Modul AjarBab 2Fase ESemester 1

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Bab 2: Sports Events

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Bahasa Inggris kelas 10 untuk Bab 2 "Sports Events", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Bab 2: Sports Events

Bahasa Inggris - Kelas 10

Bab 2

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Bab 2 — Sports Events

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikBab 2 — Sports Events
Alokasi Waktu18 JP (18 x 45 menit = 810 menit)
Jumlah Pertemuan6
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 10.2.1 Menganalisis gagasan utama dan detail dalam teks lisan nonfiksi tentang acara olahraga
  2. TP 10.2.2 Menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat tentang perilaku penonton dalam acara olahraga
  3. TP 10.2.3 Menganalisis informasi tersurat dan tersirat dari teks nonfiksi tertulis tentang acara olahraga
  4. TP 10.2.4 Mengomunikasikan pengalaman menyaksikan acara olahraga secara tertulis dengan struktur teks dan unsur kebahasaan yang tepat
  5. TP 10.2.5 Mempresentasikan teks multimodal tentang acara olahraga menggunakan media cetak atau digital untuk mencapai tujuan tertentu

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan✓
Penalaran Kritis✓
Kreativitas✓
Kolaborasi✓
Kemandirian✓
Kesehatan
Komunikasi✓

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. When you listen to someone talking about a live football match, what clues help you understand what the story is mainly about?
  2. What specific details should we pay attention to when listening to an audio recount of a sports event?
  3. What makes someone a good or a bad spectator during a football match?
  4. How do you feel when spectators throw trash or shout profanities in the stadium, and how would you state your opinion about it in English?
  5. When reading about someone's experience attending a sports event, how can we differentiate what is directly stated from what is implied?
  6. Why does an author often leave certain feelings or atmosphere unsaid, requiring the reader to infer them through contextual clues?
  7. What details of a sports match (the crowd, sights, sounds, or emotions) make your written story exciting for others to read?
  8. How do time connectors and past verbs help readers follow the exact order of events in your sports experience?
  9. How can combining words and visuals (print poster or digital slides/video) make your sports event story more engaging for the audience?
  10. What specific goal do you want to achieve when presenting your sports event experience to your classmates?
  11. How can you demonstrate your ability to analyze spoken and written sports events texts accurately?
  12. How will you effectively communicate your personal sports experience and opinions using written and multimodal presentations?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Menganalisis Gagasan Utama dan Detail Teks Lisan Nonfiksi Rekaman Pertandingan Sepak Bola — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 10.2.1 Menganalisis gagasan utama dan detail dalam teks lisan nonfiksi tentang acara olahraga

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran, menyapa murid, dan mengondisikan kelas agar siap belajar (5 menit).
  • Guru memberikan asesmen diagnostik singkat: memperdengarkan rekaman lisan 2 kalimat ('Last Saturday, I went to Gelora Bung Karno Stadium to watch a football match between Indonesia and Vietnam. The stadium was packed with thousands of energetic supporters cheering loudly.') lalu meminta murid menuliskan topik utama rekaman dan satu detail tempat yang disebutkan (acuan: topik = watching a football match between Indonesia and Vietnam; detail tempat = Gelora Bung Karno Stadium) untuk memetakan kesiapan menyimak informasi lisan (10 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menganalisis gagasan utama dan detail dalam teks lisan nonfiksi tentang acara olahraga sepak bola (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan lembar daftar 5 pasang kata kontras dari transkrip rekaman pertandingan sepak bola: (1) stadium vs streaming, (2) Real Madrid vs Liverpool, (3) sandwich vs hotdog, (4) singing vs crying, (5) locker room vs rest room (10 menit).
  • Guru memutar rekaman audio monolog pengalaman menonton pertandingan sepak bola di Santiago Bernabeu: 'I had the pleasure of watching Real Madrid vs Valencia in Santiago Bernabeu stadium. The atmosphere was electric. And you may know that Real Madrid stadiums are always completely occupied with more than eighty thousand people. While the match was exciting nonetheless, I kept on chewing the hotdog I bought earlier. It was a bit chewy, but it was smooth and tasted really good. All the spectators were singing and chanting together. During the halftime break, I quickly walked to the rest room.' (10 menit).
  • Secara berkesadaran, murid menyimak kembali audio rekaman dan menandai kata yang benar-benar terdengar dari 5 pasang kata tersebut (acuan kata benar: (1) stadium, (2) Real Madrid, (3) hotdog, (4) singing, (5) rest room) (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Dalam suasana menggembirakan melalui tantangan berpasangan 'Listening Race', murid bekerja bersama rekan sebangku mencocokkan 4 kartu potongan detail fakta yang disediakan guru dengan kategori informasi yang sesuai dari rekaman lisan: Kartu 1: 'Santiago Bernabeu' -> Venue/Stadium name; Kartu 2: 'More than eighty thousand people' -> Number of spectators; Kartu 3: 'Chewy, smooth, and tasted really good' -> Description of the food/hotdog; Kartu 4: 'Electric' -> Atmosphere of the stadium (acuan: pasangan tepat sesuai 4 kategori tersebut) (25 menit).
  • Secara bermakna dan kolaboratif, murid dalam pasangan menganalisis gagasan utama dan 4 detail spesifik dari teks lisan dengan menjawab 5 pertanyaan pemahaman: (1) What is the main idea of the spoken recording? (acuan: The speaker's personal experience of watching a live football match of Real Madrid at Santiago Bernabeu stadium), (2) Where did the speaker watch the match? (acuan: Santiago Bernabeu stadium), (3) How many people were there in the stadium? (acuan: More than 80,000 / eighty thousand people), (4) What food did the speaker chew during the exciting match? (acuan: Hotdog), (5) In the sentence 'It was a bit chewy, but it was smooth and tasted really good', what does the word 'it' refer to? (acuan: The hotdog) (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Secara berkesadaran, murid bersama guru memeriksa ketepatan analisis gagasan utama dan detail dengan memverifikasi bukti kalimat langsung dari rekaman lisan (15 menit).
  • Murid mengevaluasi kemandirian dan strategi menyimak yang mereka gunakan dalam membedakan gagasan umum dari rincian detail spesifik pada teks lisan (10 menit).

Penutup:

  • Guru memfasilitasi murid menyimpulkan strategi mendengarkan untuk menemukan gagasan utama dan informasi rinci dalam teks lisan nonfiksi (10 menit).
  • Guru memberikan cek pemahaman akhir secara tertulis singkat: murid mendengarkan satu kalimat lisan baru ('During the final whistle, the referee awarded a penalty kick to the home team') dan menuliskan siapa yang memberikan tendangan penalti (acuan: the referee) (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang memerlukan bimbingan disediakan teks rumpang dengan kata kunci terpandu saat menyimak audio; bagi murid mahir disediakan rekaman dengan laju bicara normal tanpa jeda tambahan.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan diperdengarkan rekaman sebanyak 3 kali per bagian; murid yang cepat diperdengarkan 1-2 kali dan langsung menganalisis detail rujukan kata.
  • Produk: Semua murid menganalisis gagasan utama dan detail dari teks lisan yang sama melalui lembar analisis terstruktur.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes menyimak singkat: Murid menyimak rekaman audio 2 kalimat ('Last Saturday, I went to Gelora Bung Karno Stadium to watch a football match between Indonesia and Vietnam. The stadium was packed with thousands of energetic supporters cheering loudly.') dan menuliskan topik utama serta 1 detail tempat. Kriteria penilaian: Tepat menentukan topik (acuan: watching a football match between Indonesia and Vietnam) dan tempat (acuan: Gelora Bung Karno Stadium).

Proses:

  • Tugas Menyimak 1 (Kata Target): Memilih 5 kata yang muncul dalam rekaman audio Santiago Bernabeu dari 5 pasang kata kontras. Acuan kunci: (1) stadium, (2) Real Madrid, (3) hotdog, (4) singing, (5) rest room.
  • Tugas Menyimak 2 (Tantangan Pasangan): Menjodohkan 4 kartu rincian informasi dengan kategorinya. Kunci: (1) Santiago Bernabeu -> Venue/Stadium name, (2) More than eighty thousand people -> Number of spectators, (3) Chewy, smooth, and tasted really good -> Description of the food/hotdog, (4) Electric -> Atmosphere of the stadium.
  • Tugas Menyimak 3 (Analisis Gagasan Utama & Detail): Menjawab 5 pertanyaan pemahaman teks lisan nonfiksi. Acuan kunci: (1) The speaker's experience of watching a live football match at Santiago Bernabeu stadium; (2) Santiago Bernabeu stadium; (3) More than 80,000 / eighty thousand people; (4) Hotdog; (5) The hotdog.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman penutup: Murid menyimak 1 kalimat lisan ('During the final whistle, the referee awarded a penalty kick to the home team') dan menjawab pertanyaan 'Who awarded the penalty kick?'. Kriteria penerimaan: jawaban tepat menunjuk 'the referee'.

Formatif:

  • Asesmen diagnostik menyimak 2 kalimat lisan di awal pembelajaran
  • Pemeriksaan ketepatan pemilihan 5 kata target yang terdengar dari rekaman lisan
  • Penilaian lembar kerja berpasangan: analisis gagasan utama dan 4 detail spesifik rekaman pertandingan sepak bola
  • Cek pemahaman akhir menyimak 1 kalimat penutup

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menganalisis Gagasan Utama Teks LisanBelum mampu menentukan gagasan utama dari teks lisan rekaman pertandingan sepak bola.Mampu menentukan topik umum teks lisan namun belum mencakup esensi peristiwa secara utuh (hanya menyebut menonton bola tanpa konteks pertandingan/stadion).Mampu menganalisis gagasan utama teks lisan dengan tepat sesuai acuan (pengalaman menonton pertandingan sepak bola Real Madrid di Stadion Santiago Bernabeu) dengan sedikit bimbingan.Mampu menganalisis gagasan utama teks lisan dengan tepat, mandiri, dan komprehensif sesuai acuan.
Menganalisis Detail Teks LisanMenjawab dengan tepat 0-1 dari 4 pertanyaan detail informasi faktual (tempat, jumlah penonton, makanan, rujukan kata) dari teks lisan.Menjawab dengan tepat 2 dari 4 pertanyaan detail informasi faktual teks lisan sesuai kunci acuan.Menjawab dengan tepat 3 dari 4 pertanyaan detail informasi faktual teks lisan sesuai kunci acuan.Menjawab dengan tepat seluruh 4 pertanyaan detail informasi faktual teks lisan secara mandiri sesuai kunci acuan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah pemutaran audio dengan kecepatan normal dapat dipahami dengan baik oleh sebagian besar murid saat menganalisis gagasan utama?
  • Langkah scaffolding apa yang paling efektif membantu murid menemukan informasi detail dan kata rujukan dari teks lisan?

Murid:

  • Bagian mana dari rekaman audio yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu tangkap informasinya?
  • Strategi apa yang membantumu menemukan gagasan utama dan informasi detail saat mendengarkan rekaman pertandingan olahraga tadi?

Pertemuan 2 — Menggunakan Bahasa Inggris untuk Mengungkapkan Pendapat tentang Perilaku dan Etika Penonton Acara Olahraga — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 10.2.2 Menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat tentang perilaku penonton dalam acara olahraga

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas, mengecek kehadiran, dan mengondisikan kesiapan belajar murid (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen diagnostik singkat lisan: guru menunjukkan kartu bertuliskan 'Littering in the stadium' dan meminta 2-3 murid memberikan contoh satu frasa ungkapan pendapat sederhana dalam bahasa Inggris (acuan respons yang diharapkan: menggunakan frasa opini seperti 'I think...', 'In my opinion...', atau 'I believe that is bad') untuk memetakan kesiapan awal (10 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat tentang perilaku dan etika penonton dalam acara olahraga (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Murid menyimak penjelasan guru dan memodelkan ungkapan memberi pendapat (stating opinion: 'In my opinion, ...', 'I think that ...', 'I believe ...') serta daftar 6 perilaku penonton olahraga dari Task 1 Bagian C: (1) Do not litter, (2) No profanity, (3) Stand for the National Anthem, (4) Congratulate the winning team, (5) Mind your manners, dan (6) Avoid continuous extra loud yelling (15 menit).
  • Secara berpasangan, murid mencocokkan situasi perilaku penonton dengan ungkapan persetujuan/pendapat yang tepat melalui latihan terpandu (15 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Dalam aktivitas joyful 'Opinion Speed Match Challenge', murid secara berpasangan mengambil 1 dari 4 kartu skenario perilaku penonton yang disiapkan guru: Kartu 1: 'Spectators throwing plastic bottles onto the pitch'; Kartu 2: 'Supporters singing the National Anthem with respect'; Kartu 3: 'A fan shouting abusive words to the referee'; Kartu 4: 'Fans cleaning up trash in their seating area after the game'. Setiap murid berlomba mengungkapkan pendapatnya secara lisan menggunakan frasa opini bahasa Inggris dalam waktu 60 detik (25 menit).
  • Secara mandiri, setiap murid memilih 2 perilaku penonton (1 positif dan 1 negatif) dari daftar materi dan mengungkapkan pendapat lisannya di hadapan guru atau pasangannya dengan format terstruktur: frasa opini + perilaku penonton + alasan singkat berbahasa Inggris (contoh acuan: 'I think spectators must not throw trash because it ruins the stadium') (35 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru mereview ungkapan-ungkapan pendapat yang telah digunakan dan mencatat variasi frasa opini baru yang berhasil dipraktikkan (15 menit).

Penutup:

  • Murid menjawab cek pemahaman lisan penutup berupa 'Exit Ticket' lisan: melengkapi kalimat rumpang 'In my opinion, a good spectator should...' dengan etika penonton yang tepat (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap penggunaan ungkapan pendapat murid serta menginfokan materi pertemuan berikutnya (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan sentence frames (pola kalimat rumpang: 'In my opinion, [behavior] is [adjective] because...') bagi murid yang membutuhkan scaffolding, dan daftar kata sifat lanjutan (e.g., 'disrespectful', 'sportsmanlike') bagi murid cepat.
  • Proses: Murid yang masih ragu berlatih berpasangan dengan bimbingan langsung guru, sedangkan murid yang sudah lancar langsung melakukan simulasi pemberian argumen opini spontan.
  • Produk: Tuntutan lisan disesuaikan pada elaborasi alasan: minimal 1 kalimat alasan sederhana bagi murid reguler/lambat, dan 2 atau lebih alasan pendukung bagi murid yang lebih mahir.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab diagnostik lisan: Guru menunjukkan kartu bertuliskan 'Littering in the stadium' dan meminta murid merespons dengan satu kalimat opini lisan. Kriteria kesiapan: Murid siap jika dapat menggunakan minimal satu frasa opini bahasa Inggris ('I think...', 'In my opinion...', 'I feel that...') dengan acuan respon: 'I think that littering is bad' atau 'In my opinion, spectators should not litter'.

Proses:

  • Penilaian performa lisan saat tahap Mengaplikasi menggunakan 4 kartu skenario: Kartu 1 (Throwing plastic bottles), Kartu 2 (Singing National Anthem), Kartu 3 (Shouting abusive words), Kartu 4 (Cleaning up trash). Guru mencatat ketepatan penggunaan frasa opini ('I think...', 'In my opinion...', 'I believe...') dan kesesuaian pendapat terhadap konteks perilaku penonton.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan akhir (Exit Ticket): Setiap murid melengkapi secara lisan kalimat: 'In my opinion, a good spectator should [action]'. Acuan jawaban benar: memuat minimal salah satu dari etika penonton yang dipelajari, yaitu: (1) stand for the National Anthem, (2) keep comments positive, (3) mind their manners, (4) congratulate the winning team, atau (5) not litter.

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja berbicara (speaking performance) mengungkapkan pendapat tentang perilaku penonton acara olahraga menggunakan lembar pengamatan.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penggunaan frasa ungkapan pendapat bahasa Inggris tentang perilaku penontonBelum mampu menggunakan frasa ungkapan pendapat bahasa Inggris (I think, In my opinion, I believe) tentang perilaku penonton, atau masih menggunakan bahasa Indonesia sepenuhnya.Menggunakan 1 frasa ungkapan pendapat bahasa Inggris tentang perilaku penonton namun dengan jeda panjang dan memerlukan bantuan guru untuk menyusun kalimat.Menggunakan minimal 2 variasi frasa ungkapan pendapat bahasa Inggris tentang perilaku penonton secara mandiri dan tepat sesuai konteks skenario yang diberikan.Menggunakan lebih dari 2 variasi frasa ungkapan pendapat bahasa Inggris tentang perilaku penonton secara mandiri, lancar, tepat konteks, dan disertai alasan pendukung yang relevan.
Ketepatan konteks topik perilaku dan etika penonton olahragaPendapat yang disampaikan tidak merujuk pada perilaku atau etika penonton acara olahraga yang ada pada bahan ajar.Pendapat merujuk pada perilaku penonton namun belum membedakan secara jelas antara perilaku positif atau etika yang pantas dan perilaku negatif penonton.Pendapat secara tepat dan jelas merujuk pada perilaku penonton (baik etika positif seperti standing for the anthem/cleaning trash maupun perilaku negatif seperti profanity/throwing items).Pendapat secara sangat tepat, terperinci, dan jelas merujuk pada perbandingan perilaku penonton positif dan negatif dalam acara olahraga.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 135 menit efektif memberikan giliran berbicara bahasa Inggris kepada seluruh murid?
  • Apakah scaffolding frasa ungkapan pendapat membantu murid yang kurang percaya diri dalam berbicara?

Murid:

  • What English phrases did you learn today to express your opinion about spectators' behavior?
  • Are you confident now to express your thoughts about sports spectator etiquette in English?

Pertemuan 3 — Menganalisis Informasi Tersurat dan Tersirat dari Teks Nonfiksi Tertulis Pengalaman Menonton Acara Olahraga — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 10.2.3 Menganalisis informasi tersurat dan tersirat dari teks nonfiksi tertulis tentang acara olahraga

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan belajar murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran membaca teks nonfiksi tentang acara olahraga untuk menemukan informasi tersurat dan tersirat (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen diagnostik singkat: murid membaca satu paragraf stimulus singkat 'The final whistle blew. John sat motionless in the stand, staring blankly at the scoreboard showing 0-3 while his team's supporters quietly rolled up their flags' lalu menjawab 2 pertanyaan pemetaan kesiapan: (1) Tersurat: Berapa skor akhir pertandingan? (acuan: 0-3) dan (2) Tersirat: Bagaimana perasaan tim John dan suporternya? (acuan: kecewa/sedih karena kalah, dibuktikan dengan John terdiam menatap kosong dan suporter menggulung bendera) (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid membaca teks nonfiksi recount berjudul 'A Memorable Football Match' (diadaptasi dari materi Unit 2: 'The sporting event that I would like to talk about was a national club football tournament in my country that takes place every year. The stadium was packed with thousands of roaring fans wearing red and blue. When the game actually started, all the supporters of both teams were screaming and encouraging their respective teams as if they were bound to win. As a supporter, I also wanted my team to win at all costs. Anyway, both teams were playing very rough and tough football that led to some unwanted fouls and some unfortunate fistfights. In the 85th minute, our striker broke through the scoreless deadlock, sending our side of the terrace into total madness until the final whistle') (15 menit).
  • Guru memodelkan cara membedakan informasi tersurat (explicit) yang tertulis langsung pada teks dengan informasi tersirat (implicit) yang membutuhkan inferensi logis berbasis petunjuk teks (text clues + prior knowledge) serta strategi merujuk pronomina kata ganti (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Tantangan Berpasangan (Game 'Clue Detective'): Murid berpasangan memainkan kuis berpacu cepat untuk mencocokkan 4 petunjuk frasa teks dengan makna tersirat yang tepat: (1) 'screaming and encouraging as if they were bound to win' -> 'pemberian dukungan yang sangat optimis dan penuh semangat'; (2) 'rough and tough football that led to fistfights' -> 'tensi pertandingan fisik yang memanas tak terkendali'; (3) 'scoreless deadlock' -> 'kondisi kedua tim sama kuat dan sulit mencetak gol hingga menit akhir'; (4) 'sending our side into total madness' -> 'luapan kegembiraan dan euforia suporter yang luar biasa' (acuan pasangan: 1-dukungan optimis, 2-tensi memanas, 3-sulit mencetak gol, 4-euforia suporter luar biasa) (25 menit).
  • Murid secara mandiri menganalisis teks 'A Memorable Football Match' dengan menjawab 4 butir soal analisis tersurat dan tersirat pada lembar kerja: (1) Tersurat: Peristiwa apa yang disaksikan penulis dan kapan gol penentu tercipta? (acuan: turnamen sepak bola antarklub nasional tahunan; gol penentu tercipta pada menit ke-85); (2) Tersurat: Rujukan kata 'their' pada kalimat 'all the supporters of both teams were screaming and encouraging their respective teams' merujuk kepada? (acuan: both teams / kedua tim sepak bola yang bertanding); (3) Tersirat: Mengapa terjadi perkelahian (fistfights) antarpemain di lapangan meskipun pertandingan bertujuan olahraga? (acuan: tekanan tinggi kedua tim untuk menang dengan segala cara / gaya permainan yang terlalu kasar dan pelanggaran berulang); (4) Tersirat: Bagaimana sikap dan suasana hati penulis di akhir pertandingan? (acuan: sangat gembira, lega, dan bangga karena timnya berhasil memecah kebuntuan dan menang) (30 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru mendiskusikan hasil analisis teks dan memvalidasi bukti tekstual yang digunakan untuk menarik kesimpulan tersurat maupun tersirat (15 menit).
  • Murid melakukan evaluasi mandiri terhadap strategi membaca yang digunakannya: mencatat apakah mereka lebih mudah menemukan bukti tersurat atau menyimpulkan makna tersirat (10 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan kembali perbedaan analisis fakta tersurat (explicit) dan penarikan kesimpulan tersirat (implicit) dari teks bacaan acara olahraga (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik menyeluruh terhadap kemampuan analisis teks murid dan menutup pertemuan dengan doa serta salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan teks bacaan dengan penandaan baris kalimat (line numbers) dan kata kunci bertanda tebal. Murid yang mahir diberikan teks bacaan lengkap tanpa penandaan khusus.
  • Proses: Murid yang masih kesulitan dipandu dengan pertanyaan penuntun (scaffolding prompts) untuk menemukan letak informasi. Murid yang mahir bekerja mandiri merumuskan bukti inferensi teks.
  • Produk: Semua murid menyelesaikan 4 butir analisis pemahaman yang sama dengan kriteria ketepatan analisis tersurat dan tersirat yang setara.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik pemahaman teks nonfiksi singkat: Murid membaca stimulus 'The final whistle blew. John sat motionless in the stand, staring blankly at the scoreboard showing 0-3 while his team's supporters quietly rolled up their flags' lalu menjawab 2 pertanyaan: (1) Tersurat: Berapa skor akhir pertandingan? (acuan: 0-3); (2) Tersirat: Bagaimana suasana hati John dan suporter pendukungnya? (acuan: sangat kecewa/sedih karena timnya kalah telak).

Proses:

  • Kuis pasangan 'Clue Detective': Memasangkan 4 kutipan frasa teks dengan makna tersirat (acuan kunci: 1. 'screaming and encouraging as if they were bound to win' -> pemberian dukungan yang sangat optimis dan penuh semangat; 2. 'rough and tough football that led to fistfights' -> tensi pertandingan fisik yang memanas tak terkendali; 3. 'scoreless deadlock' -> kondisi kedua tim sama kuat dan sulit mencetak gol hingga menit akhir; 4. 'sending our side into total madness' -> luapan kegembiraan dan euforia suporter yang luar biasa).
  • Lembar Kerja Analisis Mandiri Teks 'A Memorable Football Match' (4 butir): (1) Tersurat fakta: Turnamen sepak bola antarklub nasional tahunan dan gol di menit ke-85; (2) Tersurat rujukan kata: 'their' merujuk ke 'both teams'; (3) Tersirat sebab: Tekanan menang dengan segala cara serta permainan kasar yang memicu emosi; (4) Tersirat emosi/suasana: Penulis merasa sangat puas/gembira/lega karena timnya menang setelah ketegangan panjang.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman mandiri di akhir pertemuan: Murid menganalisis 1 kalimat penutup: 'I left the stadium with hoarse vocal cords but an enormous grin on my face.' lalu menuliskan: (1) Fakta tersurat kondisi fisik penulis (acuan: pita suara serak/tenggorokan sakit); (2) Fakta tersirat penyebab kondisi tersebut (acuan: penulis terlalu banyak berteriak bersorak mendukung timnya sepanjang pertandingan).

Formatif:

  • Asesmen diagnostik membaca singkat pada pendahuluan untuk memetakan pemahaman awal fakta tersurat vs tersirat.
  • Tantangan berpasangan kuis 'Clue Detective' mencocokkan frasa teks dengan inferensi makna tersirat.
  • Lembar kerja analisis 4 butir informasi tersurat dan tersirat teks nonfiksi acara olahraga.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menganalisis Informasi Tersurat Teks Nonfiksi Acara OlahragaBelum mampu menemukan informasi tersurat dan rujukan kata dari teks (0 dari 2 butir benar sesuai acuan).Mampu menemukan 1 dari 2 butir informasi tersurat dan rujukan kata sesuai acuan kunci.Mampu menemukan kedua butir (2 dari 2) informasi tersurat dan rujukan kata dengan tepat sesuai acuan kunci secara mandiri.Mampu menemukan kedua butir (2 dari 2) informasi tersurat dan rujukan kata dengan tepat sesuai acuan kunci serta mampu menunjukkan letak kalimat buktinya pada paragraf secara tepat tanpa kesalahan.
Menganalisis Informasi Tersirat Teks Nonfiksi Acara OlahragaBelum mampu menyimpulkan informasi tersirat atau inferensi makna dari teks bacaan (0 dari 2 butir benar sesuai acuan).Mampu menyimpulkan 1 dari 2 butir informasi tersirat dari teks bacaan sesuai acuan kriteria penafsiran logis.Mampu menyimpulkan kedua butir (2 dari 2) informasi tersirat dari teks bacaan sesuai acuan kriteria penafsiran logis secara mandiri.Mampu menyimpulkan kedua butir (2 dari 2) informasi tersirat secara utuh dan tepat disertai pengutipan petunjuk kontekstual (context clues) pendukung inferensi secara akurat.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 135 menit mencukupi bagi murid untuk berlatih membedakan informasi tersurat dan tersirat?
  • Bagian mana dari strategi penarikan inferensi atau rujukan kata yang masih menjadi kendala terbesar bagi murid?

Murid:

  • Langkah apa yang paling membantumu saat menebak maksud tersirat dari sebuah kalimat dalam teks recount acara olahraga?
  • Bagaimana kamu membedakan antara fakta yang benar-benar tertulis langsung (tersurat) dan kesimpulan yang kamu tarik sendiri (tersirat)?

Pertemuan 4 — Mengomunikasikan Pengalaman Menyaksikan Acara Olahraga secara Tertulis dengan Struktur Teks dan Unsur Kebahasaan yang Tepat — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 10.2.4 Mengomunikasikan pengalaman menyaksikan acara olahraga secara tertulis dengan struktur teks dan unsur kebahasaan yang tepat

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, memeriksa kehadiran, dan mengondisikan kesiapan belajar (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: mengomunikasikan pengalaman menyaksikan acara olahraga secara tertulis dengan struktur teks personal recount dan unsur kebahasaan (simple past tense dan time connectors) yang tepat (2 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen diagnostik singkat: murid melengkapi 3 kalimat rumpang dengan bentuk kata kerja past tense yang tepat pada papan tulis/lembar tulis: (1) Last month, I ___ (watch) an exciting basketball final match at school; (2) The supporters ___ (cheer) loudly when the team scored; (3) We ___ (feel) very proud of the victory. Guru memeriksa langsung (acuan jawaban: 1. watched; 2. cheered; 3. felt) (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mencermati contoh teks personal recount 'Watching a High School Badminton Final' dan mengidentifikasi struktur teks: Orientation (pengenalan acara, waktu, tempat, dan pendamping), Record of Events (rincian kejadian berurutan beserta panca indra: apa yang dilihat/didengar), dan Reorientation (kesan/perasaan akhir) (15 menit).
  • Tantangan Berpasangan 'Grammar and Connectors Rally': Secara berpasangan, murid berlomba membetulkan 4 kalimat acak bertema sepak bola agar berurutan logis menggunakan time connectors yang disediakan ('First', 'Next', 'Then', 'Finally') dan mengubah kata kerja dasar menjadi past tense: (1) [buy tickets / first] -> 'First, we bought the tickets at the entrance'; (2) [find seats / next] -> 'Next, we found our seats in the tribune'; (3) [sing chants / then] -> 'Then, the crowd sang chants loudly'; (4) [celebrate victory / finally] -> 'Finally, we celebrated our team's victory' (acuan kunci: urutan konektor First-Next-Then-Finally dan perubahan kata kerja bought, found, sang, celebrated). Pasangan tercepat dan tepat mendapatkan apresiasi kelas (15 menit).

Mengaplikasi (Berkesadaran):

  • Murid menyiapkan catatan perencana (guiding table) yang memuat rincian: nama acara olahraga, waktu, lokasi, teman menonton, kronologi peristiwa (apa yang terjadi di awal, tengah, dan akhir), serta kesan emosional (10 menit).
  • Murid secara mandiri menyusun draf tulisan personal recount pengalaman menyaksikan acara olahraga (nyata atau tayangan langsung) minimal 3 paragraf (Orientation, Events, Reorientation) dengan menerapkan simple past tense dan time connectors secara tepat (45 menit).
  • Murid memeriksa draf tulisan sendiri menggunakan daftar periksa mandiri (self-check list) untuk memastikan kelengkapan struktur (Orientation, Events, Reorientation) dan ketepatan unsur kebahasaan (past tense verbs dan time connectors) (10 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid melakukan peer-editing berpasangan: membaca tulisan pasangan dan memberi tanda centang/masukan tertulis pada lembar periksa terkait ketepatan struktur teks (3 bagian) dan ketepatan bentuk kata kerja lampau (15 menit).
  • Murid membaca masukan dari pasangannya dan menuliskan perbaikan akhir pada kata kerja atau kata penghubung yang masih keliru (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan komponen penting dalam menyusun recount text pengalaman olahraga: runtutan peristiwa lampau dan penggunaan kata kerja bentuk kedua serta kata hubung urutan waktu (3 menit).
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap draf tulisan yang dihasilkan kelas serta mengumpulkan lembar draf tulisan murid untuk asesmen formatif (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan disediakan lembar panduan kerangka tulisan (writing frame) berisi kalimat pembuka rumpang per paragraf; murid yang mahir menulis tanpa kalimat bantuan dan menggunakan variasi kata kerja serta detail sensoris yang lebih luas.
  • Proses: Murid yang masih kesulitan mengubah kata kerja past tense dibimbing langsung oleh guru pada saat tahap drafting; murid yang mandiri langsung menyusun draf secara penuh.
  • Produk: Teks recount minimal memuat 3 paragraf terstruktur; murid dengan kecepatan lebih tinggi dapat menambahkan rincian peristiwa multi-ronde atau ekspresi panca indra tambahan.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes tertulis singkat mengisi 3 kalimat rumpang dengan kata kerja simple past tense di awal sesi: (1) Last month, I ___ (watch) an exciting basketball final match at school; (2) The supporters ___ (cheer) loudly when the team scored; (3) We ___ (feel) very proud of the victory. Kunci jawaban: 1. watched; 2. cheered; 3. felt. Kriteria: Mengetahui kesiapan murid dalam menggunakan bentuk past tense sebelum menulis.

Proses:

  • Pemeriksaan latihan berpasangan 'Grammar and Connectors Rally' dengan 4 kalimat acak (acuan kunci: kalimat 1 menggunakan First + bought; kalimat 2 menggunakan Next + found; kalimat 3 menggunakan Then + sang; kalimat 4 menggunakan Finally + celebrated).
  • Pemantauan proses penulisan draf personal recount mandiri menggunakan lembar cek mandiri dan umpan balik teman sejawat (peer review) yang memeriksa kelengkapan struktur (Orientation, Events, Reorientation) dan penggunaan past verbs.

Akhir Pertemuan:

  • Penilaian produk draf teks tertulis pengalaman menyaksikan acara olahraga dengan kriteria ketercapaian: memuat judul, memuat Orientation (acara, waktu, tempat), memuat minimal 1 paragraf Events dengan minimal 3 kalimat past tense berurutan memakai time connectors, serta Reorientation (kesan/perasaan akhir).

Formatif:

  • Pemeriksaan diagnostik 3 kata kerja lampau di awal pembelajaran.
  • Observasi ketepatan pengerjaan tantangan berpasangan 'Grammar and Connectors Rally'.
  • Pemeriksaan draf tulisan personal recount pengalaman acara olahraga berdasarkan rubrik struktur teks dan unsur kebahasaan.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Struktur Teks Personal RecountHanya memuat 1 bagian struktur teks (misalnya hanya menceritakan peristiwa acak tanpa orientasi dan penutup).Memuat 2 bagian struktur teks (misalnya memuat Orientation dan Events, namun belum menyertakan Reorientation).Memuat 3 bagian struktur teks secara lengkap: Orientation (acara, waktu, tempat), Events (kejadian berurutan), dan Reorientation (kesan akhir).Memuat 3 bagian struktur teks secara lengkap dan rinci dengan transisi alur yang sangat runtut dan jelas antarparagraf secara mandiri.
Unsur Kebahasaan (Simple Past Tense)Hampir seluruh kalimat (kurang dari 2 kalimat benar) masih menggunakan kata kerja bentuk dasar (present tense).Menggunakan kata kerja bentuk past tense dengan benar pada 2-3 kalimat, namun masih terdapat banyak kekeliruan bentuk kata kerja.Menggunakan kata kerja bentuk past tense secara konsisten dan tepat pada sebagian besar kalimat (minimal 4-5 kalimat past tense tepat).Menggunakan kata kerja bentuk past tense (regular dan irregular verbs) secara tepat dan konsisten di seluruh kalimat dalam teks tanpa kekeliruan.
Unsur Kebahasaan (Time Connectors)Tidak menggunakan kata penghubung urutan waktu (time connectors) dalam merangkai peristiwa.Hanya menggunakan 1 kata penghubung urutan waktu secara tepat dalam merangkai peristiwa.Menggunakan minimal 2-3 kata penghubung urutan waktu (seperti first, next, then, after that, finally) secara tepat untuk menunjukkan urutan peristiwa.Menggunakan 4 atau lebih variasi kata penghubung urutan waktu secara tepat dan logis sehingga kronologi peristiwa tersaji sangat jelas.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 45 menit untuk tahap menulis mandiri (drafting) cukup bagi murid untuk menyelesaikan 3 paragraf?
  • Bagian struktur atau kebahasaan mana (Orientation, Events, Reorientation, atau kata kerja tak beraturan) yang masih menjadi kendala utama bagi sebagian besar murid?

Murid:

  • Bagian mana dari pengalaman menonton acara olahraga yang paling mudah dan paling menantang untuk saya ceritakan dalam bahasa Inggris?
  • Apakah saya sudah menggunakan bentuk kata kerja lampau (past tense) dan kata hubung waktu dengan tepat dalam tulisan saya?

Pertemuan 5 — Mempresentasikan Teks Multimodal tentang Acara Olahraga Menggunakan Media Cetak atau Digital — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 10.2.5 Mempresentasikan teks multimodal tentang acara olahraga menggunakan media cetak atau digital untuk mencapai tujuan tertentu

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, memeriksa kehadiran, dan mengondisikan kesiapan fisik serta psikis murid untuk belajar (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mempresentasikan teks multimodal tentang pengalaman acara olahraga menggunakan media cetak atau digital untuk mencapai tujuan tertentu (memberi informasi atau menghibur penonton) (5 menit).
  • Asesmen Awal: Guru menampilkan 2 contoh cuplikan presentasi teks multimodal (Cuplikan A: Teks saja tanpa gambar; Cuplikan B: Teks pengalaman dipadukan dengan foto suasana stadion dan diagram skor) lalu meminta 3 murid secara acak mengidentifikasi media multimodal mana yang lebih mendukung pencapaian tujuan presentasi beserta alasannya (acuan: Cuplikan B merupakan teks multimodal karena memadukan modalitas teks verbal dan visual untuk memperjelas suasana acara olahraga) (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mencermati pemodelan singkat guru tentang cara mempresentasikan teks multimodal acara olahraga (mengaitkan tuturan lisan dengan teks multimodal pada poster cetak atau slide/video digital untuk menyampaikan tujuan informatif/rekreatif) (15 menit).
  • Murid mengidentifikasi 3 komponen utama presentasi teks multimodal (1. Tujuan presentasi: to inform/to entertain; 2. Keselarasan narasi lisan dengan modalitas visual/cetak/digital; 3. Ketercapaian tujuan melalui media yang dipilih) secara mandiri (10 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid melakukan simulasi berpasangan (Peer Pitch Challenge): Setiap murid bergantian mempresentasikan draf teks multimodal pengalaman acara olahraga miliknya (media cetak berupa poster/infografik atau media digital berupa slide/video pendek) selama 3 menit kepada pasangan dengan aturan joyful 'Pitch & Score', di mana pasangan mencatat keselarasan narasi dan media visual yang ditampilkan (25 menit).
  • Secara bergiliran di depan kelas atau dalam forum kelompok presentasi, murid mempresentasikan teks multimodal tentang pengalaman acara olahraga secara individu menggunakan media cetak atau digital pilihan mereka untuk mencapai tujuan tertentu (to entertain/to inform) dengan alokasi waktu 4-5 menit per penampil (40 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid mengevaluasi ketercapaian tujuan presentasinya sendiri menggunakan lembar cek mandiri presentasi multimodal: apakah media cetak/digital yang digunakan berhasil memperjelas pengalaman acara olahraga kepada audiens (10 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi atas keberanian dan kreativitas seluruh murid dalam mempresentasikan teks multimodal mereka menggunakan media cetak maupun digital (5 menit).
  • Guru memfasilitasi penarikan simpulan bersama mengenai kunci keberhasilan mempresentasikan teks multimodal (keselarasan pesan dan visual pendukung) serta menginformasikan agenda pertemuan berikutnya, yaitu Asesmen Sumatif Bab 2 (10 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid bebas memilih bentuk modalitas teks: media cetak (poster gambar, infografis kertas) atau media digital (canva slide, video vlog pendek/reels).
  • Proses: Bagi murid yang masih ragu mempresentasikan, guru memberikan lembar pemandu frasa presentasi (presentation cues: 'As you can see in this picture...', 'This visual highlights...'), sedangkan murid yang mahir mempresentasikan secara mandiri tanpa kartu panduan.
  • Produk: Format media multimodal yang dipresentasikan disesuaikan dengan minat dan kesiapan perangkat murid (cetak poster atau tayangan digital).

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik identifikasi fungsi teks multimodal: Guru menyajikan dua kartu opsi media (Kartu 1: Teks narasi polos tanpa ilustrasi; Kartu 2: Teks pengalaman olahraga berpadu infografik foto pertandingan). Murid menjawab kartu mana yang merupakan teks multimodal dan fungsinya untuk audiens (acuan jawaban: Kartu 2, karena multimodal menggabungkan ragam semiotik verbal dan visual guna memperjelas dan mencapai tujuan penyampaian informasi olahraga).

Proses:

  • Pengamatan formatif saat murid melakukan unjuk kerja mempresentasikan teks multimodal acara olahraga: guru mencatat pemenuhan elemen presentasi (penggunaan media cetak/digital, kejelasan penyampaian lisan pengalaman olahraga, dan ketercapaian tujuan komunikatif kepada audiens).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman ketercapaian presentasi: Murid menuliskan 1 refleksi singkat tertulis berupa: 'My presentation goal (to inform/entertain)', media yang digunakan (print poster/digital slide/video), dan 1 bukti visual yang paling efektif menyampaikan pengalaman olahraganya kepada penonton (kriteria penerimaan: jawaban operasional menyebutkan tujuan yang jelas, jenis media yang nyata dipakai saat presentasi, dan elemen visual spesifik yang dipaparkan).

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja presentasi teks multimodal (media cetak atau digital) menggunakan rubrik ketercapaian presentasi
  • Lembar peer-check keselarasan narasi dan media multimodal pada tahap Peer Pitch Challenge

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penyajian Teks Multimodal (Media Cetak atau Digital)Mempresentasikan teks acara olahraga tanpa melibatkan atau menunjukkan media cetak/digital yang telah disiapkan.Mempresentasikan teks acara olahraga dengan menunjukkan media cetak/digital, tetapi media belum selaras dengan narasi pengalaman yang disampaikan.Mempresentasikan teks acara olahraga dengan memanfaatkan media cetak atau digital secara selaras dengan narasi pengalaman yang disampaikan.Mempresentasikan teks multimodal acara olahraga secara mandiri dan efektif, mengintegrasikan seluruh elemen media cetak/digital secara padu dengan narasi untuk memperjelas pengalaman olahraga kepada audiens.
Ketercapaian Tujuan PresentasiPenyampaian presentasi belum menunjukkan tujuan komunikasi yang dapat dikenali oleh audiens.Penyampaian presentasi menunjukkan tujuan komunikasi (menginformasikan atau menghibur), namun belum tercapai secara jelas melalui teks multimodal yang disajikan.Penyampaian presentasi berhasil mencapai tujuan komunikasi tertentu (menginformasikan atau menghibur) melalui dukungan teks multimodal secara tepat.Penyampaian presentasi mencapai tujuan komunikasi tertentu (menginformasikan atau menghibur) secara sangat meyakinkan dan konsisten melalui teks multimodal yang disajikan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah pemilihan media cetak dan digital memfasilitasi seluruh murid untuk mempresentasikan pengalaman acara olahraga mereka dengan percaya diri?
  • Bagaimana efektivitas simulasi berpasangan (Peer Pitch Challenge) dalam mempersiapkan murid mempresentasikan teks multimodal di depan kelas?

Murid:

  • Bagian mana dari media cetak atau digital yang paling membantuku menyampaikan cerita pertandingan olahraga kepada teman-teman?
  • Apakah tujuanku mempresentasikan pengalaman olahraga ini (menginformasikan atau menghibur) sudah tersampaikan dengan baik kepada pendengar?

Pertemuan 6 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 10.2.1 Menganalisis gagasan utama dan detail dalam teks lisan nonfiksi tentang acara olahraga
  • TP 10.2.2 Menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat tentang perilaku penonton dalam acara olahraga
  • TP 10.2.3 Menganalisis informasi tersurat dan tersirat dari teks nonfiksi tertulis tentang acara olahraga
  • TP 10.2.4 Mengomunikasikan pengalaman menyaksikan acara olahraga secara tertulis dengan struktur teks dan unsur kebahasaan yang tepat
  • TP 10.2.5 Mempresentasikan teks multimodal tentang acara olahraga menggunakan media cetak atau digital untuk mencapai tujuan tertentu

Pendahuluan:

  • Guru membuka sesi asesmen sumatif dengan salam, doa bersama, dan mengecek kesiapan fisik serta perlengkapan asesmen murid (alat tulis, draf teks, dan media multimodal) (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan dan tata tertib sesi asesmen sumatif terpadu yang mencakup 3 bagian: tes tertulis reseptif mandiri (listening & reading), unjuk kerja menulis teks recount mandiri, serta unjuk kerja presentasi multimodal dan pengungkapan opini kelompok (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan lembar tes tertulis reseptif (Bagian 1: Listening dan Reading Comprehension) dan menjelaskan petunjuk pengerjaan secara seksama (3 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Murid mengerjakan Tes Tertulis Serentak (Tugas 1: TP 10.2.1 & TP 10.2.3) secara mandiri selama 42 menit. Murid menyimak rekaman ulasan pertandingan sepak bola yang diputar 2 kali untuk menjawab 5 butir soal pemahaman lisan: (1) Main idea of the audio (Kunci: A thrilling comeback victory of the local school football team in the final championship match); (2) Specific score at half-time (Kunci: 0-1 trailing); (3) Turning point in second half (Kunci: Substitution of the striker and penalty kick in 75th minute); (4) Total spectators attending (Kunci: Approximately 1,200 spectators); (5) Final result (Kunci: 2-1 victory for the local team). Selanjutnya murid membaca teks nonfiksi 'Experiencing the National Athletics Championship' untuk menjawab 5 butir soal pemahaman tulis: (6) Explicit information on venue and date (Kunci: Gelora Stadium on Saturday, August 12); (7) Explicit reason writer bought tickets (Kunci: To support their childhood friend competing in the 100-meter sprint); (8) Implicit mood of the crowd before the race started (Kunci: Tense and full of anxious anticipation); (9) Implicit reason the crowd stood up at the final 20 meters (Kunci: Extreme excitement seeing a very tight finish); (10) Main takeaway/message of the text (Kunci: Passionate sports support brings unforgettable shared human emotion). Lembar jawaban langsung dikumpulkan tepat waktu (42 menit).
  • Murid mengerjakan Unjuk Kerja Menulis Serentak (Tugas 2: TP 10.2.4) secara mandiri untuk menyusun draf teks recount pengalaman menonton acara olahraga (recount text) yang memuat orientasi (latar waktu, tempat, tokoh), rangkaian peristiwa lampau (chronological events), dan reorientasi (kesan/refleksi penutup) dengan kaidah kebahasaan past tense yang tepat (acuan: minimal 3 paragraf, minimal 150 kata, menggunakan simple past verbs beraturan dan tak beraturan secara tepat) (40 menit).
  • Murid melaksanakan Unjuk Kerja Presentasi Multimodal dan Pengungkapan Opini Kelompok (Tugas 3: TP 10.2.2 & TP 10.2.5). Sebanyak 7 kelompok (masing-masing 4 murid) bergiliran menyajikan materi teks multimodal (poster/infografis cetak atau slide digital) tentang acara olahraga dan mengungkapkan pendapat tentang perilaku/etika penonton (spectators' attitude) menggunakan bahasa Inggris secara lugas dan terstruktur (alokasi 6 menit per kelompok: 4 menit presentasi dan pengungkapan opini, 2 menit transisi/klarifikasi guru; total 7 x 6 menit = 42 menit) (42 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru melakukan refleksi menyeluruh atas pelaksanaan seluruh tahapan asesmen sumatif Bab 2, mengevaluasi proses pengelolaan waktu, kejujuran akademik, serta mengidentifikasi capaian kompetensi berbahasa Inggris yang telah dibuktikan (2 menit).

Penutup:

  • Guru mengapresiasi integritas, kerja keras, dan kolaborasi murid selama rangkaian asesmen sumatif Bab 2, memberikan pengumuman jadwal tindak lanjut hasil evaluasi, serta menutup pembelajaran dengan doa penutup (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Akomodasi format materi asesmen tanpa mengubah kompetensi: penyesuaian ukuran huruf teks bacaan atau volume pemutaran audio bagi murid dengan kebutuhan aksesibilitas sensorik.
  • Proses: Pengaturan tempat duduk yang kondusif untuk tes individu dan unjuk kerja kelompok, serta penyediaan lembar petunjuk visual yang jelas selama presentasi.
  • Produk: Format media multimodal pada presentasi kelompok dapat memilih antara infografis/poster cetak atau slide presentasi digital sesuai kesiapan perangkat kelompok tanpa mengubah rubrik penilaian presentasi.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pengecekan kesiapan teknis asesmen: konfirmasi kehadiran, kesiapan naskah draf, media presentasi (digital slide/poster cetak), dan kelengkapan alat tulis murid sebelum asesmen dimulai.

Proses:

  • Pemantauan keterlibatan, kepatuhan integritas akademik, dan kepatuhan durasi waktu pengerjaan tugas mandiri maupun presentasi kelompok selama asesmen berlangsung.

Sumatif Bab:

  • Tes tertulis reseptif serentak dan unjuk kerja terpadu (menulis-mempresentasikan multimodal serta berbicara): Lembar jawaban tes mendengarkan dan membaca pemahaman, draf tulisan recount teks pengalaman menonton pertandingan olahraga beserta media visual/infografis multimodal, serta rekaman/performa lisan presentasi dan pengungkapan opini
  • tes tertulis serentak (listening and reading comprehension): lembar jawaban yang memuat identifikasi gagasan utama dan detail dari audio rekaman ulasan pertandingan olahraga serta hasil analisis informasi tersurat dan tersirat dari teks bacaan acara olahraga yang dikerjakan seluruh murid secara bersamaan (45 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran)
  • unjuk kerja menulis serentak: draf teks tulis mandiri tentang pengalaman menyaksikan acara olahraga (recount text) yang memuat orientasi, rangkaian peristiwa lampau, dan reorientasi dengan kaidah kebahasaan (past tense) yang tepat yang dikerjakan serentak di kelas (40 menit; kelompok; instrumen: rubrik penilaian menulis (struktur teks, tata bahasa, kosakata, koherensi))
  • unjuk kerja presentasi multimodal dan pengungkapan opini kelompok: penyajian materi teks multimodal (poster/infografis cetak atau slide digital) tentang acara olahraga dan perilaku penonton/suporter secara berkelompok (7 kelompok @ 4 murid, alokasi 6 menit per kelompok: 4 menit presentasi dan pengungkapan pendapat, 2 menit transisi dan klarifikasi guru; total 7 x 6 menit = 42 menit) (45 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja presentasi lisan dan pengungkapan opini)

Sumatif:

  • Tes tertulis reseptif serentak dan unjuk kerja terpadu (menulis-mempresentasikan multimodal serta berbicara): Lembar jawaban tes mendengarkan dan membaca pemahaman, draf tulisan recount teks pengalaman menonton pertandingan olahraga beserta media visual/infografis multimodal, serta rekaman/performa lisan presentasi dan pengungkapan opini
  • tes tertulis serentak (listening and reading comprehension): lembar jawaban yang memuat identifikasi gagasan utama dan detail dari audio rekaman ulasan pertandingan olahraga serta hasil analisis informasi tersurat dan tersirat dari teks bacaan acara olahraga yang dikerjakan seluruh murid secara bersamaan (45 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran)
  • unjuk kerja menulis serentak: draf teks tulis mandiri tentang pengalaman menyaksikan acara olahraga (recount text) yang memuat orientasi, rangkaian peristiwa lampau, dan reorientasi dengan kaidah kebahasaan (past tense) yang tepat yang dikerjakan serentak di kelas (40 menit; kelompok; instrumen: rubrik penilaian menulis (struktur teks, tata bahasa, kosakata, koherensi))
  • unjuk kerja presentasi multimodal dan pengungkapan opini kelompok: penyajian materi teks multimodal (poster/infografis cetak atau slide digital) tentang acara olahraga dan perilaku penonton/suporter secara berkelompok (7 kelompok @ 4 murid, alokasi 6 menit per kelompok: 4 menit presentasi dan pengungkapan pendapat, 2 menit transisi dan klarifikasi guru; total 7 x 6 menit = 42 menit) (45 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja presentasi lisan dan pengungkapan opini)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menganalisis teks lisan nonfiksi olahraga (Gagasan utama dan detail - Butir 1-5)Menjawab dengan tepat 0-1 dari 5 butir soal teks lisan (Acuan: 1. Main idea comeback victory; 2. Score 0-1 trailing; 3. Substitution striker & penalty 75th; 4. Approx 1,200 spectators; 5. Final 2-1 victory).Menjawab dengan tepat 2-3 dari 5 butir soal teks lisan sesuai kunci acuan.Menjawab dengan tepat 4 dari 5 butir soal teks lisan sesuai kunci acuan.Menjawab dengan tepat seluruh 5 butir soal teks lisan sesuai kunci acuan tanpa kekeliruan.
Menganalisis teks nonfiksi tertulis olahraga (Informasi tersurat dan tersirat - Butir 6-10)Menjawab dengan tepat 0-1 dari 5 butir soal teks tulis (Acuan: 6. Gelora Stadium, Aug 12; 7. Support childhood friend; 8. Tense & anxious anticipation; 9. Excitement seeing tight finish; 10. Passionate sports support brings shared emotion).Menjawab dengan tepat 2-3 dari 5 butir soal teks tulis sesuai kunci acuan.Menjawab dengan tepat 4 dari 5 butir soal teks tulis sesuai kunci acuan.Menjawab dengan tepat seluruh 5 butir soal teks tulis sesuai kunci acuan tanpa kekeliruan.
Mengomunikasikan pengalaman olahraga secara tertulis (Struktur teks dan unsur kebahasaan)Teks belum memuat struktur recount lengkap (hanya 1 bagian) dan sebagian besar kalimat lampau salah tata bahasa.Teks memuat 2 bagian struktur recount (orientasi dan peristiwa acak), tata bahasa past tense masih memuat banyak kekeliruan (>5 kesalahan).Teks memuat struktur lengkap (orientasi, urutan peristiwa kronologis, reorientasi), kaidah past tense tepat dengan sedikit kekeliruan (1-2 kesalahan) yang tidak mengganggu makna.Teks memuat struktur lengkap yang runtut dan mendalam, seluruh kaidah past tense dan kosakata peristiwa lampau digunakan secara tepat dan koheren tanpa kekeliruan.
Mengungkapkan pendapat tentang perilaku penonton acara olahraga (Kelisanan)Belum mampu mengungkapkan pendapat tentang perilaku penonton, atau hanya menyebut 1 frasa tanpa alasan dalam bahasa Inggris.Mengungkapkan pendapat tentang etika penonton dengan pola kalimat sangat sederhana dan alasan belum relevan.Mengungkapkan pendapat tentang perilaku penonton secara jelas menggunakan ungkapan opini yang tepat beserta alasan pendukung yang logis.Mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang etika penonton secara fasih, meyakinkan, menggunakan variasi ungkapan opini dan penalaran kritis yang mendalam.
Mempresentasikan teks multimodal acara olahragaMedia multimodal tidak memuat keterpaduan teks dan visual acara olahraga; presentasi tidak tersampaikan secara terpadu.Media multimodal memuat teks dan visual sederhana namun penjelasan lisan kurang terstruktur.Mempresentasikan materi multimodal dengan alur terstruktur, keterpaduan informasi teks dan visual acara olahraga tersampaikan secara komunikatif.Mempresentasikan teks multimodal secara sangat menarik, terstruktur rapi, memadukan visual dan penjelasan lisan secara efektif untuk mencapai tujuan komunikasi.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu untuk masing-masing bagian tes reseptif, unjuk kerja menulis, dan unjuk kerja presentasi kelompok berjalan sesuai perencanaan?
  • Bagaimana capaian ketercapaian murid pada kelima TP bab ini berdasarkan hasil analisis asesmen sumatif terpadu?

Murid:

  • Bagian mana dari asesmen sumatif ini (menyimak, membaca, menulis teks recount, atau presentasi kelompok) yang paling menunjukkan kompetensi terbaik saya?
  • Keterampilan berbahasa Inggris apa yang masih perlu saya tingkatkan dalam bab-bab berikutnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X (Kemendikbudristek, 2022), Chapter 2 Sports Events, Task 1 & Task 2, hlm. 48-51
  2. Buku Siswa Bahasa Inggris: Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X, Chapter 2 Sports Events, Task 2 Listen and Discuss, hlm. 32
  3. Rekaman audio monolog pengalaman menonton pertandingan sepak bola di Stadion Santiago Bernabeu
  4. Kartu informasi detail dan lembar kerja analisis teks lisan
  5. Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X (Kemendikbudristek, 2022, Bab 2)
  6. Buku Siswa Bahasa Inggris: Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X (Kemendikbudristek, 2022, Chapter 2 Task 1 Bagian C)
  7. Kartu skenario perilaku penonton olahraga (Kartu 1 s.d. Kartu 4)
  8. Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X, Kemendikbudristek 2022 (Bab 2 Sports Events, Task 3 & 4).
  9. Buku Siswa Bahasa Inggris: Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X, Kemendikbudristek 2022 (Bab 2 Sports Events, Task 3 Bagian A-D Halaman 35-37).
  10. Lembar Kerja Murid (LKPD) Analisis Teks Nonfiksi Olahraga dan Kartu Game 'Clue Detective'.
  11. Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X, Kemendikbudristek 2022 (Bab 2 Sports Events, Task 6 & Task 7).
  12. Buku Siswa Bahasa Inggris: Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X, Kemendikbudristek 2022 (Chapter 2, Task 6 'Think and Plan' & Task 7 'Let's Write & Peer Review').
  13. Lembar Kerja Siswa: Drafting worksheet and Peer Review Checklist.
  14. Buku Siswa Bahasa Inggris: Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X, Kemendikbudristek 2022, Chapter 2 'Sports Events' Task 6 & Task 7
  15. Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X, Kemendikbudristek 2022
  16. Contoh media presentasi multimodal cetak (poster gambar pertandingan) dan digital (slide Canva / video pendek Instagram Reels/TikTok)
  17. Proyektor LCD, laptop/gawai pintar, lembar peer-check presentasi
  18. Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X, Kemendikbudristek 2022, Bab 2 'Sports Events'
  19. Buku Siswa Bahasa Inggris: Work in Progress untuk SMA/SMK/MA Kelas X, Kemendikbudristek 2022, Chapter 2 'Sports Events'
  20. Rekaman audio ulasan pertandingan sepak bola (Bab 2 Task 1-2 listening audio file)
  21. Lembar tes tertulis (Listening and Reading comprehension sheets)
  22. Media presentasi multimodal kelompok (poster cetak / slide presentasi digital)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.