Modul AjarPertemuan 3Bab 2Fase DSemester 1

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 8: Perasaan dan Perilaku Tokoh dalam Folk Story: Kindness and Happiness

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 8 dengan topik "Perasaan dan Perilaku Tokoh dalam Folk Story: Kindness and Happiness". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 8: Perasaan dan Perilaku Tokoh dalam Folk Story: Kindness and Happiness

Bahasa Inggris - Kelas 8

Bab 2 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Perasaan dan Perilaku Tokoh dalam Folk Story: Kindness and Happiness

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikPerasaan dan Perilaku Tokoh dalam Folk Story: Kindness and Happiness
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membaca teks lanjutan cerita 'The Ugly Duckling' dan mengidentifikasi informasi tersurat maupun tersirat tentang perasaan, sifat, dan perilaku tokoh yang mencerminkan kindness and happiness.
  2. Murid dapat menjelaskan perasaan dan perilaku tokoh dalam cerita 'The Ugly Duckling' menggunakan kosakata ekspresi perasaan (pleased, angry, worried, sorry) dalam kalimat sederhana secara lisan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian merasa sedih atau senang karena perlakuan orang lain? Bagaimana perasaan kalian saat itu?
  2. Menurutmu, mengapa kebaikan (kindness) bisa membuat seseorang merasa bahagia?
  3. Apa yang akan terjadi pada si Ugly Duckling di akhir cerita? Apakah dia akan menemukan kebahagiaan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan memimpin doa pembuka.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: menampilkan gambar ekspresi wajah (happy, sad, angry, worried, scared) dan meminta murid menyebutkan feeling words dalam bahasa Inggris yang sudah mereka ketahui.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: membaca lanjutan cerita The Ugly Duckling dan mengidentifikasi perasaan serta perilaku tokoh.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kalian merasa sedih karena perlakuan orang lain? Apa yang kalian rasakan?' untuk membangun koneksi personal dengan cerita.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan teks lanjutan cerita The Ugly Duckling (Part 3 — pertemuan dengan ayam, anjing, sapi, dan angsa) dari buku siswa halaman 91.
  • Murid membaca teks secara individu dalam hati (silent reading) selama 8 menit.
  • Guru memandu murid melingkari atau menggarisbawahi kata sifat yang menunjukkan perasaan tokoh (sad, scared, heartbroken, tired, nervous, happy, pleased) dengan pena warna merah.
  • Guru menuliskan daftar feeling words yang ditemukan di papan tulis dan membahas makna masing-masing kata bersama murid.
  • Guru mengajukan pertanyaan panduan untuk menggali informasi tersirat: 'Why did the Ugly Duckling feel heartbroken when the dog turned away?' dan 'What does the word politely tell us about the Ugly Duckling's character?'
  • Murid menjawab 5 pertanyaan pemahaman tertulis tentang informasi tersurat dan tersirat dari teks (worksheet atau buku catatan).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid dalam kelompok berpasangan (pair work).
  • Setiap pasangan mendiskusikan perasaan dan perilaku tokoh pada setiap bagian cerita menggunakan sentence frame: 'In this part, the Ugly Duckling felt ___ because ___.' dan 'The character showed kindness/unkindness when ___.'.
  • Setiap pasangan bergiliran mempresentasikan hasil diskusi secara lisan di depan pasangan lain (small group sharing) menggunakan kosakata ekspresi perasaan: pleased, angry, worried, sorry, scared, heartbroken, happy.
  • Guru berkeliling memberikan umpan balik korektif terhadap penggunaan kosakata dan struktur kalimat sederhana murid.
  • Murid mengaitkan perilaku tokoh dengan nilai kindness dan happiness: 'Which characters showed kindness? How did kindness lead to happiness in the story?'

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu refleksi kelas dengan pertanyaan: 'What have you learned about feelings and kindness from this story?'
  • Murid menuliskan 2-3 kalimat refleksi di buku catatan: satu kalimat tentang perasaan tokoh yang paling berkesan dan satu kalimat tentang bagaimana kindness bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Beberapa murid (2-3 orang) berbagi refleksi mereka secara lisan.
  • Guru memberikan umpan balik positif dan menghubungkan refleksi murid dengan nilai-nilai kehidupan nyata.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: daftar feeling words yang dipelajari dan pesan moral tentang kindness dari cerita The Ugly Duckling.
  • Guru melaksanakan asesmen akhir singkat: murid menjawab 3 pertanyaan lisan tentang perasaan dan perilaku tokoh.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapat teks dengan anotasi kosakata (word box) dan terjemahan kata-kata sulit. Murid yang sudah mahir mendapat teks tanpa bantuan anotasi dan pertanyaan inferensial tambahan.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih bekerja dengan bimbingan langsung guru saat pair work dan boleh menggunakan campuran Bahasa Indonesia-Inggris. Murid yang sudah mahir diminta menjelaskan sepenuhnya dalam Bahasa Inggris dan menambahkan alasan (reasoning) pada jawaban mereka.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan lebih cukup menyebutkan perasaan tokoh dalam frasa sederhana. Murid yang sudah mahir menjelaskan perasaan dan perilaku tokoh dalam kalimat lengkap disertai bukti dari teks (evidence-based response).

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan gambar ekspresi wajah dan meminta murid menyebutkan feeling words yang sudah diketahui dalam Bahasa Inggris.
  • Guru bertanya: 'What do you remember about the Ugly Duckling story from last meeting?' untuk mengecek pemahaman awal cerita.

Proses:

  • Guru mengamati kemampuan murid mengidentifikasi dan melingkari kata sifat perasaan dalam teks selama kegiatan membaca.
  • Guru mencatat penggunaan kosakata target (pleased, angry, worried, sorry, scared, heartbroken, happy) selama pair work discussion.
  • Guru memberikan umpan balik korektif langsung saat murid mempresentasikan hasil diskusi secara lisan.

Akhir:

  • Murid menjawab 3 pertanyaan lisan dari guru tentang perasaan dan perilaku tokoh cerita menggunakan kosakata target dalam kalimat sederhana.
  • Murid mengumpulkan hasil jawaban tertulis 5 pertanyaan pemahaman bacaan (informasi tersurat dan tersirat) untuk dinilai guru.

Formatif:

  • Observasi guru selama kegiatan membaca: apakah murid mampu menemukan dan melingkari feeling words dalam teks.
  • Observasi dan catatan anekdotal selama pair work: penggunaan kosakata ekspresi perasaan dan kelancaran berbicara.
  • Umpan balik lisan guru terhadap jawaban murid saat diskusi kelas.

Sumatif:

  • Penilaian lisan di akhir pembelajaran: murid menjawab 3 pertanyaan tentang perasaan dan perilaku tokoh menggunakan kosakata target.
  • Penilaian tertulis: jawaban 5 pertanyaan pemahaman bacaan tentang informasi tersurat dan tersirat dari teks cerita.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi informasi tersurat dan tersirat tentang perasaan dan perilaku tokoh (TP 8.2.3.1)Murid belum mampu menemukan informasi tentang perasaan tokoh dalam teks meskipun dengan bantuan guru.Murid mampu menemukan 1-2 informasi tersurat tentang perasaan tokoh dengan bantuan guru, tetapi belum mampu mengidentifikasi informasi tersirat.Murid mampu menemukan sebagian besar informasi tersurat tentang perasaan dan perilaku tokoh secara mandiri dan mulai mengidentifikasi informasi tersirat dengan sedikit bantuan.Murid mampu menemukan seluruh informasi tersurat dan tersirat tentang perasaan, sifat, dan perilaku tokoh secara mandiri dan menjelaskan bukti dari teks.
Menjelaskan perasaan dan perilaku tokoh secara lisan menggunakan kosakata ekspresi perasaan (TP 8.2.3.2)Murid belum mampu menyebutkan perasaan tokoh secara lisan meskipun dengan bantuan guru dan sentence frame.Murid mampu menyebutkan 1-2 perasaan tokoh secara lisan menggunakan sentence frame dengan bantuan guru, tetapi penggunaan kosakata masih terbatas.Murid mampu menjelaskan perasaan dan perilaku tokoh secara lisan menggunakan 3-4 kosakata target dalam kalimat sederhana dengan sedikit bantuan.Murid mampu menjelaskan perasaan dan perilaku tokoh secara lisan menggunakan beragam kosakata target dalam kalimat sederhana yang runtut dan memberikan alasan berdasarkan cerita tanpa bantuan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid berhasil menemukan dan memahami feeling words dalam teks cerita?
  • Apakah pair work berjalan efektif dan semua murid mendapat kesempatan berbicara menggunakan kosakata target?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan cukup membantu murid yang membutuhkan dukungan lebih?
  • Langkah mana yang perlu diperbaiki agar murid lebih aktif menggunakan Bahasa Inggris secara lisan?

Refleksi Murid:

  • Kata-kata perasaan (feeling words) apa saja yang baru saya pelajari hari ini?
  • Bagian mana dari cerita The Ugly Duckling yang membuat saya paling tersentuh dan mengapa?
  • Apa yang masih sulit bagi saya saat menjelaskan perasaan tokoh dalam Bahasa Inggris?
  • Bagaimana saya bisa menunjukkan kindness kepada orang lain dalam kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: English for Nusantara untuk SMP/MTs Kelas VIII, Bab 2 'Kindness Begins with Me', halaman 85-91.
  2. Buku Guru: English for Nusantara untuk SMP/MTs Kelas VIII, Bab 2, panduan Section 2 dan Section 5.
  3. Gambar ekspresi wajah (flashcards) untuk asesmen awal dan pengenalan feeling words.
  4. Papan tulis dan spidol warna untuk mencatat daftar kosakata perasaan.
  5. Worksheet pertanyaan pemahaman bacaan (disiapkan guru).
  6. Sentence frame cards: 'The Ugly Duckling felt ___ because ___.' dan 'The character showed kindness when ___.'.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.