MODUL AJAR Bahasa Inggris — Kelas 10 (Fase E) Topik: Membandingkan Dua Teks Eksposisi Multimodal tentang Graffiti INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Bahasa Inggris |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Membandingkan Dua Teks Eksposisi Multimodal tentang Graffiti |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat membandingkan dua teks eksposisi multimodal tentang graffiti dengan menganalisis persamaan dan perbedaan sudut pandang, struktur teks, serta unsur kebahasaan yang digunakan.
- Murid dapat menyimpulkan informasi dari dua teks eksposisi tentang graffiti dan menyampaikan hasil perbandingan secara lisan dalam bahasa Inggris.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Have you ever seen graffiti in your neighborhood? What do you think about it?
- Is graffiti art or vandalism? Why do people have different opinions?
- If you had to compare two arguments about graffiti, what would you look for?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan memeriksa kehadiran murid.
- Guru melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Have you ever seen graffiti in your neighborhood? What do you think about it?' Murid diminta berbagi pengalaman secara singkat.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: membandingkan dua teks eksposisi multimodal tentang graffiti dan menyampaikan hasil perbandingan secara lisan.
- Guru menayangkan video singkat 'Chicago continues to battle graffiti along expressways' (https://www.youtube.com/watch?v=vYfHLlzyDJY) dan meminta murid menjawab dua pertanyaan: 'What is broadcasted by the TV channel? Why do you think the television channel broadcasted the issue of the graffiti?' Diskusi singkat untuk mengaktifkan pengetahuan awal.
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan meminta setiap murid menuliskan pendapat mereka sendiri: 'Is graffiti art or vandalism? Give one reason.'
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid membaca dua teks eksposisi multimodal berjudul 'Expository Text 1' dan 'Expository Text 2' pada Buku Siswa (halaman 112–114). Mereka membuat anotasi: menggarisbawahi gagasan utama, melingkari kata kunci, dan menulis komentar singkat tentang sudut pandang setiap teks.
- Guru menjelaskan struktur teks eksposisi (thesis, arguments, reiteration/conclusion) dan meminta murid mengidentifikasi bagian-bagian tersebut dalam kedua teks.
- Secara berpasangan, murid mengisi tabel perbandingan yang disediakan guru. Tabel mencakup: sudut pandang (pro graffiti art vs. anti graffiti/vandalism), argumen pendukung, bukti yang digunakan, dan ciri kebahasaan (misalnya kata hubung kausal, frase opini).
- Guru berkeliling memantau, memberikan bimbingan dan umpan balik lisan terhadap kualitas anotasi dan isian tabel sebagai asesmen proses.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid tetap dalam pasangan. Mereka menggunakan informasi dari tabel untuk menyusun ringkasan perbandingan secara lisan, dengan bantuan diagram Venn jika diperlukan.
- Guru memberikan kerangka kalimat (sentence frames): 'Both texts discuss... However, Text 1 argues that... while Text 2 claims that... Text 1 uses ___ to support its argument, whereas Text 2 relies on ___.'
- Setiap pasangan berlatih menyampaikan perbandingan lisan kepada pasangan lain (pair-share). Pendengar memberikan umpan balik menggunakan ceklis sederhana: Apakah perbandingan jelas? Apakah perbedaan disorot? Apakah contoh dari teks disebutkan?
- Guru memotivasi murid untuk mengeksplorasi cara kreatif menyampaikan perbandingan, misalnya dengan intonasi yang meyakinkan atau ilustrasi singkat.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Beberapa pasangan (volunteer) mempresentasikan hasil perbandingan mereka di depan kelas. Guru dan murid lain memberikan apresiasi berupa tepuk tangan.
- Murid mengisi lembar refleksi diri: 'What did I learn about comparing two texts? What part was difficult? How will I improve my speaking next time?'
- Guru memandu diskusi reflektif singkat: 'Why is it important to compare different opinions about an issue like graffiti?' untuk menekankan penalaran kritis dan sikap saling menghargai perbedaan pendapat.
- Murid mengumpulkan lembar refleksi sebagai bagian dari asesmen diri.
Penutup:- Guru merangkum poin penting pembelajaran: cara membandingkan teks dari sudut pandang, struktur, dan bahasa.
- Guru memberikan asesmen akhir berupa tes lisan singkat: minta setiap murid menyebutkan satu persamaan dan satu perbedaan dari dua teks dalam satu kalimat.
- Murid mengerjakan Lembar Kerja Perbandingan yang telah diperbaiki dan mengumpulkannya di pertemuan berikutnya sebagai portofolio.
- Guru menutup dengan pesan untuk terus mengamati graffiti di sekitar sebagai fenomena seni dan sosial, serta mengucap salam.
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang memerlukan dukungan: teks eksposisi disederhanakan dengan glossarium kata sulit. Untuk murid mahir: disediakan kutipan tambahan dari artikel berita atau wawancara seniman graffiti untuk memperdalam analisis.
- Proses: Pasangan disusun heterogen (tutor sebaya). Murid yang cepat dapat melanjutkan dengan analisis dampak sosial kedua sudut pandang, sementara yang lambat fokus pada identifikasi dasar. Penggunaan kamus dwibahasa diperbolehkan.
- Produk: Murid bebas memilih media penyajian hasil perbandingan: lisan tanpa naskah, lisan dengan bantuan kartu catatan, atau rekaman suara (podcast pendek).
ASESMENAwal:- Di awal pendahuluan, guru meminta murid menuliskan pendapat singkat: 'Is graffiti art or vandalism? Give one reason.' untuk mengidentifikasi pengetahuan dan sikap awal.
Proses:- Selama kegiatan Membaca, guru merekam menggunakan lembar observasi: kemampuan mengidentifikasi sudut pandang, struktur, dan ciri bahasa melalui anotasi dan isian tabel.
- Selama latihan lisan, teman memberikan checklist sederhana: (1) perbandingan disampaikan dengan runut, (2) menyebutkan minimal dua perbedaan, (3) menggunakan bahasa Inggris yang dapat dipahami. Guru berkeliling memonitor.
Akhir:- Di akhir pembelajaran, guru meminta setiap murid (atau beberapa perwakilan) menyampaikan lisan satu persamaan dan satu perbedaan dari dua teks, dinilai dengan rubrik presentasi lisan.
- Lembar Kerja Perbandingan yang telah dilengkapi dikumpulkan sebagai asesmen tertulis.
Formatif:- Observasi anotasi dan diskusi pasangan saat mengisi tabel perbandingan (checklist partisipasi).
- Umpan balik lisan dan ceklis sederhana dari teman saat latihan penyampaian lisan.
- Tanggapan lisan spontan dalam diskusi kelas.
Sumatif:- Penilaian presentasi lisan akhir menggunakan rubrik.
- Lembar Kerja Perbandingan (dikumpulkan) sebagai bukti tertulis.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Membandingkan Teks Eksposisi Multimodal (analisis persamaan & perbedaan sudut pandang, struktur, unsur kebahasaan) | Belum mampu mengidentifikasi persamaan dan perbedaan; hanya menyalin kalimat dari teks tanpa analisis. | Mulai mampu menyebutkan beberapa persamaan/perbedaan, tetapi belum lengkap dan masih perlu bimbingan untuk menemukan bukti dalam teks. | Mampu mengidentifikasi sebagian besar persamaan/perbedaan dengan tepat, menyertakan contoh dari teks, dan menjelaskan kaitan dengan struktur/unsur bahasa secara benar. | Mampu mengidentifikasi seluruh persamaan/perbedaan secara mendalam dengan analisis tajam, serta memberikan evaluasi tentang efektivitas masing-masing teks dalam menyampaikan argumen. | | Penyampaian Lisan Hasil Perbandingan (kejelasan, kelancaran, penggunaan bahasa Inggris) | Kesulitan menyampaikan perbandingan secara lisan; diam panjang, pengucapan sangat terhambat, informasi tidak dapat dipahami. | Mampu menyampaikan dengan bantuan catatan; pengucapan atau tata bahasa sering kurang tepat tetapi inti informasi masih dapat ditangkap. | Menyampaikan perbandingan dengan lancar, struktur jelas (pembuka, isi, penutup), pengucapan dan tata bahasa cukup baik sehingga mudah dipahami. | Menyampaikan perbandingan dengan sangat percaya diri, intonasi ekspresif, kaya kosakata, dan hampir tanpa kesalahan tata bahasa; interaksi dengan pendengar baik. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah strategi anotasi dan tabel perbandingan membantu murid memahami perbedaan teks?
- Bagaimana tingkat partisipasi aktif seluruh murid, terutama saat berlatih lisan?
- Apakah alokasi waktu untuk latihan dan presentasi cukup? Jika tidak, penyesuaian apa yang perlu dilakukan?
- Apakah diferensiasi yang disediakan efektif menjangkau kebutuhan belajar yang beragam?
Refleksi Murid:- Apa hal paling menarik yang kamu pelajari tentang graffiti dari kedua teks?
- Bagian mana dari membandingkan teks yang paling sulit? Bagaimana kamu mengatasinya?
- Apakah kamu merasa lebih percaya diri berbicara bahasa Inggris setelah berlatih dengan pasangan? Mengapa?
- Jika diminta membandingkan dua teks lain, hal apa yang akan kamu lakukan dengan lebih baik?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Bahasa Inggris: Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X (halaman 112-114, Bab 5 Graffiti).
- Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Work in Progress Kelas X.
- Video YouTube 'Chicago continues to battle graffiti along expressways' (https://www.youtube.com/watch?v=vYfHLlzyDJY).
- Lembar Kerja Perbandingan (Tabel dan Diagram Venn) buatan guru.
- Whiteboard, spidol, proyektor, speaker.
|