Modul AjarPertemuan 4Bab 5Fase ESemester 2

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10: Membaca dan Menganalisis Teks Eksposisi Tulis tentang Graffiti

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 10 dengan topik "Membaca dan Menganalisis Teks Eksposisi Tulis tentang Graffiti". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10: Membaca dan Menganalisis Teks Eksposisi Tulis tentang Graffiti

Bahasa Inggris - Kelas 10

Bab 5 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Membaca dan Menganalisis Teks Eksposisi Tulis tentang Graffiti

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMembaca dan Menganalisis Teks Eksposisi Tulis tentang Graffiti
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memahami alur informasi secara keseluruhan serta menganalisis informasi tersurat dan tersirat dari dua teks eksposisi tulis tentang graffiti yang memiliki sudut pandang berbeda (graffiti sebagai seni dan sebagai vandalisme).
  2. Murid dapat mengidentifikasi klaim, alasan, dan bukti yang digunakan penulis dalam masing-masing teks eksposisi tentang graffiti.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu melihat graffiti di tembok atau bangunan di sekitarmu? Apa yang kamu rasakan saat melihatnya — kagum, terganggu, atau keduanya?
  2. Menurutmu, apakah graffiti adalah bentuk seni yang sah atau tindakan vandalisme yang merusak? Apa alasanmu?
  3. Bagaimana cara kita menentukan apakah sebuah tulisan atau gambar di ruang publik layak disebut 'seni' atau 'kejahatan'?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengecek kehadiran murid (2 menit).
  • Guru menampilkan 2–3 foto graffiti yang kontras: satu graffiti mural berwarna indah di galeri seni jalanan, satu graffiti coretan di tembok sekolah atau fasilitas umum. Murid diminta mengamati selama 1 menit tanpa komentar (asesmen awal visual) (3 menit).
  • Guru melakukan asesmen diagnostik singkat: murid menuliskan satu kata atau frasa yang muncul di benak mereka saat melihat masing-masing foto pada sticky note atau kertas kecil, lalu beberapa murid berbagi secara lisan (5 menit).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi ruang murid untuk merespons secara singkat, membangun rasa ingin tahu tentang topik graffiti (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: memahami alur informasi, menganalisis informasi tersurat dan tersirat, serta mengidentifikasi klaim, alasan, dan bukti dari dua teks eksposisi tentang graffiti dengan sudut pandang berbeda (3 menit).
  • Guru menjelaskan secara singkat struktur teks eksposisi analitis: Thesis (klaim) → Arguments (alasan + bukti) → Reiteration (penegasan ulang), agar murid memiliki peta konsep sebelum membaca (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan dua teks eksposisi tulis tentang graffiti: Teks 1 berjudul 'Graffiti is Art' (sudut pandang graffiti sebagai seni) dan Teks 2 berjudul 'Graffiti is Vandalism' (sudut pandang graffiti sebagai vandalisme). Teks dicetak atau ditampilkan di layar (2 menit).
  • [Berkesadaran] Guru meminta murid membaca Teks 1 secara mandiri dan saksama selama 5 menit. Sebelum membaca, guru mengajak murid menarik napas sejenak dan mengingatkan mereka untuk membaca dengan penuh perhatian, bukan sekadar memindai kata (5 menit).
  • Setelah membaca Teks 1, murid menjawab pertanyaan pemahaman awal secara individual pada lembar kerja: (a) Apa topik utama teks ini? (b) Apa posisi/klaim penulis? (c) Sebutkan satu informasi tersurat dan satu informasi tersirat yang kamu temukan (5 menit).
  • [Berkesadaran] Guru meminta murid membaca Teks 2 secara mandiri dengan cara yang sama, kemudian menjawab pertanyaan pemahaman yang identik untuk Teks 2 (7 menit).
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat: beberapa murid berbagi jawaban mereka tentang alur informasi dan ide pokok masing-masing teks. Guru memberikan klarifikasi dan konfirmasi pemahaman (4 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • [Bermakna] Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapat Lembar Kerja Analisis Teks berupa tabel dua kolom (Teks 1 dan Teks 2) dengan baris: 'Klaim Penulis', 'Alasan yang Digunakan', dan 'Bukti yang Disertakan'. Guru menjelaskan bahwa kemampuan mengidentifikasi klaim dan bukti ini berguna dalam kehidupan nyata, misalnya saat membaca berita atau artikel opini (2 menit).
  • Kelompok berdiskusi dan mengisi tabel analisis secara kolaboratif. Guru berkeliling memantau, mengajukan pertanyaan pancingan seperti: 'Kalimat mana yang menunjukkan posisi penulis?' atau 'Apakah ini fakta atau opini? Bagaimana kamu tahu?' (10 menit).
  • [Bermakna] Setelah tabel selesai, setiap kelompok membandingkan kedua teks: murid mendiskusikan pertanyaan 'Manakah teks yang argumennya lebih kuat menurut kalian, dan mengapa?' dengan mengacu pada bukti yang ditemukan di teks, bukan sekadar pendapat pribadi (5 menit).
  • [Menggembirakan] Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka dalam format 'Debate Snapshot': satu anggota mewakili posisi Teks 1 (graffiti = seni) dan satu anggota mewakili posisi Teks 2 (graffiti = vandalisme), masing-masing menyampaikan satu klaim dan satu bukti terkuat selama 1–2 menit. Kelompok lain menyimak dan boleh mengajukan satu pertanyaan (8 menit).
  • Guru memberikan umpan balik formatif lisan kepada setiap kelompok, menekankan ketepatan identifikasi klaim, alasan, dan bukti (3 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • [Berkesadaran] Guru meminta murid kembali ke posisi individual. Murid merenungkan secara tertulis pada lembar refleksi: 'Sebelum membaca kedua teks ini, apa pendapatmu tentang graffiti? Apakah pendapatmu berubah setelah menganalisis argumen kedua penulis? Jelaskan dengan mengacu pada bukti dari teks.' (5 menit).
  • [Bermakna] Murid menuliskan satu pelajaran penting yang mereka ambil dari kegiatan hari ini terkait cara membaca teks eksposisi secara kritis — bukan hanya menerima informasi, tetapi juga mempertanyakan klaim dan mencari bukti (3 menit).
  • Beberapa murid (sukarela atau ditunjuk) berbagi refleksi mereka secara lisan. Guru merangkum poin-poin kunci yang muncul dan mengaitkannya kembali dengan tujuan pembelajaran (2 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: apa itu teks eksposisi analitis, bagaimana cara mengidentifikasi klaim, alasan, dan bukti, serta perbedaan informasi tersurat dan tersirat (3 menit).
  • Guru memberikan asesmen akhir singkat (exit ticket): murid menuliskan pada selembar kertas kecil — (1) satu klaim dari salah satu teks beserta satu bukti pendukungnya, dan (2) satu informasi tersirat yang mereka temukan. Kertas dikumpulkan sebagai bukti pencapaian TP (5 menit).
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi dan pemikiran kritis murid selama pembelajaran (1 menit).
  • Guru menyampaikan pratinjau pertemuan berikutnya (Bab 5, Pertemuan ke-5) dan mengingatkan murid untuk mengamati graffiti di lingkungan sekitar mereka sebagai bahan diskusi lanjutan (1 menit).
  • Guru menutup kelas dengan salam (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan tambahan: teks eksposisi disediakan dengan anotasi kosakata kunci (glossary) di bagian margin, serta panduan pertanyaan pemandu yang lebih terstruktur pada lembar kerja (misalnya: 'Temukan kalimat yang dimulai dengan 'Graffiti is...' — itulah klaim penulis'). Untuk murid yang sudah mahir: disediakan teks ketiga (artikel pendek dari sumber autentik berbahasa Inggris) sebagai bahan perbandingan tambahan.
  • Proses: Untuk murid yang membutuhkan dukungan: diperbolehkan berdiskusi dengan teman sebangku saat menjawab pertanyaan pemahaman awal, dan guru memberikan scaffolding berupa sentence starters pada lembar kerja (misalnya: 'The author claims that...' / 'One reason the author gives is...' / 'The evidence provided is...'). Untuk murid yang cepat: diminta menganalisis teknik persuasi yang digunakan penulis (misalnya: apakah penulis menggunakan data statistik, kutipan ahli, atau anekdot?) dan menilai efektivitasnya.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan dapat menyajikan hasil analisis dalam bentuk tabel yang sudah sebagian terisi (partially completed table). Murid yang mahir dapat menyajikan hasil analisis dalam bentuk paragraf tertulis singkat yang membandingkan kekuatan argumen kedua teks, sebagai latihan awal menulis teks eksposisi.

ASESMEN

Awal:

  • Asesmen diagnostik visual: murid mengamati dua foto graffiti yang kontras dan menuliskan satu kata/frasa respons pertama mereka — digunakan guru untuk memetakan persepsi awal murid tentang graffiti dan mengidentifikasi murid yang mungkin sudah memiliki pengetahuan tentang teks eksposisi.
  • Tanya jawab lisan singkat melalui pertanyaan pemantik untuk mengukur pengetahuan awal murid tentang konsep 'seni', 'vandalisme', dan cara membaca teks opini.

Proses:

  • Observasi dan pencatatan guru saat murid mengisi lembar kerja pemahaman individual (Tahap Memahami): apakah murid dapat mengidentifikasi topik utama dan posisi penulis dari masing-masing teks.
  • Pemantauan diskusi kelompok saat mengisi tabel analisis klaim-alasan-bukti (Tahap Mengaplikasi): guru menggunakan daftar periksa (checklist) untuk mencatat apakah setiap kelompok berhasil mengidentifikasi minimal satu klaim, dua alasan, dan satu bukti dari masing-masing teks.
  • Umpan balik lisan langsung (real-time feedback) kepada kelompok setelah presentasi 'Debate Snapshot': guru menunjukkan bagian yang tepat dan bagian yang perlu diperbaiki.
  • Lembar refleksi individual (Tahap Merefleksi): guru membaca sekilas untuk mengidentifikasi murid yang masih mengalami miskonsepsi tentang perbedaan klaim dan bukti.

Akhir:

  • Exit ticket: murid secara individual menuliskan (1) satu klaim dari salah satu teks beserta satu bukti yang mendukungnya, dan (2) satu informasi tersirat yang mereka temukan dari salah satu teks — dinilai menggunakan rubrik 4 level untuk mengukur ketercapaian TP 10.5.4.1 dan TP 10.5.4.2.
  • Lembar kerja analisis teks (tabel dua kolom) yang dikumpulkan sebagai bukti tertulis pencapaian tujuan pembelajaran, dinilai berdasarkan kelengkapan dan ketepatan identifikasi klaim, alasan, dan bukti.

Formatif:

  • Observasi guru selama murid membaca dan mengisi lembar kerja analisis teks secara individual dan kelompok.
  • Pemantauan diskusi kelompok: guru mencatat ketepatan murid dalam mengidentifikasi klaim, alasan, dan bukti serta kemampuan membedakan informasi tersurat dan tersirat.
  • Presentasi 'Debate Snapshot' kelompok: guru menilai kemampuan murid menyampaikan klaim dan bukti dari teks secara lisan.
  • Lembar refleksi individual: guru membaca dan memberikan umpan balik tertulis singkat pada refleksi murid tentang perubahan perspektif mereka.

Sumatif:

  • Exit ticket di akhir pertemuan: murid menuliskan satu klaim beserta satu bukti pendukung dari salah satu teks, dan satu informasi tersirat yang ditemukan — dinilai menggunakan rubrik 4 level.
  • Lembar kerja analisis teks (tabel klaim-alasan-bukti) yang dikumpulkan sebagai portofolio bukti pencapaian TP 10.5.4.1 dan 10.5.4.2.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Alur Informasi dan Analisis Informasi Tersurat & Tersirat (TP 10.5.4.1)Murid belum dapat mengidentifikasi topik utama atau alur informasi dari kedua teks. Tidak dapat membedakan informasi tersurat dan tersirat.Murid dapat mengidentifikasi topik utama dari salah satu teks, namun alur informasi belum dipahami secara keseluruhan. Dapat menyebutkan satu informasi tersurat tetapi belum dapat mengidentifikasi informasi tersirat.Murid dapat memahami alur informasi secara keseluruhan dari kedua teks dan mengidentifikasi informasi tersurat dengan tepat. Dapat mengidentifikasi satu informasi tersirat dari salah satu teks dengan penjelasan yang memadai.Murid dapat memahami alur informasi secara keseluruhan dari kedua teks dengan sangat baik, menganalisis informasi tersurat dan tersirat dari kedua teks secara akurat, serta menjelaskan perbedaan sudut pandang kedua penulis dengan mengacu pada bukti dari teks.
Identifikasi Klaim, Alasan, dan Bukti (TP 10.5.4.2)Murid belum dapat mengidentifikasi klaim, alasan, atau bukti dari kedua teks. Tidak dapat membedakan antara klaim dan fakta pendukung.Murid dapat mengidentifikasi klaim penulis dari salah satu teks, namun alasan dan bukti yang disebutkan tidak tepat atau tidak lengkap. Masih mencampurkan antara klaim dan alasan.Murid dapat mengidentifikasi klaim penulis dari kedua teks dengan tepat, serta menyebutkan minimal satu alasan dan satu bukti dari masing-masing teks secara akurat.Murid dapat mengidentifikasi klaim penulis dari kedua teks dengan sangat tepat, menyebutkan beberapa alasan dan bukti dari masing-masing teks secara akurat, serta mampu mengevaluasi kekuatan argumen masing-masing penulis berdasarkan bukti yang disertakan.
Kolaborasi dan Partisipasi dalam Diskusi KelompokMurid tidak aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi pada penyelesaian lembar kerja bersama.Murid berpartisipasi dalam diskusi kelompok namun kontribusinya terbatas. Lebih banyak mendengarkan daripada menyampaikan ide.Murid aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok, menyampaikan pendapat dengan mengacu pada teks, dan mendengarkan pendapat anggota kelompok lain dengan baik.Murid sangat aktif dalam diskusi kelompok, memimpin atau memfasilitasi diskusi, menyampaikan pendapat yang didukung bukti dari teks, merespons pendapat anggota lain secara konstruktif, dan membantu kelompok mencapai kesimpulan yang berdasar.
Refleksi Kritis dan Perubahan PerspektifMurid tidak menuliskan refleksi atau refleksi yang ditulis tidak berkaitan dengan isi teks yang dibaca.Murid menuliskan refleksi singkat tentang pendapat pribadi tentang graffiti, namun belum mengaitkannya dengan argumen atau bukti dari teks.Murid menuliskan refleksi yang menunjukkan adanya pertimbangan terhadap argumen dari kedua teks dan mengaitkan perubahan atau penguatan perspektif mereka dengan bukti dari teks.Murid menuliskan refleksi yang mendalam dan kritis, menunjukkan kemampuan mempertimbangkan kedua sudut pandang secara adil, mengaitkan perubahan atau penguatan perspektif dengan bukti spesifik dari teks, dan menyimpulkan pelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah kedua teks yang dipilih sudah cukup kontras dan representatif untuk membantu murid memahami perbedaan sudut pandang tentang graffiti?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang membutuhkan lebih banyak atau lebih sedikit waktu?
  • Apakah scaffolding yang diberikan (sentence starters, glossary, pertanyaan pancingan) sudah memadai untuk murid yang membutuhkan dukungan tanpa mengurangi tantangan bagi murid yang sudah mahir?
  • Seberapa efektif kegiatan 'Debate Snapshot' dalam mendorong murid mengaplikasikan hasil analisis mereka secara bermakna?
  • Berdasarkan hasil exit ticket, berapa persen murid yang sudah mencapai level 'Berkembang' atau 'Sangat Berkembang'? Apa tindak lanjut yang perlu dilakukan untuk murid yang masih di level 'Belum Berkembang' atau 'Mulai'?

Refleksi Murid:

  • Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang cara membaca dan menganalisis teks eksposisi?
  • Apakah pendapatmu tentang graffiti berubah setelah membaca dan mendiskusikan kedua teks? Mengapa atau mengapa tidak?
  • Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling menantang bagimu — membaca teks, mengidentifikasi klaim dan bukti, atau mendiskusikannya bersama kelompok? Apa yang akan kamu lakukan untuk mengatasi tantangan itu?
  • Bagaimana kemampuan mengidentifikasi klaim dan bukti dalam teks bisa berguna dalam kehidupan sehari-harimu, misalnya saat membaca berita atau artikel di media sosial?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Budi Hermawan, Dwi Haryanti, dan Nining Suryaningsih. 'Bahasa Inggris Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X'. Kemdikbudristek, 2022. ISBN: 978-602-244-897-6. (Bab 5: Graffiti, Task 2)
  2. Buku Panduan Guru: 'Bahasa Inggris Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X'. Kemdikbudristek, 2022. (Panduan Bab 5, halaman 187–190)
  3. Dua teks eksposisi tulis tentang graffiti: Teks 1 'Graffiti is Art' dan Teks 2 'Graffiti is Vandalism' (tersedia di Buku Siswa Bab 5 atau dicetak terpisah oleh guru)
  4. Lembar Kerja Analisis Teks (tabel dua kolom: Klaim, Alasan, Bukti untuk Teks 1 dan Teks 2) — disiapkan oleh guru
  5. Lembar Refleksi Individual — disiapkan oleh guru
  6. Exit Ticket (kertas kecil atau slip) untuk asesmen akhir
  7. Foto atau gambar graffiti yang kontras (mural seni vs. coretan vandalisme) untuk kegiatan pendahuluan — dapat diunduh dari internet atau diambil dari buku siswa
  8. Proyektor/layar untuk menampilkan foto dan teks (jika tersedia), atau cetakan foto untuk dibagikan
  9. Sticky note atau kertas kecil untuk asesmen diagnostik awal
  10. Spidol dan papan tulis untuk mencatat poin-poin diskusi kelas

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.