Modul AjarPertemuan 5Bab 3Fase ESemester 1

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10: Menguraikan Gagasan dan Pendapat tentang Teks Prosedur Kesehatan (Self-care & Mental Health)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 10 dengan topik "Menguraikan Gagasan dan Pendapat tentang Teks Prosedur Kesehatan (Self-care & Mental Health)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10: Menguraikan Gagasan dan Pendapat tentang Teks Prosedur Kesehatan (Self-care & Mental Health)

Bahasa Inggris - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menguraikan Gagasan dan Pendapat tentang Teks Prosedur Kesehatan (Self-care & Mental Health)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenguraikan Gagasan dan Pendapat tentang Teks Prosedur Kesehatan (Self-care & Mental Health)
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan permainan Self-care Bingo dan diskusi, murid dapat menguraikan gagasan dan pendapat disertai alasan sederhana tentang kegiatan perawatan diri (self-care) untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.
  2. Melalui kegiatan berbicara terstruktur tentang tips kesehatan mental dan fisik, murid dapat mempertahankan argumen tentang pentingnya self-care menggunakan bahasa Inggris yang santun dan tepat.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. What do you usually do when you feel stressed or tired after a long day at school? Is that considered self-care?
  2. Do you think taking care of your mental health is as important as taking care of your physical health? Why or why not?
  3. If a friend told you they never do anything for themselves because they are always busy, what advice would you give them in English?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam hangat dan menanyakan kabar murid dalam bahasa Inggris: 'Good morning, everyone! How are you feeling today? On a scale of 1 to 5, how is your energy level right now?' Murid merespons secara lisan.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan mengajukan pertanyaan singkat: 'Raise your hand if you have ever heard the term self-care. Can anyone tell me what it means?' Guru mencatat respons murid untuk mengetahui pemahaman awal mereka.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan dan meminta 2-3 murid berbagi pendapat singkat: 'What do you usually do when you feel stressed or tired after school?'
  • Guru mengaitkan jawaban murid dengan topik hari ini dan menyampaikan tujuan pembelajaran secara jelas: 'Today, we are going to play a fun game called Self-care Bingo, and then we will discuss and defend our opinions about self-care activities in English.'
  • Guru menyampaikan alur kegiatan pembelajaran hari ini secara singkat agar murid memiliki gambaran utuh tentang apa yang akan dilakukan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan atau menuliskan di papan tulis daftar contoh kegiatan self-care (misalnya: journaling, exercising, meditating, cooking healthy food, getting enough sleep, talking to a friend, reading a book, taking a walk in nature, listening to music, stretching) dan meminta murid menyimak dengan seksama.
  • Guru menjelaskan secara singkat perbedaan antara self-care untuk kesehatan fisik dan self-care untuk kesehatan mental, dengan memberikan contoh konkret dari kehidupan sehari-hari yang relevan dengan budaya lokal (misalnya: minum jamu, jalan-jalan sore, ngobrol dengan keluarga).
  • Guru mengajukan pertanyaan pemahaman kepada murid: 'Can you give me one example of physical self-care and one example of mental self-care?' Murid menjawab secara lisan untuk memastikan pemahaman dasar.
  • Guru mendorong murid untuk berpikir kritis dengan bertanya: 'Why do you think self-care is important for students your age? What happens if we ignore our mental and physical health?' Murid berbagi pendapat singkat secara lisan.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru meminta murid menyiapkan papan Bingo dengan menggambar kotak 4x4 di buku atau kertas yang disediakan. Guru menjelaskan aturan permainan Self-care Bingo secara jelas dalam bahasa Inggris.
  • Murid menuliskan secara mandiri kegiatan self-care pilihan mereka (satu kegiatan per kotak) pada papan Bingo mereka. Guru mendorong kreativitas dengan mengingatkan bahwa kegiatan self-care bisa beragam dan unik sesuai kepribadian masing-masing.
  • Guru mulai membacakan daftar kegiatan self-care satu per satu secara acak. Murid menyimak dan menandai kotak yang sesuai di papan Bingo mereka.
  • Setiap kali guru menyebutkan satu kegiatan, guru berhenti sejenak dan menanyakan pendapat satu atau dua murid: 'Do you think [activity] is a good self-care activity? Why or why not?' Murid menjawab dengan kalimat lengkap dalam bahasa Inggris.
  • Murid yang berhasil menandai satu baris penuh (vertikal, horizontal, atau diagonal) berteriak 'BINGO!' dan diminta untuk memilih satu kegiatan dari baris tersebut lalu menjelaskan alasan mengapa kegiatan itu penting bagi mereka dalam bahasa Inggris (minimal 2-3 kalimat).
  • Setelah permainan selesai, guru memandu sesi diskusi kelompok kecil (3-4 orang). Setiap kelompok mendiskusikan pertanyaan: 'Which self-care activity do you think is the most important for students? Give at least two reasons to support your opinion.'
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka kepada kelas. Kelompok lain diberikan kesempatan untuk merespons atau memberikan pendapat yang berbeda. Guru mendorong murid untuk mempertahankan argumen mereka dengan sopan menggunakan ungkapan seperti: 'I agree/disagree because...', 'In my opinion...', 'I believe that...'
  • Guru memberikan umpan balik langsung terhadap penggunaan bahasa Inggris murid selama diskusi, mencatat ungkapan yang perlu diperbaiki dan memberikan contoh kalimat yang lebih tepat.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu murid untuk merefleksikan pengalaman belajar hari ini dengan mengajukan pertanyaan: 'How did the Bingo game help you understand the importance of self-care? What new self-care activity did you learn today that you want to try?'
  • Murid menuliskan refleksi singkat di buku mereka (3-5 kalimat dalam bahasa Inggris): satu kegiatan self-care yang ingin mereka coba, alasannya, dan bagaimana kegiatan tersebut dapat membantu kesehatan fisik atau mental mereka.
  • Guru meminta 3-4 murid secara sukarela untuk berbagi refleksi mereka kepada kelas. Guru memberikan apresiasi atas keberanian berbagi dan memberikan umpan balik positif.
  • Guru menghubungkan hasil refleksi murid dengan konsep yang lebih luas: 'When we take care of ourselves, we become better able to take care of others and contribute positively to our community.' Guru mengaitkan ini dengan nilai-nilai kehidupan yang bermakna.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini dengan mengajukan pertanyaan: 'What are the key things we learned today about self-care and how to express our opinions in English?'
  • Guru melakukan asesmen akhir singkat dengan meminta murid menuliskan satu kalimat dalam bahasa Inggris yang menyatakan pendapat mereka tentang pentingnya self-care beserta satu alasan (exit ticket).
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap partisipasi kelas dan menyebutkan hal-hal positif yang diamati selama pembelajaran.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta untuk mencoba satu kegiatan self-care baru dalam minggu ini dan siap berbagi pengalaman singkat di pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup kelas dengan salam dan motivasi singkat dalam bahasa Inggris: 'Remember, taking care of yourself is not selfish — it is necessary. See you next time!'

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum familiar dengan kosakata self-care, guru menyediakan daftar kosakata beserta artinya dalam bahasa Indonesia sebagai scaffolding. Untuk murid yang sudah mahir, guru menyediakan daftar kegiatan self-care yang lebih beragam dan menantang, termasuk kegiatan yang berkaitan dengan kearifan lokal.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat berpasangan dengan teman sebaya (peer support) saat menjawab pertanyaan diskusi. Murid yang lebih cepat dapat diberikan tantangan tambahan berupa menyusun argumen yang lebih kompleks dengan menggunakan minimal 3 alasan pendukung dan satu contoh konkret.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan dapat menyampaikan pendapat dalam 1-2 kalimat sederhana. Murid yang sudah mahir diharapkan menyampaikan argumen yang lebih terstruktur menggunakan ungkapan akademis seperti 'Furthermore...', 'On the other hand...', 'This is significant because...' dan mempertahankan argumen saat ditantang oleh teman.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan lisan di awal pembelajaran: 'Raise your hand if you have ever heard the term self-care. Can anyone tell me what it means?' untuk mengetahui pengetahuan awal murid tentang konsep self-care.
  • Guru meminta murid menyebutkan secara spontan satu kegiatan yang mereka lakukan untuk merawat diri sendiri, untuk mengukur sejauh mana murid sudah mengenal konsep self-care dalam kehidupan sehari-hari.
  • Guru mengamati kemampuan awal murid dalam mengungkapkan pendapat dalam bahasa Inggris melalui respons terhadap pertanyaan pemantik.

Proses:

  • Selama permainan Self-care Bingo, guru mengobservasi dan mencatat kemampuan murid dalam menjelaskan alasan pemilihan kegiatan self-care menggunakan bahasa Inggris yang tepat.
  • Guru menilai kualitas partisipasi murid dalam diskusi kelompok: apakah murid mampu menyampaikan pendapat dengan alasan yang jelas dan merespons pendapat teman dengan sopan.
  • Guru memberikan umpan balik langsung (corrective feedback) terhadap kesalahan penggunaan bahasa Inggris yang signifikan selama kegiatan berbicara, tanpa mengganggu kelancaran diskusi.
  • Guru menggunakan lembar observasi sederhana dengan checklist untuk mencatat apakah setiap murid telah mencapai indikator: (1) mampu menyebutkan minimal 2 kegiatan self-care, (2) mampu memberikan alasan sederhana, (3) mampu merespons pendapat teman.

Akhir:

  • Exit ticket tertulis: murid menuliskan satu kalimat opini dalam bahasa Inggris tentang pentingnya self-care beserta satu alasan pendukung. Guru mengumpulkan dan menilai exit ticket sebagai data pencapaian TP 10.3.5.1.
  • Penilaian presentasi kelompok menggunakan rubrik 4 level yang mencakup aspek: konten/isi argumen, penggunaan bahasa Inggris, kemampuan mempertahankan argumen, dan kelancaran berbicara. Penilaian ini digunakan untuk mengukur pencapaian TP 10.3.5.2.

Formatif:

  • Observasi partisipasi lisan murid selama permainan Self-care Bingo (kemampuan menyebutkan dan menjelaskan kegiatan self-care).
  • Penilaian diskusi kelompok: kemampuan mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen dalam bahasa Inggris yang santun.
  • Umpan balik lisan langsung dari guru terhadap penggunaan bahasa Inggris murid selama kegiatan berbicara.
  • Catatan anekdotal guru terhadap murid yang mengalami kesulitan atau menunjukkan kemajuan signifikan.

Sumatif:

  • Exit ticket: murid menuliskan satu kalimat pendapat tentang pentingnya self-care beserta satu alasan dalam bahasa Inggris.
  • Penilaian presentasi kelompok berdasarkan rubrik yang mencakup aspek: isi/konten, penggunaan bahasa Inggris, kemampuan mempertahankan argumen, dan kelancaran berbicara.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menguraikan Gagasan dan Pendapat tentang Self-care (TP 10.3.5.1)Murid belum mampu menyebutkan kegiatan self-care atau menyebutkan kegiatan tetapi tidak disertai alasan apapun. Respons sangat terbatas atau tidak relevan dengan topik.Murid dapat menyebutkan 1-2 kegiatan self-care dengan alasan yang sangat sederhana dan terbatas (misalnya hanya 'because it is good'). Penggunaan bahasa Inggris masih banyak kesalahan yang mengganggu pemahaman.Murid dapat menguraikan 2-3 kegiatan self-care disertai alasan yang cukup jelas dan relevan. Penggunaan bahasa Inggris cukup baik meskipun masih terdapat beberapa kesalahan yang tidak mengganggu pemahaman secara keseluruhan.Murid dapat menguraikan lebih dari 3 kegiatan self-care dengan alasan yang jelas, logis, dan relevan untuk kesehatan fisik maupun mental. Penggunaan bahasa Inggris tepat, santun, dan lancar dengan sedikit atau tanpa kesalahan yang mengganggu komunikasi.
Mempertahankan Argumen tentang Pentingnya Self-care (TP 10.3.5.2)Murid tidak mampu mempertahankan argumen saat ditanya atau ditantang oleh guru/teman. Tidak menggunakan ungkapan pendapat dalam bahasa Inggris.Murid mencoba mempertahankan argumen tetapi respons sangat singkat dan tidak didukung alasan yang memadai. Menggunakan sedikit ungkapan pendapat dalam bahasa Inggris namun sering beralih ke bahasa Indonesia.Murid mampu mempertahankan argumen dengan memberikan 1-2 alasan pendukung yang relevan. Menggunakan ungkapan pendapat dalam bahasa Inggris (misalnya 'I think...', 'I believe...', 'In my opinion...') dengan cukup tepat dan santun.Murid mampu mempertahankan argumen dengan percaya diri menggunakan minimal 2-3 alasan pendukung yang logis dan relevan. Menggunakan berbagai ungkapan pendapat dan argumentasi dalam bahasa Inggris yang tepat, santun, dan lancar (misalnya 'I strongly believe...', 'Furthermore...', 'This is important because...').
Kelancaran dan Ketepatan Berbicara dalam Bahasa InggrisMurid hampir tidak berbicara dalam bahasa Inggris atau ucapan sangat tidak jelas sehingga tidak dapat dipahami. Kosakata yang digunakan sangat terbatas.Murid berbicara dalam bahasa Inggris dengan banyak jeda panjang dan kesalahan pengucapan yang sering mengganggu pemahaman. Kosakata terbatas namun berusaha untuk berkomunikasi.Murid berbicara dalam bahasa Inggris dengan cukup lancar meskipun terdapat beberapa jeda dan kesalahan pengucapan yang tidak terlalu mengganggu pemahaman. Kosakata cukup beragam dan relevan dengan topik.Murid berbicara dalam bahasa Inggris dengan lancar, jelas, dan percaya diri. Pengucapan baik, kosakata beragam dan tepat, serta mampu menyesuaikan gaya bahasa dengan situasi diskusi.
Kolaborasi dan Partisipasi dalam Diskusi KelompokMurid tidak berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok. Tidak merespons pendapat teman dan tidak berkontribusi pada hasil diskusi kelompok.Murid berpartisipasi secara minimal dalam diskusi kelompok. Sesekali merespons pendapat teman namun kontribusi terhadap hasil diskusi masih sangat terbatas.Murid berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok, merespons pendapat teman dengan sopan, dan memberikan kontribusi yang cukup berarti terhadap hasil diskusi kelompok.Murid berpartisipasi sangat aktif dalam diskusi kelompok, mendorong teman untuk berbagi pendapat, merespons dengan konstruktif, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap kualitas hasil diskusi kelompok.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah permainan Self-care Bingo berhasil menciptakan suasana belajar yang menggembirakan sekaligus bermakna? Apa yang perlu diperbaiki dari mekanisme permainan?
  • Sejauh mana murid mampu menguraikan gagasan dan pendapat mereka tentang self-care dalam bahasa Inggris? Apakah scaffolding yang diberikan sudah memadai?
  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang cukup untuk berbicara dan mempertahankan argumen mereka? Bagaimana cara memastikan partisipasi yang lebih merata di pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diterapkan sudah efektif menjangkau murid dengan kemampuan berbeda? Apa penyesuaian yang perlu dilakukan?
  • Bagaimana kualitas umpan balik yang saya berikan kepada murid selama kegiatan berbicara? Apakah umpan balik tersebut membantu mereka berkembang tanpa menghambat kepercayaan diri mereka?

Refleksi Murid:

  • What new self-care activity did you learn today that you want to try? Why does it interest you?
  • How confident did you feel when expressing your opinion in English today? What made it easy or difficult for you?
  • Did you agree with your classmates' opinions about self-care? If not, how did you respond to their arguments?
  • How do you think practicing self-care can help you become a better student and a better person in your community?
  • What is one thing you will do differently after today's lesson to take better care of your physical or mental health?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Bahasa Inggris 'Work in Progress' untuk SMA/SMK/MA Kelas X (Kemdikbudristek) — Chapter 3: Sports and Health, Task 4 dan Task 5
  2. Buku Panduan Guru: Bahasa Inggris 'Work in Progress' untuk SMA/SMK/MA Kelas X (Kemdikbudristek) — panduan Task 4 Bagian A dan B
  3. Papan Bingo (4x4 kotak) — dicetak oleh guru atau digambar murid di buku/kertas
  4. Daftar kegiatan self-care yang disiapkan guru (disesuaikan dengan konteks lokal dan kearifan budaya setempat)
  5. Lembar scaffolding kosakata self-care (untuk murid yang membutuhkan dukungan tambahan)
  6. Papan tulis atau layar proyektor untuk menampilkan contoh kegiatan self-care dan ungkapan bahasa Inggris
  7. Lembar observasi/checklist penilaian proses untuk guru
  8. Kertas exit ticket untuk asesmen akhir
  9. Naskah Akademik Pembelajaran Mendalam 2025 (Kemdikbudristek) — sebagai acuan prinsip pedagogis

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.