Modul AjarPertemuan 5Bab 5Fase ESemester 2

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10: Membandingkan Dua Teks Eksposisi Multimodal tentang Graffiti

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 10 dengan topik "Membandingkan Dua Teks Eksposisi Multimodal tentang Graffiti". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10: Membandingkan Dua Teks Eksposisi Multimodal tentang Graffiti

Bahasa Inggris - Kelas 10

Bab 5 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Membandingkan Dua Teks Eksposisi Multimodal tentang Graffiti

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMembandingkan Dua Teks Eksposisi Multimodal tentang Graffiti
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membandingkan dua teks eksposisi multimodal tentang graffiti dengan menganalisis persamaan dan perbedaan sudut pandang, struktur teks, serta unsur kebahasaan yang digunakan.
  2. Murid dapat menyimpulkan informasi dari dua teks eksposisi tentang graffiti dan menyampaikan hasil perbandingan secara lisan dalam bahasa Inggris.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Have you ever seen graffiti in your neighborhood? What do you think about it?
  2. Is graffiti art or vandalism? Why do people have different opinions?
  3. If you had to compare two arguments about graffiti, what would you look for?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan memeriksa kehadiran murid.
  • Guru melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Have you ever seen graffiti in your neighborhood? What do you think about it?' Murid diminta berbagi pengalaman secara singkat.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: membandingkan dua teks eksposisi multimodal tentang graffiti dan menyampaikan hasil perbandingan secara lisan.
  • Guru menayangkan video singkat 'Chicago continues to battle graffiti along expressways' (https://www.youtube.com/watch?v=vYfHLlzyDJY) dan meminta murid menjawab dua pertanyaan: 'What is broadcasted by the TV channel? Why do you think the television channel broadcasted the issue of the graffiti?' Diskusi singkat untuk mengaktifkan pengetahuan awal.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan meminta setiap murid menuliskan pendapat mereka sendiri: 'Is graffiti art or vandalism? Give one reason.'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid membaca dua teks eksposisi multimodal berjudul 'Expository Text 1' dan 'Expository Text 2' pada Buku Siswa (halaman 112–114). Mereka membuat anotasi: menggarisbawahi gagasan utama, melingkari kata kunci, dan menulis komentar singkat tentang sudut pandang setiap teks.
  • Guru menjelaskan struktur teks eksposisi (thesis, arguments, reiteration/conclusion) dan meminta murid mengidentifikasi bagian-bagian tersebut dalam kedua teks.
  • Secara berpasangan, murid mengisi tabel perbandingan yang disediakan guru. Tabel mencakup: sudut pandang (pro graffiti art vs. anti graffiti/vandalism), argumen pendukung, bukti yang digunakan, dan ciri kebahasaan (misalnya kata hubung kausal, frase opini).
  • Guru berkeliling memantau, memberikan bimbingan dan umpan balik lisan terhadap kualitas anotasi dan isian tabel sebagai asesmen proses.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid tetap dalam pasangan. Mereka menggunakan informasi dari tabel untuk menyusun ringkasan perbandingan secara lisan, dengan bantuan diagram Venn jika diperlukan.
  • Guru memberikan kerangka kalimat (sentence frames): 'Both texts discuss... However, Text 1 argues that... while Text 2 claims that... Text 1 uses ___ to support its argument, whereas Text 2 relies on ___.'
  • Setiap pasangan berlatih menyampaikan perbandingan lisan kepada pasangan lain (pair-share). Pendengar memberikan umpan balik menggunakan ceklis sederhana: Apakah perbandingan jelas? Apakah perbedaan disorot? Apakah contoh dari teks disebutkan?
  • Guru memotivasi murid untuk mengeksplorasi cara kreatif menyampaikan perbandingan, misalnya dengan intonasi yang meyakinkan atau ilustrasi singkat.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Beberapa pasangan (volunteer) mempresentasikan hasil perbandingan mereka di depan kelas. Guru dan murid lain memberikan apresiasi berupa tepuk tangan.
  • Murid mengisi lembar refleksi diri: 'What did I learn about comparing two texts? What part was difficult? How will I improve my speaking next time?'
  • Guru memandu diskusi reflektif singkat: 'Why is it important to compare different opinions about an issue like graffiti?' untuk menekankan penalaran kritis dan sikap saling menghargai perbedaan pendapat.
  • Murid mengumpulkan lembar refleksi sebagai bagian dari asesmen diri.

Penutup:

  • Guru merangkum poin penting pembelajaran: cara membandingkan teks dari sudut pandang, struktur, dan bahasa.
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa tes lisan singkat: minta setiap murid menyebutkan satu persamaan dan satu perbedaan dari dua teks dalam satu kalimat.
  • Murid mengerjakan Lembar Kerja Perbandingan yang telah diperbaiki dan mengumpulkannya di pertemuan berikutnya sebagai portofolio.
  • Guru menutup dengan pesan untuk terus mengamati graffiti di sekitar sebagai fenomena seni dan sosial, serta mengucap salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang memerlukan dukungan: teks eksposisi disederhanakan dengan glossarium kata sulit. Untuk murid mahir: disediakan kutipan tambahan dari artikel berita atau wawancara seniman graffiti untuk memperdalam analisis.
  • Proses: Pasangan disusun heterogen (tutor sebaya). Murid yang cepat dapat melanjutkan dengan analisis dampak sosial kedua sudut pandang, sementara yang lambat fokus pada identifikasi dasar. Penggunaan kamus dwibahasa diperbolehkan.
  • Produk: Murid bebas memilih media penyajian hasil perbandingan: lisan tanpa naskah, lisan dengan bantuan kartu catatan, atau rekaman suara (podcast pendek).

ASESMEN

Awal:

  • Di awal pendahuluan, guru meminta murid menuliskan pendapat singkat: 'Is graffiti art or vandalism? Give one reason.' untuk mengidentifikasi pengetahuan dan sikap awal.

Proses:

  • Selama kegiatan Membaca, guru merekam menggunakan lembar observasi: kemampuan mengidentifikasi sudut pandang, struktur, dan ciri bahasa melalui anotasi dan isian tabel.
  • Selama latihan lisan, teman memberikan checklist sederhana: (1) perbandingan disampaikan dengan runut, (2) menyebutkan minimal dua perbedaan, (3) menggunakan bahasa Inggris yang dapat dipahami. Guru berkeliling memonitor.

Akhir:

  • Di akhir pembelajaran, guru meminta setiap murid (atau beberapa perwakilan) menyampaikan lisan satu persamaan dan satu perbedaan dari dua teks, dinilai dengan rubrik presentasi lisan.
  • Lembar Kerja Perbandingan yang telah dilengkapi dikumpulkan sebagai asesmen tertulis.

Formatif:

  • Observasi anotasi dan diskusi pasangan saat mengisi tabel perbandingan (checklist partisipasi).
  • Umpan balik lisan dan ceklis sederhana dari teman saat latihan penyampaian lisan.
  • Tanggapan lisan spontan dalam diskusi kelas.

Sumatif:

  • Penilaian presentasi lisan akhir menggunakan rubrik.
  • Lembar Kerja Perbandingan (dikumpulkan) sebagai bukti tertulis.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membandingkan Teks Eksposisi Multimodal (analisis persamaan & perbedaan sudut pandang, struktur, unsur kebahasaan)Belum mampu mengidentifikasi persamaan dan perbedaan; hanya menyalin kalimat dari teks tanpa analisis.Mulai mampu menyebutkan beberapa persamaan/perbedaan, tetapi belum lengkap dan masih perlu bimbingan untuk menemukan bukti dalam teks.Mampu mengidentifikasi sebagian besar persamaan/perbedaan dengan tepat, menyertakan contoh dari teks, dan menjelaskan kaitan dengan struktur/unsur bahasa secara benar.Mampu mengidentifikasi seluruh persamaan/perbedaan secara mendalam dengan analisis tajam, serta memberikan evaluasi tentang efektivitas masing-masing teks dalam menyampaikan argumen.
Penyampaian Lisan Hasil Perbandingan (kejelasan, kelancaran, penggunaan bahasa Inggris)Kesulitan menyampaikan perbandingan secara lisan; diam panjang, pengucapan sangat terhambat, informasi tidak dapat dipahami.Mampu menyampaikan dengan bantuan catatan; pengucapan atau tata bahasa sering kurang tepat tetapi inti informasi masih dapat ditangkap.Menyampaikan perbandingan dengan lancar, struktur jelas (pembuka, isi, penutup), pengucapan dan tata bahasa cukup baik sehingga mudah dipahami.Menyampaikan perbandingan dengan sangat percaya diri, intonasi ekspresif, kaya kosakata, dan hampir tanpa kesalahan tata bahasa; interaksi dengan pendengar baik.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah strategi anotasi dan tabel perbandingan membantu murid memahami perbedaan teks?
  • Bagaimana tingkat partisipasi aktif seluruh murid, terutama saat berlatih lisan?
  • Apakah alokasi waktu untuk latihan dan presentasi cukup? Jika tidak, penyesuaian apa yang perlu dilakukan?
  • Apakah diferensiasi yang disediakan efektif menjangkau kebutuhan belajar yang beragam?

Refleksi Murid:

  • Apa hal paling menarik yang kamu pelajari tentang graffiti dari kedua teks?
  • Bagian mana dari membandingkan teks yang paling sulit? Bagaimana kamu mengatasinya?
  • Apakah kamu merasa lebih percaya diri berbicara bahasa Inggris setelah berlatih dengan pasangan? Mengapa?
  • Jika diminta membandingkan dua teks lain, hal apa yang akan kamu lakukan dengan lebih baik?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Inggris: Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X (halaman 112-114, Bab 5 Graffiti).
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Work in Progress Kelas X.
  3. Video YouTube 'Chicago continues to battle graffiti along expressways' (https://www.youtube.com/watch?v=vYfHLlzyDJY).
  4. Lembar Kerja Perbandingan (Tabel dan Diagram Venn) buatan guru.
  5. Whiteboard, spidol, proyektor, speaker.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.