MODUL AJAR Bahasa Inggris — Kelas 10 (Fase E) Topik: Pengantar Graffiti: Kosakata dan Konteks Seni INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Bahasa Inggris |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Pengantar Graffiti: Kosakata dan Konteks Seni |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mengidentifikasi dan menjelaskan kosakata kunci yang berkaitan dengan graffiti (seperti tag, crew, mural, writer, toy) beserta konteks penggunaannya dalam bahasa Inggris
- Murid dapat menyampaikan pendapat awal secara lisan dalam bahasa Inggris mengenai apakah graffiti termasuk karya seni atau bukan, dengan memberikan alasan sederhana
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Have you ever seen graffiti in your neighborhood? What was your first impression?
- Do you think graffiti is art or vandalism? Why?
- What words come to your mind when you hear the word 'graffiti'?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengecek kehadiran murid
- Guru menampilkan beberapa gambar graffiti dari berbagai tempat (dinding kota, museum, galeri) tanpa memberikan label apakah itu seni atau bukan
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'What do you see in these pictures? What words can you use to describe them?'
- Guru mencatat respons spontan murid di papan tulis untuk mengidentifikasi pengetahuan awal mereka
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami kosakata graffiti dan menyampaikan pendapat awal tentang graffiti sebagai seni
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Is graffiti art or vandalism? Let's explore together today.'
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Guru memutarkan rekaman audio tentang graffiti (dari buku guru: sejarah graffiti dari kata Yunani 'graphein', perkembangan dari lukisan gua hingga kini)
- Murid mendengarkan sambil mencatat kata-kata yang berkaitan dengan seni (graffiti, drawn, painted, architecture, artist, spray paint, artistic, museum, art gallery) pada Task 2A
- Guru meminta murid menuliskan arti kata-kata tersebut dalam Bahasa Indonesia secara berpasangan
- Guru memutar audio kedua kali, murid mengerjakan Task 2B (menentukan pernyataan True/False/Not Given tentang graffiti)
- Guru membahas jawaban bersama-sama dan menjelaskan kosakata khusus graffiti: tag (tanda tangan seniman), crew (kelompok penulis), mural (lukisan besar di dinding), writer (seniman graffiti), toy (penulis pemula)
- Guru menampilkan gambar visual untuk setiap kosakata agar murid memahami konteks penggunaan
- Murid membuat catatan visual vocabulary dengan menggambar simbol sederhana untuk setiap kata kunci
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagi murid dalam pasangan dan memberikan tugas diskusi: 'Look at the pictures of graffiti again. Can you identify which ones show a tag, a mural, or a scribble?'
- Setiap pasangan mengidentifikasi jenis graffiti dari gambar yang disediakan (menggunakan Picture 5.1-5.5 dari buku siswa) dan menuliskan alasannya
- Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang hasil identifikasi murid, memberikan umpan balik, dan mengklarifikasi kesalahpahaman
- Murid kemudian diminta mengambil posisi awal: 'Do you think graffiti is art?' dengan memberikan satu alasan sederhana dalam bahasa Inggris
- Guru mencatat pendapat murid di papan dalam dua kolom: 'Graffiti is art' dan 'Graffiti is not art'
- Beberapa murid diminta menyampaikan pendapat mereka secara lisan di depan kelas menggunakan ekspresi sederhana: 'I think graffiti is art because...' atau 'In my opinion, graffiti is not art because...'
Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):- Guru meminta murid merefleksikan pembelajaran hari ini dengan pertanyaan: 'What new words did you learn today? How do they help you understand graffiti better?'
- Murid menuliskan 3 kata kunci yang paling berkesan bagi mereka beserta alasannya di buku catatan
- Guru menanyakan: 'Has your opinion about graffiti changed after learning these words and context? Why or why not?'
- Beberapa murid berbagi refleksi mereka secara lisan
- Guru memberikan apresiasi terhadap keberanian murid menyampaikan pendapat dan mengingatkan bahwa pendapat dapat berkembang seiring pengetahuan yang bertambah
Penutup:- Guru merangkum pembelajaran: kosakata kunci graffiti (tag, crew, mural, writer, toy) dan keragaman pendapat tentang graffiti sebagai seni
- Guru melakukan asesmen akhir singkat: meminta 3-5 murid menyebutkan satu kosakata graffiti dan menggunakannya dalam kalimat sederhana
- Guru memberikan tugas mandiri: 'Find one example of graffiti in your neighborhood or online, take a photo, and identify whether it is a tag, mural, or scribble. Write 2-3 sentences about it in English.'
- Guru menutup pembelajaran dengan menyampaikan preview pertemuan berikutnya: membaca teks argumentatif tentang graffiti
- Guru mengucapkan salam penutup
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat memahami diberikan teks tambahan tentang seniman graffiti terkenal (seperti Banksy) untuk memperluas wawasan kosakata. Murid yang lambat diberikan daftar kosakata bergambar dengan definisi sederhana untuk dipelajari terlebih dahulu
- Proses: Murid yang cepat diminta memimpin diskusi kelompok dan membantu teman yang kesulitan. Murid yang lambat diberi waktu tambahan untuk mendengarkan audio dan mendapat bantuan scaffolding dari guru (misalnya, transkrip audio sebagian)
- Produk: Murid yang cepat diminta membuat mind map visual yang menghubungkan semua kosakata graffiti dengan contoh nyata dan menyampaikan pendapat terstruktur dengan 2-3 alasan. Murid yang lambat cukup membuat daftar kosakata dengan gambar dan menyampaikan satu pendapat sederhana
ASESMENAwal:- Guru menanyakan pengetahuan awal murid tentang graffiti dengan pertanyaan terbuka: 'What do you know about graffiti? What words can you use to describe it?'
- Guru mencatat respons murid untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman awal tentang kosakata dan konteks graffiti
Proses:- Observasi saat murid mendengarkan audio dan mengisi Task 2A (kosakata seni) dan Task 2B (True/False/Not Given)
- Mengecek hasil identifikasi jenis graffiti (tag, mural, scribble) dari gambar yang dilakukan berpasangan
- Mendengarkan dan mencatat ketika murid menyampaikan pendapat lisan tentang graffiti sebagai seni atau bukan
- Memberikan umpan balik korektif dan konfirmatif selama proses diskusi
Akhir:- Tes lisan singkat: 3-5 murid dipilih secara acak untuk menyebutkan satu kosakata graffiti dan menggunakannya dalam kalimat lengkap
- Penilaian refleksi tertulis: murid menuliskan 3 kata kunci yang dipelajari dan apakah pendapat mereka tentang graffiti berubah setelah pembelajaran
- Tugas mandiri (dinilai pertemuan berikutnya): foto graffiti dengan identifikasi jenis dan pendapat tertulis 2-3 kalimat dalam bahasa Inggris
Formatif:- Observasi partisipasi murid saat mendengarkan audio dan diskusi kelompok
- Mengecek hasil Task 2A dan 2B untuk memastikan pemahaman kosakata
- Mendengarkan pendapat lisan murid tentang graffiti dan memberikan umpan balik langsung
Sumatif:- Tes lisan: murid menyebutkan dan menggunakan minimal 3 kosakata graffiti dalam kalimat
- Tugas tertulis: murid mengidentifikasi jenis graffiti dari foto dan menulis 2-3 kalimat pendapat dalam bahasa Inggris
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penguasaan Kosakata Graffiti | Murid hanya dapat menyebutkan 0-1 kosakata graffiti dengan bantuan guru dan belum dapat menggunakannya dalam kalimat | Murid dapat menyebutkan 2-3 kosakata graffiti (tag, crew, mural, writer, toy) tetapi masih kesulitan menggunakannya dalam kalimat yang tepat | Murid dapat menyebutkan dan menjelaskan 4-5 kosakata graffiti serta menggunakannya dalam kalimat sederhana dengan sedikit kesalahan | Murid dapat mengidentifikasi, menjelaskan, dan menggunakan semua kosakata graffiti (tag, crew, mural, writer, toy) dalam kalimat yang tepat dan kontekstual | | Kemampuan Menyampaikan Pendapat (Speaking) | Murid belum dapat menyampaikan pendapat tentang graffiti dalam bahasa Inggris, hanya menggunakan kata-kata lepas atau bahasa Indonesia | Murid dapat menyampaikan pendapat sederhana (graffiti is art/not art) tetapi tanpa alasan yang jelas, dengan banyak kesalahan grammar dan pelafalan | Murid dapat menyampaikan pendapat tentang graffiti dengan 1 alasan sederhana dalam bahasa Inggris, dengan beberapa kesalahan grammar tetapi masih dapat dipahami | Murid dapat menyampaikan pendapat tentang graffiti dengan 2 atau lebih alasan yang jelas dalam bahasa Inggris, dengan grammar dan pelafalan yang baik | | Partisipasi dan Kolaborasi | Murid pasif selama pembelajaran, tidak terlibat dalam diskusi kelompok atau aktivitas kelas | Murid sesekali berpartisipasi tetapi hanya ketika diminta langsung oleh guru, belum aktif dalam diskusi kelompok | Murid aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan beberapa kali menyampaikan pendapat di kelas tanpa diminta | Murid sangat aktif berpartisipasi, memimpin diskusi kelompok, membantu teman, dan berani menyampaikan pendapat di depan kelas dengan percaya diri |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah audio dan visual yang digunakan cukup menarik dan membantu murid memahami kosakata graffiti?
- Bagian mana dari pembelajaran yang paling membuat murid terlibat aktif? Bagian mana yang perlu diperbaiki?
- Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid cepat dan lambat?
- Apakah asesmen yang dilakukan sudah memberikan gambaran akurat tentang pemahaman murid terhadap kosakata dan kemampuan menyampaikan pendapat?
Refleksi Murid:- What new words did you learn today about graffiti? Which one is the most interesting?
- Can you now explain the difference between a tag, a crew, and a mural?
- What is your opinion about graffiti after today's lesson? Is it art or not? Why?
- What was the most challenging part of today's lesson? What do you want to learn more about graffiti?
SUMBER BELAJAR- Buku Bahasa Inggris: Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X (Chapter 5: Graffiti)
- Rekaman audio tentang sejarah dan terminologi graffiti
- Gambar-gambar graffiti (tag, mural, scribble) dari buku siswa (Picture 5.1-5.5)
- Papan tulis/whiteboard untuk mencatat kosakata dan pendapat murid
- Worksheet Task 2A dan 2B
- Laptop/proyektor untuk menampilkan gambar dan memutar audio
- Kamus Bahasa Inggris-Indonesia (opsional, untuk murid yang membutuhkan)
|