Modul AjarPertemuan 6Bab 2Fase ESemester 1

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10: Merencanakan Penulisan Teks Recount tentang Pengalaman Menonton Acara Olahraga

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 10 dengan topik "Merencanakan Penulisan Teks Recount tentang Pengalaman Menonton Acara Olahraga". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10: Merencanakan Penulisan Teks Recount tentang Pengalaman Menonton Acara Olahraga

Bahasa Inggris - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Merencanakan Penulisan Teks Recount tentang Pengalaman Menonton Acara Olahraga

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMerencanakan Penulisan Teks Recount tentang Pengalaman Menonton Acara Olahraga
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan think and plan, murid dapat merancang kerangka teks recount tulis tentang pengalaman menonton acara atau pertandingan olahraga dengan memperhatikan konteks, tujuan penulisan, dan struktur teks yang tepat.
  2. Melalui kegiatan perancangan teks, murid dapat mengidentifikasi dan memilih unsur kebahasaan yang sesuai (kosakata, pola kalimat lampau) untuk digunakan dalam teks recount tentang acara olahraga.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa pengalaman paling seru saat kamu menonton pertandingan olahraga secara langsung atau melalui layar?
  2. Apa yang ingin kamu tonjolkan dari pengalaman itu agar orang lain bisa ikut merasakan keseruannya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru memberi salam, mengajak berdoa, dan mengecek kehadiran murid untuk memulai pembelajaran dengan khidmat.
  • Guru melakukan apersepsi dengan mengingatkan murid tentang materi sebelumnya tentang pengalaman menonton olahraga (task 5: berbicara) dan tujuan pembelajaran hari ini.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: merancang kerangka teks recount tentang pengalaman menonton acara olahraga.
  • Asesmen Awal (Diagnostik): Guru melontarkan pertanyaan lisan mengenai pemahaman murid tentang teks recount, misalnya: ‘Apa yang kalian tahu tentang recount text? Apa saja bagian-bagiannya? Kata kerja apa yang biasa digunakan?’ untuk memetakan pengetahuan awal mereka.
  • Guru menampilkan pertanyaan pemantik dan mengajak murid berbagi pengalaman singkat untuk membangun minat.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan satu contoh teks recount pendek tentang pengalaman menonton pertandingan olahraga (diambil dari buku siswa atau sumber lain).
  • Murid membaca teks secara mindful (dengan kesadaran penuh) untuk memahami isi, tujuan penulisan, dan struktur teks (orientation, events, reorientation).
  • Dalam kelompok kecil, murid mendiskusikan dan mengidentifikasi struktur teks dan unsur kebahasaan yang menonjol (penggunaan simple past tense, kata keterangan waktu, kata penghubung urutan).
  • Setiap kelompok menuliskan hasil identifikasi pada lembar kerja, lalu perwakilan kelompok menyampaikan secara singkat. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan tabel perencanaan teks recount (sama dengan Task 6 Think and Plan dari Buku Siswa) yang memandu murid merinci: jenis acara olahraga, waktu, lokasi, alasan memilih menonton, suasana, dan detil kejadian.
  • Murid secara mandiri mengisi tabel tersebut berdasarkan pengalaman pribadi mereka. Guru memotivasi murid untuk memilih pengalaman yang paling berkesan agar proses menulis menyenangkan.
  • Sambil mengisi, murid diminta menandai dan mencatat kosakata kunci serta setidaknya 5 kata kerja bentuk lampau yang akan digunakan.
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan individual, membantu murid yang kesulitan merumuskan ide atau memilih struktur kalimat. Bagi murid yang cepat, guru menantang mereka untuk mengembangkan kerangka lebih rinci atau mengintegrasikan ungkapan emosi.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengecek kembali kerangka yang telah dibuat: apakah semua bagian struktur recount sudah ada? Apakah kalimat-kalimatnya menggunakan kata kerja lampau yang tepat?
  • Secara berpasangan, murid saling menukar kerangka dan memberikan komentar/saran sederhana (peer feedback) dengan penuh tanggung jawab.
  • Beberapa murid diminta membagikan refleksi: apa yang mudah dan sulit saat merencanakan teks, serta apa yang akan mereka perbaiki.
  • Guru memberikan umpan balik singkat kepada beberapa kerangka sebagai contoh dan mengapresiasi upaya murid.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan langkah-langkah merencanakan teks recount dan pentingnya perencanaan sebelum menulis.
  • Asesmen Akhir (Sumatif): Murid mengumpulkan kerangka teks recount yang telah dibuat kepada guru sebagai bukti capaian tujuan pembelajaran. Guru mengumpulkan sebagai dasar penilaian menggunakan rubrik.
  • Guru menyampaikan refleksi akhir: menanyakan perasaan murid setelah merancang kerangka (misal: ‘Apakah kalian sekarang lebih percaya diri untuk menulis?’).
  • Guru memberikan informasi kegiatan selanjutnya yaitu mengembangkan kerangka menjadi draf teks recount utuh pada pertemuan berikutnya.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan dua contoh teks recount dengan tingkat kerumitan berbeda (satu sederhana, satu lebih kaya kosakata) untuk diidentifikasi.
  • Proses: Murid dapat memilih bekerja mandiri atau berpasangan saat mengisi tabel perencanaan; diberikan panduan pertanyaan tambahan atau sentence starters bagi yang memerlukan.
  • Produk: Murid diperbolehkan menyajikan kerangka dalam bentuk graphic organizer (peta pikiran) atau tabel isian yang sudah disediakan, sesuai kenyamanan.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengetahuan awal murid mengenai definisi, struktur, dan ciri bahasa teks recount, serta contoh pengalaman menonton olahraga yang mereka ingat.

Proses:

  • Lembar kerja identifikasi struktur teks dan unsur kebahasaan (diskusi kelompok) dinilai dengan ceklis observasi.
  • Tabel perencanaan teks recount (incomplete) dinilai formatif dengan memberi masukan langsung saat guru berkeliling.

Akhir:

  • Kerangka teks recount yang sudah lengkap di meja guru; dinilai menggunakan rubrik dengan empat aspek: kelengkapan struktur, detail peristiwa, ketepatan unsur kebahasaan, dan kesesuaian konteks.

Formatif:

  • Observasi saat diskusi identifikasi struktur dan unsur kebahasaan teks recount.
  • Pengecekan tabel perencanaan dan catatan kosakata yang dibuat murid di tengah proses.

Sumatif:

  • Penilaian kerangka teks recount yang dikumpulkan akhir pertemuan menggunakan rubrik.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan struktur teks recount (orientation, events, reorientation)Murid belum mampu menyusun atau hanya menuliskan satu bagian struktur tanpa urutan jelas.Murid sudah mencantumkan minimal dua bagian struktur namun urutannya masih kurang logis.Murid dapat menyusun ketiga bagian struktur dengan urutan yang benar, meskipun bagian events masih sangat singkat.Murid menyusun seluruh bagian struktur dengan runut dan proporsional, events dijabarkan secara kronologis.
Kelengkapan detail peristiwa olahraga (what, when, where, who, why, how)Hanya menyebutkan satu atau dua elemen, cerita sangat minim.Menyertakan 3-4 elemen namun detail masih kabur atau tidak spesifik.Menyertakan 5 elemen dengan deskripsi yang cukup jelas dan spesifik.Menyertakan seluruh elemen (what, when, where, who, why, how) dengan penjelasan yang hidup dan menggambarkan suasana.
Pemilihan dan penggunaan unsur kebahasaan (past tense, kosakata terkait olahraga, kata penghubung waktu)Belum menggunakan kata kerja lampau, kosakata sangat terbatas dan tidak relevan.Sudah mencoba menggunakan beberapa kata kerja lampau namun masih banyak kesalahan; kosakata olahraga masih sedikit.Menggunakan berbagai kata kerja lampau dengan sebagian besar benar; terlihat pemilihan kosakata olahraga yang sesuai dan cukup bervariasi.Menggunakan kata kerja lampau dengan akurat, kosakata olahraga beragam, dan kata penghubung urutan waktu yang tepat untuk membangun alur.
Kesesuaian isi dengan konteks pengalaman pribadi dan tujuan penulisan (to inform or entertain)Topik tidak jelas atau tidak terkait pengalaman menonton olahraga.Topik sesuai pengalaman menonton olahraga namun tujuan penulisan (menghibur/menginformasikan) belum tampak.Topik sesuai, isi mulai mencerminkan tujuan menghibur atau menginformasikan melalui pemilihan kejadian.Topik sangat relevan, cerita mengalir secara personal dan mampu membangkitkan minat pembaca, jelas bertujuan menghibur atau memberi informasi unik.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat merancang kerangka recount dengan struktur yang benar? Bagian mana yang paling menjadi kendala?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap sudah sesuai? Apakah saya perlu menyesuaikan kegiatan di pertemuan berikutnya?
  • Bagaimana saya dapat lebih mendorong murid yang kurang percaya diri untuk berbagi pengalaman?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari membuat perencanaan teks recount yang paling membantu? Mengapa?
  • Apa tantangan terbesarmu saat memilih kata kerja lampau dan menyusun urutan peristiwa?
  • Apakah kamu sudah merasa siap untuk menulis teks recount lengkap? Apa yang akan kamu lakukan secara berbeda saat menulis nanti?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Inggris: Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X, Bab 2 (Sports Events), Task 6 halaman 40-41.
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X.
  3. Lembar kerja: tabel perencanaan teks recount (format dari Buku Siswa).
  4. Contoh teks recount tentang pengalaman menonton olahraga (tayangan slide atau cetak).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.