'; Conclusion/Reiteration = 'we should bring reusable tumblers to school to keep our environment clean') (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Kegiatan 'Opinion Builder Challenge' yang menggembirakan: Secara berpasangan murid memainkan permainan mencocokkan kartu. Tersedia 3 kartu isu lingkungan sekolah: Card A ('Leaving classroom lights on during recess'), Card B ('Littering food wrappers under desks'), Card C ('Using single-use plastic straws'). Murid mencocokkan tiap isu dengan kartu opini dan kartu argumen pendukung yang tepat dari set kartu yang dibagikan (acuan pasangan: Card A -> Opini: 'I believe we should turn off lights when leaving the room' -> Argumen: 'It wastes electricity and increases energy costs'; Card B -> Opini: 'In my view, eating in class without throwing trash in the bin is unacceptable' -> Argumen: 'It attracts ants and creates an unpleasant classroom environment'; Card C -> Opini: 'I think our canteen should stop providing plastic straws' -> Argumen: 'Plastic straws easily pollute drainage pipes and cannot be recycled') (20 menit).
- Secara mandiri, murid memilih salah satu isu lingkungan sekolah yang disediakan (Isu 1: Penggunaan sedotan plastik di kantin sekolah; Isu 2: Membiarkan keran air wastafel mengalir di toilet sekolah; Isu 3: Membuang sampah kemasan makanan di laci meja kelas) dan menulis paragraf opini utuh (5-6 kalimat) yang memuat struktur teks tepat: (1) pernyataan opini/thesis dengan penanda opini (in my opinion/I believe/I think), (2) minimal 2 argumen pendukung logis yang mempertahankan pendapat tersebut, dan (3) penegasan kembali/kesimpulan (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid melakukan peer-editing secara berpasangan dengan saling memeriksa tulisan opini teman menggunakan daftar cek struktur teks (apakah terdapat pernyataan opini, minimal 2 argumen pendukung yang relevan, dan penegasan kesimpulan) serta memberikan catatan perbaikan tertulis (10 menit).
- Murid menyempurnakan tulisan opininya berdasarkan masukan teman dan menandai kalimat argumen yang paling kuat dalam mempertahankan pendapatnya (10 menit).
Penutup:- Guru memfasilitasi murid menyimpulkan kembali struktur teks yang tepat saat mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen secara tertulis (5 menit).
- Guru memberikan penguatan terhadap pencapaian belajar murid dan menginformasikan bahwa seluruh keterampilan yang telah dilatih pada Pertemuan 1 sampai 5 akan diukur dalam asesmen sumatif pada pertemuan berikutnya (Pertemuan 6), lalu menutup pelajaran dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan lembar bantu berupa sentence frames (misalnya: 'In my opinion, ... because ... First, ... Second, ... Therefore, ...') bagi murid yang membutuhkan scaffolding, dan daftar isu lingkungan sekolah yang lebih kompleks bagi murid yang siap.
- Proses: Memberikan bimbingan terarah bagi murid yang kesulitan menghubungkan opini dengan argumen logis, sementara murid yang mahir menuliskan paragraf opini dengan variasi argumen majemuk secara mandiri.
- Produk: Murid yang membutuhkan bimbingan menulis teks opini minimal 4 kalimat dengan 1 argumen pendukung yang kuat; murid yang mahir menulis teks opini 6-8 kalimat dengan 2 atau lebih argumen pendukung yang mendalam.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Mengidentifikasi 3 fungsi kalimat isu lingkungan pada secarik kertas: (1) 'In my opinion, we must ban plastic bags in the canteen' -> Opini/Thesis; (2) 'Because plastic bags take hundreds of years to degrade' -> Argumen/Reason; (3) 'Therefore, bringing our own tumblers keeps the school cleaner' -> Penegasan/Conclusion (acuan ketepatan: minimal 2 dari 3 fungsi diidentifikasi dengan tepat).
Proses:- Tugas menulis mandiri paragraf opini isu lingkungan sekolah (5-6 kalimat). Kriteria penerimaan operasional: (1) Terdapat pernyataan opini eksplisit menggunakan frasa opini (in my opinion / I think / I believe); (2) Terdapat minimal 2 argumen tertulis yang relevan dan logis mempertahankan opini tersebut; (3) Terdapat penegasan kembali/kesimpulan di akhir teks; (4) Seluruh kalimat berkaitan langsung dengan isu lingkungan sekolah yang dipilih.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman tertulis singkat (exit ticket): Murid melengkapi 1 kerangka opini singkat: Isu = 'Leaving classroom AC turned on when empty' -> Murid menuliskan 1 Opini: (kriteria: memuat frasa opini eksplisit menolak pemborosan AC) dan 1 Argumen: (kriteria: memuat alasan pemborosan energi/kerusakan lingkungan sekolah).
Formatif:- Asesmen diagnostik awal: mengidentifikasi fungsi kalimat (opini, argumen, penegasan kesimpulan) dari 3 kalimat model.
- Asesmen formatif proses: lembar kerja penulisan teks opini bertema isu lingkungan sekolah dengan struktur teks yang tepat.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pengungkapan Pendapat (Thesis/Opinion) | Belum menuliskan pernyataan pendapat tentang isu lingkungan sekolah atau pernyataan tidak jelas. | Menuliskan pernyataan pendapat tentang isu lingkungan sekolah namun belum menggunakan penanda opini yang tepat. | Menuliskan pernyataan pendapat tentang isu lingkungan sekolah secara jelas menggunakan penanda opini yang tepat (misal: in my opinion, I think, I believe). | Menuliskan pernyataan pendapat tentang isu lingkungan sekolah secara jelas, tegas, dan berposisi spesifik menggunakan penanda opini yang variatif. | | Argumen Pendukung (Supporting Arguments) | Belum menyertakan argumen tertulis untuk mempertahankan pendapat atau argumen di luar topik isu lingkungan sekolah. | Menyertakan 1 argumen tertulis namun alasannya belum logis atau belum kuat mempertahankan pendapat. | Menyertakan minimal 2 argumen tertulis yang relevan dan logis dalam mempertahankan pendapat tentang isu lingkungan sekolah. | Menyertakan 2 atau lebih argumen tertulis yang sangat relevan, logis, terperinci, dan kuat dalam mempertahankan pendapat tentang isu lingkungan sekolah. | | Struktur Teks Opini (Text Structure) | Belum menunjukkan bagian-bagian struktur teks opini yang runtut. | Menunjukkan sebagian struktur (hanya memuat opini atau hanya memuat argumen tanpa kesimpulan). | Menunjukkan struktur teks opini yang lengkap dan tepat, mencakup pernyataan opini, argumen pendukung, dan penegasan/kesimpulan. | Menunjukkan struktur teks opini yang lengkap, terorganisasi secara runtut dan padu dari pembuka opini, argumen pendukung, hingga simpulan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid mampu merumuskan argumen logis untuk mempertahankan opini tertulisnya tentang isu lingkungan sekolah?
- Bagian struktur teks opini mana yang masih paling banyak memerlukan bimbingan bagi murid?
- Apakah kegiatan berpasangan mencocokkan kartu membantu murid memahami keterkaitan antara opini dan argumen pendukung?
Murid:- Apakah saya sudah bisa menuliskan pendapat saya tentang masalah lingkungan di sekolah dengan jelas?
- Apakah argumen/alasan yang saya tuliskan sudah cukup kuat untuk meyakinkan pembaca?
- Bagian mana dari menulis teks opini yang paling mudah dan paling menantang bagi saya?
Pertemuan 6 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.3.1 Mengidentifikasi alur informasi, gagasan utama, dan informasi rinci dari teks lisan tentang tindakan menjaga lingkungan sekolah
- TP 8.3.2 Mengungkapkan gagasan mengenai cara menghemat air menggunakan kalimat sederhana dan majemuk secara lisan
- TP 8.3.3 Menganalisis alur informasi, informasi tersurat, dan informasi tersirat dari teks multimodal berupa kiriman media sosial tentang pemilahan sampah
- TP 8.3.4 Mengomunikasikan gagasan berupa teks instruksi tertulis pada poster pelestarian bumi menggunakan kalimat sederhana dan majemuk
- TP 8.3.5 Mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang isu lingkungan sekolah secara tertulis dengan struktur teks yang tepat
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, dan memfasilitasi murid menyiapkan meja ujian secara rapi dan hening (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan dan mekanisme Asesmen Sumatif Bab 3 yang menggabungkan tes tertulis serentak (analisis teks multimodal, penulisan instruksi poster, penulisan teks opini) dan unjuk kerja performa lisan individual di meja guru secara bergiliran (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid mencermati instruksi lembar asesmen tertulis yang dibagikan guru, meliputi: Bagian 1 Analisis Kiriman Media Sosial tentang Pemilahan Sampah (3 butir soal: alur informasi, informasi tersurat, informasi tersirat); Bagian 2 Penulisan Teks Instruksi Poster Pelestarian Bumi (2 instruksi: 1 kalimat sederhana dan 1 kalimat majemuk); serta Bagian 3 Penulisan Paragraf Opini Isu Pengelolaan Sampah Sekolah yang memuat pendirian dan minimal 2 kalimat argumen pendukung (5 menit).
- Guru menjelaskan alur teknis unjuk kerja lisan stasiun individual di meja guru: setiap murid dipanggil bergiliran (durasi 1,5 menit per murid) untuk mendengarkan kutipan audio pendek melalui pelantang suara/headset meja guru, menyebutkan alur informasi dan gagasan utamanya, lalu menyampaikan 2 ide cara menghemat air menggunakan 1 kalimat sederhana dan 1 kalimat majemuk (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):- Seluruh murid secara serentak dan mandiri mengerjakan tugas tertulis Bagian 1, 2, dan 3 pada lembar asesmen tertulis (durasi pengerjaan 70 menit, berjalan paralel bersama stasiun lisan individual). Soal dan acuan kunci tertulis: [Soal 1 Teks Multimodal kiriman medsos infografik @GreenSchool: Alur informasi dari identifikasi masalah sampah plastik, pemilahan 3 tempat sampah (Organik, Anorganik, B3), ajakan aksi. Butir 1.a Alur: urutan alur informasi postingan; Acuan 1.a: Menjelaskan alur dari masalah penumpukan sampah, pemilahan jenis sampah pada wadah berkode warna, hingga ajakan aksi membawa tumbler/wadah mandiri. Butir 1.b Tersurat: jenis sampah yang masuk wadah warna kuning; Acuan 1.b: Sampah anorganik/plastik dan kaleng daur ulang. Butir 1.c Tersirat: alasan kantin sekolah melarang plastik sekali pakai; Acuan 1.c: Mengurangi beban timbulan sampah plastik yang sulit terurai di lingkungan sekolah]. [Soal 2 Instruksi Poster: Murid menulis 2 instruksi pelestarian bumi; Acuan kriteria: Instruksi A berupa kalimat sederhana imperatif/deklaratif tepat seperti 'Turn off the water tap tightly after washing your hands'; Instruksi B berupa kalimat majemuk berkata hubung setara tepat seperti 'Turn off the classroom lights and unplug all electronic devices before leaving']. [Soal 3 Teks Opini: Murid menulis satu paragraf opini isu sampah sekolah; Acuan kriteria: Menyatakan pendirian jelas/thesis statement seperti 'In my opinion, our school must strictly separate organic and inorganic waste', didukung minimal 2 argumen mempertahankan pendirian seperti argumen pengurangan bau sampah dan pemanfaatan kompos] (30 menit).
- Secara paralel di stasiun meja guru, murid dipanggil satu per satu (28 murid x 1,5 menit = 42 menit, dialokasikan batas 50 menit) untuk mendengarkan rekaman monolog lisan: 'Our school launched a clean-up action this morning. First, students gathered in the yard to collect plastic bottles. Then, each class sorted them into labeled bins. Finally, teachers weighed the collected recyclables to send to the recycling bank.' Murid secara lisan: (1) Menyebutkan alur dan gagasan utama teks lisan [Acuan kunci: Alur kegiatan pagi diawali kumpul di halaman mengumpulkan botol plastik, pemilahan ke tempat berlabel, dan diakhiri penimbangan sampah daur ulang oleh guru; Gagasan utama: Kegiatan aksi bersih sekolah dalam memilah dan mengumpulkan botol plastik daur ulang]; (2) Menyampaikan 2 ide cara menghemat air menggunakan kalimat sederhana dan majemuk [Acuan kriteria: Ide 1 kalimat sederhana seperti 'Use a bucket to wash your shoes'; Ide 2 kalimat majemuk seperti 'Turn off the tap while soaping hands, so we can save liters of clean water'] (50 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Setelah seluruh berkas tertulis dikumpulkan dan giliran stasiun lisan selesai, murid duduk kembali dengan tenang dan mengisi lembar checklist refleksi kemandirian proses asesmen, memeriksa sejauh mana kompetensi Bab 3 (menyimak informasi, berbicara hemat air, menganalisis multimodal medsos, menulis poster, dan menulis opini) telah berhasil dikerjakan secara utuh dan bertanggung jawab (10 menit).
Penutup:- Guru mengumpulkan seluruh lembar asesmen tertulis dan lembar checklist refleksi murid, memastikan kelengkapan identitas dan nomor peserta (5 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas integritas, kedisiplinan, dan kesungguhan seluruh murid selama asesmen berlangsung, serta menutup rangkaian Bab 3 'Love Our World' dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Akomodasi format materi bagi murid dengan kebutuhan visual/pendengaran berupa lembar teks multimodal berukuran cetak besar dan penggunaan pelantang suara/headset meja guru dengan volume audio yang dapat disesuaikan tanpa mengubah teks dan standar soal.
- Proses: Pengaturan posisi duduk kondusif bagi murid yang membutuhkan fokus tenang saat mengerjakan tugas tertulis, serta antrean giliran meja guru yang terjadwal teratur agar tidak menimbulkan distraksi pengerjaan.
- Produk: Format penyampaian bukti belajar tetap seragam sesuai tuntutan asesmen sumatif: lembar jawaban tertulis Bagian 1-3 dan rekaman/pencatatan performa lisan individu di meja guru.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- kombinasi tes tulis komprehensif serentak dan unjuk kerja lisan stasiun individual terintegrasi: lembar kerja analisis teks multimodal dan penulisan teks instruksi serta opini lingkungan, disertai rekaman/penilaian langsung performa lisan merangkum dialog dan solusi hemat air
- penugasan tertulis dan unjuk kerja menulis serentak: lembar jawaban tertulis yang memuat hasil analisis informasi tersurat/tersirat infografik media sosial tentang pemilahan sampah, draf kalimat instruksi poster hemat energi/lingkungan menggunakan kalimat sederhana dan majemuk, serta satu paragraf teks opini pendirian terkait pengelolaan sampah di sekolah (70 menit; kelompok; instrumen: pedoman penskoran objektif dan rubrik penilaian menulis analitis)
- unjuk kerja lisan individual secara rotasi terstruktur: performa lisan tiap murid berdurasi 1,5 menit di meja guru (mendengarkan petikan audio singkat tentang sampah sekolah lalu merangkum alur/gagasan pokok secara lisan, dilanjutkan menyampaikan 2 ide cara menghemat air menggunakan kalimat sederhana dan majemuk); dilaksanakan secara paralel saat murid lain menyelesaikan tugas tertulis (50 menit / 1,5 menit = 33 murid, mencukupi untuk 28 murid) (50 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja berbicara (kriteria: keakuratan informasi simakan, kelancaran, struktur kalimat))
Sumatif:- kombinasi tes tulis komprehensif serentak dan unjuk kerja lisan stasiun individual terintegrasi: lembar kerja analisis teks multimodal dan penulisan teks instruksi serta opini lingkungan, disertai rekaman/penilaian langsung performa lisan merangkum dialog dan solusi hemat air
- penugasan tertulis dan unjuk kerja menulis serentak: lembar jawaban tertulis yang memuat hasil analisis informasi tersurat/tersirat infografik media sosial tentang pemilahan sampah, draf kalimat instruksi poster hemat energi/lingkungan menggunakan kalimat sederhana dan majemuk, serta satu paragraf teks opini pendirian terkait pengelolaan sampah di sekolah (70 menit; kelompok; instrumen: pedoman penskoran objektif dan rubrik penilaian menulis analitis)
- unjuk kerja lisan individual secara rotasi terstruktur: performa lisan tiap murid berdurasi 1,5 menit di meja guru (mendengarkan petikan audio singkat tentang sampah sekolah lalu merangkum alur/gagasan pokok secara lisan, dilanjutkan menyampaikan 2 ide cara menghemat air menggunakan kalimat sederhana dan majemuk); dilaksanakan secara paralel saat murid lain menyelesaikan tugas tertulis (50 menit / 1,5 menit = 33 murid, mencukupi untuk 28 murid) (50 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja berbicara (kriteria: keakuratan informasi simakan, kelancaran, struktur kalimat))
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi alur, gagasan utama, dan rincian teks lisan (TP 8.3.1) | Belum mampu menyebutkan alur maupun gagasan utama dari teks lisan aksi bersih lingkungan sekolah. | Mampu menyebutkan gagasan utama namun alur informasi teks lisan belum runtut dan rincian tidak lengkap. | Mampu menyebutkan gagasan utama (aksi bersih sekolah memilah botol daur ulang) dan alur informasi secara tepat (kumpul di halaman, pemilahan, penimbangan) dengan sedikit keraguan. | Mampu mengidentifikasi gagasan utama dan alur informasi teks lisan secara runtut, lengkap, tepat, dan mandiri tanpa jeda ragu. | | Mengungkapkan gagasan lisan hemat air (TP 8.3.2) | Belum mampu menyampaikan gagasan penghematan air atau kalimat tidak membentuk struktur yang dapat dipahami. | Mampu menyampaikan 1 gagasan hemat air dalam kalimat sederhana, namun belum mampu membentuk kalimat majemuk. | Mampu menyampaikan 2 gagasan hemat air secara lisan dengan tepat menggunakan 1 kalimat sederhana dan 1 kalimat majemuk berkata hubung setara. | Mampu menyampaikan 2 gagasan hemat air secara lisan dengan struktur kalimat sederhana dan majemuk yang sangat tepat, jelas, dan lancar. | | Menganalisis teks multimodal kiriman medsos (TP 8.3.3) | Jawaban analisis alur, informasi tersurat, dan tersirat salah atau tidak terisi. | Menjawab tepat 1 butir dari 3 butir soal analisis teks multimodal pemilahan sampah. | Menjawab tepat 2 butir dari 3 butir soal analisis teks multimodal pemilahan sampah (alur runtut/tersurat kuning/tersirat larangan plastik). | Menjawab tepat seluruh 3 butir soal analisis teks multimodal pemilahan sampah sesuai acuan kunci secara lengkap. | | Mengomunikasikan teks instruksi tertulis poster (TP 8.3.4) | Belum mampu menuliskan kalimat instruksi poster atau kalimat tidak bermakna instruksi pelestarian bumi. | Menuliskan 1 kalimat instruksi sederhana dengan tepat, namun kalimat majemuk belum terbentuk dengan kata hubung yang sesuai. | Menuliskan 2 kalimat instruksi poster pelestarian bumi dengan tepat (1 kalimat sederhana dan 1 kalimat majemuk berkata hubung setara). | Menuliskan 2 kalimat instruksi poster pelestarian bumi dengan variasi pola kalimat sederhana dan majemuk yang sangat tepat dan efektif. | | Mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tertulis (TP 8.3.5) | Belum menuliskan pendirian/opini isu lingkungan sekolah dan tidak memiliki argumen pendukung. | Menuliskan pendirian/opini tetapi hanya didukung oleh 1 argumen sederhana tanpa struktur pendukung yang jelas. | Menuliskan paragraf opini dengan struktur tepat: memuat pernyataan pendirian jelas dan minimal 2 argumen mempertahankan pendirian tentang isu lingkungan sekolah. | Menuliskan paragraf opini dengan struktur sangat terorganisasi: pernyataan pendirian tegas, didukung 2 argumen yang relevan dan saling menguatkan secara kohesif. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 50 menit untuk stasiun performa lisan berjalan efektif mencakup seluruh 28 murid tanpa mengganggu konsentrasi murid yang mengerjakan tes tertulis?
- Bagian kompetensi mana dari TP 1 hingga TP 5 yang paling dikuasai murid, dan aspek mana yang memerlukan program pengayaan/tindak lanjut pembelajaran berikutnya?
Murid:- Bagian asesmen mana (analisis infografik, menulis kalimat instruksi, menulis opini, atau menyimak dan berbicara di meja guru) yang paling menantang bagiku?
- Bagaimana aku menilai kesungguhan dan kemandirian belajarku dalam menyelesaikan seluruh rangkaian asesmen Bab 3 hari ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru English for Nusantara Kelas VIII, Kemendikbudristek 2022, Chapter 3 Unit 1
- Buku Siswa English for Nusantara Kelas VIII, Kemendikbudristek 2022, Chapter 3 Unit 1 (Section 2 Listening, Worksheet 3.2)
- Rekaman Audio 3.1 (Percakapan Andre dan Monita tentang sampah plastik kantin)
- Set kartu alur informasi peristiwa (Listening Relay Challenge)
- Buku Panduan Guru English for Nusantara Kelas VIII SMP/MTs, Kemendikbudristek 2022 (Chapter 3: Love Our World)
- Buku Siswa English for Nusantara Kelas VIII SMP/MTs, Kemendikbudristek 2022 (Chapter 3: Love Our World)
- Seperangkat Kartu Situasi Penghematan Air (Water Saver Flashcards)
- Buku Panduan Guru English for Nusantara untuk SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek, 2022) Bab 3 Section 3 Reading
- Buku Siswa English for Nusantara untuk SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek, 2022) Chapter 3: Love Our World (Unit 2: This is the Way)
- Lembar Kerja Analisis Multimodal Kiriman Media Sosial Pemilahan Sampah (@ZeroWasteSchool)
- Kumpulan kartu komentar media sosial (Kartu A, B, C, D)
- Buku Panduan Guru English for Nusantara SMP/MTs Kelas VIII (Chapter 3: Love Our World, Unit 2)
- Buku Siswa English for Nusantara SMP/MTs Kelas VIII (Chapter 3: Love Our World)
- Contoh poster instruksi pelestarian bumi, lembar kerja murid, kertas karton/gambar, spidol warna
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). English for Nusantara untuk SMP/MTs Kelas VIII (Buku Panduan Guru & Buku Siswa Chapter 3: Love Our World). Jakarta: Pusat Perbukuan.
- Contoh teks opini model pendek bertema isu lingkungan sekolah ('Keeping Our School Clean').
- Kartu set permainan 'Opinion Builder Challenge' (kartu isu, kartu opini, dan kartu argumen).
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, English for Nusantara SMP/MTs Kelas VIII (Buku Guru dan Buku Siswa), Jakarta: 2022.
- Lembar Asesmen Sumatif Bab 3: Bagian Teks Multimodal Media Sosial @GreenSchool, Lembar Draf Instruksi Poster, dan Lembar Paragraf Opini Lingkungan.
- Audio Monolog 'School Clean-up Action' dan perangkat audio stasiun guru.
- Lembar Penilaian Performa Lisan dan Lembar Refleksi Diri Murid.
|